Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 196183 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Khusnul Aini
"Bunuh diri adalah sebuah peringatan untuk perilaku merusak diri atau mencelakakan diri sendiri. Klien dengan risiko bunuh diri selalu merasa semua kejadian dalam hidupnya adalah sulit dan memutuskan jalan keluarnya adalah dengan mengakhiri hidupnya sendiri (Frisch & Frisch, 2006). Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah menggambarkan penatalaksanaan asuhan keperawatan dengan pendekatan The theory of reason action and planned behavior Perla Werner pada klien dengan Risiko Bunuh Diri. Penerapan cognitive therapy dan logoterapi dilakukan pada 10 orang klien di ruang Gatotkaca pada kurun waktu 20 Pebruari - 20 April 2012.
Hasil cognitive therapy dan logoterapi sangat efektif pada klien menunjukkan peningkatan dalam mencegah perilaku bunuh diri sebesar 75%. Terapi cognitive therapy dan logoterapi juga menunjukkan efektifitasnya dimana klien selain mampu berpikir positif juga mampu menemukan makna hidupnya kembali. Berdasarkan hasil di atas perlu direkomendasikan bahwa cognitive therapy dan logoterapi dapat dijadikan standar terapi spesialis keperawatan jiwa, khususnya pada klien dengan risiko bunuh diri.

Suicide is a warning to self-destructive behavior or harm themselves. Clients with a risk of suicide was always felt all the events in his life is hard and decided the solution is to the end his own life (Frisch & Frisch, 2006). The purpose of this final scientific work is to describe the nursing care management in client with suicide risk approach to the theory of reason action and planned behavior Perla Werner. The application of cognitive therapy and logotherapy performed on 10 clients in the Gatotkaca ward during the period 20 February - 20 April 2012.
The results of cognitive therapy and logoterapi very effective in preventing the client indicates of suicide an increase his ability by 75%. Cognitive therapy and logotherapy also demonstrated its effectiveness in which clients are able to think positive but also able to find meaning in his life again. Based on the above results need to be recommended that cognitive therapy and logotherapy can be standart of nursing specialists, especially on the client with a risk of suicide.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Netrida Netrida
"[ABSTRAK
Resiko Perilaku Kekerasan merupakan diagnosa keperawatan yang terbanyak ditemukan di ruang Intensive Kresna Pria Rumah Sakit Dr. H Marzoeki Mahdi Bogor sebanyak 70%. Tujuan Karya Ilmiah Akhir ini untuk menjelaskan penerapan terapi Assertiveness Training (AT), Cognitive Behaviour Therapy (CBT), dengan menggunakan pendekatan Teori Interpersonal Peplau, Stress Adaptasi Stuart. Analisis dilakukan pada 39 klien AT, dan 20 klien CBT dalam kurun waktu 16 Februari -17 April 2015. Hasil pelaksanaan AT dan CBT meningkatkan kemampuan mengatasi perilaku kekerasan, meningkatkan penurunan tanda gejala perilaku kekerasan pada aspek kognitif, afektif, fisiologis, perilaku dan sosial. AT dan CBT merupakan terapi yang efektif untuk mengatasi masalah risiko perilaku kekerasan. ABSTRACT Violent risk behaviours as one of nursing diagnosis usually found at Male Intensive Care Ward as approximately 70%. The purpose of this scientific paper was to describe the application of Assertiveness Training (AT), and Cognitive Behaviour Therapy (CBT), utilizing Peplau?s Interpersonal Theory and Stuart?s Stress-Adaptation Theory as approach. The result of assertiveness training to 39 clients cognitive behaviour therapy to 20 clients during a period of 16 February-17 April 2015 showed that those combination of therapies could improve the ability of clients to deal with their aggressive behaviours, and decreased the signs and symprotms of violent behaviours in cognitive, affective, physiological, behaviour and social aspects. These
therapies had proved to be effective for treating the clients with violent risk behaviors. , Violent risk behaviours as one of nursing diagnosis usually found at Male Intensive Care Ward as approximately 70%. The purpose of this scientific paper was to describe the application of Assertiveness Training (AT), and Cognitive Behaviour Therapy (CBT), utilizing Peplau’s Interpersonal Theory and Stuart’s Stress-Adaptation Theory as approach. The result of assertiveness training to 39 clients cognitive behaviour therapy to 20 clients during a period of 16 February-17 April 2015 showed that those combination of therapies could improve the ability of clients to deal with their aggressive behaviours, and decreased the signs and symprotms of violent behaviours in cognitive, affective, physiological, behaviour and social aspects. These
therapies had proved to be effective for treating the clients with violent risk behaviors. ]"
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Nurjanah
"Bunuh diri merupakan tindakan yang secara sadar dilakukan oleh seseorang untuk mengakhiri kehidupannnya. Perilaku bunuh diri adalah tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk membunuh diri sendiri. Bunuh diri melibatkan ambivalensi antara keinginan untuk hidup dan keinginan untuk mati. Perilaku bunuh diri terdiri dari tiga tingkatan berupa ide/isyarat bunuh diri, ancaman bunuh diri, dan percobaan bunuh diri (Videbeck,2011). Seseorang yang berisiko melakukan bunuh diri adalah ketika mereka tidak mampu mendapatkan solusi dari permasalahan dan penderitaan yang dialami.
Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah memberikan gambaran hasil manajemen kasus spesialis pada klien risiko bunuh diri melalui pendekatan model stress adaptasi Stuart dan teori Chronic Sorrow Eakes di rumah sakit Marzuki Mahdi. Tindakan keperawatan diberikan kepada 11 klien dengan menggunakan terapi kognitif. Terapi kognitif yang diberikan pada klien menunjukkan peningkatan dalam pencegahan perilaku bunuh diri. Terapi kognitif menunjukkan efektifitas kemampuan klien untuk berpikir positif.
Rekomendasi: pada klien risiko bunuh diri dengan pendekatan model teori Chronic Sorrow bisa diberikan terapi kognitif. Untuk meningkatkan efektifitas perlu adanya terapi kombinasi bagi klien risiko bunuh diri.

Suicide is considered as a conscious of a person to end her or his life. Suicidal behavior is a deliberate act to kill her or himself. Suicide involves an ambivalence between the desire to live and wanting to die. Suicidal behavior consists of three tiers in the form of ideas / cues suicide, self unuh threats, and suicide attempts (Videbeck, 2011). Someone at risk of suicide is when they are not able to get the solution of problems and suffering.
The purpose of writing this scientific paper was to describe the result of specialized case Stuart’s Stress Adaptation and Eakes’s Chronic Sorrow Theories in Marzuki Mahdi Hospital. The Nursing interventions were provided to 11 clients using cognitive therapy. The cognitive therapy provided to the clients showed the improvement in the prevention of suicidal behavior. The cognitive therapy has demonstrated the effectiveness of positive thingking abilitiet of the cliens.
It is recommended that the suicidal risk clients can be treated with ognitive therapy using the combination of the Stuart’ Stress Adaptation and Eakes’ Chronic Sorrow Theories, as well as the combination of other therapies to be complemented to each other.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Retno Yuli Hastuti
"Perilaku kekerasan merupakan salah satu respon atau tindakan terhadap stimulus stresor, ditunjukkan dengan perilaku aktual melakukan kekerasan, baik pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan, secara verbal maupun nonverbal (Stuart, 2009). Klien dengan perilaku kekerasan merupakan tanda ketidakmampuan klien dalam beradaptasi terhadap emosi marah sehingga mengekspresikan tidak secara konstruktif.
Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah menggambarkan penatalaksanaan asuhan keperawatan dengan pendekatan Model Teori Adaptasi Roy pada klien risiko perilaku kekerasan. Intervensi keperawatan yang dilakukan adalah assertive training dan cognitive behaviour therapy pada 15 orang klien dalam kurun waktu 9 September - 12 Nopember 2013 di Ruang Gatot Kaca RSMM Bogor.
Hasil pelaksanaan assertive training dan cognitive behaviour therapy dapat menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan pada aspek kognitif, afektif, fisiologis, perilaku dan sosial dan peningkatan kemampuan koping adaptif dalam menghadapi peristiwa yang menimbukan perilaku kekerasan.
Rekomendasi penulisan ini adalah bahwa penerapan Model Teori Adaptasi Roy dengan intervensi keperawatan assertive training dan cognitive behaviour therapy dapat dilakukan untuk menurunkan perilaku kekerasan.

