Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 196 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Erni Setiyowati
"Penelitian ini membahas determinan keputusan ibu menggunakan herbal berkhasiat obat untuk mengatasi masalah kesehatan pada anak. Penelitian deskriptif koleratif ini dilakukan pada 72 responden. Faktor-faktor yang diteliti meliputi usia, pendidikan, pekexjaan, pengetahuan, status ekonomi keluarga, ketersediaan herbal berkhasiat obat, biaya pengobatan, kepercayaan, dan persepsi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan (p- value 0,0l4), ketersediaan (p-value 0.032), kepercayaan (p-value 0,039), dan persepsi (p-value 0,04) dengan keputusan ibu menggunakan herbal berkhasiat obat (CI 95%; a 0,05). Rekomendasi penelitian ini yaitu perlu adanya sosialisasi mengenai herbal berkhasiat obat dan pemanfaatannya sehingga dapat dijadikan tindakan awal ibu untuk mengatasi masalah kesehatan anak.

This study discusses determinants of mother's decision to use efficacious herbal medicine to treat health problems in children. Koleratif descriptive study was conducted on 72 respondents. Factors studied include age, education, occupation, knowledge, family economic status, availability of herbal, medical expenses. beliefs, and perceptions.
The results showed a signyicant relationshht between knowledge (p-value 0. 014), availability (p-value 0. 032), beliefs (p-value 0.039), and perception (p-value 104) with the mother’s decision to use efficacious herbal medicine (CI 95%; a 0.05). Recommendation for this study is socialization the uses of efficacious herbal medicine is needed as primary treatment to solve health problems in children.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2010
TA5862
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Euis Kurniawati
"Perilaku merokok adalah salah satu perilaku yang menyebabkan penurunan kesehatan tubuh pada lansia. Perilaku merokok dapat dipengamhi oleh faktor predisposisi, faktor pemungkin, dan faktor penguat. Penelitian deskriptlif sederhana ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok lansia dan pralansia. Penelitan ini dilakukan secara cross sectional.
Hasil penelitian ini menunjukkan faktor yang paling berhubungan dengan perilaku merokok pada pralansia dan Iansia adlah faktor emosi (stres) sebanyak 77%. Penelitian ini merekomendasikan pralansia dan lansia agar mengenali faktor-faktor yang dapat mengurangi kebiasaan merokok sehingga dapat meningkatkan kualitas kesehatannya di hari tua.

Smoking in elderly people is one of cause of health condition decreasing. It is affected by several factors like predisposition factor, enabling factor; and reinforcing factor. The goal ofthe simple descriptive research is identify description of factors which afffect smoking in elderly people.
The result of this research show that emotion (stress) is the biggest one of predisposition factor (7 7%). In addition the biggest of enabling factor is available facilitation for smoking. The biggest of reinforcing factor is behavior of health worker. This research recommended identify factors which affect smoking in elder in the research.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
TA5657
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Girsang, Bina Melvia Rexi Yuniati
"Penelitian tentang hubungan aktifitas bermain puzzle dengan kemampuan kognitif anak prasekolah di TK Modern Tadika Puri Griya Asri Depok di laksanakan pada tanggal 4-13 Desember 2004 dengan jumlah responden 30 orang.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi kohort dengan tujuan untuk mengetahui hubungan aktifitas bermain puzzle dengan kemampuan kognitif anak prasekolah. Pengumpulan data di lakukan dengan cara observasi, wawancara dan test kemampuan IQ secara langsung terhadap responden. Hasil penelitian menunjukkan dengan meningkatnya kemampuan bermain puzzle klien, kemampuan responden juga meningkat. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis Chi Square. Secara keseluruhan didapatkan nilai korelasi (r) = -0,30122. Hal ini dapat di simpulkan bahwa tidak ada hubungan antara aktifitas bermain puzzle dengan tingkat kognitif."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2004
TA5408
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Panjaitan, Luli Hanna Restina
"Penelitian dilakukan untuk mengetahui hubungan gangguan oksigenasi dengan motivasi berhenti merokok pada mahasiswa perokok aktif. Penelitian ini dilakukan di Universitas Indonesia, dengan 97 responden mahasiswa usia dewasa awal. Penelitian deskriptif korelasi ini menggunakan kuisioner dengan 42 pertanyaan.
Hasil dari penelitian ini menunjukan niiai p=0,135 2 nilai alpha=0,05 sehingga keputusannya tidak ada hubungan yang signifikan antara gangguan oksigenasi dengan motivasi berhenti merokok. Penelitian ini merekomendasikan adanya faktor-faktor lain yang lebih mempengaruhi motivasi berhenti merokok pada mahasiswa perokok aktif.

