Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 202235 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dikha Ayu Kurnia
" ABSTRAK
Diabetes mellitus DM merupakan penyakit sindrom metabolik akibat dari resistensi dan ketidakadekuatan sekresi insulin Prevalensi pasien dnegan diabetes mellitus tipe 2 semakin meningkat sehingga dibutuhkan peran perawat dalam penanganan pasien DM Tipe 2 dengan menjalankan peran sebagai pemberi asuhan pendidik peneliti dan inoovator Praktik residensi spesialis keperawatan medikal bedah yang telah dilaksanakan selama 1 tahun 2 semester bertujuan untuk melakukan penerapan dan pendalaman pada peran peran tersebut dengan pendekatan Model Adaptasi Roy MAR Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan diterapkan pada 30 pasien dengan DM tipe 2 dan satu pasien kelolaan utama dengan DM tipe 2 dengan komplikasi ulkus pedis bilateral Peran sebagai pendidik dijalankan dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada pasien dan keluarga serta teman sejawat dan mahasiswa keperawatan Peran sebagai peneliti dijalankan dengan menerapkan tindakan berbais pembuktian ilmiah yaitu lembar pemantauan insulin terintegrasi pada pasien DM tipe 2 yang memperoleh terapi insulin untuk mengurangi kejadian hipoglikemia Peran sebagai innovator dilakukan dengan membuat format evaluasi edukasi bagi edukator untuk mengetahui pemahaman diabetisi setelah dilakukan pemberian pendidikan kesehatan penatalaksanaan diabetes mellitus Kata kunci diabetes mellitus format evaluasi lembar pemantauan insulin terintegrasi model adaptasi Roy praktik residensi.

ABSTRACT
Diabetes mellitus DM is a disease of the metabolic syndrome as a result of the inadequate insulin secretion and resistance The prevalence of patients with type 2 diabetes mellitus circuitry increases so it takes the role of nurses in the management of type 2 diabetes patients with their role as caregivers educators researchers and innovators Practice residency medical surgical nursing specialists that have been implemented for 1 year 2 semesters aims to carry out the implementation and deepening of the roles of the Roy Adaptation Model approach MAR Role as provider of nursing care applied to 30 patients with type 2 diabetes and the primary management of patients with type 2 diabetes mellitus with ulcer complications pedis bilaterally Role as educators is executed by providing health education to patients and families and colleagues and nursing students Role as a researcher is executed by applying scientific evidence based actions that sheet integrated monitoring of insulin in patients with type 2 diabetes who obtain insulin therapy to reduce the incidence of hypoglycemia Role as an innovator is done by making education evaluation format for educators to know the understanding of diabetes after administration of health education the management of diabetes mellitus Keywords diabetes mellitus evaluation format integrated insulin monitoring sheets Roy adaptation model practice residency.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
TA-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sinulingga, Elysabeth
"Gangguan pada system endokrin menimbulkan dampak yang kompleks pada system tubuh dan salah satunya adalah diabetes melitus (DM). Diabetes melitus merupakan penyakit kronis dan jumlahnya terus meningkat di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Pencegahan komplikasi memerlukan peran dari berbagai multidisiplin ilmu, salah satunya perawat spesialis medikal bedah dalam memberikan asuhan keperawatan dengan menggunakan pendekatan model adaptasi Roy. Model adaptasi Roy dapat dijadikan dalam acuan dalam memberikan asuhan keperawatan yang holistik dan komprehensif dengan meminimalkan stimulus yang mempengaruhi adaptasi agar tercapai perilaku yang adaptif. Komplikasi kronik yang banyak terjadi adalah masalah kaki DM sehingga diperlukan pencegahan dengan melakukan praktek berdasarkan bukti (evidence based practice): pengaruh masase kaki secara manual terhadap sensasi proteksi, nyeri, dan Ankle Brachial Indek (ABI) pasien DM tipe 2. Peran perawat spesialis juga sebagai innovator untuk mengkaji pengetahuan pasien sebelum memberi edukasi dengan menggunakan format evaluasi edukasi sehingga dapat diketahui tingkat pengetahuan pasien. Perawat cukup memberi edukasi sesuai kebutuhan yang diperlukan pasien.

