Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 11 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Gustriyansyah
"Metode Atribut Seismik adalah metode yang didefinisikan sebagai karakterisasi secara kuantitatif dan deskriptif dari data seismik yang secara langsung dapat ditampilkan dalam skala yang sama dengan data awal, dimana informasi utama dari seismik atribut adalah amplitudo, frekuensi, dan atenuasi yang selanjutnya akan digunakan sebagai dasar pengklasifikasian atribut lainnya. Dimana amplitudo adalah salah satu atribut dasar dari suatu tras seismic yang dapat memetakan penyebaran batu pasir dengan cukup baik dikarenakan biasanya lingkungan yang didominasi oleh batu pasir juga memiliki nilai amplitudo yang lebih besar dibandingkan batuan serpih. Pada studi ini, metode amplitudo atribut seismic menggunakan modul Stratamps salah satu cabang dari modul interpretasi Landmark OpenWorks. Dimana dengan mengaplikasikan data seismik 3D dengan daerah seluas ± 40 km 2 didukung dengan 137 sumur untuk mengontrol peta amplitude yang dibuat pada dua horizon, BN_2250 dan MN_2420T. Tujuan dari studi ini adalah memperkirakan prospek studi pengembangan lebih lanjut dari lapangan Sahmura ini.
Seismic Attribute Methods is a method defined as characterization of seismic data both quantitatively and descriptively that can be shown at the same scale with the general data, which main information from seismic attributes are amplitude, frequency and attenuation that become base for the further quallification. Amplitude as one of the basic attributes from seismic trace that can delineate sand distribution, because generally sand- environment having higher amplitude compared with the shale-environment. In this study amplitude attribute seismic method using Stratamp, one of branch from Landmarks OpenWork interpretation. With 3D seismic data and Area of Interest covered ± 40 km 2 also supported with 137 wells as a control for amplitude map emphasize on two horizon, BN_2250 and MN_2420. Goals for this studt is predicting the next plan for development of Sahmura Field."
Depok: Universitas Indonesia, 2008
S28979
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Ronny Wicaksono
"ABSTRAK

Penelitian ini dibuat dalam rangka meneliti perbaikan sistem pengawasan wajib pajak yang

didasarkan dari adanya potensi ketidakpatuhan wajib pajak yang dilihat dari nilai pengungkapan
harta tax amnesty sebesar Rp4.884 Triliun dan rendahnya tax ratio yang pada tahun 2017 sebesar
10.7%. Sistem self assessment, Penyidikan, Pemeriksaan, dan Pengawasan oleh Account
Representative masih menunjukkan kelemahan dengan tidak terdeteksinya nilai dari deklarasi harta
tersebut. Penelitian ini menggunakan theory planned behavior untuk menjelaskan adanya
ketidakpatuhan wajib pajak. Dalam mengontrol ketidakpatuhan tersebut Direktorat Jenderal Pajak
dapat menggunakan data informasi yang akan dibandingkan dengan SPT Wajib Pajak yang datanya
dapat diperoleh berdasarkan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2017 dan Peraturan Pemerintah
Nomor 31 Tahun 2012. Penelitian ini disusun dengan metode deskriptif dengan melakukan
wawancara, perbandingan sistem yang ada dengan yang akan diajukan, dan penelitian terhadap
peraturan perundangan yang berlaku. Penelitian ini menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih
detail lagi kepada wajib pajak, sehingga ketidakpatuhan wajib pajak dalam melakukan pembayaran
dan pelaporan pajak dapat diminimalisir.

ABSTRACT


This study was made in order to examine the improvement of the taxpayer supervision system

based on the potential non-compliance of taxpayers as seen from the value of tax amnesty
disclosure of Rp.4,884 Trillion and the low tax ratio in 2017 of 10.7%. The system of selfassessment,
investigation, inspection and supervision by the Account Representative still shows
weaknesses with no detection of the value of the asset declaration. This study uses the theory of
planned behavior to explain the non-compliance of taxpayers. In controlling the non-compliance,
the Directorate General of Taxes can use information data that will be compared with Taxpayer
Tax Returns whose data can be obtained based on Law Number 9 of 2017 and Government
Regulation Number 31 of 2012. This study was prepared with descriptive methods by conducting
interviews, system comparisons existing with those to be submitted, and research on applicable
laws and regulations. This research shows the need for more detailed supervision of taxpayers, so
that non-compliance of taxpayers in making payments and tax reporting can be minimized.

"
2019
T52801
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dirga Akbar Sumardi
"Pekerja migran adalah salah satu pemberi pendapatan terbesar bagi Indonesia dari hasil remitansi, yang ketika mereka kembali membawa hasil remitansi yang perlu dimaksimalkan. Pekerja migran yang kembali ke Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Untuk memaksimalkannya, salah satunya adalah menjadi wirausaha. Penelitian ini memiliki tujuan dalam melihat bagaimana aspek yang mempengaruhi atribut keputusan individu untuk berwirausaha pada purna PMI. Atribut tersebut adalah locus of control internal dan eksternal, entrepreneurial intention, dan individual entrepreneurial orientation. Hasil dari penelitian ini adalah variabel locus of control internal, individual entrepreneurial orientation, dengan dimediasi oleh entrepreneurial intention mempengaruhi opportunity recognition, dan locus of control eksternal tidak mempengaruhi kemampuan opportunity recognition pada kewirausahaan PMI.