The focus of this research is to know the correlation between oxygenation disorder and motivation to quit smoking at smoker college student. This research had been done in University of Indonesia. There were 97 respondent young adult college student. This descriptive correlation research used questionnaire with 42 questions.
The result of research showed p value=0,135 2 alpha=0,05, therefore the decisions were no significant relation between oxygenation disorder with motivation to quit smoking. Research recommended there were another factors which more influenced motivation to quit smoking to smoker college student.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
TA5801
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Puji Swastika Sari
"Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan keikutsertaan ibu datum kelas antenatal dengan pengalaman persalinan pada ibu pascamelahirkan yang dilakukan di ruang Merpati rumah sakit Intemasional Bintaro. Metode penelitian yang digunakan deskriptif korelasi, dengan instrumen penelitian berupa kuisioner. Sampel yang digunakan yaitu ibu pascamelahirkan sebanyak 38 responden.
Hasil penelitian ini antara lain: 71% responden keikutsertaan dalam kelas antenatal baik, dan 66% responden yang mengikuti kelas antenatal mempunyai pengalaman persalinan balk. Hasil penelitian yang didapat yaitu bahwa ada hubungan yang bermakna antara keikutsertaan ibu dalam kelas antenatal dengan pengalaman persalinan pada ibu pascamelahirkan (p Value= 0,005), oleh karena itu peneliti berharap ibu dapat mengikuti kelas antenatal guna mempersiapkan persalinannya."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2008
TA5635
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Pipin Nuraini
"Rendahnya pemberian reinforcement orang tua akan memberi dampak buruk terhadap perilaku dan harga diri remaja. Studi bertujuan untuk mengetahui hubungan antara reinforcement orang tua terhadap harga diri remaja di SMUN 27 Jakarta Pusat dengan jumlah responden 96 siswa dan menggunakan metode stratified random sampling. Alat yang digunakan berupa kuesioner. Desain penelitian ini adalah korelasi.
Hasil yang diperoleh dari perhitungan tabulasi chi square didapat nilai p value (0,157) lebih besar dari pada α (0,05) dapat disimipulkan bahwa tidak ada hubungan antara reinforcement orang tua terhadap harga diri remaja di SMUN 27 Jakarta Pusat. Peneliti menyarankan untuk penelitian lebih lanjut agar melibatkan orang tua secara langsung dalam penelitian ini agar tergambar dengan jelas mengenai pemberian reinforcementnya."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2007
TA5564
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Lili Kurnia Sari
"Prinsip mekanika tubuh merupakan istilah yang menggambarkan usaha dalam mengoordinasikan sistem muskuloskeletal dan saraf. Perawat menggunakan berbagai kelompok otot dalam setiap aktivitas keperawatan seperti mengangkat dan memindahkan klien. Penggunaan yang salah dapat mengganggu kemampuan perawat dalam memberikan asuhan keperawatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan perilaku perawat tentang penerapan prinsip mekanika tubuh dalam asuhan keperawatan. Desain penelitian ini adalah desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa progmm ekstensi FIK UI. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling.
Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku perawal tentang penerapan prinsip mekanika tubuh dalam asuhan keperawatan (p value = 0.047). Penelitian ini merekomendasikan perawat untuk meningkatkan pengetahuannya tentang prinsip mekanika tubuh sehingga dapat diterapkan dalam setiap asuhan keperawatan yang diberikan.

