Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 189939 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Widya Sepalanita
"Diabetes mellitus (DM) merupakan kasus yang terbanyak pada gangguan sistem endokrin. Perawat berperan dalam memberi asuhan keperawatan dengan pendekatan teori Self Care Orem yang sistematis memandirikan pasien DM melakukan manajemen DM yang tepat dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.
Residensi keperawatan medikal bedah peminatan keperawatan endokrin bertujuan untuk menganalisis kegiatan praktek dengan pendekatan teori Self Care Orem berdasarkan peran sebagai care provider, peneliti, innovator, fasilitator, narasumber, koordinator, dan role model. Hasil penerapan evidence based bahwa three layer bandage (3LB) dapat mempercepat penyembuhan ulkus kaki diabetes sehingga menurunkan length of stay.
Hasil kegiatan inovasi adalah panduan pengkajian psikososial pasien DM sebagai acuan dalam menentukan intervensi yang tepat dapat diterapkan dan mengurangi kejadian gangguan psikososial di RSUP Fatmawati.
Disarankan bagi pelayanan keperawatan bahwa perlu peningkatan pengetahuan perawat secara berkala tentang asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem endokrin berdasarkan evidence based dan terintegrasi dengan teori Self Care Orem.

Diabetes mellitus (DM) is the most common disturbance in endocrine system. Nurses have a role in giving nursing care using systemically Self Care Orem Theory in order to make diabetes?s patient self-cared and integrated in managing his daily life condition.
The purpose of practical residency in Medical Surgical Nursing Focusing on Patient with endocrine disturbance is to analyze practical using Self Care Orem Theory in performing the role of care provider, researcher, innovator, facilitator, resource person, coordinator, & role model.
The result of the implementation of evidence based on three layer bandage (3LB) can improve healing process on diabetic foot ulcer where it can decrease length of stay. The result of the innovation program is the guidance book in diabetic patient assessment in psychosocial issue in determining the proper nursing intervention to decrease psychosocial problem in diabetic patient in Fatmawati hospital.
It is suggested to improve nurses? knowledge periodically on nursing care patient with endocrine system disturbance using evidence based practice that integrated with Self Care Orem Theory."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
TA5991
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Noor Diani
"Program residensi keperawatan medikal bedah peminatan endokrin adalah program meningkatkan kemampuan perawat spesialis yang kompeten dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem endokrin. Gangguan sistem endokrin yang paling banyak di pelayanan kesehatan adalah Diabetes melitus (DM). Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol akan menimbulkan berbagai komplikasi baik akut maupun kronis. Dibutuhkan pendekatan dari berbagai sistem ilmu untuk memberikan penanganan dan pencegahan komplikasi pada pasien DM. Perawat Spesialis mampu memberikan asuhan keperawatan yang holistik dengan tujuan pasien DM mampu mengontrol gula darah dan beradaptasi dengan penyakitnya. Model Adaptasi Roy dapat digunakan sebagai acuan dalam memberikan asuhan keperawatan yang holistik dan komprehensif dengan mengubah perilaku yang tidak efektif menjadi efektif. Penerapan praktek keperawatan berbasis pembuktian (evidence based practice) dilakukan tindakan electrical stimulation sebagai acuan intervensi keperawatan pada pasien DM tipe 2 untuk menurunkan kadar gula darah. Program inovasi dilakukan dalam bentuk penerapan edukasi menggunakan media booklet sebagai pedoman dalam manajemen diabetes mellitus.