Endocrine system disorders create complex impacts towards body systems and one of those is Diabetes Mellitus. Diabetes mellitus is a choronic disease and its prevalence is continuously increasing worldwide including Indonesia. A multidisciplinary approach is essential to prevent DM complications and improve patient's quality of life. The medical surgical nurse specialist is expected to have a central role in diabetes care, and to perform nursing care based on Roy's adaptation model. Roy adaptation model can be utilized as a framework for nurses in providing a holistic and comprehensive nursing care by minimizing stimuli that affect patient's ability to become adaptive. Mostly chronic complication of DM is foot ulceration, so prevention with evidence based practice is needed: the effect of manual foot massage for protective sensation, pain, and Ankle Brachial Index (ABI) patient DM type 2. The medical surgical nurse specialist took park as the innovator to assess patient's knowledge before giving health education with evaluation format to see the level of patient knowledge. The nurse only educates the patient as needed."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dewy Haryanti Parman
"Diabetes Melitus (DM) merupakan masalah endokrin yang disebabkan oleh ketidakstabilan kadar glukosa darah, dan bila tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi akut dan kronik. Pencegahan dan penanganan diabetes mellitus meliputi empat pilar yaitu edukasi, nutrisi, exercise/latihan fisik dan obat ? obatan. Dalam penatalaksanaan empat pilar tersebut peran perawat spesialis sangat penting dalam memberikan asuhan keperawatan yang holistic untuk meningkatkan kemampuan pasien diabetes dalam beradaptasi terhadap penyakitnya serta mengontrol glukosa darah secara mandiri. Model Adaptasi Roy merupakan salah satu model keperawatan yang diberikan dengan mengacu pada proses adaptasi pasein terhadap penyakit diabetes mellitus. Latihan fisik merupakan salah satu dari empat pilar dalam penatalaksanaan Diabetes mellitus yang merupakan intervensi non farmakologi, sehingga melalui praktek keperawatan berbasis pembuktian (evidence based practice) dilakukan penerapan exercise passive dalam menurunkan nilai glukosa darah. Selain itu salah satu peran perawat sebagai innovator adalah dengan pembuatan format evaluasi pengetahuan pasien, sebagai panduan educator sebelum dan sesudah memberikan edukasi.

Diabetes Mellitus (DM) is an endocrine problem caused by the instability of blood glucose levels, and if not controlled would cause acute and chronic complications. Prevention and treatment of diabetes mellitus includes four pillars, namely education, nutrition, exercise / physical exercise and drugs - drugs. In the management of the four pillars pesialis nurse's role is very important in giving holistic nursing care to improve the ability of diabetic patients in adapting to their disease and blood glucose control independently. Roy Adaptation Model nursing model is one that is given with reference to the process of adaptation to diabetes mellitus pasein. Physical exercise is one of the four pillars in the management of diabetes mellitus, so that through evidence-based nursing practice (evidence based practice) conducted the application of passive physical exercise in lowering blood glucose values. In addition, the role of the nurse as an innovator is to manufacture as a guide educator evaluation format before and after giving education to people with diabetes."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Heri Kristianto, examiner
"Praktek residensi spesialis keperawatan medikal bedah merupakan bagian dari proses pendidikan yang berfokus pada pengembangan ketrampilan klinik, khususnya pada area endokrin dilaksanakan di RSUP Fatmawati Jakarta dengan menerapkan teori Adaptasi Roy. Peran yang diterapkan sebagai care provider, educator, researcher dan innovator dalam pelaksanaan asuhan keperawatan. Peran care provider dilakukan pada 33 kasus pada area rumah sakit dan perawatan di rumah. Peran educator ditunjukkan melalui supervisi mahasiswa, edukasi DM secara individu dan kelompok dan konsultasi manajemen luka. Peran researcher ditunjukkan oleh praktikan dalam penerapan metode irigasi 13 psi dengan spuit 12 cc dan needle 22G, cairan NaCl 0.9% dan betaine-polihexanide 0.1%. Peran innovator dilakukan melalui sosialisasi metode irigasi 13 psi dalam bentuk pelatihan dengan metode MCP. Selama praktek dari bulan September 2011- Mei 2012 ditemukan masalah keperawatan utama pada masing-masing mode teori adaptasi pada 33 kasus yang muncul pada DM adalah ketidakseimbangan nutrisi, cemas, koping tidak efektif dan perubahan penampilan peran. Hubungan antara tingkat kompleksitas masalah medis dengan masalah keperawatan menunjukkan hubungan sedang (r=0.393) dan berpola positif.
