Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 191521 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sukron
"Gagal Ginjal Kronis merupakan salah satu masalah perkotaan. Gaya hidup yang tidak sehat pada masyarakat perkotaan seperti konsumsi makanan dan minuman olahan, kurang aktivitas, merokok, penggunaan alkohol, dan obat-obatan meningkakan risiko masalah kesehatan seperti hipertensi dan diabetes melitus.
Kedua masalah kesehatan tersebut merupakan dua penyebab utama terjadinya Gagal Ginjal Kronis (GGK). Salah satu masalah yang terjadi pada pasien Gagal Ginjal adalah intoleransi aktifitas disebabkan kelelahan/fatigue baik fisik maupun spikologis.
Tujuan penulisan ini adalah untuk melakukan analisis praktik Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan pada pasien GGK dan intervensi mengenai Progressive Muscle Relaxation dalam mengatasi kelelahan/Fatigue pada pasien Gagal Ginjal Kronis.
Rekomendasi penulisan ini ialah agar perawat dapat mengajarkan latihan Progressive Muscle Relaxation kepada pasien Gagal Ginjal Kronis yang mengalami intoleransi aktifitas karena kelelehan/ fatigue.

Chronic Kidney Disease is one of the urban health problem that related to unhealthy lifestyles such as instant packaged food consuming, less activity, smoking, alcohol consuming, and drugs consuming. Those unhealthy lifestyles increase health risk problems such as hypertension and diabetes mellitus.
Both diseases are the main causes of Chronic Kidney Disease (CKD). Activity intolerance which caused by physical and psychological fatigue is one of the problem in patient with Chronic Kidney Disease.
This study aimed to analyse the Urban Health Nursing in CKD patients and intervention of Progressive Muscle Relaxation to overcome fatigue in patient with CKD.
This study recommends nurses to teach Progressive Muscle Relaxation to patient with chronic kidney disease who experience activity intolerance which caused by fatigue.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Pebriana Damaris
"Insiden penyakit gagal ginjal kronis GGK banyak terjadi di kalangan masyarakat perkotaan akibat gaya hidup tidak sehat Kelebihan volume cairan adalah salah satu masalah utama pada pasien GGK sehingga membutuhkan hemodialisis sebagai penanganan Meskipun pasien telah menjalani hemodialisis masalah kelebihan volume cairan masih saja terjadi sehingga pasien membutuhkan pembatasan asupan cairan.
Karya Ilmiah Akhir Ners ini menggunakan metode analisis kasus yang bertujuan untuk menganalisis pembatasan asupan cairan perhitungan insensible water losses minimal pada pasien hemodialisis yang dirawat di rumah sakit.
Hasil intervensi menunjukkan bahwa pembatasan asupan cairan terbukti efektif mengatasi kelebihan volume cairan pada pasien hemodialisis. Pelaksanaan pembatasan asupan cairan memerlukan pemantauan yang akurat oleh perawat untuk mengatasi kelebihan volume cairan pada pasien hemodialisis.

The incidence of chronic kidney disease CKD tends to increase in urban communities caused by unhealthy lifestyles. The excess fluid volume becomes main problem in CKD patients thus requiring hemodialysis as treatment. Although patients have been undergone hemodialysis still occured excess fluid volume then restriction fluid intake must be done.
This clinical nursing report with case analysis method aimed to analyze fluid restriction intervention calculating minimum insensible water losses on hemodialysis patients.
The result showed this intervention became effective to overcome excess fluid volume. The intervention of fluid restriction requires accurate fluid monitoring by nurses to overcome excess fluid volume on hemodialysis patients.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Novi Aprilia Kumala Dewi
"Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis asuhan keperawatan pada pasien gagal ginjal kronis (GGK) dengan pendekatan Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan dalam seting Keperawatan Medikal Bedah. Gagal ginjal kronis merupakan kondisi ketidakmampuan ginjal melakukan fungsinya. GGK dipicu oleh berbagai faktor antara lain gaya hidup misalnya dengan mengkonsusmsi minuman beralkohol, maupun obat-obatan; kurang minum air putih; riwayat penyakit sebelumya; serta kurangnya olahraga. Gagal ginjal kronis dapat menimbulkan komplikasi gagal jantung dan berujung kematian. Perawat melakukan berbagai upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif serta resosiliatif kepada sasaran sebagai asuhan keperawatan untuk mencegah kenaikan kasus gagal ginjal. Kesadaran untuk menjaga kesehatan ginjal dengan edukasi dapat mencegah individu untuk sakit gagal ginjal kronis ataupun komplikasi dari gagal ginjal kronis. Penatalaksanaan gagal ginjal kronis meliputi pembatasan cairan, diet rendah protein, kalium dan natrium. Praktikan merekomendasikan untuk melakukan asuhan keperawatan secara komprehensif kepada pasien GGK untuk untuk meningkatkan derajat kesehatan klien.

