Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 58007 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Abdurrahman Alexander Kenji
"[ABSTRAK
Penggunaan Computerized Physician Order Entry (CPOE) yang efektif dan
intensif yang mempunyai peran dalam standardisasi prosedur medis, dapat
membantu institusi kesehatan seperti Alliance Healthcare Network ( AHN ) dalam
menyediakan pelayanan kesehatan yang lebih aman dan lebih berkualitas dengan
mengurangi kesalahan medis. Tulisan ini mencoba untuk menyusun sebuah
balanced scorecard yang bertujuan untuk memotivasi dokter untuk meningkatkan
penggunaan CPOE dengan menggunakan ukuran kinerja keuangan dan non -
keuangan yang relevan yang dapat mengukur efektivitas penerapan CPOE. Di
dalam makalah ini juga akan diisuksikan menegenai kelemahan dan kelebihan
balanced scorecard tersebut.ABSTRACT Effective and intensive usage of Computerized Physician Order Entry (CPOE),
which standardizes medical healthcare procedures, would help healthcare
organization such as Alliance Healthcare Network (AHN) in providing safer and
better quality healthcare by reducing medical errors. This paper is trying to
construct a balanced scorecard which objective is to motivate physicians to
increase the usage of CPOE by using relevant financial and non-financial
performance measures to measure the effectiveness of the application of the
CPOE. This paper would also discuss the limitations and strengths of the balanced
scorecard constructed., Effective and intensive usage of Computerized Physician Order Entry (CPOE),
which standardizes medical healthcare procedures, would help healthcare
organization such as Alliance Healthcare Network (AHN) in providing safer and
better quality healthcare by reducing medical errors. This paper is trying to
construct a balanced scorecard which objective is to motivate physicians to
increase the usage of CPOE by using relevant financial and non-financial
performance measures to measure the effectiveness of the application of the
CPOE. This paper would also discuss the limitations and strengths of the balanced
scorecard constructed.]"
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Dyah Ayu Prayudirini
"Pada masa sekarang ini, lingkungan bisnis sangat kompetitif, sehingga indikator keuangan saja tidak cukup untuk di jadikan alat ukur kinerja sebuah organisasi. Balanced Scorecard diperlukan untuk mengukur kinerja sebuah organisasi, sebab Balanced Scorecard melihat tidak hanya dari Perspektif Keuangan, akan tetapi dilihat juga dari tiga perspektif lainnya, yaitu Perspektif Pelanggan, Perspektif Bisnis Internal dan Perspektif Pembelajaran dan Pertumbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa strategi bisnis PT. XYZ saat ini, mempelajari pengukuran kinerja PT. XYZ saat ini, membuat Balanced Scorecard untuk PT. XYZ dan memberi masukan KPI yang sebaiknya di gunakan oleh PT. XYZ untuk mengukur kinerja perusahaannya. Data yang di gunakan di dapat dari Laporan Keuangan PT. XYZ, Company Profiles, Analisa Bisnis PT. XYZ, diskusi dengan pelanggan PT. XYZ serta manajemen dan karyawan PT. XYZ. Data juga di dapat dari observasi proses bisnis PT. XYZ dan observasi penulis selama 7 tahun bekerja di PT. ABC, cikal bakal dari PT. XYZ yang juga merupakan sister company PT. XYZ yang sama-sama berpusat di Halim Airport. PT. XYZ saat ini masih menggunakan indikator keuangan sebagai satu-satunya alat ukur, akan tetapi mereka terbuka untuk masukan, bila mereka pikir baik untuk perusahaan.