ABSTRACT Name : Noor Diani Program : Medical Surgical Nursing Specialist Program Faculty of Nursing University of Indonesia Title : Practical Analysis on Residency of Medical Surgical Nursing Focusing on Patient with Endocrine System Disturbance using Roy Adaptation Theory in Fatmawati Hospital Jakarta The purpose of residency practice on medical surgical nursing focusing in patient with endocrine system disturbance is to enhance the competencies of specialist student in giving nursing care patient in advance level. Diabetes Mellitus (DM) is the most common case in patient with endocrine system disturbance. Uncontrolled blood sugar levels in DM patient create acute and/or chronic complications. It is needed multidiscipline approach to care and prevent DM complications. Medical surgical nursing specialist has to able to give nursing care to DM patient with the purpose of enable patient to control their blood sugar level and adjusting with their disease. Roy adaptation model can be used as guidance in giving holistic and comprehensive nursing care to DM patient by changing their behavior from unhealthy to healthy life style. The evidence based practice that had been applied was electrical stimulation in reducing blood sugar level in DM patient, and the innovation was applying booklet as education media for DM patient management. Keywords: nurse specialist, diabetes mellitus, Roy Adaptation Model, electrical stimulation, booklet as education media."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2014
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rantung, Jeanny
"Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah endokrin yang disebabkan oleh ketidakstabilan kadar glukosa darah, dan bila tidak terkontrol akan menyebabkan komplikasi akut dan kronik. Pencegahan dan penanganan komplikasi yang tepat dan benar melalui manajemen DM melibatkan tim pelayanan kesehatan. Perawat spesialis memiliki peranan penting dalam memberikan asuhan keperawatan yang holistik untuk meningkatkan kemampuan penyandang diabetes untuk beradaptasi terhadap penyakit dan mengontrol glukosa darah. Model Konservasi Levine dapat diterapkan sebagai landasan dalam memberikan asuhan keperawatan yang holistik dengan mempertahankan integritas energi, struktural, personal dan sosial sehingga tercapai keutuhan. Nyeri neuropati merupakan salah satu komplikasi kronik DM yang sering dialami penyandang diabetes, sehingga melalui praktek keperawatan berbasis pembuktian (evidence based practice) dilakukan penerapan terapi musik untuk mengatasi nyeri neuropati diabetes. Peran perawat sebagai innovator adalah pembuatan booklet sebagai media edukasi manajemen mandiri DM.

Diabetes Mellitus (DM) is an endocrine disturbance occurs from uncontrolled blood sugar level that can create acute and/or chronic complications. Proper prevention and care through DM management should involve multidiscipline approach. Medical surgical nursing specialist has a important role in giving holistic nursing care to DM patient by improving DM patient adaptation to their disease and controlling blood sugar level. Levine conservation model can be applied as a holistic nursing care in maintaining energy, structural, personal and social integrity in order to achieve wholeness of the patient. Neuropathy pain is one of the chronic DM complication experienced by DM patient. Evidence based practice using music therapy was shown significantly effective in reducing neuropathy pain in DM patient. The innovation project was applying booklet as education media for DM patient management."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Chandra Bagus Ropyanto
"Praktik residensi di ruang ortopedi untuk memberikan asuhan keperawatan pada gangguan muskuloskeletal menggunakan teori keperawatan Self Care Orems, menerapkan praktik keperawatan berdasarkan pembuktian, dan melakukan inovasi keperawatan. Kasus kelolaan utama pada gangguan sistem muskuloskeletal adalah osteomielitis kronis. Masalah keperawatan paling banyak adalah nyeri dan mobilitas fisik untuk universal self care requisites serta kurang pengetahuan untuk developmental self care requisites. Intervensi keperawatan berdasarkan pembuktian yang telah diterapkan adalah cold compression therapy yang dapat meningkatkan proses penyembuhan dengan indikator penurunan nyeri dan edema, serta peningkatan rentang gerak sendi. Inovasi keperawatan yaitu penggunaan Clinical Practice Guidline untuk melakukan asuhan keperawatan berdasarkan clinical pathway pada pasca ORIF ekstremitas bawah. Perawat dapat menerapkan teori Self Care Orems, cold compression therapy, serta melakukan kegiatan inovasi untuk meningkatkan kompetensi perawat dan kualitas pelayanan keperawatan.

The advanced clinical practice in orthopaedic ward involved the planning of nursing care for musculoskeletal disorders patients with Orem?s Self Care theory, the implementation of evidenced based nursing practice, and the implentation of nursing innovations. The primary case management of the musculoskeletal system disorders is chronic osteomyelitis. Most nursing problems for the universal selfcare requisites are pain and physical mobility, while for the developmental self care requisites is knowledge deficit. The evidence based nursing intervention implemented was cold compression therapy. It can improve the healing process with the indicators of decreased pain and edema, and increased range of motion. The nursing innovation implemented was the use of Clinical Nursing Practice Guidline in giving nursing care based on the clinical pathways post-ORIF lower extremities. Nurses can apply the Orem?s Self Care Theory, cold compression therapy, and innovation activities to improve their competency and also quality of nursing services."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
TA6004
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Anna Tri Wahyuni
"Praktik klinik residensi keperawatan medikal bedah pada pasien osteomielitis bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan peran perawat spesialis sebagai pemberi asuhan keperawatan profesional, edukator, peneliti, dan pembaharu inovator. Peran pemberi asuhan keperawatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan Teori Self Care Orem pada pasien Infected union of left tibia post debridement and bone graft application from iliac wing dan 30 pasien lainnya dengan berbagai gangguan sistem muskuloskeletal. Peran sebagai edukator dan peneliti dilakukan oleh perawat spesialis terhadap pasien dan juga rekan sejawat di tatanan pelayanan rumah sakit. Penerapan EBN (Evidence Based Nursing) yaitu dengan mengaplikasikan intervensi diaphragmatic breathing exercise pada pasien pasca operasi Total Knee Replacement untuk mengurangi nyeri dan kecemasan. Proyek inovasi juga dilakukan sebagai perwujudan peran sebagai pembaharu atau inovator yaitu melalui pelaksanaan berupa Pengkajian Risiko DVT skala Autar dalam rangka meningkatkan kualitas asuhan keperawatan profesional di rumah sakit.