Hasil penerapan EBN pada 18 kasus ulkus kaki diabetik menunjukkan irigasi 13 psi mampu menurunkan infeksi dan inflamasi, metode irigasi dengan kombinasi NaCl 0.9% dan betaine-polihexanide 0.1% lebih efektif dan efisien dalam manajemen luka dan tersusunnya algoritme pencucian luka infeksi. Hasil pelatihan dengan metode MCP menunjukkan peningkatan pengetahuan dan psikomotor peserta, sebagian besar peserta puas dengan kegiatan pelatihan dan akan ditindak lanjuti oleh Komite Keperawatan dalam perbaikan SOP pencucian luka. Rekomendasi selanjutnya adalah perlu dilakukannya analisis terhadap 4 mode adaptasi dalam area kasus DM sehingga dapat teruji secara klinik.

Residency practice is a part of clinical education in medical surgical nursing specialist program, especially for endocrine nursing. It was conducted at Fatmawati General Hospital Jakarta. Residents based their practice on Roy Adaptation Model (RAM) with role modes as care provider, educator, researcher and innovator in nursing practice. Role as care provider was held on 33 cases in hospital and home care. Role as diabetes educator included clinical supervision, diabetes education for individual and group, and consultation of wound management. Role as researcher was conducted through clinical research which investigates the effectiveness of 13 psi of irrigation pressure to control wound infection, using a 12 cc spuit, 22G needles, NaCl 0.9%, betaine 0.1% and polihexanide 0.1%. Role as innovator were fulfilled through a workshop of irrigating pressures of 13 psi with mentorship, clinical supervision and preceptorship program (MCP). The main nursing problems had identified, which were imbalanced nutrition: less than body requirement, anxiety, ineffective coping and ineffective role performance.
Results found upon residency program completion were as follows: (1) there was a positive association between complexity of medical problem and nursing problem (r=0.393), (2) by applying 13 psi of irrigation, 18 diabetic foot ulcer cases showed decreased infection and inflammation, (3) irrigating with NaCl 0.9%, betaine 0.1% and polihexanide 0.1% were found to be more effective and efficient in wound management based on wound irrigation algorithm. Result of workshop showed the increase of cognitive and psychomotor ability of nurses in Fatmawati General Hospital. Participants were satisfied with the training. As a follow up, hospital?s Nursing Committee committed to refine the wound irrigation procedure. For future research, it is important to analysis the correlation of four Roy?s adaptative modes in achieving patient outcome."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fitrian Rayasari
"Gangguan sistem endokrin yang terbanyak dipelayanan kesehatan adalah pada kasus Diabetes Mellitus (DM) dan DM tipe 2 presentasenya mencapai 95%. Pada perkembangnnya gula darah yang tidak terkontrol akan menimbulkan berbagai komplikasi, baik pada mikrovaskuler maupun makrovaskuler. Pencegahan dan penanganan komplikasi DM, dilakukan oleh multidisiplin keilmuan yang dilakukan secara terpadu. Peran perawat spesialis medikal bedah pada kekhususan endokrin diharapkan mampu melakukan asuhan keperawatan secara holistik hingga pasien DM mampu beradaptasi dengan penyakitnya dan mampu mengontrol gula darahnya. Model Adaptasi Roy,dapat digunakan sebagai landasan perawat melakukan asuhan yang komprehensif dengan mengurangi stimulus yang ada dan meningkatkan koping individu sehingga tercapai perilaku yang adaptif. Melalui penerapan praktek keperawatan berbasis pembuktian (evidence based practice), pengkajian kaki diabetik dilakukan untuk pencegahan terjadinya komplikasi ulkus kaki diabetik. Pada peran perawat sebagai innovator pengkajian kaki dapat digunakan sebagai salah satu standar pengkajian keperawatan pada pasien DM, sehingga tercapai peningkatan asuhan keperawatan khususnya pada pasien dengan DM.