In nowadays-competitive business environment, traditional performance valuation, which is financial indicator, is not enough as the only measurement to measure an organization's performance. A Balanced Scorecard is needed as an organization's performance valuation, because Balanced Scorecard oversees not only from financial perspectives, but also from three other perspectives, which are customer, internal business process and learning and growth. This research objective is to analyze PT. XYZ's current business strategy, observing current performance measurement used by PT. XYZ, design of a Balanced Scorecard for PT. XYZ and suggesting KPI to be used by PT. XYZ to measure its performance. The data were collected from PT. XYZ's financial report, company profiles, through discussion with PT. XYZ's customers and management as well as the staffs. Data were also gained through observation of PT. XYZ's business processes and writer's observation while working for 7 years at PT. ABC, previously also known as PT. XYZ before they split become 2 companies and become a sister company. The result is that PT. XYZ currently still using financial valuation as the only measurement, but they are open to suggestions. Because they are determine to grow bigger, and they are willing to take inputs and feedback if they think it's best for the company.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sirait, Lernhard Febrian
"Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan keunggulan kompetitif dengan melakukan penyelarasan antara strategi organisasi dan visi, misi dan nilai-nilai yang dimiliki oleh SD Harapan Mulia. Penelitian ini dilakukan karena meningkatnya pertumbuhan organisasi dan persaingan bisnis industri pelayanan pendidikan di Kota Bekasi. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif yang dilakukan dengan mengumpulkan, mengklasifikasikan dan menganalisis data yang diperoleh dari SD Harapan Mulia dan teori yang berkaitan dengan masalah penelitian. Proses pengumpulan, pengklasifikasian, dan penganalisisan data dan teori dilakukan dengan melakukan pengamatan langsung, wawancara, dan pengumpulan data sekunder yang bersifat teoretis yang berkaitan dengan masalah penelitian. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan sistem manajemen berbasis Balanced Scorecard yang dikembangkan oleh Kaplan dan Norton untuk mengelola strategi organisasi SD Harapan Mulia.

Konsep Balanced Scorecard dimulai dengan melakukan analisis SWOT untuk mengetahuni kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dari SD Harapan Mulia. Hasil analisis SWOT tersebut digunakan untuk menentukan dan menyelaraskan sasaran strategi dengan visi dan misi sekolah melalui matriks SWOT. Dengan menggunakan hasil analisis SWOT, matriks SWOT menghasilkan 25 sasaran strategis yang diklasifikasikan menjadi 5 perspektif dan terdiri dari 4 sasaran strategi dari pespektif pelanggan, 1 sasaran strategi dari perspektif keuangan, 1 sasaran strategi dari perspektif penyandang dana, 11 sasaran strategi dari perspektif proses internal bisnis, dan 8 sasaran strategi perspektif pembelajaran serta pertumbuhan. Sasaran strategi yang dihasilkan akan diklasifikasikan dan dihubungkan menggunakan peta strategi (Strategy Map). Sasaran strategi tersebut juga digunakan untuk merumuskan pengukuran dan tindakan-tindakan inisiatif menggunakan Balanced Scorecard.


This research wants to create a competitive advantage with doing some alignment between organization strategy and visions, missions, and values that are had by Harapan Mulia Elementary School. This research are conducted because of increasing in organization growth and business competition on educational service industry at Kotamadya Bekasi. Research method which is used in this research is qualitative research method. Thats method is done by collecting, classifying, and analysing data that are got from Harapan Mulia Elementary School and theory that are related for this research. Process of collection, classification, and analysis data and theory are done by doing direct observation, interview and secondary data collection that are related for this research. Data in this research are analyzed by using management system based on Balanced Scorecard created by Kaplan and Norton. Balanced Scorecard concept start with doing SWOT analysis to know strengths, weaknesses, opportunities, and threats that is owned by SD Harapan Mulia. The result of SWOT analysis is used to decide and coordinate strategy objective with their vision mision through matriks SWOT. By using the result of SWOT analysis, matrix SWOT generates 25 objective strategies that are classified to 5 perspective and that are consist of 4 objective strategies in customer perspective, 1 objective strategy in financial perspective, 1 objective strategy in fiduciary perspective, 11 objective strategies in internal process perspective, and 8 objective strategies in learning and growth perspective. Objective strategy that are generated will be classified and connected by using strategy map. Those objective strategies are also used to create a measurement and an initiative action using Balanced Scorecard."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Faris Ahmad Manshur
"ABSTRACT
Akselerasi perkembangan dunia Industri mengubah tuntutan pada organisasi/perusahaan dan berdampak langsung pada manajemen kinerja perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan sebuah standar pengukuran kinerja perusahaan agar perushaan tersebut berada pada arahnya dalam mencapai visi dan menjaga keberlangsungan perusahaan. Penerapan Sustainability Balanced Scorecard merupakan penyesuaian dengan visi dan misi perusahaan terkait aspek sosial dan lingkungan, yang juga akan memiliki dampak pada jangka panjang di aspek lainnya. Penerapan Perbandingan Efektivitas juga disesuaikan dengan kondisi perusahaan yang membawahi beberapa unit bisnis didalamnya. Penelitian ini mampu menghasilkan tingkat pencapaian kinerja unit bisnis sebagai Decision Making Unit (DMU) terhadap unit bisnis lainnya dengan Key Performance Indicator yang telah dikembangkan melalui penerapan Sustainability Balanced Scorecard dan diukur dengan menggunakan Analytic Hierarchy Process.

