Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 19113 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ayu Octavia Anantaputri
"Indonesia adalah negara yang mengakui kepercayaan agama, seperti Islam, Kristen, Hindu, dan Budha. Namun, populasi yang dominan adalah umat Muslim; dengan demikian, norma sosial yang berlaku kurang lebih mencerminkan kepercayaan mayoritas. Budaya asing, khususnya budaya barat, sering dianggap tidak pantas dan tidak sesuai dengan budaya Indonesia. Salah satu contoh terbaru adalah lagu "God is a Woman," yang menyampaikan pesan pemberdayaan perempuan. Lagu tersebut dianggap kontroversial karena membawa nama Tuhan dan menyamakannya dengan sifat manusia, termasuk memiliki jenis kelamin. Selain itu, lagu ini berisi konten yang eksplisit secara seksual yang dianggap tabu. Meskipun ada banyak tantangan agar lagu ini dapat diterima di masyarakat, lagu ini masih banyak beredar di kalangan generasi muda di Indonesia. Menurut teori respon audiens Stuart Hall, ada tiga jenis audiensi yang menerima, menolak, atau menegosiasikan sebuah karya. Dalam penelitian ini, akan dibahas bagaimana pemuda Indonesia menegosiasikan lagu yang sebenarnya kontroversial tetapi tetap menjadi favorit mereka.

Indonesia is a country that recognizes religious beliefs, including Islam, Christianity, Hinduism and Buddhism. However, the dominant population is Muslims; thus, the prevailing social norms more or less reflect the majority‟s belief. Foreign cultures, especially western culture, are often considered to be inappropriate and not in accordance with Indonesian culture. One of the most recent examples is the song "God is a Woman," which conveys the message of female empowerment. The song was considered controversial because it brought the name of God and equated it with human traits, which include having a gender. In addition, this song contains sexually explicit content that is considered taboo. Although there are many challenges for this song to be accepted in the community, surprisingly, it is still widely circulating within the younger generation in Indonesia. According to Stuart Hall's reception theory, there are three types of audiences who accept, reject, or negotiate a work. In this research, we will discuss how Indonesian youth negotiate songs that are actually controversial but remain their favourite."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Her Daneswara Prajna Mahesa
"ABSTRAK
Studi mengenai audience effect telah didokumentasikan dengan baik dalam beberapa dekade terakhir. Namun, ada pula celah dalam literatur yang menyoroti pengaruh ukuran audiens terhadap kinerja tugas sederhana. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengisi celah dalam literatur tentang ukuran audiens. Dihipotesiskan bahwa kelompok audiens akan berkinerja lebih baik dalam tugas sederhana daripada kelompok tanpa audiens. Juga dihipotesiskan bahwa kelompok dengan jumlah audiens yang besar akan berkinerja lebih baik daripada kelompok dengan jumlah audiens yang kecil. Partisipan penelitian meliputi 30 mahasiswa dari University of Queensland dengan rentang usia 18-30 tahun, dimana 16 di antarantanya adalah pria and 14 adalah wanita. Peserta dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan tingkat variable independent; grup tanpa audiens, grup dengan jumlah audiens yang kecil (1 orang sebagai audiens), dan grup dengan jumlah audiens yang besar (4 orang sebagai audiens). Semua partisipan diminta untuk mengetik kata-kata yang diberikan yang ditampilkan di layer laptop selama durasi satu menit. Performa diukur dengan melihat jumlah kata yang diketik per menit. Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kondisi.

ABSTRACT
Studies on audience effect has been well documented over the past decades. However, there is a scarcity in the literature that highlights on the effect of the audience size on simple task performance. Thus, the current study aims to fill in the gap in the literature on audience size. It is hypothesised that the audience group will perform better in the simple task than the no audience group. It is also hypothesised that the large audience group will perform better than the small audience group. Participants of the study include 30 students from the University of Queensland with an age range of 18-30 years where 16 of which are male. Participants were divided into three groups based on the levels of the independent variable; no audience group, small audience group (1 audience), and large audience group (4 audience). All participants were asked to type given words showed on the laptop screen for a duration of one minute. The performance was measured by looking at the number of words typed per minute. Results indicate no significant difference between the conditions.

