Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 33 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Dismenore merupakan suatu ketidaknyamanan atau nyeri yang dialami remaja saat menstruasi, biasanya terjadi pada hari pertama dan kedua menstruasi. Rasa tidak nyaman dan nyeri yang dialami remaja sering menimbulkan berbagai keluhan atau masalah yang mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Penelitian dengan desain deskriptif sederhana ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku remaja dalam meminimalkan nyeri menstruasi (dismenore). Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling pada 140 responden di SMA Negeri 5 Depok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai cara, baik bersifat farmakologis maupun nonfarmakologis yang dilakukan remaja untuk meminimaknan nyeri menstruasi. Teknik yang paling banyak digunakan adalah dengan beristirahat total atau tidur yang dipresentasikan oleh 82 responden (58,57%). Cara ini dipilih karena mudah dilakukan dan cepat mengilangkan nyeri.

Dysmenorrhea is an uncomfortable feeling or pain that teenagers feel when have menstruation cycle. It’s usually arise at the first or second day of menstruation. These uncomfortable feeling or pain often causes problem or grievance which is disturbed their daily activity. This simple descriptive research has an aim to find out the image of the adolescent's behaviour to minimize the menstrual pain (dysmenorrhea). The samples was chosen by purpossive sampling method to 140 students at SMA Negeri 5 Depok; The result showed that there are many method both pharmacologic and non pharmacologic, which is used by teenagers to decrease menstrual pain. The most favourite method used by teenagers is resting or sleeping, which is represented by 82 respondens (58,57%). This method was chosen by the teenagers because of easy and be able to relieve menstrual pain quickly."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2011
TA5954
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ragil Aprilia Astuti
"Diare merupakan masalah kesehatan global pada anak balita. Kematian balita akibat diare di dunia mencapai 1,9 juta per tahun. Pencegahan diare oleh ibu merupakan kunci dalam mengurangi kematian anak akibat diare. Penelitian ini menggambarkan self-efficacy ibu dalam pencegahan diare pada balita di Rowokele, Kebumen. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif sederhana dengan pendekatan cross-sectional pada 162 partisipan ibu dengan teknik simple random sampling.
Instrumen penelitian adalah kuesioner maternal self-efficacy for preventing diarrhea dengan reliabilitas 0,959. Hasil penelitian menunjukan tingkat self-efficacy rendah (63,6%), sedang (12,3%), dan tinggi (24,1%). Hasil ini merekomendasikan bahwa pengetahuan ibu tentang diare perlu ditingkatkan oleh pelayanan kesehatan masyarakat.