ABSTRACT
The Acceleration of development industrial world change the demand of an organization/firm and have a direct impact to company performance management. Therefore, a measurement standard of company performance management is needed stays in its way to achieve company vision and maintaining sustainability. The implementation of the Sustainability Balanced Scorecard is an adjustment to the company's vision and mission related to social and environmental aspects, which will also have an impact on the long term in other aspects. The application of Comparison of Effectiveness is also adjusted to the condition of the company that oversees several business units in it. This research is able to produce the level of achievement of business unit performance as a Decision Making Unit (DMU) compared to other business units with a Key Performance Indicator that has been developed through the implementation of the Sustainability Balanced Scorecard and measured using Analytic Hierarchy Process.
"
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dida Andita
"Saat ini, terjadi perubahan dimana perusahaan menciptakan nilai untuk pelanggan semula dari aktiva berwujud (tangible assets) beralih menjadi aktiva tak berwujud (inrangible assets). Kebanyakan organisasi saat ini terdiri dari kumpulan beberapa unit bisnis. Organisasi seperti ini menyadari bahwa keunggulan berkompetisi (competitive advantage) diperoleh dari aktiva tak berwujud oerupa pengetahuan, kapabilitas dan hubungan yang diciptakan oleh para pegawainya. Dengan demikian, implementasi slrategi membutuhkan keselarasan diantara unit-unit bisnis, unit-unit pendukung dan semua pegawai. Secara tradisional, pengukuran strategi menggunakan ukuran keuangan yang akan membawa organisasi ke arah yang salah. Konsep Balanced Scorecard diperkenalkan sebagai perbaikan atas sistem pengukuran yanr selama ini menggunakan ukuran keuangan (lag indicator) dengan menambah ukuran non-keuangan (lead indicator).

Recently creating values for customers has shifted from tangible assets to intangible assets. Most of organizations now operate through decentralized business units. This kind of organization recognizes that competitive advantage comes from intangible assets, such as knowledge, capabilities, and relationship created by its employees. Therefore, strategy implementation requires that all business units, supports units and employees were aligned and linked with the trategy. Traditionally strategic measurement used financial perpectives that may bring the organization to wrong direction. Balanced Scorecard approach was introduced to complete measurement system by adding non-financial measurement (lead indicator) to financial measurement (lag indicator)"
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T 24355
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kristina Pranata
"Perekonomian Indonesia menghadapi tantangan yang berat pada tahun 1997 bahkan terancam bangkrut Krísis ekonomi tersebut berdampak pula pada bisnis koran dalam masa-masa yang sulit. Apabila dipandang dari sudut era reformasi yang berkembang dewasa ini, seharusnya bisnis media massa, termasuk koran, masih memiliki prospek yang bagus. Dengan kebebasan yang diberikan pemerintah untuk menyebarkan berita secara ?lebih? transparan membuat isi berita koran lebih menarik pembaca untuk terus membeli. Namun dengan kebebasan tersebut membuat índustri pers menarik sehingga memicu pengusaha lain untuk terjun dalam bisnis pers. terutama koran, tabloid dan majalah. Ini berakibat persaingan semakin ketat dengan pangsa pasar yang berkembang lambat.