Principles of body mechanics are the coordinated efforts of the musculoskeletal and nervous systems. The nurse uses a variety of muscle groups of each nursing activity, such as lifting and moving client. Incorrect used can impair the nurses ability in nursing activity.
This study aimed to measure the correlations between knowledge and behavior about implementation principles of body mechanics on nursing activity. This study used the cross sectional design. The samples in this research are extension student in Nursing Faculty University of Indonesia. Sampling technical used purposive sampling.
The result showed that there’s correlation between knowledge and behavior about implementation principles of body mechanics in nursing activity (p value=0,047). This study recommends that the nurse should improve their knowledge about principles of body mechanics. So that, the nurses can apply this principles correctly in each nursing activity.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
TA5773
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Riszka Dyani Hedissa
"Mahasiswa tingkat akhir dihadapkan dengan berbagai stresor. Reaksi terhadap stres mendorong individu menggunakan mekanisme koping berorientasi pada masalah dan berfokus pada emosi. Mekanisme koping yang digunakan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tipe kepribadian. Penelitian deskriptif kolerasi ini bertujuan untuk mempelajari hubungan tipe kepribadian dengan mekanisme koping pada mahasiswa tingkat akhir Fakuitas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia. SampeI pada penelitian ini adalah 50 mahasiswa reguler 2005 FIK Ul. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kedua variabel tersebut, dengan nilai p 0,026. Penelitian lebih Ianjut dan komprehensif diperIukan untuk mengetahui pengaruh faktor lain terhadap penggunaan mekanisme koping.

Final degree student confronted with a lot of stressor. That stressor urged them to use problem-oriented and emotion-focused coping mechanism. The used of coping mechanism effected by factors, one of it is personality type. This research determined to study the relationship of personality type with coping mechanism in final degree student at Faculty of Nursing Universitas Indonesia using correlative descriptive design. Sample of this research is 55 final degree bachelor students in FIK UI. The research is using random sampling technique. The result shows that there is relationship between those two variables, with p value 0,026. Further comprehensive research is needed to find the influence of other factor toward coping mechanism."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
TA5669
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Lenarika
"Persepsi yang berikembang di masyarakat tentang individu yang mengalami gangguan jiwa kurang baik. Peneliti tertarik melakukan penelitian kepada remaja karena berkembangnya pola pikir dari usia anak ke dewasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi remaja terhadap individu yang mengalarni gangguan jiwa di RW 09 Kelurahan Cijantung.
Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif median. Hasil penelitian menggambarkan bahwa 26 remaja (52%) berpersepsi positif dan 24 remaja (48%) berpersepsi negatif.
Kesimpulan penelitian ini sebagian besar rernaja berpersepsi positif terhadap individu yang mengalami gangguan jiwa. Saran untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengeksplorasi lebih dalam lagi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi remaja terhadap individu yang mengalami gangguan jiwa."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2007
TA5587
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Susi Purwati
"Tingkat stres pada remaja cenderung tinggi dan dapat berdampak negatif. Penelitian deskriptif komparatif ini dilakukan terhadap 104 mahasiswa keperawatan reguler angkatan 2010 Universitas Indonesia untuk mengetahui perbedaan tingkat stres akademik terhadap subvariabel (usia, jenis kelamin, indeks prestasi, dan jumlah kunjungan ke pusat pelayanan kesehatan) dengan menggunakan tekhnik simple random sampling dan metode cross secsional. Hasil penelitian dengan CI 95% diperoleh mahasiswa rata-rata berusia 19,38 tahun, didominasi perempuan (95,2%), sebagian besar memiliki nilai indeks prestasi Cum laude (62,5%), tidak pernah mengunjungi pusat pelayanan kesehatan dalam waktu satu bulan terakhir (58,7%), teridentifikasi memiliki tingkat stres akademik sedang (43,3%). Semakin tinggi tingkatan usia maka tingkat stres akademik mengalami penurunan (p=0,030; α=0,05) dan semakin tinggi tingkat stres akademik yang dialami, maka semakin sering mengunjungi pusat pelayanan kesehatan (p=0,006; α=0,05). Tingkat stres akademik terhadap jenis kelamin dan indeks prestasi tidak memiliki perbedaan.

Stress levels among adolescents is higher and give negatif effect. This study is descriptive comparative consists of 104 nursing students reguler 2010 Universitas Indonesia purpose to determine the different levels of academic stress with (age, gender, GPA, number of visit to health centers) used simple random sampling with cross secsional method. Result showed with 95% CI average age of students 19.38 years old, dominated female (95,2%), have cum laude GPA (62,5%), never visited the health center on one month ago (58,7%), and have moderate levels of academic stress (43,3%). There are difference level of academic stress between age and number of visit to health centers. When adolescents become older the levels of academic stress become decrease (p=0,030; α=0,05) and when the levels of academic stress more severe the number of visit to health centers become increase (p=0,006; α=0,05). The levels of academic stress with gender and GPA has no difference."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
S1958
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>