Diarrhea is global health problem for an under-5-year-old child. It causes the death for almost 1.9 millions every year. Diarrhea prevention is a key factor in reducing mortality caused by diarrhea. This study aimed to describe maternal selfefficacy for preventing childhood diarrhea in Rowokele, Kebumen. This study applied simple descriptive in approach cross sectional method with 162 partisipants of mother using simple random sampling.
Instrument of maternal selfefficacy for preventing childhood diarrhea with reliability of 0,959 was used in this study. This result showed that mothers have low self-efficacy (63,6%), middle self-efficacy (12.3%), and high self-efficacy (24,1%). It recommended that mother’s knowledge of diarrhea should be increased by public health service.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
S47028
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Dysmenorrhea adalah nyeri menstruasi yang ditandai dengan nyeri yang terjadi sesaat sebelum permulaan atau saat perdarahan menstruasi, menetap sampai l sampai beberapa hari menstruasi (Reeder, 1997). Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi nyeri menstruasi tersebut. Nyeri adalah pengalaman yang personal dan subyektii Pengalaman nyeri menstruasi wanita dan ekspresinya terhadap ketidaknyamanan dipengaruhi oleh latar belakang budaya dan psikososial (Sherwen, Scoloveno dan Weingarten, 1999). Faktor-faktor psikososial lersebut diantaranya usia pendidikan, pendapatan, peran Serta nilai-nilai terhadap menstruasi (Brown el al., 1984). Faktor lain seperti status pekerjaan dan status perkawinan diungkapkan oleh Reeder, 1992.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor psikososial dengan dismenon-hea. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif dengan uji statistik Chi Square Multitabel dengan populasi mahasiswa bekerja dan tidak bekerja di Akper Royhan dan FIK UI denganjumlah sampel 30 orang. Data dikumpulkan dengan menggunakan suatu kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya.
Dari penelitian ini terbukti bahwa hubungan usia dengan dismenorrhea tidak ditentukan oleh selama pekerjaan. Hubungan nilai-nilai terhadap menstruasi dengan dismenorrhea primer juga tidak ditentukan apakah individu bekerja atau tidak bekerja."
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2003
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Selvia Syaferina
"Dysmenorrhea merupakan salah satu keluhan menstruasi yang paling umum terjadi pada wanita. Keluhan ini dapat mengakibalkan gangguan aktivitas sehari-hari pada wanita termasuk pada remaja usia 12-18 tahun yang menghabiskan sebagian aktivitasnya di sekolah.
Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif korelasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan antara pengetahuan tentang dysmenorrhea dengan status emosi pada remaja putri. Sampel dikumpulkan dengan teknik pengambilan sampel random dan terdiri dari 90 responden remaja yang pernah mengalami dysmenorrhea. Penelitian ini dilakukan di SMUN 65 Jakarta Barat. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang dysmenorrhea dengan status emosi pada remaja putri di SMUN 65, dengan p value = 0,043 pada u = 0,05."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2008
TA5664
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Suharmanto
"Tesis ini membahas efektifitas terapi musik dalam menurunkan dismenore pada siswi SMK Putra Bangsa Depok tahun 2013, menggunakan desain eksperimen pretest-posttest dengan grup kontrol. Sampel berjumlah 60 orang yang terdiri dari 30 orang kelompok kontrol yang mendapat terapi musik pop dan 30 orang kelompok intervensi yang mendapat terapi musik Mozart. Penurunan dismenore diukur menggunakan metode self-reported, wawancara dan observasi dan dilakukan sebanyak dua kali.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsistensi dalam pengukuran dan tidak ada perbedaan penurunan dismenore pada setiap pengukuran. Terdapat perbedaan rata-rata dismenore sebelum dan sesudah terapi musik, baik musik Mozart maupun musik pop. Terapi musik pop lebih baik dalam menurunkan dismenore pada remaja. Sehingga dapat disarankan bahwa penggunaan terapi musik pilihan oleh responden (musik pop) pada remaja sangat efektif dalam menurunkan dismenore pada remaja dibandingkan dengan musik Mozart.

This thesis discusses the effectiveness of music therapy in reducing the dysmenorrhea at female student in SMK Putra Bangsa Depok 2013, use experimental pretest-posttest with a control group’s design. Total sample of this study is 60 people consisting of 30 control group that received pop's music therapy and 30 intervention group that received Mozart’s music therapy. Reduction in dysmenorrhea measured twice.
The results showed that there are consistency in measurement and no difference in every measurement. There are a differences in the average dysmenorrhea before and after music therapy, both Mozart's music and pop's music. Pop's music therapy better in reducing dysmenorrhea in adolescents. So it can be suggested that the use of music therapy is preferred by respondents (pop music) more effective in reducing the dysmenorrhea in adolescents than Mozart's music
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2014
T38905
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hanifah Al Huriyah
"Dysmenorrhea primer didefiinisikan sebagai nyeri menstruasi tanpa adanya kelainan ginekologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara menarche, laju menstruasi, lama menstruasi, PMS (Pramenstrual Syndrome), riwayat keluarga, persen lemak tubuh, keterpaparan rokok, aktivitas fisik, konsumsi omega 3 dan konsumsi omega 6 dengan dysmenorrhea primer dan faktor dominan pada siswi SMA Labschool Kebayoran Jakarta. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan pengambilan sampel menggunakan metode acak sistematik. Sampel yang diteliti adalah kelas X dan XI dengan total sampel 124 siswi. Data dikumpulkan dengan cara pengisian kuesioner mandiri, wawancara food recall 2x24 jam dan FFQ, pengukuran antropometri untuk berat dan tinggi badan dan pengukuran persen lemak tubuh menggunakan BIA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara laju menstruasi, PMS, riwayat keluarga, dan konsumsi omega 3 dengan dysmenorrhea primer (p-value <0.05) dan faktor dominannya adalah laju menstruasi.