Writing scientific papers aims to analyze nursing care to patients of chronic kidney disease (CKD) with approach the Urban Community Health Nursing in Medical Surgical Nursing setting. Chronic kidney disease is the inability of the kidney to perform its function. CKD triggered by various factors such as lifestyle such as alcohol, or drugs consume; less drinking water; history of previous illness, and lack of exercise. Complication of CKD can lead to heart failure and lead to death. Nurses perform a variety of promotive, preventive, curative, rehabilitative and resosiliatif to target as nursing care to prevent a rise in cases of kidney failure. Education can prevent from CKD or the complications, so we have to maintain kidney health awareness. Management of CKD include fluid restriction, a diet low in protein, potassium and sodium. Practician recommend to perform a comprehensive nursing care to patients for the CKD to improve client's health."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Linggar Pratiwi
"[ABSTRAK
Prevalensi dan mortalitas gagal ginjal kronis pada masyarakat urban di indonesia mengalami
peningkatan dari tahun ke tahun. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk menganalisis asuhan
keperawatan dengan pendekatan Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan pada area
Keperawatan Medikal Bedah pada klien dengan gagal ginjal kronis dengan komplikasi hipertensi.
Perawat dalam melakukan asuhan keperawatan melakukan tindakan preventif baik primer,
sekunder, ataupun tersier. Masalah keperawatan yang ditemukan meliputi kelebihan volume
cairan, penurunan curah jantung, nyeri akut, dan risiko perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan
tubuh. Manajemen keperawatan terkait hipertensi yang dilakukan meliputi modifikasi gaya hidup
melalui diet, teknik relaksasi, dan aktivitas. Setelah dilakukan asuhan keperawatan pada pasien
gagal ginjal kronis, terdapat penurunan nilai tekanan darah pasien meskipun belum mencapai
target yang dianjurkan. Perawat dapat memberikan asuhan keperawatan menggunakan pendekatan
keperawatan kesehatan masyarakat perkotaan untuk dapat memperkirakan perilaku berisiko terkait
komplikasi yang dapat terjadi, seperti hipertensi dan penyakit kardiovaskular lainnya, serta tingkat
kepatuhan terhadap terapi yang diberikan. Asuhan keperawatan tersebut dilakukan guna
mendukung upaya pencegahan komplikasi dan peningkatan kualitas hidup pasien dengan gagal
ginjal kronis.

