Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 9 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dikha Ayu Kurnia
" ABSTRAK
Diabetes mellitus DM merupakan penyakit sindrom metabolik akibat dari resistensi dan ketidakadekuatan sekresi insulin Prevalensi pasien dnegan diabetes mellitus tipe 2 semakin meningkat sehingga dibutuhkan peran perawat dalam penanganan pasien DM Tipe 2 dengan menjalankan peran sebagai pemberi asuhan pendidik peneliti dan inoovator Praktik residensi spesialis keperawatan medikal bedah yang telah dilaksanakan selama 1 tahun 2 semester bertujuan untuk melakukan penerapan dan pendalaman pada peran peran tersebut dengan pendekatan Model Adaptasi Roy MAR Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan diterapkan pada 30 pasien dengan DM tipe 2 dan satu pasien kelolaan utama dengan DM tipe 2 dengan komplikasi ulkus pedis bilateral Peran sebagai pendidik dijalankan dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga serta teman sejawat dan mahasiswa keperawatan Peran sebagai peneliti dijalankan dengan menerapkan tindakan berbais pembuktian ilmiah yaitu lembar pemantauan insulin terintegrasi pada pasien DM tipe 2 yang memperoleh terapi insulin untuk mengurangi kejadian hipoglikemia Peran sebagai innovator dilakukan dengan membuat format evaluasi edukasi bagi edukator untuk mengetahui pemahaman diabetisi setelah dilakukan pemberian pendidikan kesehatan penatalaksanaan diabetes mellitus Kata kunci diabetes mellitus format evaluasi lembar pemantauan insulin terintegrasi model adaptasi Roy praktik residensi.

ABSTRACT
Diabetes mellitus DM is a disease of the metabolic syndrome as a result of the inadequate insulin secretion and resistance The prevalence of patients with type 2 diabetes mellitus circuitry increases so it takes the role of nurses in the management of type 2 diabetes patients with their role as caregivers educators researchers and innovators Practice residency medical surgical nursing specialists that have been implemented for 1 year 2 semesters aims to carry out the implementation and deepening of the roles of the Roy Adaptation Model approach MAR Role as provider of nursing care applied to 30 patients with type 2 diabetes and the primary management of patients with type 2 diabetes mellitus with ulcer complications pedis bilaterally Role as educators is executed by providing health education to patients and families and colleagues and nursing students Role as a researcher is executed by applying scientific evidence based actions that sheet integrated monitoring of insulin in patients with type 2 diabetes who obtain insulin therapy to reduce the incidence of hypoglycemia Role as an innovator is done by making education evaluation format for educators to know the understanding of diabetes after administration of health education the management of diabetes mellitus Keywords diabetes mellitus evaluation format integrated insulin monitoring sheets Roy adaptation model practice residency.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
TA-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Hendria Putra
"Endurance exercise merupakan aktifitas fisik aerobic yang dapat meningkatkan denyut jantung dan pernafasan bila dilakukan dalam waktu yang direkomendasikan pada pasien Diabetes Mellitus. Ketidaktahuan perawat tentang bentuk, intensitas, durasi, dan frekuensi latihan fisik yang diperbolehkan pada pasien tersebut akan menyebabkan tidak terlaksananya manajemen asuhan keperawatan yang baik dan benar pada pasien Diabetes Mellitus.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristlk, nilai HDL darah, nilai HDL darah sebelum dan sesudah endurance execise, nilai HDL darah antara kelompok kontrol dan intervensi sesudah endurance exercise serta variabel yang paling berpengaruh terhadap nilai HDL sesudah endurance exercise.
Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperirnen dengan pendekatan the untreated control group design with pretest and positest. Populasi penelitian sebanyak 388 orang. Sampel penelitian adalah 47 responden (23 responden pada kelompok kontrol dan 24 responden kelompok intervensi) dengan menggunakan teknik random sampling.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan nilai HDL darah sebelum dan sesudah endurance exercise (p=0.000), adanya perbedaan signifikan nilai HDL darah sesudah endurance exercise antara kelompok kontrol dan intervensi (p=0.042), serta keteraturan kontrol merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap nilai HDL darah sesudah endurance exercise (Beta=0.370).
Kesimpulan penelitian ini adalah endurance exercise dapat meningkatkan nilai HDL darah pasien Diabetes Mellitus. Dari hasil penelitian ini disarankan endurance exercise dapat menjadi salah satu intervensi dalam asuhan keperawatan pasien Diabetes Mellitus."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2007
T22879
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad Hasyim Wibisono
"Praktik residensi keperawatan medikal bedah merupakan salah satu bentuk pendidikan keperawatan berkelanjutan yang ditempuh setelah tercapainya gelar magister keperawatan. Tujuannya adalah mencetak ners spesialis keperawatan medikal bedah yang mampu berperan sebagai clinical leader bagi tim pelayanan keperawatan, dengan fokus pada pasien dewasa yang mengalami gangguan pememenuhan kebutuhan dasar manusia akibat gangguan struktur dan fungsi pada sistem organ tubuh, berikut dengan respon pasien yang ditimbulkan. Praktik klinik dilaksanakan di setting gawat darurat, perawatan intensif, rawat inap, dan rawat jalan di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta, dan RSUP Fatmawati Jakarta. Dengan fokus pada pasien dengan gangguan sistem endokrin, asuhan keperawatan diberikan dengan menggunakan pendekatan teori model adaptasi Roy pada pasien dengan masalah utama pada gangguan kelenjar tiroid dan pankreas. Contoh kasus yang telah dikelola antara lain pasien dengan komplikasi akut dan kronis dari diabetes, stroma tiroid, keganasan tiroid, serta gangguan multi sistem yang melibatkan diabetes. Asuhan keperawatan berbasis bukti diterapkan berupa latihan kaki Buerger Allen Exercise bagi pasien dengan PAD untuk meningkatkan perfusi kaki. Inovasi pelayanan keperawatan dilakukan dengan fokus pada pencegahan hipoglikemia berat pada pasien diabetes di rawat inap melalui bundle intervensi Hy-NEWSS.