 

"
2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Andi Nurfadila
"Efek audiens, yang mengacu pada bagaimana kehadiran orang lain dapat mempengaruhi perilaku individu, telah diteliti secara ekstensif di penelitian terdahulu sebagai bentuk pengaruh sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mereplikasi efek audiens dalam perspektif Evaluation Apprehension. Terdapat empat puluh mahasiswa S1 dari University of Queensland yang berpartisipasi. Penelitian ini menggunakan eksperimen independent group dalam menginvestigasi efek keberadaan audiens terhadap performa tugas dalam dua kondisi: terdapat audiens dan tidak ada audiens. Performa tugas diukur melalui lima belas persamaan matematika. Tingkat evaluation apprehension diukur dengan menanyakan apakah partisipan merasa dievaluasi saat mengerjakan tugas persamaan matematika. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa bila dibandingkan dengan kondisi tidak ada audiens, kehadiran audiens dapat menurunkan performa. Selanjutnya, penelitian ini membuktikan tidak ada perbedaan antara level dari evaluation apprehension di dalam dua kondisi tersebut. Penelitian ini menunjukan bahwa ada mekanisme penghambatan sosial atau social inhibition mechanism, di mana tugas yang sulit menimbulkan respons dominan yang salah dan dapat mengakibatkan kinerja yang lebih buruk. Namun, aspek evaluation apprehension dalam penelitian ini belum dapat ditentukan berdasarkan hasil yang ditemukan.

The audience effect, which refers to how the presence of others can influence an individual's behaviour, has been extensively researched in the past as a form of social influence. The current study was attempted as a replication of audience effects from the evaluation apprehension perspective. Forty undergraduate students from the University of Queensland participated in the study. This study used an independent group experiment to investigate the effects of the presence of an audience on task performance in two conditions: audience and no audience condition. Participants’ task performance was assessed using fifteen mathematical equations. Evaluation apprehension level was measured by asking whether the participants feel evaluated while performing the task. The result of this study showed that when compared to the no audience condition, the presence of an audience could lower task performance. Furthermore, the study found no difference between levels of evaluation apprehension in both conditions. Results of the study implied the role of the social inhibition mechanism, in which a difficult task elicits an incorrect dominant response that could result in worse performance. However, the evaluation apprehension aspect in the study was yet to be determined from the results."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ulfah Alifia
"ABSTRAK
Tesis ini mendeskripsikan bagaimana pemaknaan anak perempuan pra-remaja terhadap konsep cinta dan hubungan percintaan yang terdapat dalam konten musik Coboy Junior. Selain itu penelitian ini juga menunjukkan adanya ideologi dominan yang menyertai pemaknaan anak perempuan pra-remaja terhadap konten musik Coboy Junior. Dengan menggunakan dua metode, yaitu analisis encoding/decoding dari Stuart Hall dan analisis semiotika Roland Barthes, ditemukan bahwa pemaknaan anak perempuan pra-remaja berada pada posisi dominan dan negosiasi dalam membaca teks, berupa konten musik Coboy Junior. Sosok Coboy Junior menjadi salah satu mediator bagi anak perempuan pra-remaja dalam memaknai teks. Berdasarkan hasil penelitian, anak perempuan pra-remaja yang memiliki tingkat konsumsi media dan musik yang tinggi, pengalaman tentang cinta, dukungan dari lingkungan keluarga dan teman, serta memiliki pandangan yang positif terhadap sosok idolanya, akan memaknai konten musik Coboy Junior secara dominan.