People would respond to threatning situation/stressor in various ways. Violence was the actual aggressive behaviour directly toward to them selves, other people or external environment, with physical or verbal violence (Stuart, 2009). People with tendency to act aggressively shown that they used destructive coping strategies to express their anger.
The objective of this paper was to describe the application of Johnson's Behavioural System Model, focusing on aggresive behavior. Assertive training and cognitive behaviour therapy were recognized as nursing intervention that provided to 15 clients during 9 September – 12 Nopember 2013 at Gatotkaca Dr. H.Marzoeki Mahdi Hospital-Bogor.
Result of this study shown that sign and symptoms of aggressive behaviour were decreased (cognitive, affective, psychic, behavior and social) and increased of client's ability to express their emotion in contructive way.
This study proved that the application of Roy Adaptation Model Approach with assertive training and cognitive behaviour therapy as nursing intervention were recommended to derecrease aggresive.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Arya Ramadia
"Perilaku kekerasan merupakan respon maladaptif dari marah. Respon Maladaptif yang muncul dari marah dapat mengancam dan membahayakan diri sendiri, keluarga dan lingkungan masyarakat sehingga meraka memerlukan pengobatan dan perawatan dirumah sakit. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah menggambarkan penerapan terapi cognitive behaviour therapy dan assertive training dengan pendekatan Model Adaptasi Roy pada klien risiko perilaku kekerasan di Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor. Intervensi keperawatan yang dilakukan adalah cognitive behaviour therapy dan assertive training pada 8 orang dan assertive training pada 10 orang klien dalam kurun waktu 17 Februari - 18 April 2014 di Ruang Gatot Kaca RSMM Bogor.
Hasil pelaksanaan cognitive behaviour therapy dan assertive training dapat menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan pada aspek kognitif, afektif, fisiologis, perilaku dan sosial dan peningkatan kemampuan koping adaptif dalam menghadapi peristiwa yang menimbukan perilaku kekerasan. Berdasarkan hasil diatas rekomendasi penulisan ini adalah terapi cognitive behaviour therapy dan assertive training pada klien risiko perilaku kekerasan dapat dijadikan standar terapi spesialis keperawatan jiwa.

Violence behavior is a maladaptive response of anger. Maladaptive Response that occur in anger can menca and endanger ownself, family and society enviroment so they need treatment and medication in hospital. The aim of this Study is to describe the application of Cognitive Behavior Therapy and assertive training by using Roy Adaptation Model to client risk of violent behavior at Marzoeki Mahdi Hospital. in Bogor. Nursing interventions was cognitive behavior therapy and assertive training on 8 people and assertive training to 10 clients during 17 February to 18 April 2014 at Gatot Kaca Room RSMM in Bogor.
The results of the implementation of assertive training and cognitive behavior therapy may reduce signs and symptoms of violence behavior in cognitive, affective, physiological, behavioral and social and increase in adaptive coping skills to face of events that raises violence behavior. Based on the result above, recommendation from this paper is Cognitive Behavior Therapy and Assertive Training can be used as standard therapy of psychiatric nursing specialist to client with risk of violence behavior Key Word: Risk of Violence Behavior.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Retty Octi Syafrini
"Harga diri rendah (HDR) merupakan penilaian atau perasaan negatif mengenai diri sendiri atau kemampuan diri sendiri. Munculnya pikiran negatif pada klien skizofrenia dikarenakan adanya kesulitan dalam berfikir jernih dan logis, sering kali sulit konsentrasi sehingga perhatian mudah teralih yang berlanjut membuat klien gaduh gelisah dan menyebabkan perilaku kekerasan. Upaya yang dapat dilakukan untuk pasien dengan gangguan jiwa yang didiagnosa HDR dan risiko perilaku kekerasan (RPK) yaitu dengan memberikan psikoterapi diantaranya cognitive therapy (CT), cognitive behaviour therapy (CBT), rational emotive behaviour therapy (REBT), dan assertive training (AT). Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah menggambarkan penatalaksanaan asuhan keperawatan dengan pendekatan model adaptasi. Kegiatan asuhan keperawatan dilakukan pada 13 orang klien di ruang Sadewa RSMM Bogor. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa CT, CBT, dan REBT efektif diberikan pada klien HDR dan AT, CBT, REBT, serta kombinasi CBT dan AT efektif diberikan pada klien RPK. Berdasarkan hasil diatas perlu direkomendasikan bahwa terapi spesialis perlu diberikan pada klien HDR dan RPK.