Primary dysmenorrhea can be defined as painful menstruation that occurs without gynecology abnormalities. This study aimed to identify the association between menarche, menstrual flow, menstrual long, PMS (Pra menstrual syndrome), family history, body fat percentage, smoking exposure, physical activities, omega 3 and omega 6 consumption with primary dysmenorrhea and the dominant factor on female student of SMA Labschool Kebayoran Jakarta. This study used the cross sectional design by using systematic random sampling method. The observed sample in this study was the 10th and the 11th grader consisting 124 students. These data were collected by using self administered questionnaire, 2x24 hours food recall and FFQ interview, anthropometric measurement for weight and height, and body fat measurement using BIA. The result of this study showed that there was a significant correlation between menstrual flow, PMS, family history, and omega 3 consumption with primary dysmenorrhea (p-value <0.05) and the dominant factor is menstrual flow."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2014
S54908
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tri Kurniawati
"Dismenorea adalah nyeri yang dirasakan sebelum atau selama menstruasi. Dismenorea dapat mengganggu aktivitas harian dan akademis remaja putri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dismenorea terhadap aktivitas mahasiswi yang belum terpapar mata kuliah keperawatan maternitas (mahasiswi tingkat 1 dan 2). Desain penelitian ini adalah deskriptif. Sampel dikumpulkan secara purposive sampling dan dilakukan kepada 159 responden yang mengalami dismenorea, analisis data yang digunakan yaitu uji chi-square. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang terdiri dari 33 pertanyaan. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara dismenorea dengan aktivitas mahasiswi (p value <0,05). Oleh karena itu, penting bagi perawat untuk memberikan pendidikan kesehatan kepada remaja putri.

Dysmenorrhea is pain that felt before or during menstruation. Dysmenorhea can interfere with daily activities and academics of teenager girls. The purpose of this research was to determine the relationship between dysmenorrhea and nursing students activities that have not been exposed to the maternity nursing (1st and 2nd year students). This researched was cross-sectional study. Samples of this research ware collected by purposive sampling with 159 respondens as samples that have been experienced dysmenorhea. This research use chi-square test as data analysis. This research collected the data by using a questionnaire consisting of 33 questions. The result of this study showed an association between dysmenorrhea with students activity (p value < 0,05). Therefore, it is important for nurses to provide health education to teenager girls."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
S59749
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anis Dwi Ananda
"Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya penanganan nyeri haid primer pada remaja putri kelas VIII di SMP X dan SMP Y. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan jumlah sampel 159 orang. Hasil penelitian menunjukkan di SMP X (54,9%) dan SMP Y (52,3%) memiliki upaya penanganan nyeri haid yang baik. Uji bivariat menyatakan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p-value 0,011) dan keterpaparan sumber informasi (p-value 0,037) dengan upaya penanganan nyeri haid primer. Diperlukan upaya promosi kesehatan dengan menggunakan berbagai media yang komprehensif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterpaparan informasi.

The purpose of this study was to find out the related factors of primary dysmenorrhea handling on adolescent girls class VIII in X and Y Junior High School. This study used cross sectional approach with 159 people as a sample. The results of this study showed in X Junior High School (54,9%) and Y (52,3%) had a good dysmenorrhea handling. Bivariate test showed that there was a significant association between knowledge (p-value 0.011) and exposure resources (p-value 0.037) with primary dysmenorrhea handling. Health promotion using various comprehensive media is needed to improve knowledge and exposure of information."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2015
S60279
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ragil Aprilia Astuti
"Diare merupakan masalah kesehatan global pada anak balita. Kematian balita akibat diare di dunia mencapai 1,9 juta per tahun. Tindakan pencegahan diare oleh ibu merupakan kunci dalam mengurangi kematian anak akibat diare. Penelitian ini menggambarkan self-efficacy ibu dalam pencegahan diare pada balita di Rowokele, Kebumen. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif sederhana dengan pendekatan l potong lintang pada 162 partisipan ibu dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner maternal self-efficacy for preventing diarrhea dengan reliabilitas 0,959. Hasil penelitian menunjukkan tingkat self-efficacy terbagi menjadi 3 (tiga) yaitu rendah (63,6%), sedang (12,3%), dan tinggi (24,1%). Hasil ini merekomendasikan bahwa self efficacy ibu perlu ditingkatkan oleh tenaga kesehatan di tingkat masyarakat.