Perusahaan X adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pers daerah dan mempunyai daerah pemasaran di Jawa Tengah dengn pusatnya di Yogyakarta. Walaupun PT X sebagai pemain lama dalam industri pers koran di Indonesia tetapi PT X tidak lepas dan dampak kondisi persaingan yang ketat yang mempenganruhi kinerja perusahaan secara menyeluruh. Untuk dapat bertahan dan maju dalam industrinya maka perusahaan tidak dapat mengandalkan laporan keuangan saja untuk penilaian kinerja perusahaan. Dibutuhkan suatu penilaian kinerja perusahaan secara seimbang yang diperoleh dari informasi keuangan dan non-keuangan. Yang kemudian dinilai juga dengan menggunakan tolok ukur finansial dan operasional. ini dapat dilakukan dengan menggunakan Balanced Scorecard."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2001
T5872
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Inalia Novianti
"Globaliasi membuat perusahaan harus semakin memfokuskan pelayanannya untuk meningkatkan kepuasan konsumennya. Dengan kemajuan teknologi dan kelancaran arus informasi dan juga arus barang dan jasa, dimana batas negara, lautan, darat dan udara tidak lagi merupakan faktor penghalang dalam melakukan transaksi bisnis, perusahaan kurir, menjadi salah satu perusahaan yang dibutuhkan untuk dapat memindahkan sumber daya yang dimiliki suatu negara ke negara lain yang membutuhkan. Perusahaan kurir ini terbukti tahan terhadap krisis yang melanda perekonomian dunia. Karena walaupun sekarang teknologi informasi sudah demikian modern dan canggihnnya, dimana tiap perusahaan mulai tergantung pada internet dan intranet dalam mengkomunikasikan semua kegiatan bisnisnya, peran perusahaan kurir tetap tidak tergantikan.
Untuk dapat terus berkembang dan memuaskan kebutuhan konsumen, banyak perusahaan yang berfokus pada strategi, menggunakan Balanced Scorecard sebagai salah satu alat ukur kinerjanya. Metode BSC ini sering digunakan karena metode ini tidak hanya mengukur kinerja perusahaan dari sisi finansial saja, melainkan juga dari sisi lain yang seringkali diabaikan bila kita menggunakan tolak ukur keuangan semata, yaitu dari segi pelanggan, proses bisnis internal, dan juga pertumbuhan dan pembelajaran. PT UPS Cardig International Indonesia, merupakan salah satu perusahaan kurir intemasional yang menggunakan metode BSC dalam pengukuran kinerjanya. Metode ini mulai digunakan sejak tahun 2003. Metode ini diharapkan dapat memperbaiki kinerja perusahaan dengan menyelaraskan strategi dengan aktivitas bisnis perusahaan sehari-hari.
Berbeda dengan barapan perusahaan, pada tahun 2004, perusahaan mengalami kerugian yang cukup signifikan. Hal ini menyebabkan menajemen mempertanyakan kegunaan metode BSC tersebut. Berdasarkan basil review penulis atas beberapa tolak ukur yang digunakan oleb perusabaan dalam membangun peta strategi-nya, penulis menemukan ada beberapa tolak ukur tambaban yang diperlukan perusabaan dalam menyempumakan elemen BSC yang diukur. Yang paling utama adalab build the franchise. PT UCI di Indonesia, masib tergolong pemain baru, dan masib memerlukan marketing tools untuk dapat mengedukasi pasar. Di Amerika sendiri, UPS merupakan piliban nomer satu dibandingkan dengan perusabaan kurir lainnya, tetapi di Indonesia sendiri, masyarakat masih banyak yang tidak mengenal reputasi PT UCI ini.
Karya akhir ini dimaksudkan untuk menganalisa penerapan konsep BSC ini pada PT UCI, dengan cara melakukan review atas tolak ukur yang sudah diimplementasian perusabaan, dan juga berusaha menemukan tolak ukur baru yang dapat mempertajam maupun memperbaiki basil pengukuran kinerja sehingga dapat lebih aplikatif dalam penyusunan strategi perusahaan."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2005
T15899
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ratih Krisanti
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2007
T24496
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Diana Susanti
"Saat ini perusahaan berada pada pertengahan transformasi dari persaingan era industri menuju persaingan era informasi. Dalam era informasi dan globalisasi seperti saat ini, tolok ukur yang dipakai saat ini yang lebih bersifat keuangan, dirasakan tidak lagi tepat untuk memenuhi kebutuhan informasi dan mengukur keberhasilan perusahaan. Penekanannya harus lebih diarahkan kepada pengukuran yang selain dapat mengukur hasil yang telah dicapai tetapi juga yang akan dicapai. Sehingga pengukurannya haruslah pengukuran yang komprehensif dan seimbang untuk melengkapi pengukuran kinerja keuangan yang telah ada.
