Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 29077 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Taufik Mansur
1987
S17618
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Taufik Mansur
1987
S19149
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Erwan Hendarwan Ismoyo
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1983
S16941
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1983
S6120
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini merupakan catatan tentang sejumlah naskah lontar yang diterima Pigeaud dari Bupati Sampang, Madura atas bantuan S. Koperberg, diterima pada Mei 1926 di Surakarta, keberadaan naskah lontar tersebut tidak diketahui. Teks berisi keterangan tenatng naskah lontar, diantaranya adalah: 1. Serat Yusuf; 2. Serat Yusuf; 3. Cerita Menak; 4. Sejarak Raja-raja; 5. Cerita Menak; 6. Serat Yusuf; 7. Pawukon dan Petangan; 8. Cerita Menak; 9. Cerita Nabi Muhammad; 10. Serat Yusuf. Melihat bentuk tulisannya, naskah tulisan tangan ditulis sendiri oleh Pigeaud sedangkan naskah ketikan kemungkinan dikerjakan oleh stafnya."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
LL.75-L 10.08a
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
Surjadinata Sumantri
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1977
S16372
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Raden Mas Agus Saiddiman
"Saat ini di Indonesia telah terdapat 6 (enam) jenis reksadana yang aktif diperdagangkan, yaitu reksadana saham, pendapatan tetap, campuran, pasar uang terproteksi dan yang terbaru adalah reksadana indeks. Masing-masing reksadana tersebut memiliki tingkat pengembalian yang beragam demikian juga dengan tingkat risikonya.
Pada penelitian ini, digunakan 4 (empat) jenis reksadana yaitu: reksadana saham, pendapatan tetap, campuran dan pasar uang yang aktif diperdagangkan mulai Februari 2002 sampai dengan April 2006. Masing-masing jenis reksadana tersebut memiliki tolak ukur kinerja yang berbeda, untuk reksadana saham tolak ukur kinerja yang digunakan adalah IHSG, reksadana pendapatan tetap memiliki tolak ukur kinerja Bond Indeks, sedangkan reksadana campuran memiliki tolak ukur kinerja berdasarkan rata-rata tertimbang dari IHSG dan Bond Indeks, untuk reksadana pasar uang tolak ukur kinerja yang digunakan adalah tingkat pengembalian dari bunga deposito. Penggunaan fluid of fluids sebagai salah satu metode double diversification perlu diuji untuk mendapatkan perbandingan antara imbal hasil dengan risiko yang optimum sesuai dengan kenyataan di lapangan, sehingga beberapa variabel yang akan dijadikan tolak ukur dalam penelitian ini adalah: nilai rata-rata imbal hasil, standar deviasi, nilai beta dan indeks Sharpe akan dipresentasikan dalam karya akhir ini.
Dari hasil penelitian ini, funds of funds dari keempat jenis reksadana tersebut di atas akan memberikan optimum portofolio dengan komposisi reksadana gabungan sebagai berikut: ABN Amro Dana Sahara (45.15%), Bangun Indonesia (0.97%), Dana Unggul Investasi Terpercaya (10.43%), Gajah Mada (10.26%) dan Trimegah Dana Tetap (33.19%). Komposisi tersebut menghasilkan imbal hasil bulanan sebesar 2.125%, standar deviasi 3.55%, beta 0.4203 dan indeks Sharpe 0.355.
Dari beberapa parameter pengukur kinerja, indeks Sharpe memegang peranan yang penting karena indeks Sharpe telah memperhitungkan risiko keseluruhan (sistematik clan nonsistematik). Fund of funds dari reksadana gabungan ini kemudian dibandingkan kembali dengan reksadana-reksadana yang menjadi obyek penelitian, termasuk dengan pembandingnya (benchmark) seperti IHSG, Bond Indeks dan bungs deposito. Setelah di ranking, ternyata fund of funds dari reksadana gabungan tidak mampu memberikan indeks Sharpe yang tertinggi dibandingkan baik dengan invidual reksadana ataupun dengan pembanding (benchmark) seperti bond indeks.

Currently Indonesia has 6 (six) type of mutual funds that actively traded, they are: equity fund, fix income fund, balance fund, money market fund, protected fund and the most recent one is index fund. Each type of mutual fund has varied expected return and risk associated in it.
Author used 4 (four) type of mutual fund in this research they are equity fund, fix income fund, balance fund and money market fund. Those mutual funds are actively traded since February 2002 to April 2006. Each of mutual fund has their own benchmark to measure its performance, IHSG was used as a proxy for equity fund, Bond Index was used as a proxy for fix income fund, weighted average between IHSG and Bond Index were used as a proxy for balance fund and 1 month certificate deposit was used as a proxy for money market fund. In theory, fund of funds will produce optimum return since its risk will be diversified, that statement needs to be tested in the real life considering market condition and situation. In this research, author will observe variables such as mean return, standard deviation, beta and Sharpe index to enable for the author to answer the question whether composite fund of funds will produce highest Sharpe index or not compare to other individual mutual funds.
This research found that composite fund of funds will produce optimum portfolio with proportion as follows: ABN Amro Dana Saham (45.15%), Bangun Indonesia (0.97%), Dana Unggul Investasi Terpercaya (10.43%), Gajah Mada (10.26%) and Trimegah Dana Tetap (33.19%). Those proportions produce monthly return 2.125%, Standard deviation 3.55%, Beta 0.4203 and Sharpe Index 0.355.
Sharpe index is one of the methods to measure performance of fund of funds since Sharpe index is already take into account ALL risk (systematic risk and non-systematic risk). The composite fund of funds then compared to others mutual funds and its benchmark such as IHSG, Bond Index and Certificate Deposit. After ranked, composite fund of funds can not produce highest Sharpe Index compare individual funds or its benchmark such as: Bond Index."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2006
T18550
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indra Pandu Prasetyo
"Waktu dan kualitas merupakan dua hal penting yang saling berkaitan dalam proyek konstruksi. Ketepatan waktu dalam penyelesaian dan kualitas hasil pekerjaan yang baik merupakan penentu keberhasilan proyek. Namun proyek konstruksi tidak dapat luput dari adanya resiko yang dapat menyebabkan kualitas rendah dan keterlambatan penyelesaian, untuk itu peneliti di sini melakukan identifikasi faktor-faktor yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi.
Penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Faktor-faktor penyebab yang didapatkan dari literatur disebar kepada kontraktor melalui kuesioner untuk melihat presepsi dari kontraktor. Data hasil kuesioner dianalisis dengan menggunakan uji statistik, AHP, dan analisis level dampak untuk mendapatkan faktor-faktor utama. Hasil analisis menyatakan perubahan desain saat peleaksanaan sebagai faktor utama penyebab keterlambatan dan rendahnya kualitas hasil pekerjaan.