ABSTRACT
This thesis describes how the meaning of pre-teen girls towards the concept of love and relationships contained in the Coboy Junior music content. In addition, this study also showed a dominant ideology that accompanies the interpretation of pre-teen girls towards the music content of Coboy Junior. By using two methods, which are encoding/decoding analysis proposed by Stuart Hall and Roland Barthes' semiotic analysis, it was found that the interpretation of pre-teen girls were in a dominant position and negotiated in reading the music content of Coboy Junior. Coboy Junior’s figure becomes one of the mediators for pre-teen girls in interpreting the text. The result of this study was the pre-teen girls who have high levels of media and music consumption, experiences of love, the support of family and friends, and have a positive outlook towards the figure of her idol, will interpret the music content of Coboy Junior dominantly."
2013
T36127
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M.E. Diane Prameswari
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji teori audience effect dan melihat apabila teori dapat direplikasikan dalam bermain permainan ponsel bernama Piano Tiles, sebagai sebuah cara untuk mengatasi krisis replikasi yang seringkali menjadi tantangan dalam bidang studi psikologi. Empat puluh mahasiswa dibagi menjadi dua grup independen: dengan audiens, dan tanpa audiens, dan diminta untuk bermain game Piano Tiles serta mengisi survey singkat tentang tingkat evaluasi. Skor peserta dalam permainan digunakan sebagai variabel dependen yang utama, dan survei tingkat evaluasi digunakan sebagai variabel dependen sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta dalam grup dengan audiens mendapatkan skor yang lebih tinggi secara signifikan dari peserta dalam grup tanpa audiens, bertentangan dengan drive theory oleh Zajonc. Kedua grup tidak mencapai tingkat evaluasi yang signifikan, membuktikan bahwa theory Rosenberg tentang tingkat evaluasi tidak berlaku untuk situasi ini. Teori distraction-conflict serta keterbatasan pada penghitungan skor pada permainan muncul sebagai alasan potensial mengapa hipotesis tidak didukung. Hasil dan implikasi studi ini dapat digunakan landasan untuk penelitian lebih lanjut mengenai audience effect pada penggunaan ponsel.

This study was aimed to test the audience effect theory and see if the theory can be replicated in playing a mobile phone game named Piano Tiles, as a way to address the replication crisis that has been a challenge in psychology field of study. Forty university students were divided into two independent-groups: one with audience and one with no audience, and were asked to play Piano Tiles game and fill out a short survey about levels of evaluation. The participants` score in the game acted as primary dependent variable and levels of evaluation survey was the secondary dependent variable. The result shows that participants with audience condition scored significantly higher than no audience condition, contrary to Zajonc`s drive theory. Both groups did not attain a significant evaluation apprehension, suggesting that Rosenberg`s evaluation apprehension theory did not appear in this situation. Distraction-conflict theory as well as the limitation of the scoring system of the game emerged as potential reason of the rejected hypotheses. The result and implications of this study can serve as a base for further research regarding audience effect in using mobile phone."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2020
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Irham Hudiya Hardi
"ABSTRAK
Efek audiens adalah sebuah fenomena dimana perilaku dan level performa seseorang berubah di keberadaan audiens. Jika tugasnya mudah, perfoma akan membaik, dan jika tugasnya sulit maka perfoma akan menurun. Penelitian ini ingin melihat apakah hal ini juga terjadi terhadap audiens virtual dengan membandingkan performa partisipan penelitian (N=30) dalam tugas mencari kata yang terbagi dalam tiga kondisi yaitu adanya orang lain yang hadir secara fisik, tanpa adanya orang lain, dan orang lain yang hadir secara virtual (virtual audience) untuk mensimulasi live stream. Tiga hipotesa yang diuji adalah: kehadiran orang lain secara fisik memberikan efek lebih signifikan dalam membantu performa, kehadiran orang lain secara virtual akan memberikan efek yang lebih lemah dibandingkan dengan audiens langsung, dan kondisi tanpa audiens akan memberikan efek paling lemah. Hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi kehadiran orang lain tidak memiliki efek signifikan pada performa partisipan. Hasil ini menunjukka bahwa masih diperlukan peneltian lanjut dimana kondisi audiens langsung dan virtual lebih kuat, serta menguji variabel lain seperti kompetisi dan adanya penilaian terhadap performa.