 

Kata kunci: Perawat spesialis, asuhan keperawatan, teori model adaptasi, Buerger Allen Exercise, pencegahan hipoglikemia


The medical surgical nursing residency program is a continuous nursing education process following the master of nursing degree completion. The graduates are medical surgical nurse specialist, who will take role as clinical nursing leaders in providing care for adult patients with compromised human basic need fulfillment due to structural and functional dysfunctions of body systems along with the responses. The clinical education was conducted in RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta and RSUP Fatmawati Jakarta covering emergency unit, intensive care unit, inpatient, and outpatient care unit.  Using the Roy Adaptation Model as the framework, patient care was aimed to patients with pancreas and thyroid problems. The examples of the cases were, but not limited to, acute and chronic complications of diabetes, thyroid stroma and malignancy, and multisystem cases related to diabetes. The Buerger Allen Exercises was implemented as evidence based nursing, and the nursing innovation project was aimed towards severe hypoglycemia prevention for patients with diabetes in inpatient setting through the Hy-NEWSS intervention bundle.

 

 

Keywords: Nurse specialist, nursing care, adaptation model, Buerger Allen Exercise, hypoglycemia prevention

"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia , 2020
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Muthia Octaviana Widianti
"Peran perawat spesialis diperlukan untuk peningkatan kualitas pelayanan asuhan keperawatan yang kompleks dan akurat sebagai pemberi asuhan keperawatan tingkat lanjut kasus neurosain, pendidik, advokat, serta agen pembaharu melalui penerapan evidence based nursing (EBN) dan proyek inovasi. Asuhan keperawatan tingkat lanjut menggunakan teori Adaptasi Roy yaitu pengelolaan pasien meningitis tuberkulosis sebagai kasus utama dan 30 resume gangguan sistem neurologi. Teori Roy banyak bertujuan meningkatkan perilaku adaptif dan mengubah perilaku inefektif. Diagnosis keperawatan yang paling banyak ditemukan pada pasien gangguan sistem neurologi adalah ketidakefektifan perfusi jaringan serebral dan hambatan mobilitas fisik.
Penerapan EBN dilakukan pada pasien stroke yang mengalami disfagia. Pasien diberikan latihan menelan shaker exercise hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan menelan dan tidak terjadi aspirasi. Proyek inovasi kelompok menerapkan Pengembangan Media Edukasi Perawatan Pasien Brain Tumor Craniotomy. Penerapan proyek inovasi meningkatkan pengetahuan pasien, keterampilan pasien latihan napas dalam dan mobilisasi setelah operasi, dan menambah kepercayaan diri perawat saat memberikan edukasi. Pengalaman praktik residensi diharapkan menambah kompetensi dan peran perawat spesialis di lahan klinik.

The role of nurse specialists is needed to improve the quality of complex and accurate nursing care services as providers of advanced nursing care in cases of neuroscience, educators, advocates, and agents of reform through the application of evidence based nursing (EBN) and innovation projects. Advanced nursing care uses Roy's Adaptation theory, which is the management of meningitis tuberculosis patients as the main case and 30 resumes of neurological system disorders. Roys theory aims to improve adaptive behavior and change ineffective behavior. The most common nursing diagnoses found in patients with neurological system disorders are ineffective perfusion of cerebral tissue and barriers to physical mobility.