ABSTRACT
The prevalence and mortality of chronic renal failure in urban society in Indonesia has increased
from year to year. This paper aimed to analyze the nursing care with the approach of the Urban
Public Health Nursing in the Medical Surgical Nursing setting in clients with chronic renal failure
with complication of hypertension. Nurses performed preventive action both primary, secondary,
or tertiary. Various nursing problems were revealed including fluid volume excess, decreased
cardiac output, acute pain, and risk for imbalanced nutrition: less than body. The application of
nursing management related hypertension included lifestyle modification, diet, relaxation
techniques, and activity. The result of implementation of nursing intervention to the patients,
showed that there was a decrease in the patient's blood pressure despite not reaching the
recommended targets. Nurses can provide nursing care using urban nursing health care approach
to be able to estimate the risk behaviors of patients related complication that can happen, like
hypertension,and other cardiovascular disease and the level of adherence to therapy. The nursing
care is done in order to support efforts to prevent complications and improve the quality of life of
patients with chronic renal failure.;The prevalence and mortality of chronic renal failure in urban society in Indonesia has increased
from year to year. This paper aimed to analyze the nursing care with the approach of the Urban
Public Health Nursing in the Medical Surgical Nursing setting in clients with chronic renal failure
with complication of hypertension. Nurses performed preventive action both primary, secondary,
or tertiary. Various nursing problems were revealed including fluid volume excess, decreased
cardiac output, acute pain, and risk for imbalanced nutrition: less than body. The application of
nursing management related hypertension included lifestyle modification, diet, relaxation
techniques, and activity. The result of implementation of nursing intervention to the patients,
showed that there was a decrease in the patient's blood pressure despite not reaching the
recommended targets. Nurses can provide nursing care using urban nursing health care approach
to be able to estimate the risk behaviors of patients related complication that can happen, like
hypertension,and other cardiovascular disease and the level of adherence to therapy. The nursing
care is done in order to support efforts to prevent complications and improve the quality of life of
patients with chronic renal failure., The prevalence and mortality of chronic renal failure in urban society in Indonesia has increased
from year to year. This paper aimed to analyze the nursing care with the approach of the Urban
Public Health Nursing in the Medical Surgical Nursing setting in clients with chronic renal failure
with complication of hypertension. Nurses performed preventive action both primary, secondary,
or tertiary. Various nursing problems were revealed including fluid volume excess, decreased
cardiac output, acute pain, and risk for imbalanced nutrition: less than body. The application of
nursing management related hypertension included lifestyle modification, diet, relaxation
techniques, and activity. The result of implementation of nursing intervention to the patients,
showed that there was a decrease in the patient's blood pressure despite not reaching the
recommended targets. Nurses can provide nursing care using urban nursing health care approach
to be able to estimate the risk behaviors of patients related complication that can happen, like
hypertension,and other cardiovascular disease and the level of adherence to therapy. The nursing
care is done in order to support efforts to prevent complications and improve the quality of life of
patients with chronic renal failure.]"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2015
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Melati
"Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan pasien dengan Gagal Ginjal Kronis (GGK) melalui pendekatan Keperawatan Kesehatan Masyarakat Perkotaan (KKMP). World Health Organization (WHO) memperkirakan pada tahun 2050, 70% penduduk dunia akan tinggal di perkotaan. Padatnya penduduk yang tinggal di satu kota mengakibatkan terjadinya perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan seperti konsumsi makanan olahan, kurang aktivitas, merokok, penggunaan alkohol, dan obat-obatan yang meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes melitus. Kedua masalah tersebut merupakan penyebab utama terjadinya Gagal Ginjal Kronis (GGK).
Analisis dilakukan terhadap asuhan keperawatan pada tingkat individu pada pasien dengan masalah kesehatan Gagal Ginjal Kronis di rumah sakit. Asuhan keperawatan pasien dengan GGK di rumah sakit berada pada tingkat perawatan kesehatan tersier dimana pasien mengalami kondisi patologis yang luas dan disertai komplikasi.
Manajemen keperawatan yang dilakukan adalah modifikasi gaya hidup melalui diit dan aktivitas. Ketidakpatuhan pasien terhadap manajemen GGK karena kurangnya pengetahuan merupakan masalah keperawatan yang diintervensi. Perubahan gaya hidup pasien yang dipengaruhi oleh keyakinan-kesehatan pasien berkaitan dengan karakteristik pasien sebagai masyarakat perkotaan.
Praktikan merekomendasikan perawat memberikan asuhan keperawatan menggunakan pendekatan KKMP untuk dapat memahami dan memperkirakan perilaku pasien terhadap kesehatan mereka dan bagaimana mereka mematuhi terapi yang diberikan.

The aims of this paper was to describe the practice of nursing care of patients with CKD with Urban Public Health Nursing approach. World Health Organization (WHO) estimates at 2050, 70% of world population will live in cities. Dense population living in one city resulted a change of lifestyle such as consumption of processed foods, less activity, smoking, alcohol use, and medications that increase the risk of hypertension and diabetes mellitus. Both problems are a major cause of Chronic Kidney Disease (CKD).
Analysis was performed on nursing care at the individual level at the hospital. Nursing care of patients with CKD were hospitalized at a tertiary level of health care that patients have pathological conditions accompanied by complications.
Nursing management of patient with CKD are diet and activity modification. Noncompliance patient due to lack of knowledge is a matter of nursing intervention. Changes in the patient's lifestyle is influenced by the patient's health beliefs related to patient characteristics as urban communities.
Provide nursing care with Urban Public Health Nursing approach makes nurses understand and predict the behavior of the patients on their health and how they adhere to the therapy.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Luh Gede Maheswari Suryatmaja
"ABSTRAK
Gagal ginjal kronik merupakan penyakit yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal memfiltrasi toksin dalam tubuh. Kejadian gagal ginjal kronik diperkirakan akan semakin meningkat di dunia. Salah satu faktor penyebab tersering gagal ginjal kronik adalah hipertensi. Hipertensi yang berkepanjangan menurunkan alirah darah ke ginjal sehingga dapat menyebabkan penurunan laju filtrasi glomerulus. Seseorang dengan penurunan laju filtrasi glomerulus membutuhkan terapi hemodialisa sebagai pengganti fungsi ginjal. Pembatasan cairan dilakukan pada pasien gagal ginjal kronik dengan hemodialisa. Namun pembatasan cairan ini menyebabkan rasa haus yang tidak terkontrol sehingga pasien sulit untuk mengontrol minum. Rasa haus menyebabkan pasien sulit dalam membatasi cairan serta dapat meningkatkan berat badan diantara sesi hemodialisa. Intervensi mengkonsumsi es batu dan mengatur suhu air terbukti mampu mengurangi rasa haus yang dialami pasien. Pasien terbantu dalam membatasi cairan sehingga tidak terjadi komplikasi dan peningkatan volume cairan diantara sesi hemodialisa.