ABSTRACT
Audience effect is a phenomenon where the behavior and performance level of a person is affected due to the presence of an audience or observer. Performance tends to improve when doing an easy or simple task, while doing a complex or difficult task often lowers performance We aim to see if this affect extends to a virtual audience. The participants (N=30) where divided equally into one of three conditions. They are the live audience condition, the virtual audience condition, and the no audience condition. The virtual audience used a camera and laptop to simulate a live stream. We propose three hypotheses for our results. First is that the live audience condition will provide the greatest social facilitation, second is that the virtual audience condition will also provide social facilitation but not to the extent of a live audience, and last is that the no audience condition will create the weakest social facilitation. Our findings revealed that no significant social facilitation occurred in any of the three conditions. This suggest further research with a more powerful live and virtual audience condition, as well including other variables such as competition and performance evaluation."
2020
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Cresskill, NJ: Hampton Press, 2010
302.230 8 AUD
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Andrea Kemala Ardine
"This article aims to explore the involvement of consumption in Korean romance dramas and the expectancies of Indonesian young female adults. The data collection is being gathered with the use of primary research through literature review and social media posts analysis. Results show that there is a contribution of the exposure to Korean romance drama and the audience involvement within, to their relationship expectations. By looking at this situation, it is these consumption habits and audience involvement that may allow changes in audience relationship expectations in carrying out their relationships particularly for the young female adults’ audience. Therefore, this study will explore how viewers' involvement in Korean romance drama could place a role in the relationship expectancies of Indonesian young female adults. Accordingly, this study also recommends for future study to involve additional roles and factors that can contribute to fully assessing such beliefs and a more in-depth examination of this topic.

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterlibatan konsumsi dalam drama romansa Korea dan ekspektasi
terhadap hubungan asmara pada wanita muda di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan
penelitian primer melalui tinjauan pustaka dan analisis posting media sosial. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa ada kontribusi terpaan drama percintaan Korea dan keterlibatan penonton di dalamnya, terhadap
ekspektasi hubungan mereka. Dengan melihat situasi ini, kebiasaan konsumsi dan keterlibatan audiens inilah
yang memungkinkan terjadinya perubahan ekspektasi relasi audiens dalam menjalankan relasi asmara,
khususnya bagi audiens wanita muda. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengeksplorasi bagaimana
keterlibatan penonton dalam drama romansa Korea dapat berperan dalam harapan hubungan asmara wanita
muda Indonesia. Maka dari itu, penelitian ini juga merekomendasikan penelitian selanjutnya untuk melibatkan
peran dan faktor tambahan yang dapat berkontribusi untuk menilai sepenuhnya keyakinan tersebut dan
pemeriksaan yang lebih mendalam tentang topik ini.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Chintarra Fariska Rizanti
"Teori Distraction-Conflict telah banyak dibahas dalam penelitian terdahulu. Praktik replikasi menjadi semakin penting dalam psikologi sosial. Dengan demikian, studi ini bertujuan untuk mereplikasi efek audiens terhadap performa tugas berdasarkan teori Distraction-Conflict. Penelitian eksperimen ini menggunakan desain independent-groups. Partisipan studi ini melibatkan 40 orang mahasiswa University of Queensland (Mage = 22.40, SDage = 3.95) yang dirandomisasi ke dalam dua kelompok yang berbeda, yaitu kelompok dengan pengamatan penonton dan tanpa penonton. Kedua kelompok partisipan diberi instruksi untuk mengerjakan tugas berupa membuat daftar nama-nama jenis sayuran sebanyak mungkin dalam waktu 90 detik. Konflik perhatian (attentional conflict) dinilai berdasarkan item yang mengukur sejauh mana partisipan mengalami konflik perhatian (merasa terganggu). Dalam studi ini, kami berhipotesis bahwa partisipan dalam kondisi dengan penonton akan menghasilkan skor performa tugas yang lebih rendah pada performa tugas dibandingkan dengan partisipan dalam kondisi tanpa penonton. Selain itu, kami berhipotesis bahwa partisipan dalam kondisi penonton akan melaporkan perasaan lebih terganggu daripada partisipan dalam kondisi tanpa penonton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengamatan penonton berpengaruh signifikan terhadap performa tugas. Partisipan dalam kondisi dengan penonton (M = 26,05, SD = 4,41) mendapat skor perfoma aktivitas yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan dengan partisipan dalam kondisi tanpa penonton (M = 29,95, SD = 4,06), t(38) = -2,91, p = . 006. , d = 0,92. Tidak ada perbedaan yang signifikan mengenai konflik perhatian antara partisipan dalam kondisi penonton (M = 5,05, SD = 1,54) dan partisipan dalam kondisi tanpa penonton (M = 4,45, SD = 1,54), t(38) = 1,23, p = . 225. , d = 0,39. Efek audiens terbukti mempengaruhi kinerja secara negatif pada tugas yang sulit, namun, tidak pasti apakah hal ini disebabkan karena konflik perhatian.