The clinical practice of medical-surgical nursing residency in osteomyelitis patients aims to develop and implement the role of specialist nurses as professional nursing care providers, educators, researchers, and reformers innovators. The role of nursing care provider is carried out using the Orem Self Care Theory approach in patients with infected union of left tibia post debridement and bone graft application from iliac wing and 30 other patients with various musculoskeletal system disorders. The role of educator and researcher is carried out by specialist nurses to patients and also colleagues in hospital service settings. The implementation of EBN (Evidence Based Nursing) is by applying diaphragmatic breathing exercise interventions in postoperative Total Knee Replacement patients to reduce pain and anxiety. Innovation projects are also carried out as a manifestation of the role as a reformer or innovator, namely through the implementation of the Autar scale DVT Risk Assessment in order to improve the quality of professional nursing care in the hospital."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2023
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Kustiyuwati
"Residensi keperawatan medikal bedah dilaksanakan selama mengikuti program spesialis keperawatan medikal bedah dengan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan sistem perkemihan. Teori keperawatan yang digunakan adalah teori self care Orem yang merupakan suatu pendekatan dinamis dimana perawat bertugas mengembangkan kemampuan pasien dan keluarga untuk memenuhi kebutuhan self care pasien.
Masalah keperawatan utama pada pasien dengan gangguan sistem perkemihan adalah kelebihan volume cairan, ketidakseimbangan nutrisi: kurang dari kebutuhan tubuh, ketidakpatuhan, kelemahan dan cemas. Perencanaan diberikan berdasarkan tingkat ketergantungan pasien meliputi: bantuan seluruhnya, bantuan sebagian dan support edukasi.
Evaluasi keperawatan berfokus pada kemampuan pasien untuk mempertahankan kebutuhan self care, kemampuan untuk mengatasi deficit self care dan sampai sejauhmana perkembangan kemandirian pasien, serta kemampuan keluarga dalam memberikan bantuan self care jika pasien tidak mampu. Pelaksanaan evidence based nursing practice berupa penerapan intervensi edukasi dalam merencanakan inisiasi dialisis pada pasien penyakit ginjal kronik.
Dari 11 pasien yang diberikan edukasi terdapat 7 pasien (63,6%) menerima yang terdiri dari 5 pasien menjalankan inisasi dialisis karena sudah ada indikasi untuk inisiasi dialisis, dan 2 pasien akan mengikuti pengobatan secara teratur dan menjalankan perilaku hidup sehat. Sedangkan 4 pasien (36,4%) menolak walaupun sudah ada indikasi untuk inisiasi dialisis. Kegiatan inovasi adalah mengembangkan media edukasi berupa leaflet, booklet dan video untuk merencanakan inisiasi dialisis pada pasien penyakit ginjal kronik.

