Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Eunike Karina Nadine Matitaputty
"Underachievement merupakan kondisi dimana seseorang gagal mencapai potensinya. Fenomena ini relatif umum terjadi pada remaja terutama pada saat mereka memasuki masa transisi ke SMP. Hal ini dikarenakan mereka dituntut untuk beradaptasi dengan berbagai perubahan baik internal maupun eksternal. Beberapa penelitian menemukan bahwa underachievement disebabkan oleh kurangnya kemampuan regulasi diri dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas The Self-Regulation Empowerment Program (SREP) (Cleary & Zimmerman, 2004) untuk membantu seorang peserta didik SMP underachiever meningkatkan kemampuan regulasi diri dalam belajar. Program ini berfokus pada peningkatan pengetahuan (domain kognitif) regulasi diri dalam belajar pada fase forethought melalui pemberian SREP. Analisis hasil dilakukan dengan melihat seberapa partisipan memenuhi indikator keberhasilan pada setiap sesi intervensi, perbandingan skor pre-test dan post-test, dan analisis kualitatif. Secara umum, partisipan berhasil memenuhi indikator keberhasilan sesi yang ditetapkan. Intervensi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan forethought regulasi diri dalam belajar pada aspek pemberdayaan dan penetapan tujuan, namun tidak pada aspek manajemen waktu. Prosedur dalam intervensi ini dapat diadaptasi oleh orang tua dan guru untuk membantu partisipan dalam melatih kemampuan regulasi diri dalam belajar.

Underachievement is a condition that/when someone fails to achieve his/her potential. This phenomenon predominantly occurs to adolescent, particularly during the transition to middle school. This is due to the fact that they are obligated to adapt to many internal and external changes. Several studies confirm that underachievement is caused by poor self-regulation skills in learning. To improve self-regulation skills in learning, Cleary and Zimmerman created The Self-Regulation Empowerment Program (SREP), that is specifically designed for adolescent. In this research, researcher adapted stated program to help a middle school student improve his self-regulation skills in learning. This program focuses on increasing the knowledge (cognitive domain) on self-regulation skills in learning at the forethought phase by means of SREP. The result analysis is performed by observing how well the participant achieve the success indicators, the comparison between pre-test and post-test score, and qualitative analysis. Overall, the participant was able to achieve all the success indicators in each session. This intervention program is effective in increasing knowledge on self-regulated learning at the forethought phase in empowerment and goal setting aspects. However, not in the time-management aspect. The procedures in this intervention can be adapted by parent and teachers to help participant in improving participants self-regulated learning ability."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ghea Farassania
"ABSTRAK
Prevalensi perilaku merokok pada remaja di Indonesia ditemukan meningkat dari 11,2% di tahun 2013 menjadi 12,7% di tahun 2018. Kemunculan perilaku merokok banyak ditemukan pada masa remaja dan dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan pertemanan. Penelitian ini ingin melihat peran lingkungan pertemanan, yaitu sense of community dan penerimaan teman sebaya terhadap perubahan perilaku merokok pada remaja. Penelitian ini menggunakan data follow-up dari 119 partisipan yang diambil pada tahun 2019 dan 2020. Perilaku merokok diukur menggunakan Youth Risk Behavior Surveillance System (YRBSS). Faktor lingkungan pertemanan diukur menggunakan Sense of Community Index-2 (SCI-2) dan Perceived Acceptance Scale (PAS). Penelitian ini menghitung incidence rate atau jumlah kasus baru perilaku merokok serta melihat peran faktor lingkungan pertemanan menggunakan teknik analisis t-test. Incidence rate yang ditemukan sebesar 15 per 100 orang per tahun. Hasil analisis menemukan adanya peningkatan sense of community yang signifikan pada remaja yang tetap tidak merokok di tahun 2020. Walaupun jumlah kasus baru perilaku merokok ditemukan, namun sense of community dan penerimaan teman sebaya tidak berperan secara signifikan terhadap perubahan perilaku merokok.