Low self esteem (HDR) is a negative feelings or assessment about ownselves or ownselves capability. The emergence of negative thoughts on schizophrenia clients are caused by the difficulty in thinking clearly and logically, and frequent difficulty in concentrating leading to easily distracted attention which ends up in restlessness. This condition later would trigger violence behaviors. Amongst some treatments that can be given to clients diagnosed with HDR and violence behaviour risks (RPK) are psychotherapies as cognitive therapy (CT), cognitive behaviour therapy (CBT), rational emotive behaviour therapy (REBT), andassertive training (AT). This article aims to describe the implementation of nursing care management by using adaptation model approach. The nursing care was given to 13 clients at Sadewa room RSMM Bogor. The findings showed that the implementation of CT, CBT, and REBT were given effectively to HDR clients; and AT, CBT, REBT, and the combination of CBT and AT were effectively given to RPK clients. Based on the above findings, it is recommended that specialist therapies to be given to HDR and RPK clients."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Firman Hidayat
"Cognitif Behavior Therapy dirancang untuk meningkatkan kemampuan Kognitif dan prilaku bagi seseorang yang mengalami pemikiran otomatis negative dan prilaku negative. Penerapan terapi perilaku kognitif akan mengubah status pikiran dan perilaku klien, sehingga perilaku negatif yang muncul akan menjadi perilaku yang positif (Oemarjoedi, 2003).
Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah diperolehnya gambaran hasil Penerapan Cognitif Behavior Therapy pada klien halusinasi dan prilaku kekerasan dengan pendekatan Model Hubungan Interpersonal Peplau di Ruang Utari RS Dr Marzoeki Mahdi Bogor.
Penerapan Cognitif Behavior Therapy dilakukan pada 28 klien di ruang Utari mulai 09 September - 12 November 2013. Hasil Cognitif Behavior Therapy merupakan terapi yang tepat dan dapat digunakan pada klien yang mengalami Halusinasi Dan Prilaku Kekerasan, dimana seluruh klien dapat melakukan setiap sesi pada Cognitif Behavior Therapy.
Berdasarkan hasil penelitian perlu direkomendasikan bahwa Cognitif Behavior Therapy dapat dijadikan standar terapi spesialis keperawatan jiwa yang dapat digunakan pada klien yang mengalami halusinasi dan prilaku kekerasan."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Pasaribu, Jesika
"Perilaku kekerasan merupakan salah satu respon terhadap stresor, ditunjukkan dengan perilaku aktual melakukan kekerasan, baik pada diri sendiri, orang lain maupun lingkungan, secara verbal maupun nonverbal (Stuart, 2009). Klien dengan perilaku kekerasan merupakan cerminan ketidakmampuan klien dalam mengekspresikan emosi marah secara konstruktif. Tujuan penulisan karya ilmiah akhir ini adalah menggambarkan penatalaksanaan asuhan keperawatan dengan pendekatan Johnson?s Behavioural System Model pada klien risiko perilaku kekerasan. Intervensi keperawatan yang dilakukan adalah assertive training dan cognitive behaviour therapy pada 13 orang klien dalam kurun waktu 12 Februari - 19 April 2013 di Ruang Gatot Kaca RSMM Bogor.
Hasil pelaksanaan assertive training dan cognitive behaviour therapy dapat menurunkan tanda dan gejala perilaku kekerasan pada aspek kognitif, afektif, fisiologis, perilaku dan sosial dan peningkatan kemampuan koping adaptif dalam menghadapi peristiwa yang menimbukan perilaku kekerasan. Rekomendasi penulisan ini adalah bahwa penerapan Johnson?s Behavioural System Model dengan intervensi keperawatan assertive training dan cognitive behaviour therapy dapat dilakukan untuk menurunkan perilaku kekerasan.

People would respond to threatning situation/stressor in various ways. Violence was the actual aggressive behaviour directly toward to them selves, other people or external environment, with physical or verbal violence (Stuart, 2009). People with tendency to act aggressively shown that they used destructive coping strategies to express their anger. The objective of this paper was to describe the application of Johnson?s Behavioural System Model, focusing on aggresive behavior. Assertive training and cognitive behaviour therapy were recognized as nursing intervention that provided to 13 clients during 12 February - 19 April 2013 at Gatotkaca Dr. H.Marzoeki Mahdi Hospital-Bogor.