Medical surgical nursing residency program implemented during specialist medical surgical nursing care focuses on patient with urinary system disorders. Nursing theory using self care Orem theory which is a dynamic approach in which the nurse on duty to develop the ability of the patient and the family to meet the needs of the patient's self care.
Major nursing problems in patients with the urinary system disorders are excess fluid volume, imbalance nutrition: less than body requirements, non compliance, weakness and anxiety. Planning is given based on the patient is level of dependence include the wholly compensatory nursing system, partially compensatory nursing system and support educative compensatory.
Evaluation of nursing focuses on the patient's ability to over come self care deficit and the extent to which development of patient autonomy and the ability to overcome self care deficit and the ability of families to provide assistance in self care if the patient is incapacitated. Implementation of evidence based nursing practice is the application of education on chronic kidney disease patient's plans to initiate dialysis.
The results obtained from 11 patients who were given education, there were 7 patients (63,6%) received consisting of 5 patient's plans to initiate dialysis because already an indication for initiate dialysis and 2 patients will follow the treatment regularly and implement healthy behavior. Whereas 4 patients (36,4%) refused although there has been an indication for initiate dialysis. Innovation activities was to develop educational media such as leaflets, booklets and videos on chronic kidney disease patient's plans to initiate dialysis.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Iqbal D. Husain
"Laporan ini bertujuan menganalisis pelaksanaan praktik tahap residensi keperawatan di RSUP Fatmawati Jakarta dan RSO Prof. Soelarso Surakarta. Sebagai pengelola pelayanan keperawatan, penulis melakukan asuhan keperawatan pada pasien pasca bedah fraktur ekstremitas bawah dengan menerapkan Teori Self care Orem. Laporan ini juga menganalisis pelaksanaan praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice Nursing) melalui intervensi keperawatan tehnik relaksasi Benson untuk menurunkan nyeri pasca bedah fraktur ekstremitas bawah.
Hasil yang didapatkan bahwa relaksasi Benson efektif untuk menurunkan nyeri pasien pasca bedah fraktur ekstremitas bawah. Sebagai innovator, penulis melakukan kegiatan inovasi berupa edukasi terstruktur menggunakan bookleat. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama dengan perawat di ruangan praktik. Dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien pasca bedah fraktur ekstremitas bawah, perawat harus memahami konsep dasar penyakit dan melakukan intervensi berdasarkan pembuktian ilmiah. Hal ini dapat dilakukan dengan melibatkan manajemen rumah sakit sebagai pengambil kebijakan.

This report aims to analyze the implementation of nursing practice residency stage in Fatmawati General Hospital Jakarta and RSO Prof. Soelarso Surakarta. As a manager of nursing services, the authors conducted a nursing care in patients with post-surgical lower limb fractures by applying the theory of Orem self care. The report also analyzes the implementation of evidence-based nursing practice through nursing interventions Benson relaxation techniques to reduce postoperative pain lower extremity fractures.
The results showed that the relaxation Benson effective in reducing postoperative pain lower extremity fractures. As an innovator, author of innovation activities in the form of structured education using bookleat. This activity was carried out together with the nurses in the practice room. In implementing nursing care in patients with post-surgical lower limb fractures, nurses must understand the basic concepts of disease and interventions based on scientific evidence. This can be done by involving hospital management as policy makers.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sodikin
"Praktik residensi keperawatan medikal bedah merupakan praktik klinik untuk meningkatkan kemampuan residen dalam mengelola kasus dengan mengintegrasikan peran perawat spesialis dalam memberikan asuhan keperawatan Askep Peran perawat sebagai care provider dan case manager residen mengelola kasus utama pasien DM dan 32 kasus resume dengan menggunakan pendekatan model Adaptasi Roy Peran sebagai reseacher residen menerapkan tindakan keperawatan berbasis bukti EBN yaitu ROM ankle pasien DM dengan venous ulcer Hasil tindakan ROM ankle menunjukkan terdapat peningkatan sudut dorsofleksi dari baseline 9 61 derajat menjadi 11 45 derajat dan sudut plantarfleksi dari baseline menjadi 30 59 derajat menjadi 35 5 derajat serta menurunkan nyeri luka dari baseline skala 4 8 menjadi skala 3 63 Peran sebagai inovator residen menerapkan pedoman pengkajian distress diabetes scale DDS bagi pasien DM Pengkajian DDS dilakukan untuk mengidentifikasi masalah psikososial pasien DM di Rumah Sakit dengan memberikan rekomendasi intervensi berdasarkan 4 domain Kata kunci Praktik residensi Peran perawat model adaptasi Roy pengkajian DDS.