Endocrine System Disorder mostly occurs in health service on Diabetes Mellitus, especially the DM Type-2, in which the percentage reach 95%. Furthermore, uncontrolled blood sugar causes several micro vascular or macro vascular complications. The DM prevention and treatment should be done by means of integrated multi-discipline efforts. It is expected that medical surgical nurses who are majoring in endocrine will be able to conduct a holistic nursing so that the DM patients are able to adapt to his illness and control his blood sugar. Roy Adaptation Model is applied as the basis for the nurses to conduct comprehensive care by reducing existing stimulus and increasing individual coping in order to generate adaptive behaviors. Through the application of evidence-based practice, diabetic foot research is conducted to prevent diabetic foot ulcers complication. In the nurse's role as an innovator, foot assessment can be utilized as a standard for nursing assessment on DM patient and, therefore, increasing nursing treatment for them."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aini Yusra
"Program spesialis keperawatan medikal bedah merupakan kegiatan praktek residensi untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan klinik keperawatan sehingga dapat meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan. Ruang lingkup dari kegiatan residensi ini adalah pemberian asuhan keperawatan lanjut pada kasuskasus yang berhubungan dengan sistem endokrin yang diberikan melalui proses keperawatan berdasarkan pada pendekatan teori, praktek keperawatan berdasarkan pembuktian, proyek inovasi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi pasien.
Selama menjalankan praktek residensi ini praktikan sudah melaksanakan peran sebagai pemberi perawatan dengan melakukan asuhan keperawatan pada 33 kasus pasien gangguan sistem endokrin khususnya diabetes melitus tipe 2 dengan menggunakan pendekatan Teori Adaptasi Roy. Peran sebagai peneliti, dimana perawat spesialis dituntut mampu menggunakan hasil riset untuk mewujudkan praktek keperawatan yang berdasarkan hasil pembuktian, dalam hal ini praktikan telah melaksanakan praktek keperawatan tentang peregangan pasif selama 20 menit dapat menurunkan glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Kegiatan selanjutnya adalah proyek inovasi yang merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan oleh pratikan dalam rangka melaksanakan peran dan fungsi perawat spesialis sebagai leader, educator dan inovator. Kegiatan inovasi ini dilaksanakan secara berkelompok membuat suatu proyek inovasi tentang pengkajian kaki sebagai deteksi dini resiko kaki diabetik pada pasien DM tipe 2 di RSUP Fatmawati Jakarta."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Aprisunadi
"Penulisan karya ilmiah akhir bertujuan untuk menggambarkan empat peran perawat dalam praktek keperawatan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta. Peran tersebut adalah sebagai pemberi asuhan keperawatan langsung, sebagai penelitian pendidik dan inovator. Peran seabagai pemberi Asuhan keperawatan dilakukan dengan menerapakan model Adaptasi Roy pada pasien yang mengalami fraktur Shaft femur di Ruang Perawatan Orthopedi RSUP Fatmawati Jakarta. Peran sebagai peneliti dijalankan dengan menerapkan praktik keperawatan berdasarkan pembuktian dalam memberikan asuhan keperawatan. Praktek yang dijalankan adalah dengan memberikan intervensi edukasi untuk menurunkan nyeri dan kecemasan pada pasien pasca operasi akibat trauma muskuloskeletal ektremitas bawah. Peran sebagai pendidik dilakukan dengan memberikan bimbingan langsung kepada mahasiswa aplikasi, mahasiswa program profesi yang sedang praktik, dan pendidikan berkelanjutan bagi perawat ruangan yang dilakukan melalui kerjasama dengan staf manajemen RSUP. Penyuluhan kesehatan dilakukan untuk pasien dan keluarganya.