Mothers Self Efficacy iIn Preventing Diarrhea among an Under-5-Year-Old Child. Diarrhea is a global health problem among an under-5-year-old child. It causes the death for almost 1.9 millions every year. Diarrhea prevention is a key factor in reducing mortality caused by diarrhea. This study aimed to describe maternal self-efficacy for preventing childhood diarrhea in Rowokele, Kebumen. This was a simple descriptive approach study, applied a cross sectional method, and involved 162 partisipants of mother who were gathered using a simple random sampling. A maternal self-efficacy instrument which reliability was 0.959 for preventing childhood diarrhea used in this study. The result shows that mothers have had low self-efficacy (63.6%), middle self-efficacy (12.3%), and high self-efficacy (24.1%). It is recommended that mother?s knowledge of diarrhea should be improved by public health service."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
610 JKI 16:3 (2013)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Resmiati
"Dismenore merupakan gejala utama yang dikeluhkan wanita usia subur ketika
mengalami menstruasi. Mahasiswi merupakan kelompok yang rentan menderita
dismenore karena prevalensi tertinggi kejadian dismenore ditemukan pada usia
20-24 tahun. Dismenore akan berdampak pada performa akademik mahasiswa dan
rutinitas hariannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan
dismenore. Penelitian ini menggunakan disain cross sectional dengan jumlah
sampel 148 orang dengan metode sistematik random sampling pada mahasisiwi
Fakultas Kedokteran Universitas Andalas usia 17-25 tahun. Hasil analisis
memperlihatkan ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik, status gizi,
asupan magnesium, dan riwayat alergi dengan dismenore pada derajat kemaknaan
5%. Terjadi interaksi antara asupan magnesium dan B6. Aktivitas fisik merupakan
faktor dominan yang mempengaruhi dismenore setelah dikontrol variabel asupan
omega 3, asupan B6, asupan vitamin E, asupan Zn, asupan Cu, stress, riwayat
dismenore ibu, siklus menstruasi, lama menstruasi, dan laju menstruasi.
Mahasiswi yang beraktivitas fisik rendah berisiko mengalami dismenore 8,8 kali
dibanding yang beraktivitas fisik sedang atau tinggi (95% CI : 2,0-38,4). Aktivitas
fisik khususnya olahraga merupakan salah satu alternatif yang direkomendasikan
dalam mengurangi nyeri haid.

Dysmenorrhea is the most common complained of women in reproductive age
when menstruation. Female college students are vulnerable of dysmenorrhea as
the highest prevalence of dysmenorrhea is found at the age of 20-24 years.
Dysmenorrhea will have an impact on their academic performance and daily
activities. The aim of this study was to examine determinant factors of
dysmenorrhea.This study used cross-sectional design, was conducted in medical
students Andalas University, with a sample of 148 female used systematic random
sampling, aged between 17 and 25 years. The results showed that physical
activities, body mass index, magnesium intake, and allergy was significantly
associated with dysmenorrhea at significance level of 5%. There is an interaction
between magnesium and vitamin B6 intake. Physical activity is a dominant factor
of dysmenorrhea after controlled by intake of micronutrient (omega 3, vitamin
B6, vitamin E, Zn, Cu), stress, maternal dysmenorrhea, menstrual cycle,
menstrual duration and menstrual flow. Female college students who did not
exercise or have lower physical activity have the risk of dysmenorrhea 8.8 times
higher than who have moderate or high (95% CI : 2.0-38.4). Physical activity
especially exercise is the one alternative recommended to prevent dysmenorrhea."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2015
T53654
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>