Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sekar Dwi Purnamasari
"Fraktur merupakan dampak yang paling sering terjadi akibat cedera baik yang disebabkan karena kecelakaan lalu lintas maupun disebabkan karena penyebab lain seperti terjatuh. Salah satu manifestasi klinik yang disebabkan karena fraktur adalah nyeri. Penatalaksanaan nyeri pada fraktur dapat menggunakan terapi farmakologi dan terapi non-farmakologi. Studi kasus ini menganalisis asuhan keperawatan pada pasien dengan fraktur femoral neck dengan nyeri menggunakan terapi non-farmakologi berupa teknik relaksasi napas dalam. Hasil studi kasus penggunaan teknik relaksasi napas dalam dapat menurunkan nyeri yang ditimbulkan akibat fraktur.

Fracture is the common impact in accident that caused by traffic accident or other cause such as fall. One of clinical manifestation from fracture is pain. The pharmacology and non-pharmacological therapy can be used in pain management for the patient with fracture. This case study analizing the nursing care of patient with pain in femoral neck fracture by using non-pharmacological technique, deep breathing relaxation technique. The result of this case study show that the deep breathing relaxation technique can reduce the level of pain in patient with fracture."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Cahyo Wibisono
"Kanker adalah proliferasi sel yang abnormal dan berlebihan. Salah satu gejala kanker adalah rasa sakit. Faktor penting dalam mengelola nyeri kanker adalah melakukan nyeri yang akurat penilaian termasuk intensitas, lokasi, durasi, kualitas rasa sakit, dan upaya untuk mengurangi rasa sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi rasa sakit berdasarkan demografi pada kanker pasien di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pengambilan sampel berurutan dan diaplikasikan pada 395 sampel, yaitu rekam medis PT pasien kanker di atas usia 17 tahun yang telah dirawat di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo sejak 2014 hingga 2019. Data dianalisis menggunakan proporsi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase wanita yang mengalami nyeri parah lebih tinggi daripada pria 51,1%. Kelompok usia 41-65 tahun memiliki rasa sakit yang lebih parah daripada kelompok lain dengan 50,6%. Jenis kanker paling menyakitkan yang ditemukan pada kanker leher dan kepala adalah 57,6%. Selagi kanker dengan kelompok stadium 4 memiliki rasa sakit yang lebih tinggi dibandingkan kelompok lain dengan 56,9%. Ini Studi merekomendasikan perlunya pedoman untuk penilaian nyeri, terutama di awal penilaian mengenai durasi, lokasi, dan kualitas nyeri sehingga penilaian nyeri bisa lebih akurat.

Cancer is an abnormal and excessive cell proliferation. One symptom of cancer is pain. Important factors in managing cancer pain are conducting accurate pain assessments including intensity, location, duration, quality of pain, and efforts to reduce pain. This study aims to identify pain based on demographics in cancer patients in Dr. Cipto Mangunkusumo General Hospital. This study used a cross sectional design with sequential sampling and was applied to 395 samples, namely the medical records of PT cancer patients over the age of 17 who had been treated at Dr Cipto Mangunkusumo General Hospital from 2014 to 2019. Data were analyzed using proportions.
The results showed that the percentage of women who experienced severe pain was higher than men 51.1%. The 41-65 year age group had more severe pain than the other group with 50.6%. The most painful type of cancer found in neck and head cancer is 57.6%. While cancers with the stage 4 group had higher pain than other groups with 56.9%. This study recommends the need for guidelines for pain assessment, especially in the initial assessment regarding the duration, location, and quality of pain so that pain assessment can be more accurate.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arin Hasanudin
"Masyarakat perkotaan berisiko mengalami kecelakaan yang menyebabkan fraktur.  Peningkatan jumlah kendaraan  bermotor  dan  padatnya  populasi serta pola aktivitas masyarakat perkotaan yang serba terburu-buru menyebabkan fraktur seperti fraktur hip.  Salah satu upaya manajemen fraktur yaitu Total Hip Replacement (THR) yakni pergantian tulang  sendi  yang patah dengan protesis. Karya ilmiah ini disusun berdasarkan asuhan keperawatan yang dilakukan mahasiswa selama 3 minggu di lantai 4 Gedung A RS Ciptomangunkusumo Jakarta.
Tulisan ini difokuskan pada pasien fraktur femur post Total Hip Replacement. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, abservasi klien, catatan individu, rekam medik dan dokumentasi proses keperawatan yang dilakukan selama 4 hari (8-11 Mei 2019). Data yang telah dikumpul dianalisis untuk  melihat masalah keperawatan yang dialami klien serta meninjau keefektian intervensi edukasi pencegahan dislokasi yaitu memberikan pendidikan kesehatan kepada klien terkait hal apa yang perlu diperhatikan dan dihindari agar tidak terjadi dislokasi dan melakukan latihan kekuatan otot seperti : angkle pump, quad sets, glut sets, heel sets, dan short arc quad.
Hasil yang didapatkan klien mampu melakukan latihan kekuatan otot dan mempercepat mobilisasi serta klien tidak terjadi dislokasi hip replacement. Latihan  kekuatan otot sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya dislokasi pada pasien post THR dan meningkatkan kekuatan otot dalam melakukan mobilisasi klien serta meminimalkan komplikasi dari fraktur. Dalam memberikan asuhan keperawatan pasien post THR perawat memberikan asuhan keperawatan dengan berulang kali dan menggunakan leflet agar klien mudah mengingat dan melakukannya kembali dan sebaiknya edukasi dilakukan saat pasien preoperasi dan post operasi THR.