ABSTRACT
The prevalence of smoking behavior in Indonesian adolescents has increased from 11.2% in 2013 to 12.7% in 2018. Previous studies indicated that initial age of smoking was predominantly during adolescence and was heavily influenced by their peers and environment. This study explored the role of changes in sense of community and peer acceptance in toward changes in smoking behavior among adolescents. Follow-up data of 119 participants from 2019 and 2020 were collected. Smoking behavior was assessed with the Youth Risk Behavior Surveillance Scale (YRBSS). Peer and environment factors were measured with Sense of Community Index-2 (SCI-2) and Perceived Acceptance Scale (PAS). Incidence rate was calculated and the scores of aforementioned instruments were analyzed by t-test. Incidence rate of smoking behavior in adolescents was 15 per 100 persons per year. A significant increase in sense of community was found in participants that did not turn into smokers in the second year. Even though new cases of smoking behavior were found, there was no significant role from changes in sense of community and peer acceptance toward changes in smoking behavior."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pasaribu, Patricia Evelyn
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran dari teacher efficacy dan kecerdasan emosional terhadap motivasi belajar siswa dari sudut pandang guru SD. Sebagai upaya untuk meningkatkan motivasi belajar siswa, guru perlu memiliki keyakinan akan kemampuannya dalam mengajar atau yang disebut sebagai teacher efficacy. Selain itu, guru juga perlu memiliki kecerdasan emosional untuk dapat memahami emosi diri sendiri dan siswanya. Partisipan dari penelitian ialah para guru dari SDN X dan Y. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan alat ukur Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS), Teachers’s Sense of Efficacy Scale (TSES), dan Perception of Student Motivation (PSM). Data diolah menggunakan Cronbach’s alpha, Mann-Whitney U, Kruskal-Wallis, dan uji regresi linear sederhana. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa hanya karakteristik teacher efficacy yang memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa dari sudut pandang guru. Penelitian ini merupakan studi awal yang dapat membentuk model penelitian baru menggunakan ketiga variabel tersebut.

The current study aimed to see the role of teacher efficacy and emotional intelligence on perceived student motivation among teachers in Elementary School. To increase student motivation in learning, teachers need to have confidence in their ability to teach or teacher efficacy. Teachers also need emotional intelligence to deal with their emotions and students emotions. The participants were teachers in Elementary School X and Y in Depok. This research uses quantitative research design. The Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS), Teacher’s Sense of Efficacy Scale (TSES), and Perception of Student Motivation (PSM) was administered to collect data from teachers. Data were analysed using Cronbach’s alpha, Mann-Whitney U, Kruskal-Wallis, and simple regression. The researcher suggests that only teacher efficacy able to influence the perceived student motivation. This study is a preliminary study to establish a new research model using these three variables."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
T52342
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nabila Syafira Audi Syahroel
"Dalam Riset Kesehatan Dasar 2013 di Indonesia, permasalahan gizi pada anak salah satunya adalah angka obesitas yang masih tinggi. Angka kejadian obesitas ini secara global akan meningkat dengan prediksi mencapai 9,1% atau sebanyak 60 juta anak pada tahun 2020. Obesitas tidak hanya merugikan secara fisik tetapi juga secara psikologis. Permasalahan psikologis yang dialami oleh anak-anak obesitas adalah body image discontent atau ketidakpuasan anak terhadap bentuk tubuhnya. Hal ini dapat terjadi sejak usia dini dikarenakan perlakuan bully dari pihak keluarga ataupun teman mengenai bentuk tubuhnya. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian obesitas adalah minimnya kontrol diri terkait perilaku makan. Perilaku makan yang dimaksud adalah mengonsumsi makanan yang tidak sehat (tinggi kalori) atau mengonsumsi makan dalam jumlah yang berlebihan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperbaiki kemampuan kontrol diri terkait perilaku makan pada anak obesitas usia 6-8 tahun. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan metode penggolongan makanan (berdasarkan jenis, porsi, dan frekuensi) mengikuti aturan warna lampu lalu lintas yang disebut dengan Lampu Lalu Lintas Makanku. Penelitian ini menggunakan desain before-after experimental dan dianggap dapat memperbaiki kontrol diri terkait perilaku makan pada anak obesitas usia 6-8 tahun dinilai dari perbaikan skor pre test dan post test partisipan.

