Elsyn Nabila Putri
Abstrak :
Selain berfungsi sebagai sarana hiburan, humor juga dapat dipergunakan sebagai sarana kritik sosial. Dalam sebuah tuturan, humor dapat diciptakan melalui pelanggaran Prinsip Kerja Sama. Penelitian ini menganalisis penggunaan humor sebagai sarana kritik sosial yang diciptakan melalui konteks dan pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam video animasi Tekotok berjudul Surat Izin Naik UFO Ft. King of Kutub. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-kuantitatif dengan pendekatan pragmatik dan pendekatan analisis wacana. Data penelitian berupa potongan transkripsi dari video animasi Tekotok berjudul Surat Izin Naik UFO Ft. King of Kutub dan hasil kuesioner. Penelitian ini menggunakan teori Konteks Cutting, teori Prinsip Kerja Sama Grice, dan Teori Relevansi Sperber dan Wilson. Penelitian ini menemukan terdapat tiga bentuk pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam video, meliputi maksim kualitas, maksim relevansi, dan maksim cara. Konteks yang ditemukan adalah konteks situasional, konteks latar belakang pengetahuan, dan ko-tekstual. Konteks pengetahuan latar belakang secara langsung memengaruhi tingkat pemahaman masyarakat terhadap humor dan kritik sosial dalam video. Kritik yang ditemukan berupa kritik terhadap proses birokrasi yang lama, rumit, kinerja pelayan publik yang tidak jujur, dan kritik terhadap perilaku buruk masyarakat berkaitan dua masalah sebelumnya.
......Besides functioning as a means of entertainment, humor can also be used as a tool for social criticism. In a discourse, Humor can be created by violating the Cooperative Principle. This research analyzed the use of humor as a tool for social criticism created through the context and violation of the Cooperation Principle in Tekotok's animation video entitled Surat Izin Naik UFO Ft. King of Kutub. This research used a qualitative-quantitative method with a pragmatic approach and a discourse analysis approach. The data used are a Tekotok’s animation video entitled Surat Izin Naik UFO Ft. King of Kutub and the survey's result based on the data. The theories used are Cutting’s Theory of Context, Grice’s Cooperative Principle, and Sperber and Wilson’s Theory of Relevance. This research found that there were three forms of violation of the Cooperation Principle in the video, including maxims of quality, maxims of relevance, and maxims of manner. The contexts found are situational context, background knowledge context, and co-textual. The background knowledge context directly influence the level of public understanding regarding the humor and social criticism in the video. The criticisms found are time-taking and complex permission administration process, dishonest performance of public servants, and criticism of the bad behavior of society regarding the two previous problems.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library