Urban communities are at risk of having an accident that causes a fracture. Increasing the number of motorized vehicles and the density of the population and the pattern of activities of urban communities that are in a hurry cause fractures such as hip fractures. One attempt at fracture management is Total Hip Replacement (THR), which is a broken joint replacement with a prosthesis. This scientific work was prepared based on nursing care carried out by students for 3 weeks on the 4th floor of Building A, Ciptomangunkusumo Hospital, Jakarta.
This paper focuses on femur fracture patients post Total Hip Replacement. As for the data collection techniques used include interviews, client attendance, individual records, medical records and documentation of the nursing process carried out for 4 days (8-11 May 2019). Data that has been collected is analyzed to see the nursing problems experienced by the client and review the effectiveness of dislocation prevention education interventions, namely providing health education to clients regarding what needs to be considered and avoided so as not to dislocate and do muscle strength training such as angkle pump, quad sets, glut sets, heel sets, and quad short arc.
The results obtained by the client are able to do muscle strength training and accelerate mobilization and the client does not have a hip replacement dislocation. Muscle strength training is very useful for preventing dislocation in post THR patients and increasing muscle strength in mobilizing clients and minimizing complications from fractures. In providing nursing care for post-THR patients nurses provide nursing care repeatedly and use leaflets so that clients are easy to remember and do it again and education should be done when the patient is preoperative and post-THR surgery.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ni Kadek Puspitasari Ayu
"Kolangitis akut merupakan suatu penyakit pada hepatobilier yang serius dan kompleks akibat adanya obstruksi bilier dan pertumbuhan bakteri dalam empedu. Nyeri sebagai salah satu klinis pada pasien kolangitis akut menjadi fokus utama dalam asuhan keperawatan. Karya ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan dan rekomendasi intervensi pada pasien kolangitis akut. Desain penelitian menggunakan analisis literatur. Hasil analisis rekomendasi intervensi menunjukkan manajemen nyeri dengan teknik non farmakologi menggunakan terapi meditasi mindfulness efektif dilakukan pada pasien nyeri dengan skala 3 hingga skala 6 dan dapat dilakukan selama 20 menit. Kesimpulan bahwa terapi meditasi mindfulness dapat mengurangi tingkat nyeri pasien. Karya ilmiah ini merekomendasikan penelitian selanjutnya untuk menganalisis penerapan terapi meditasi mindfulness pada pasien dengan masalah nyeri akut.

Acute cholangitis is a serious and complex hepatobiliary disease due to biliary obstruction and bacterial growth in the bile. Pain as a clinical one in acute cholangitis patients is the main focus in nursing care. This scientific paper aims to analyze nursing care and recommendations for interventions in patients with acute cholangitis. The research design used literature analysis. The results of the analysis of intervention recommendations show that pain management with non-pharmacological techniques using mindfulness meditation therapy is effective in pain patients on a scale of 3 to 6 and can be performed for 20 minutes. The conclusion is that mindfulness meditation therapy can reduce the patients pain level. This scientific paper recommends further research to analyze the application of mindfulness meditation therapy in patients with acute pain problems."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Roshana Rubi Ellora
"Efusi pleura merupakan kondisi dimana terdapat akumulasi cairan di rongga pleura yang menyebabkan masalah utama pada sistem pernapasan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis intervensi keperawatan mandiri berupa pengaturan posisi semi-fowler dan lateral pada klien dengan masalah gangguan pola nafas pada kasus efusi pleura. Metode yang digunakan adalah studi literatur terkait pemberian posisi semi-fowler dan lateral pada pasien yang memiliki masalah pernapasan dengan penyakit paru unilateral dan bilateral.
Hasil studi menunjukkan pemberian posisi semi-fowler dan lateral berdampak pada peningkatan saturasi oksigen dan penurunan frekuensi napas pada kondisi sesak. Analisis studi ini merekomendasikan pengaturan posisi semi fowler dan lateral efektif untuk di implementasikan pada pasien dengan masalah ketidakefektifan pola napas dengan dengan tetap memperhatikan kondisi pasien.

Pleural effusion is the accumulation of fluid in pleural space that causes major problems in the respiratory system. This study aims to analyze the independent nursing intervention semi-fowler and lateral position in patients with breathing pattern disorders in cases of pleural effusion. The method used is a literature study related to semi-fowler and lateral positions on patient who had respiratory disease with unilateral or bilateral lung disease.
The result shows that semi-folwer and lateral position affect the enhancement of oxygen saturation and reduce the frequency of breath on breathlessness patiens. Analysis of this study recommends semi-fowler and lateral positioning are effective interventions to be implemented in patients with problems with ineffective breathing patterns while still consider the patient's condition.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library