Kaplan dan Norton kemudian memperkenalkan suatu pengukuran yang baru yaitu The Balanced Scorecard. The Balanced Scorecard menyeimbangkan pengukuran finansial untuk kinerja masa lalu dengan pengukuran . bagi kinerja masa depan. Metode ini menyediakan manager dengan instrumen yang dapat digunakan untuk keberhasilan persaingan di masa yang akan datang. Saat ini, perusahaan berkompetisi dalam lingkungan yang kompleks sehingga pengertian yang tepat mengenai tujuan dan metode untuk mencapai tujuan merupakan hal yang penting. The Balanced Scorecard menerjemahkan misi dan strategi organisasi ke dalam pengukuran performance yang lebih komprehensif yang memberikan kerangka untuk pengukuran strategis. The Balanced Scorecard menggabungkan pengukuran baik dari sisi finansial maupun operasional yaitu mengukur kinerja perusahaan dari empat sisi yaitu: Finansial, Pelanggan, Proses Bisnis Internal dan Belajar dan Berkembang. Untuk itu penulis melakukan studi analisis pada perusahaan BUMN yang bergerak di bidang industri pupuk yaitu PT. Pupuk Sriwijaya yang berpusat di kota Palembang.
PT. PUSRI sebagai BUMN tidak dapat dipungkiri bahwa setiap aktivitasnya harus selalu didasarkan pada peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Tetapi hal tersebut tidak berarti membatasi ruang gerak perusahaan. Justru dengan batasan-batasan tersebut, perusahaan harus dapat mengoptimalisasi sumber daya yang ada agar memberikan hasil yang maksimal.
Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan, usulan yang diberikan kepada perusahaan dalam menggunakan The Balanced Scorecard, difokuskan kepada: strategi pertama yaitu penurunan biaya produksi dengan cara melakukan efisiensi produksi, meningkatkan kualitas output dan pengiriman produk yang sesuai dengan kebutuhan. Pengaruh dari aktivitas tersebut, secara tidak langsung adalah peningkatan output produksi (strategi kedua). Untuk memastikan bahwa kedua strategi di atas menghasilkan net income yang meningkat, maka ada strategi ketiga yaitu peningkatan laba.
Dengan menerapkan The Balanced Scorecard, PT. PUSRI diharapkan akan dapat memanfaatkannya sebagai benchmark untuk mengevaluasi beraneka ragam aktivitas perusahaan agar dapat beroperasi secara optimal. Sebagai suatu sistem manajemen, The Balanced Scorecard diharapkan dapat memotivasi perbaikan berkesinambungan terhadap bidang-bidang kritikal perusahaan seperti sumber daya, pelanggan, aktivitas, proses dan energi atau biaya."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Henny Yulsiati
"Usulan roncangan Balanced Scorecard di Bank Sumsel Syariah merupakan sistem pengukuran kineJja pen1sabaan gtma mengevaluasi strategi dan sistem pengukuran kineJja yang selama ini diterapkan oleb Bank Swnsel Syariah dan merumuskan sistem pengukuran kineJja pada Bank Sumsel Syariah dengan menggtmakan lronsep Balanced Scorecard sesuai misi, visi dan strategi perusabaan se!aras dengan upaya manajemen mengadakan perbaikan berkelanjutan di berbagai bidang dalam mngka roenjawab berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan. Penelitian ini dilalrukan dengan menggtmakan metode deskriptifkomparatif, yaitu penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakekan dengan menggtmakan swnber kepustakaan, artike! dan referensi yang berbubungan dengan konsep Balanced Scorecard. Sedangkan penelitian lapangan dilakekan dengan riset di Bank Sumsel Syariah untuk mendapatkan data-"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T25595
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>