Many studies have investigated the Distraction-Conflict theory. The practice of replication is becoming increasingly important in social psychology. Thus, this study aimed to replicate audience effects on task performance using the attentional conflict theory. For the experiment, an independent-groups design was implemented. Participants of this study were 40 University of Queensland students (Mage = 22.40, SDage = 3.95) that were randomized into two group conditions: with audience present and with no audience present. Participants in both conditions were instructed to list names of vegetables in as many as possible in 90 seconds. Attentional conflict was assessed based on an item that measured the extent to which participants experienced attentional conflict (felt distracted). In this study, we hypothesised that participants in the audience condition would produce lower scores on task performance than those in the no-audience condition. Moreover, we hypothesised that participants in the audience condition would report feeling more distracted than participants in the no-audience condition. Results showed that participants in the audience condition (M = 26.05, SD = 4.41) scored significantly lower in task performance than those in no-audience condition (M = 29.95, SD = 4.06), t(38) = -2.91, p = .006. , d = .92. There was no significant difference regarding attentional conflict between participants in the audience condition (M = 5.05, SD = 1.54) and those in the no audience condition (M = 4.45, SD = 1.54), t(38) = 1.23, p = .225. , d = .39. The audience effects were shown to negatively affect performance on a difficult task, however, it was unclear whether this was due to attentional conflict."
Depok: Fakultas Psikologi, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mazaya Taridza
"Pengaruh kesadaran diri akan adanya evaluasi terhadap performa kerja diteliti dalam penelitian ini pada saat individu menyelesaikan permainan sudoku. Empat puluh mahasiswa diminta untuk menyelesaikan permainan sudoku dengan tingkat kesulitan mudah. Waktu penyelesaian dicatat dalam eksperimen independent-groups, di mana responden ditempatkan dalam dua kondisi yang berbeda yaitu kondisi dengan kehadiran penonton dan kondisi dengan tidak adanya kehadiran penonton. Penelitian ini menemukan bahwa tidak ada perbedaan dalam durasi waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permainan dan responden tidak merasa bahwa mereka sedang dievaluasi saat mengerjakan permainan pada kedua kondisi tersebut. Hasil penemuan yang diperoleh dapat dikatakan tidak konsisten dengan teori yang digunakan karena mengimplikasikan bahwa tidak ada efek penilaian audiens terhadap performa kerja.

Speed of performance from the effect of evaluation apprehension is investigated as an individual is completing sudoku. Forty university students completed an easy sudoku game as they were timed in an independent-groups experiment where some were placed in a condition of audience present and a condition where the audience was not around. The study found that there was no difference in duration of time taken to complete the game in either condition and that participants did not feel they were being evaluated during the task in both conditions. Due to these findings, this study is inconsistent with the theory, as they imply that there was no existence of audience effects in the task performance."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2020
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>