EBN application is performed on stroke patients who have dysphagia. The patient is given training to swallow the exercise shaker, which results in increased swallowing ability and no aspiration. The group innovation project applies Development of Educational Media for Nursing Brain Tumor Craniotomy Patients. The application of innovation projects increases patient knowledge, the skills of patients in deep breathing exercises and mobilization after surgery, and increases nurse confidence when providing education. The residency practice experience is expected to increase the competency and role of specialist nurses on the clinic grounds.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nyoman Eta Risnawati
"Praktik residensi merupakan pendidikan profesi untuk membentuk perawat spesialis. Kompetensi yang harus dicapai oleh seorang mahasiswa dalam praktik residensi medikal bedah adalah manajemen kasus dengan menggunakan teori keperawatan, penerapan praktik berdasarkan bukti dan proyek inovasi, Asuhan keperawatan dalam konteks neurosains menggunakan model adaptasi Roy, yang terdiri dari 1 kasus kelolaan utama dan 30 kasus resume. Dalam penerapan praktik berdasarkan bukti digunakan format BJH-SDS untuk skrining disfagia pada pasien stroke.
Hasil menunjukkan bahwa BJH-SDS dapat menilai disfagia pada pasien stroke. Proyek inovasi yang diterapkan adalah Pengembangan Media Edukasi perawatan Brain Tumor Craniotomy. Hasil penerapan media edukasi ini menunjukkan bahwa pengetahuan pasien tentang persiapan pre operasi dan post operasi meningkat dengan signifikan setelah pemberian edukasi.

Practice residency is a professional education to form specialist nurses. Competency that must be achieved by a student in medical practice residency is case management using nursing theory, application of evidence-based practices and innovation projects, nursing care in the context of neuroscience using Roy's adaptation model, which consists of 1 main case and 30 cases of resumes. In the application of evidence-based practice, the BJH-SDS format is used for screening dysphagia in stroke patients.
The results show that BJH-SDS can assess dysphagia in stroke patients. The innovation project implemented is the Development of Brain Tumor Craniotomy Education Media Care. The results of the application of this educational media show that the knowledge of patients about preoperative and postoperative preparation increased significantly after the provision of education.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kristanti Wahyuningtyas
"Peran perawat spesialis neurosains dalam praktik keperawatan antara lain sebagai pemberi asuhan keperawatan lanjut, melaksanakan pembuktian ilmiah, pendidik, advokat, kolaborator, dan agen pembaharu. Asuhan keperawatan lanjut dilaksanakan pada pasien dengan kasus tumor otak dan 30 pasien gangguan neurologi menggunakan pendekatan model adaptasi Roy. Perilaku maladaptif paling banyak terganggu pada mode fisiologis dengan diagnosis ketidakefektifan perfusi jaringan serebral.
Penerapan Evidence Based Nursing berupa latihan Range of Motion (ROM) pasif bilateral ekstremitas atas pada dua pasien stroke akut dengan hemiparese menunjukkan hasil peningkatan fungsi ekstremitas atas dan Activity of Daily Living (ADL). Program inovasi pengembangan media edukasi perawatan pasien kraniotomi pengangkatan tumor menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien secara signifikan (p=0,038) dan memudahkan perawat dalam memberikan edukasi secara efektif.