Analysis of Medical Surgical Nursing Practice Residency aimed to describe the four roles of nurses in nursing practice conducted at the General Hospital Center Fatmawati Jakarta. These Role are as a care provoder, as a researcher, educator and innovator. The role as care giver was implemented by applying Roy Adaptation Model in patients with femoral shaft fracture. The role as a researcher was carried out by applying evidence-based nursing practice in providing nursing care. The educational interventions to reduce pain and anxiety on patients after surgery at lower limb. The role as an educator is done by providing direct assistance to the nursing students and continuing education for nurses room is done in cooperation with the department of management staff. Health education for patients and their families.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Nurlaelah
"[ABSTRAK
Gangguan pada sistem endokrin merupakan masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia, khususnya Diabetes Melitus (DM) tipe 2 dengan prevalensinya mencapai 2,1% dari total penduduk, dengan 60% dari total prevalensi adalah kasus neuropati. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol menyebabkan tingginya kejadian komplikasi DM baik akut maupun kronis. Pencegahan komplikasi tersebut memerlukan penanganan yang tepat dari berbagai multidisiplin ilmu, salahsatunya adalah peran perawat ners spesialis medikal bedah kekhususan endokrin sebagai praktisi keperawaan untuk ikut memberikan asuhan melalui berbagai pendekatan teori keperawatan seperti penerapan model adaptasi Roy secara holistik menggunakan pengkajian perilaku dan stimulus sehingga tercapai perilaku adaptif. Selain itu penerapan praktek keperawatan berbasis pembuktian ilmiah (evidence based nursing) seperti senam kaki diabetes dapat menjadi acuan intervensi dalam mencegah terjadinya polineuropati dan komplikasi lanjut seperti ulkus diabetik. Sebagai agen pembaharu/inovator, perawat spesialis juga membuat inovasi tentang self health assesment dan booklet sahabat diabetes bagi para diabetesi untuk meningkatkan promosi kesehatan terhadap pengelolaan dan penatalaksanaan DM.

ABSTRACT
Disorders of the endocrine system is a health problem that is quite high in Indonesia, in particular diabetes mellitus (DM) type 2 prevalence was at 2.1% of the total population, with 60% of the total prevalence of neuropathy cases. Blood glucose levels are poorly controlled diabetes leading to high incidence of complications both acute and chronic. Prevention of these complications requires proper handling of various multidisciplinary, one of them is the role of medical-surgical nurse specialist nurses endocrine specificity as keperawaan practitioners to help provide care through a variety of approaches such as the application of nursing theory holistically Roy adaptation model uses behavioral assessment and stimulus in order to reach adaptive behavior, Besides the application of scientific evidence-based nursing practice (evidence-based nursing) such as diabetic foot gymnastics can be a reference for intervention in preventing the occurrence opolyneuropathy and further complications such as diabetic ulcers. As an agent reformer/innovators, nurse specialist also made innovations on health self-assessment and companion booklet diabetes for diabetics to improve health promotion for the management and treatment of diabetes., Disorders of the endocrine system is a health problem that is quite high in Indonesia, in particular diabetes mellitus (DM) type 2 prevalence was at 2.1% of the total population, with 60% of the total prevalence of neuropathy cases. Blood glucose levels are poorly controlled diabetes leading to high incidence of complications both acute and chronic. Prevention of these complications requires proper handling of various multidisciplinary, one of them is the role of medical-surgical nurse specialist nurses endocrine specificity as keperawaan practitioners to help provide care through a variety of approaches such as the application of nursing theory holistically Roy adaptation model uses behavioral assessment and stimulus in order to reach adaptive behavior, Besides the application of scientific evidence-based nursing practice (evidence-based nursing) such as diabetic foot gymnastics can be a reference for intervention in preventing the occurrence opolyneuropathy and further complications such as diabetic ulcers. As an agent reformer/innovators, nurse specialist also made innovations on health self-assessment and companion booklet diabetes for diabetics to improve health promotion for the management and treatment of diabetes.]"
Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Neng Intan
"Penyakit endokrin merupakan penyebab kematian dengan angka yang cukup tinggi baik secara nasional maupun global. Hal ini menjadi tantangan bagi seluruh tenaga kesehatan khususnya bagi perawat spesialis medikal bedah peminatan endokrin dalam ikut membantu menurunkan tingkat komplikasi yang terjadi. Praktik ilmu keperawatan yang berkualitas berdasarkan evidence base nursing terbaru menjadi landasan dalam melaksanakan peran sebagai pemberi asuhan, peneliti, pendidik dan inovator. Praktik residensi perawat spesialis peminatan endokrin berlangsung dalam dua semester telah memberikan pengalaman dan kesempatan untuk menerapkan teori keperawatan secara menyeluruh dalam mengelola asuhan kepada pasien. Penerapan model teori adaptasi Roy dilakukan oleh residen terhadap 30 kasus resume dan satu kasus kelolaan utama yaitu pada pasien Diabetes Melitus type 2 dengan riwayat KAD, akut on CKD, hipertensi, dyslipidemia dan pankreatitis akut. Peran peneliti dilakukan dengan menerapkan evidence base nursing yaitu melalui inlows sixty second sebagai alat screening risiko terjadinya luka kaki pada pasien Diabetes Melitus. Inovasi pelayanan yang dilakukan residen adalah membuat alat simulation tool yaitu alat edukasi untuk pasien Diabetes Melitus yang menerima terapi insulin pertama kali. Protokol ini mampu memberikan panduan secara sistematis, mudah dipahami, serta mudah dilaksanakan oleh perawat kepada pasien sehingga diharapkan pasien dengan terapi insulin tidak merasa ketakutan saat mendapatkan insulin pertama kali.

Endocrine disease is a cause of death with a fairly high number both nationally and globally. This is a challenge for all health workers, especially for medical surgical specialist nurses specializing in endocrine in helping to reduce the rate of complications that occur. Quality nursing science practice based on the latest nursing evidence base is the cornerstone in carrying out the role as a caregiver, researcher, educator and innovator. The endocrine specialist nurse residency practice which takes place over two semesters has provided experience and opportunity to apply nursing theory as a whole in managing care for patients. Residents applied Roy's adaptation theory model to 30 resume cases and one main managed case, namely type 2 Diabetes Melitus patients with a history of DKA, acute CKD, hypertension, dyslipidemia and acute pancreatitis. The role of the researcher is carried out by applying evidence-based nursing, namely through sixty second inlows as a screening tool for the risk of foot injuries in patients with Diabetes Melitus. The resident's service innovation is to make a simulation tool, which is an educational tool for Diabetes Melitus patients who receive insulin therapy for the first time. This protocol is able to provide guidance in a systematic, easy to understand, and easily implemented by nurses to patients so that patients on insulin therapy are expected not to feel afraid when they get insulin for the first time."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Zaenal Arifin
"Praktik klinik keperawatan medikal bedah dilaksanakan dari tanggal 26 September 2011-11 Mei 2012 di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta. Praktik klinik keperawatan menerapkan peran perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan, peneliti dan inovator. Peran sebagai pemberi asuhan keperawatan dilakukan dengan menerapkan teori model adaptasi roy pada pasien dengan gangguan sistem endokrin. Peran sebagai peneliti dilakukan dengan menerapkan praktek berdasarkan pembuktian tentang manajemen stress dengan progressive muscle relaxation (PMR) untuk meningkatkan pengendalian glukosa darah pada pasien DM tipe 2. Penerapan peran perawat sebagai inovator dilakukan dengan melaksanakan program inovasi keperawatan tentang pengkajian kaki diabetik untuk meningkatkan kemampuan perawat dalam mengidentifikasi resiko terjadinya ulkus kaki pada pasien DM tipe 2. Berdasarkan hasil tersebut, perawat dapat menerapkan teori Model Adaptasi Roy, PMR dan melakukan pengkajian kaki diabetik dalam memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif."

The clinical practice of medical-surgical nursing has been conducted on September 26, 2011 to May 11, 2012 on Fatmawati General Hospitals of Jakarta. Clinical nursing practice had implemented the nurse's role as nursing provider, researchers and innovators. Nurse as provider of nursing care had applicated the theorical of roy adaptation model for patients with endocrine disorder. The role of nurse's as researcher had implemented evidence-based practice of stress management improves long-term glycemic control in type 2 diabetes with progressive muscle relaxation (PMR). Implementation of the nurse's as an innovators by nursing innovation program on diabetes foot assessment to improves nurses ability to identify patients at risk of foot ulcer in patient with type 2 diabetes. Based on these results, the nurse can apply the theory of Roy Adaptation Model, progressive muscle relaxation and assessment of diabetic foot in providing comprehensive nursing care."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2012
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>