ABSTRACT
Chronic kidney disease is characterized by decreasing of kidney function of filtering toxins in the body. The phenomenon of chronic kidney disease is expected to increase in the world. One of the most common causes of chronic kidney disease is hypertension. Prolonged hypertension lowers blood flow which causes a decrease in glomerular filtration rate. A person with a decreasing in glomerular filtration requires hemodialysis therapy as a substitute of kidney function. Fluid restriction was performed in patients with chronic kidney disease by hemodialysis. However this fluid restriction causes uncontrolled thirst so that the patients is difficult to control drinking. Thirst causes the patients hard to limit the fluids and can increase the body weight between hemodialysis sessions. Intervention in consuming ice cube and setting up water temperature proved to reduce the thirst experienced by patients. Patients are helpful in limiting the fluid so that there are no complications and increased fluid volume between hemodialysis sessions."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2017
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Barus, Henni
"Prevalensi gagal ginjal kronis di masyarakat perkotaan di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pasien dengan gagal ginjal kronik harus mampu melakukan manajemen cairan meskipun menjalani terapi hemodialisis agar tidak mengalami komplikasi penyakit. Penulisan karya tulis ilmiah ini dilakukan untuk menggambarkan kepatuhan klien gagal ginjal kronis dengan terapi hemodialisis terhadap manajemen cairan dengan desain studi kasus.
Hasilnya menunjukkan bahwa klien gagal ginjal kronis menerapkan manajemen cairan setelah diberikan edukasi secara rutin dan berkelanjutan oleh perawat. Penerapan manajemen cairan terhadap klien dengan gagal ginjal kronis baik dengan atau tanpa terapi hemodialisis harus diberikan oleh perawat secara rutin dan berkelanjutan khususnya di perkotaan untuk menekan terulang kembalinya klien di rawat inap dan klien siap untuk bergabung dengan masyarakat.

Prevalence of chronic kidney disease in the urban community in Indonesia has increased from year to year. Patients with chronic kidney disease should be capable of performing fluid management despite undergoing hemodialysis therapy in order not to experience complications of the disease. Writing scientific papers is done to illustrate the client's compliance with chronic kidney disease therapy fluid management with hemodialysis the case study design.
The results show that patients of chronic kidney disease apply fluid management after being given regularly and continuing education by a nurse. Application of fluid management to patients with chronic kidney disease with or without hemodialysis therapy should be administered by nurses on a regular basis and especially in urban sustainable to be repeatedly pressed patients in inpatient and patients are ready to join the society.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rosdiana Diah Paramita
"ABSTRAK
Gagal ginjal kronik merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat perkotaan dengan prevalensi kasus yang terus meningkat. Salah satu penyebab utama gagal ginjal kronik adalah nefropati diabetik. Mekanisme nefropati diabetik menyebabkan ginjal mengalami penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan laju filtrasi glomerolus. Hal tersebut menyebabkan berbagai masalah seperti kelebihan volume cairan yang memiliki berbagai komplikasi seperti edema paru akut dan neuropati perifer. Fokus penanganan masalah yaitu pada pengaturan balans cairan, pengontrolan glukosa darah dan pencegahan neuropati diabetik perifer. Hasil intervensi yang dilakukan selama 6 hari menunjukkan terjadi balans cairan negatif hingga mendekati keseimbangan cairan, ditandai dengan edema hilang dari derajat 3 menjadi 0 dan pertukaran gas di paru adekuat. Pencegahan neuropati diabetik dilakukan dengan latihan senam kaki. Hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan mengenai cara pencegahan neuropati diabetik perifer. Oleh karena itu, intervensi pengaturan balans cairan, pengontrolan glukosa darah dan pencegahan neuropati diabetik perifer sangat penting dilakukan pada pasien gagal ginjal kronik akibat nefropati diabetik.