The role of nurse specialist in nursing practice consist of advanced nursing care providers, conduct scientific evidence, educator, advocat, collaborator, and change agent. Advanced nursing care is done by Roy Adaptation Models approach on brain tumor and 30 other neurological disorders patients. Maladaptive behavior at most in a physiological mode with ineffective cerebral perfusion nursing diagnosis.
Evidence Based Nursing was performed by applying bilateral passive Range of Motion (ROM) of upper extremity at two acute stroke patient with hemiplegi and it showed an increase in function of upper extremities and the activity of daily living. The innovation programme by develop an education media for caring patient with craniotomy removal tumor showed significant increase in patient knowledge (p=0,038) and help nurses to give an effective education.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sijabat, Marlon
"Ruang lingkup pelaksanaan program residensi adalah pencapaian kompetensi klinis dan penerapan peran ners spesialis dalam praktik keperawatan lanjut. Proses ini dilaksanakan dengan penerapan pendekatan teori Keperawatan Virginia Henderson pada sistem onkologi, penerapan Evidence Based Nursing terapi musik mengurangi nyeri kanker, dan penerapan inovasi protokol ERAS pada pasien mastektomi dan tiroidektomi di RSUP Cipto Mangunkusumo Jakarta.
Pendekatan teori virginia Henderson sangat cocok diterapkan dalam memenuhi kebutuhan pasien dengan keganasan yang kompleks karena bersifat komprehensif dan holistik mencakup kebutuhan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Penerapan evidence based nursing terapi musik menunjukan bahwa terjadi penurunan nyeri setelah diberikan terapi musik. Inovasi ERAS protokol menunjukan terjadi penurunan jumlah hari rawat dan berkurangnya komplikasi pasca bedah.
Disarankan kepada perawat agar lebih mengembangkan penggunaan pendekatan teori Virginia Henderson dalam memenuhi kebutuhan pasien yang holistik dan menjadikan terapi musik sebagai alternatif pilihan dalam mengurangi nyeri kanker serta mengembangkan ERAS protokol pada pembedahan mastektomi dan tiroidektomi.