Time and quality are two important things related to each other in construction projects. Timeliness in project completion and good quality of work result are determinant keys of project success. However the construction project can?t be escaped from the risks that can lead to poor quality and delays in completion, so the researcher here to identify the factors that cause it could happen.
The research was conducted qualitatively. Cause factors that obtained from the literature are distributed to contractors through a questionnaire to perceive contractor?s perception. Result data from questionnaire were analyzed using statistic test, AHP, and analysis level of impact to obtain major factors. The analysis show the design changes in implementation as a lead factor causing delay and poor quality.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2012
S42206
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
M. Hanif Zuhri
"Pemimpin memegang peran yang sangat penting di dalam suatu organisasi. Berhasil atau gagalnya suatu organisasi banyak tergantung pada kemampuan pemimpin dalam memimpin organisasi tersebut. Ada banyak macam organisasi dengan karakteristik masing-masing. Setiap organisasi memerlukan pemimpin. Seorang pemimpin harus memiliki kemauan dan kemampuan untuk memimpin anak buahnya. Kemampuan yang diperlukan, tergan-tung pada macam atau jenis dari organisasi yang bersangkutan, yang satu sama lain tidak sama.
Namun, disamping ketidaksamaan tersebut, ditemui ciri-ciri yang konsisten dan unik yang akan berlaku secara universal pada semua pemimpin yang efektif, tidak peduli dimanapun dia berperan. Dengan melakukan studi literatur, me-nelaah beberapa studi kasus dan penelitian beberapa pakar, kemudian membandingkannya dengan pengalaman pribadi, dapat disimpulkan/dirumuskan ciri-ciri yang universal tersebut diatas. Dengan menelaah beberapa studi kasus yang lain serta observasi yang dilakukan oleh para pakar, dirumuskan ciri-ciri yang lebih khas lagi yang ada pada diri para pemimpin kharismatik. Hasil rumusan terakhir ini kemudian diramu dengan ajaran-ajaran moral dan budaya Nasional yang sudah cukup dikenal di negara kita ini, dan dilengkapi lagi dengan ajaran-ajaran keteladan-an dari Nabi Besar Muhammad saw, maka dapat dirumuskan cirri-ciri dan sikap perilaku yang perlu dimiliki oleh para pemimpin masa depan Indonesia. Yang harus diberikan oieh seorang pemimpin kepada anak buahnya bukanlah sekedar perlakuan yang manusiawi, atau hubungan hirarkhis antara atasan dan bawahan saja, melainkan lebih sebagai perlakuan seorang bapak kepada anak-anak yang dicintainya. Itulah yang sangat potensial untuk membangun motivasi dikalangan ang-gota organisasi atau pegawai perusahaan, dan merupakan langkah pemberdayaan yang dapat meningkatkan produktivitas anggota atau pegawai yang bersangkutan.

The leader has a very important role in an organization. The success or failure of an organization is much dependent upon the capability of the leader to lead the organization. There are many types of organization with their own characteristics, and each of the organization need a leader. A leader should have a will and competency to lead his subordinates. The needed competency depends on the type of the organization, that is different between one and another.
However, apart from the differences, there are consistent and unique traits that could universally be found in all effective leaders, no matter wherever they have their roles. These are things we would like to focus our attention, and they would be studied here. By conducting literature studies, analyzing several case studies and researches of several experts, and then comparing them with personal experiences, those universal traits could be concluded or formulated. Through an examination of further case studies and an observation carried out by the experts, more specific characteristics of charismatic leaders could be formulated. The result of the last formulation, to be combined with moral principles of Al-Qur'an, and the Prophet Mohammad's teaching and examples, and to be provided further with national culture which are well known in our country, then characteristics and behaviors required by future leaders of Indonesian could be formulated. Now the leader should have to do towards his subordinates, it's not just a treatment as humane, or hierarchical communication between a leader and his subordinates, but that's more the treatment of a father to his beloved children. That is the very potential thing to build motivation among members of the organization or employees of the companies, and it constitutes the steps of empowerment that could increase productivity of the members or employees."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2001
T10457
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini merupakan catatan tentang sejumlah naskah lontar yang diterima Pigeaud dari Bupati Sumenep, pada Agustus 1926. Naskah berisi keterangan tentang naskah-naskah lontar yang berjudul Serat Yusuf. Bandingkan dengan FSUI/LL.75."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
LL.76-L 10.08b
Naskah  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>