Based on Riset Kesehatan Dasar 2013 in Indonesia, one of the nutritional problems in children was the high obesity rate. The incidence of obesity globally will increase with predictions reaching 9.1% or as many as 60 million children in 2020. Obesity is not only detrimental physically but also psychologically. Psychological problem experienced by obese children is body image discontent or their dissatisfaction with their body shape. This can occur from an early age due to bullying from the family or friends regarding to their body shape. One of the factors that play a role in obesity is the lack of self-control related to eating behavior. Eating behavior means consume unhealthy foods (high in calories) or consume excessive amounts of food. This study conducted with the aim of improving the ability of self control related to eating behavior in obese children aged 6-8 years. Food classification method (based on type, portion, and frequency) following the traffic light color rules called 'Lampu Lalu Lintas Makananku' is the technique that used. This study use before-after experimental design and considered to improve self-control related to eating behavior in obese children aged 6-8 years assessed from the improvement of participants' pre-test and post-test scores.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2018
T52339
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Salsabila Mayang Sari
"Mahasiswa tingkat akhir dihadapkan dengan tanggung jawab untuk melakukan pengambilan keputusan karier. Dalam proses pengambilan keputusan karier ini, mahasiswa seringkali menemui hambatan karier karena rendahnya efikasi diri dalam keputusan karier. Efikasi diri dalam keputusan karier ini berperan untuk mengarahkan langkah-langkah karier yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumbangsih peran dari faktor internal yaitu optimisme dan grit terhadap efikasi diri dalam keputusan karier. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner Career Decision Self-Efficacy Short-Form, Life Orientation Test-Revised, dan Grit Short Scale. Hasil menunjukkan bahwa optimisme dan grit memberikan sumbangsih peran secara bersama-sama terhadap peningkatan efikasi diri dalam keputusan karier.

Senior year students have to face the responsibility for making career decision. In making decision process, students sometimes face the career probem because of low career decision self-efficacy. Career decision self-efficacy can contribute to improve career planning effectively and efficiently. This research aim to investigated the role of internal factors, optimism and grit, on career decision self-efficacy among senior year undergraduate students. This research used Career Decision Self-Efficacy Short-Form, Life Orientation Test-Revised, and Grit Short Scale.This research revealed that optimism and grit contributed together to the improvement of career decision self-efficacy."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
T52347
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Veronica Febiany Sujana
"Gejala kecemasan saat melakukan perawatan ke dokter gigi dapat terjadi pada anak-anak. Pemberian informasi dapat berpengaruh positif terhadap penurunan kecemasan, salah satunya dapat dilakukan secara vicarious learning melalui observasi model. Karakter tokoh dalam buku menjadi media yang tepat sebagai model karena membaca buku merupakan aktivitas bercerita paling populer dalam program anak usia dini. Proses pembacaan buku secara reading aloud dengan teknik dialogic reading membuat siswa aktif sehingga membantu proses belajar melalui interaksi sosial dengan teman sebaya dan guru.
Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan kecemasan terhadap dokter gigi pada anak usia 4-6 tahun yang baru pertama kali ke dokter gigi (N=61) melalui aktivitas membaca buku bersama. Alat ukur yang digunakan adalah Venham Picture Tests (VPT). Desain penelitian ini adalah One group pre-test post-test design dengan follow up 1 minggu. Hasil analisa penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca buku bersama dapat menurunkan kecemasan secara signifikan pada anak usia 4-6 tahun yang baru pertama kali ke dokter gigi.