The scope of the implementation of the residency program is the achievement of clinical competencies and the application of the role of specialist nurses in advanced nursing practice. This process was carried out with the application of Virginia Henderson's Nursing theory approach to the oncology system, the application of Evidence Based Nursing music therapy to reduce cancer pain, and the application of innovation to the ERAS protocol in mastectomy and thyroidectomy patients at Cipto Mangunkusumo General Hospital, Jakarta.
The Henderson virginian theory approach is very suitable to be applied in meeting the needs of patients with complex malignancies because it is comprehensive and holistic including physical, psychological, social, and spiritual needs. The application of evidence based nursing music therapy shows that there is a decrease in pain after being given music therapy. The ERAS innovation protocol shows a decrease in the number of care days and a reduction in postoperative complications.
It is suggested to nurses to further develop the use of Virginia Henderson's theoretical approach in meeting patients' holistic needs and making music therapy an alternative choice in reducing cancer pain and developing ERAS protocols for mastectomy and thyroidectomy surgery.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Juwi Athia Rahmini
"Spesialis keperawatan medikal bedah(KMB)khususnya neurologi membentuk nersspesialis neurosains yang berperan dalam praktik residensi selama 2 semester di RSUP dr. Cipto Mangunkusumo dan RSP Otak Nasional untuk memberikan asuhan keperawatan lanjutan, melakukan Evidence Based Nursing dan penerapan inovasi. Asuhan keperawatan yang dilakukan pada satu kasus utama ensefalitis autoimundan 30 pasien resume dengan gangguan neurologis menggunakan pendekatan Model adaptasi Sister Callista Roy. Ensefalitis autoimun merupakan salah satu kasus emergensi neurologi yang memerlukan penata laksanaan cepat dan tepat agar gejala sisa yang ditimbulkan menjadi adaptif. Diagnosa keperawatan pada kasus resume yang terbanyak adalah ketidak efektifan perfusi jaringan serebral. Selanjutnya Evidence Based Nursing dilakukan dengan menerapkan sleep hygiene yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas tidur yang signifikan pada 5 pasien stroke dengan insomnia(p value 0,00). Kompetensi ners spesialis yang harus dicapai secara berkelompok adalah penerapan inovasi berupa tata laksana perawatan stroke terkini dengan Constraint Induced Movement Therapy (CIAT), Tongue stretching exercises(TSE), Constraint Induced Movement Therapy (CIMT),sit to stand training(STS),mirror therapy(MT)dan sleep hygiene(SH) sebagai aktivitas intervensi terbaru dengan masalah gangguan bicara dan bahasa, kesulitan menelan, gangguan mobilisasi,dan gangguan tidur yang diaplikasikan dapat membantu untuk mencegah terjadinya komplikasi dan membantu proses penyembuhan.

Surgical medical nursing specialists (KMB) especially neurology,form neuroscience specialists who play a role in the practice of KMB residency for 2 semesters at RSUP dr. Cipto Mangunkusumo and RSP National Brain to provide advanced nursing care, conduct Evidence Based Nursing and apply innovation. Nursing processwas performed in one major case of autoimmune encephalitis and 30 patients resumed with neurological disorders using the Sister Callista Roy model adaptation approach. Autoimmune encephalitis is one of the cases of neurological emergencies that requires prompt and precise management, than complication becomes adaptive. The nursing diagnosis in most resume cases is the ineffectiveness of cerebral tissue perfusion. Furthermore Evidence Based Nursing was carried out by applying sleep hygiene which showed a significant improvement in sleep quality in 5 stroke patients with insomnia (p value 0.00). Special nurses competencies that must be achieved in groups are the application of innovations in the form of the latest stroke care management with Constraint Induced Movement Therapy (CIAT), Tongue stretching exercises (TSE), Constraint Induced Movement Therapy (CIMT), sit to stand training (STS), mirrors therapy (MT)and sleep hygiene(SH) as the newest intervention activities with speech and language problems, difficultyswallowing, impaired mobilization, and insomniacan help to prevent complications and help the healing process."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2020
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Latuhihin, Welma Diana
"Keganasan kolorektal membuat pasien mengalami perubahan status kesehatan yang signifikan dan sangat mempengaruhi kehidupannya. Status kesehatan pasien mengarah kepada kondisi kronis dan membutuhkan adaptasi dari pasien terhadap keadaannya untuk bisa memperoleh kondisi kesehatan yang maksimal. Pasien Tn. S dengan kanker kolorektal post laparatomi hemikolektomi, stoma ileokolotransversal dengan komplikasi efusi pleura mengalami perdarahan pada haluaran stoma, dan alkalosis respiratorik. Diagnosa keperawatan utama yang diangkat adalah gangguan pertukaran gas dan kekurangan volume cairan, dengan intervensi manajemen asam basa dan manajemen cairan dan elektrolit.

Colorectal malignancies make patients experience significant changes in health status and greatly affect their lives. The patient's health status leads to chronic conditions and requires adaptation from the patient to his condition to be able to obtain maximum health conditions. Patient Mr. S with post laparatomy hemicolectomy colorectal cancer, ileokolotransversal stoma with complications of pleural effusion experiencing bleeding at the stoma output, and respiratory alkalosis. The main nursing diagnoses raised were interruption of gas exchange and lack of fluid volume, with acid base management interventions and fluid and electrolyte management."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library