ABSTRACT
Chronic kidney disease is one of the urban health problems which prevalence is growing progressively. Diabetic nephropathy is the common cause of chronic kidney disease. The mechanism of diabetic nephropathy leads to decreased kidney functions and abilities that shown in decreased Gromerolus Filtration Rate GFR . Fluid overload and other complications such as acute lung oedema and peripheral diabetic neuropathy may occur afterall. The main interventions to overcome this problem are regulating fluid balance, controlling blood glucose and preventing peripheral diabetic neuropathy. After conducting nursing care within 6 days, patient showed good fluid balance with absence of edema decreased of edema scale from grade 3 to grade 0 and adequate gasses exchange in the lung. Foot exercise was also done as prevention of peripheral diabetic neuropathy. There was an increased patient rsquo s and family rsquo s knowledge about how to prevent peripheral diabetic neuropathy. Therefore all the nursing interventions mentioned above are highly recommended to be applied in nursing care to patient with chronic kidney disease due to diabetic nephropathy."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2017
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sebayang, Agnes Natalia
"Jumlah klien gagal ginjal kronis terus meningkat setiap tahunnya dan banyak dialami oleh masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan. Penulisan karya ilmiah ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan yang yang diberikan pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis. Masalah dalam studi kasus ini meliputi kelebihan volume cairan, perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh, ketidakefektifan pola napas, ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan dan intoleransi aktifitas. Setelah dilakukan asuhan keperawatan, hasilnya menunjukkan bahwa tidak semua masalah keperawatan yang dialami oleh pasien GGK yang mengalami hemodialisis terselesaikan sepenuhnya. Karya tulis ini dapat dijadikan acuan dalam pemberian asuhan keperawatan kepada klien dengan gagal ginjal kronis.

The number of chronic kidney disease have been increase every year, especially in urban area. The aims of this paper is to describe the nursing care that given to patients with chronic kidney kidney disease undergoing the hemodialysis. Various nursing problem common in Chronic kidney disease on hemodialysis, such us fluid volume excess, altered nutrition: less than body requirements, ineffective self care, and intolerancy activity. The result of this paper shows that not all of the nursing problem in chronic kidney disease patient who undergoing the hemodialysis is fully resolved. This paper could be as a recommendation for the other to give nursing care in chronic kidney disease pastient.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mia Astridivia
"ABSTRAK
Pasien gagal ginjal kronis rentan mengalami stress dan ansietas karena hospitalisasi dan perubahan kehidupan selanjutnya. Kondisi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah. Target tekanan darah bagi pasien dengan gagal ginjal kronis adalah <130/80 mmHg untuk mencegah morbiditas terhadap penyakit kardiovaskular. Penelitian sebelumnya telah menunjukan bahwa penggunaan teknik relaksasi otot progresif dan nafas dalam dapat menurunkan tekanan darah secara efektif. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh pemberian kombinasi relaksasi otot progresif dan napas dalam pada pasien gagal ginjal kronis untuk mengontrol tekanan darah melalui penurunan tingkat stres dan ansietas. Hasil analisis pada kasus kelolaan di ruang rawat penyakit dalam Dr RSUPN Cipto Mangunkusumo menunjukan bahwa tekanan darah sistolik menurun 4-6 mmHg, namun tekanan diastolik tidak menurun. Skor DASS 21 menunjukan tingkat stres dan ansietas menurun setelah 7 hari implementasi relaksasi. Sosialisasi mengenai penggunaan teknik relaksasi otot progresif dan nafas dalam sebagai terapi tambahan selain medikasi dan mengatasi ansietas dan stress diperlukan untuk membantu pasien gagal ginjal kronis untuk menurunkan tekanan darah.

ABSTRACT
Patients with chronic kidney failure are susceptible to stress and anxiety due to hospitalization and subsequent life changes. This condition contribute in increasing blood pressure. The blood pressure target for patients with chronic renal failure is <130/80 mmHg to prevent morbidity against cardiovascular disease. Previous research has demonstrated the use of progressive muscle relaxation and deep breathing techniques are effective to reduce blood pressure. The purpose of this case study was to identify the effect of combination of progressive muscle and deep breathing relaxation in patients with chronic kidney failure to control blood pressure by reducing stress and anxiety levels. The results of case study of a patient in Internal Medicine Ward of RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo showed that systolic blood pressure decreased 4-6 mmHg, but the diastolic pressure did not decrease. Beside that, DASS 21 score shows that stress and anxiety levels decreased after 7 days of relaxation. Socialization on the use of relaxation and deep breathing techniques as adjuvant therapy of medication and to decrease stress and anxiety that related with increased blood pressure, were needed to control blood pressure of CKD patients."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2017
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>