Result of this study shown that sign and symptoms of aggressive behaviour were decreased (cognitive, affective, psychic, behavior and social) and increased of client's ability to express their emotion in contructive way. This study proved that the application of Johnson?s Behavioural System Model with assertive training and cognitive behaviour therapy as nursing intervention were recommended to derecrease aggresive behaviour.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Heppi Sasmita
"Di Indonesia diperkirakan 1% - 2% penduduk atau sekitar dua sampai empat juta jiwa terkena gangguan jiwa. Survei tentang penderita gangguan jiwa tercatat 44,6 per 1.000 penduduk menderita gangguan jiwa berat seperti skizofrenia Seseorang yang mengalami skizoprenia sering diawali dengan masalah harga diri rendah dengan gejala: konsentrasi dan perhatian kurang, kepercayaan diri kurang, rasa bersalah, tidak berguna, pandangan masa depan yang suram dan pesimistis. Salah satu terapi yang dilakukan untuk meningkatkan kognitif dan perilaku klien adalah cognitive behaviour therapy(CBT).
Tujuan penelitian: menilai efektivitas cognitive behaviour therapy untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan perilaku klien harga diri rendah.
Metode penelitian: quasi eksperimen dengan penerapan cognitive behaviour therapy dengan pendekatan pre-post test. Analisis yang digunakan dependen dan independent sample t- Test regresi linier sederhana, chi-square dan Anova. Penelitian dilakukan di RSMM Bogor terhadap 58 klien yaitu 29 orang kelompok intervensi dan 29 orang kelompok kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan cognitive behaviour therapy meningkatkan kemampuan kognitif dan perilaku klien skizoprenia dengan harga diri rendah secara bermakna (p value< 0,05). Efektiiitas cognitive behaviour therapy meningkatkan kemampuan kognitif sebesar 29,31% dan kemampuan perilaku sebesar 22,4%. Kemampuan kognitif dan perilaku lebih tinggi secara bermakna pada klien yang mendapatkan cognitive behaviour therapy dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan.
Rekomendasi hasil penelitian cognitive behaviour therapy dijadikan salah Satu terapi spesialis pada klien skizopronia dengan masalah harga diri rendah."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2007
T22870
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ninik Yunitri
"Cognitive Behaviour Therapy merupakan terapi yang dikembangkan untuk mengatasi masalah depresi dan ansietas. Terdapat beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa CBT dapat mengatasi masalah Harga Diri Rendah (HDR) pada pasien gangguan jiwa. Pemberian terapi CBT pada pasien Di ruang Antareja Rumah Sakit dr. H. Marzoeki mahdi Bogor menggunakan pendekatan Stress Adaptation Stuart dan Theory of Human Caring Watson. Terapi diberikan kepada tujuh pasien HDR. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen Low Self Esteem Rosenberg dengan penilaian 1 hingga 30 yang bermakna semakin tinggi nilai maka semakin berat HDR yang dirasakan. Hasil pelaksanaan adalah terjadi penurunan gejala HDR dengan rata-rata 7.4 poin. Dampak lainnya adalah meningkatkan kemampuan pasien menjalin hubungan interpersonal, meningkatkan kemampuan berfikir lebih rasional dan memiliki keyakinan positif. CBT menjadi terapi yang efektif untuk mengatasi masalah HDR.

Cognitive Behaviour Therapy is a therapy that developed to gain depression and anxiety. There is a paucity of empirical study about the effets of CBT for low self esteem in psychiatric patient. This study is to examination ofCBT as teratment to solve low self esteem in psychiatric patient. CBT was give in Antareja setting (N= 7) in dr. H. Marzoeki mahdi hospital Bogor using Stress Adaptation Stuart and Theory of Human Caring Watson Approach. Before and after therapy, all patient was measure by rosenberg low self esteem scale range 1 to 30 mean the more bigger the number, the more heavy the problem. Result showed that participants reported lower sign and symptom of low self esteem, improvement in ability to built interpersonal relationship, ability to thinking rasionally and have a possitive belief. CBT can be usefull as an adjunct for low self esteem.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>