Anxiety could occur to children while going to dentist for treatment. Informing children about dental procedure could help to reduce anxiety. Informing about dental treatment is a learning process, one process could be done through vicarious learning by model observation. Characters in book could be transform to a right media as model, because reading books is the most popular story telling activity in early childhood education. Reading book by reading aloud with dialogic reading make student active, that increases learning process by social interaction with their same age friends and teacher.
This research is aim to reduce anxiety for 4-6 years old (N=61) children going to dentist for their first time through reading a book together activity. Test scale use is Venham Picture Test (VPT). The research design is One group pre-test post-test design with follow up after 1 week in the form of dental check-up. Books title used on this activity called Cat and Dentist, and its main characters courage to undergo dental check-up. Book was read by their teacher three times. Analysis result shows that through reading book together activity could lower anxiety toward dentist  significantly for children of 4-6 years old that go to dentist first time.
"
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
T52385
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gistilisanda Fauzin Hundra
"ABSTRAK
Hasil survei KPAI sepanjang tahun 2011 hingga 2016 terdapat 12.202 kasus anak dan remaja Indonesia terlibat perilaku berisiko. Daerah Jabodetabek menjadi daerah dengan kasus anak dan remaja terbanyak yang terlibat perilaku berisiko yaitu 5.160 kasus. Regulasi diri remaja menjadi faktor protektif terhadap perilaku berisiko. Pola asuh orang tua dan kemampuan regulasi emosi orang tua menjadi faktor protektif utama terhadap perilaku berisiko remaja dan kemampuan regulasi diri remaja. Berdasarkan pemaparan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk melihat peran mediasi pola asuh orang tua terhadap kontribusi dari strategi regulasi emosi orang tua terhadap regulasi diri remaja. Analisis data penelitian ini menggunakan multiple regression dengan model template Hayes yaitu model empat dengan menggunakan satu variabel mediator. Sampel penelitian ini terdiri dari 157 pasang partisipan penelitian yaitu ayah, ibu, dan remaja yang diperoleh dari SMP 73 Tebet, SMA 3 Bogor, dan SMP 8 Depok dengan menggunakan metode accidental sampling. Penelitian ini menggunakan tiga alat ukur yaitu The Adolescent Self-Regulatory Inventory (ASRI) untuk mengukur regulasi diri partisipan remaja, Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) untuk mengukur regulasi emosi orang tua, serta Parenting Style Four Factor Questionnaire (PSFFQ) untuk mengukur pola asuh orang tua. Berdasarkan hasil analisis regresi berganda pada partisipan remaja menunjukkan bahwa adanya peran mediasi dari pola asuh authoritative ayah pada kontribusi strategi regulasi emosi reappraisal dan suppression ayah terhadap kemampuan regulasi diri remaja. Adanya peran mediasi dari pola asuh authoritarian ibu pada kontribusi strategi regulasi emosi reappraisal ibu terhadap kemampuan regulasi diri remaja.

ABSTRACT
The results of the KPAI survey from 2011 to 2016 included 12,202 cases of Indonesian children and adolescents involved in risk behaviour. Jabodetabek is the area with the most cases of children and adolescents involved in risk behaviour, namely 5,160 cases. Adolescent self-regulation becomes a protective factor against risk behaviour. Parenting and parents emotional regulation abilities become the main protective factors towards adolescent risk behaviours and adolescent self-regulation abilities. Based on that explanation, this study aims to examine the mediating role of parenting towards the contribution of parents emotional regulation strategies to adolescent self-regulation. Data analysis of this study used multiple regression with the Hayes template model, namely model four with using one mediator variable. The sample of this study consisted of 157 pairs of study participants namely fathers, mothers, and adolescents obtained from 73 Tebet Middle School, 3 Bogor High School, and Depok 8 Middle School by using accidental sampling method. There are three measuring instruments in this study, namely The Adolescent Self-Regulatory Inventory (ASRI) to measure teenage participant self-regulation, Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) to measure parents emotional regulation, and Parenting Style Four Factor Questionnaire (PSFFQ) to measure parenting. Based on the results of multiple regression analysis on adolescent participants showed that there is a mediating role of paternal authoritative parenting on contribution of the paternal emotion regulation (reappraisal and suppression) to adolescent self-regulation abilities, then there is a mediating role of maternal authoritarian parenting on contributing of maternal emotion regulation (reappraisal) to adolescent self-regulation abilities.
"
2019
T55151
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library