A practical residency of medical surgical nursing KMB is a clinical practice for increasing resident rsquo s ability to manage cases by integrating the role of specialist nurse for giving nursing care The role of nursing as a care provider and case manager is the resident manages main cases of DM patient and 32 resume cases of patients with endocrin disorder by using an approach of Roy adaptation model The role of the researcher is the resident implements nursing care and treatment based on the evidence EBN which is called ankle ROM of DM patient with venous ulcer The ROM treatment research shows an increasing values of dorsofleksi angle from the baseline 9 61 becomes 11 45 and plantar fleksi from the baseline 30 59 becomes 35 5 and also reducing wound pain from the baseline 4 8 becomes 3 63 The practical inovator role implements an assessment guideline of distress diabetes scale DDS The DDS rsquo s assessment can be done for screening the psychosocial problem of DM patient in the hospital by recommending an intervention based on four 4 domains Key words Practical residency Nurse role Roy Adaptation model DDS assessment."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Diana Tri Lestari
"Diabetes Mellitus (DM) menempati urutan pertama kasus terbanyak pada gangguan sistem endokrin, disusul kemudian dengan kasus hipertiroid. Kedua jenis gangguan sistem endokrin ini merupakan gangguan yang bersifat kronis sehingga diperlukan pendekatan tertentu supaya pasien mampu beradaptasi dengan perubahan status kesehatan yang dialami. Perawat spesialis Keperawatan Medikal Bedah perlu menjalankan peran secara komprehensif untuk memberikan asuhan keperawatan secara holistik dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup pasien. Pendekatan Model Konservasi Levine diterapkan sebagai kerangka kerja dalam memberikan asuhan keperawatan supaya pasien mampu mempertahankan keutuhannya melalui proses adaptasi dengan menjaga konservasi integritas energi, struktural, personal dan sosial. Edukasi perawatan mandiri DM merupakan kunci utama keberhasilan pasien DM dalam mengendalikan kadar glukosa darah. Upaya tersebut direalisasikan melalui praktek keperawatan berbasis pembuktian tentang inisiasi insulin dan melalui program inovasi tentang pembuatan booklet sebagai media edukasi manajemen mandiri diabetes.

Diabetes Mellitus (DM) is the most common case in endocrine disturbance diseases. The second most common case is hyperthyroid. Both are chronic diseases that need specific approach in order to improve patient ability in adjusting their health status changes. Medical surgical nursing specialist has to able to give comprehensive and holistic nursing care to DM patient to improve quality of life of the patient. Levine conservation model can be applied as a framework of nursing care to achieve wholeness of the patient through adjusting process by maintaining energy, structural, personal and social integrity. Independent health education of DM patient is the key of the successful of controlling their blood sugar level. This effort was implemented by evidence based practice of insulin initiation and innovation project of applying booklet as education media for DM patient management."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Novita
"Laporan ini bertujuan untuk menganalisis tentang pengalaman praktik residensi spesialis keperawatan medika bedah dalam menjalankan peran perawat selama praktik keperawatan. Perawat berperan sebagai pemberi asuhan keperawatan, peneliti, pendidik dan innovator di RSUP fatmawati Jakarta. Sebagai pemberi asuhan keperawatan, penulis mengaplikasikan penerapan model self care Orem dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien dengan gangguan system musculoskeletal. Laporan analisis ini juga menerapkan praktik keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Nursing) untuk mengurangi nyeri post operasi ORIF dengan menggunakan tehnik terapi music. Terapi music efektif diterapkan untuk mengurangi nyeri pasien post operasi ORIF. Peran perawat sebagai innovator mencoba menerapkan Clinical Practice Guideline (CPG) pada klien post operasi ektremitas bawah. Penerapan CPG ini melibatkan tim ruangan tempat lahan praktik. Rumah sakit sebagai institusi pelayanana kesehatan diharapkan dapat mengembangkan sumber daya perawat melalui pendidikan yang berkelannjutan, pelatihan dan pertemuan ilmiah khususnya dibidang ortopedi untuk meningkatkan pelayanan keperawatan yang berkualitas, cepat dan tepat.

This report was aimed to analyze about the experience of specialist nursing practice residency medical surgical nursing in performing the role of nurses during the nursing practice. Nurse's role as provider of nursing care, researcher, educator and innovator in Fatmawati General Hospital Center Jakarta. As a provider of nursing care, the practician applied the model application Orem self care in providing nursing care to patients with f the musculoskeletal system disorder. The analysis report also implemented evidencebased nursing practice (Evidence Based Nursing) to reduce postoperative pain ORIF using music therapy techniques. Music therapy effectively applied to reduce postoperative pain patients ORIF. The role of the nurse as an innovator trying to implement Clinical Practice Guideline (CPG) on the client postoperative at lower extremity. This involves of the application of CPG team room where the place of practices. Hospital as an institution is expected to develop the service of health resources through continuing education nurse, training and scientific meetings in the field of orthopedics in particular to improve the quality of nursing services, progressive and accurately."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2013
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>