Migrant workers are one of Indonesia's biggest recipients of remittances, which recompiles them to produce remittances that need to be maximized. Migrant workers returning to Indonesia have great potential for development. To maximize it, one of them is to become an entrepreneur. This study aims to look at how the attributes of factors that influence the decision of individuals to become entrepreneurs at PMI. These attributes are internal and external locus of control, entrepreneurial intentions, and individual entrepreneurial orientation. The results of this study are internal locus of control variables, individual entrepreneurial orientation, mediated by entrepreneurial intentions affecting recognition of opportunities, and external locus of control does not affect the ability to recognize opportunities in PMI entrepreneurship."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T55095
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hawik Pudjohastuti
"Akibat peningkatan pendidikan serta pengaruh globalisasi maupun kemampuan ekonomi maka tuntutan masyarakat berubah, apalagi dalam situasi persaingan menuntut Rumah Sakit Umum Kabupaten Demak menentukan sikap dengan pemilihan strategi.
Bertolak dari visi dan misinya maka dilakukan penelitian operasional dengan analisis strategik melalui dua tahapan yaitu:
1. The Input Stage terdiri dari identifikasi External Factor Evaluation dan internal factor evaluation.
2. The Matching Stage menggunakan Strenght-Weakness-Opportunities-Threats (SWOT) Matrix dan Internal-External Matrix serta Grand Strategy Matrix.
Pengumpulan data lewat observasi data sekunder dan analisa faktor lingkungan dengan intuisi terbaik dalam fokus group serta indepth interview pada sampel.
Dari penelitian didapatkan bahwa RSU Kabupaten Demak mempunyai kekuatan sedikit diatas rerata dan internal sedikit dibawah rerata, dengan posisi kompetisi yang kuat dalam pertumbuhan pasar yang cepat, setelah melalui berbagai cara matching direkomendasikan strategi caranya adalah product development dan market penetration. Melalui berbagai analisa maka direkomendasikan strategi mengoptimalkan kinerja staf medik, renovasi fisik, pemasaran aktif serta pengembangan tenaga. Dicoba dibahas keterkaitan antar strategi dan disimpulkan bahwa peningkatan kinerja SDM rumah sakit merupakan strategi terpenting, dan renovasi fisik adalah strategi yang penting.

The increasing level of education, The globalization, and also the ever strengthening of economic sector have, anyway, changed the public demand. In this competitive situation, Demak General Hospital should determine its proper strategy .
Based on its vision and mission this operational research is conducted trough 2 stages of strategic analysis as follows :
1. The Input stage consisting of identification of External Factor Evaluation and Internal Factor evaluation besides competitive profile matrix.
2. The matching stage using SWOT matrix, Internal External matrix and grand strategy matrix.
Data collection is done by observing secondary data and analyzing enviromental factor with the good intuitive judgment in group focus, and indepth interview to purposive samples.
Based on the research, it is known that Demak General Hospital has a little bit strength above the average, with strong competitive position in a fast growing market, thus its recommended grand strategies are the product development and market penetration. Through various analyses, it is strategically recommended to make improvement the performance of medical staff, new service, physical renovation, and active marketing and also development of human resources. This Thesis also tries to show the inter correlation of the strategies and it is concluded that improvement the performance is the most urgently strategy needed and optimization on the physical renovation is urgently strategy.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Supriyono
"Analisis data partial stack diusulkan digunakan untuk mengembangkan potensi lapangan reservoir hidrokarbon di wilayah konsesi ARCO di lepas pantai utara Laut Jawa. Teknik `Direct Petrophysical Analysis' (DPA) ini menghasilkan beberapa penampang petrofisika seperti faktor kualitas batuan (pseudo-Q), koefisien refleksi gelombang P dan S, impedansi gelombang P dan S, Poisson's ratio dan penampang faktor fluida. Uji coba dilakukan pada lintasan SA3D-2470 dengan menggunakan persamaan backgound trend pada interval kalstik Main-Massive di lapangan KKN.
Analisis background trend dilakukan dengan regresi liner kurva kecepatan gelombang P dan S (Vp-Vs) dan kurva impedansi gelombang P terhadap impedansi gelombang S (IpIs) untuk litologi wetsand-shale. Klasifikasi litologi berdasarkan interpretasi data log. Litologi shale dipilih memiliki nilai gamma ray lebih besar 90 unit. Background trend memenuhi persamaan Vp=1.9527*Vs + 567.33 dengan koefisien korelasi 0,84 dan Ip=2.118*Is + 863.71 dengan koefisien korelasi 0,91.
Nilai pseudo-Q yang diperoleh dengan metoda pergeseran frekuensi centroid berkisar antara 5 sampai. 70. Penampang pseudo-Q tidak dapat memetakan lapisan reservoir yang tipis seperti KK-31D, KK-35 dan KK-46. Hanya KK-47B yang dapat terlihat pada sisi atas sesar (cdp 5380-5500). Penampang pseudo-Q mampu memetakan lapisan batugamping terutama Batu Raja.
Sifat elastis batuan bawah permukaan dihitung dengan menggunakan persamaan yang dimodifikasi oleh Aki-Richards. Interpretasi penampang koefisien refleksi gelombang P dan S menunjukkan bahwa anomali amplitude sekitar 1400-1500 milidetik adalah indikasi akumulasi hidrokarbon pada batupasir berimpedansi rendah KK-47B. Distribusi anomali ini berimpit dengan anomali impedansi rendah pada penampang Ip dan harga Poisson rasio yang rendah dibandingkan dengan sekitamya. Penguatan pada penampang faktor fluida sangat jelas, terutama disekitar KK-47B yang impedansinya rendah. Direct Petrophysical Analysis merupakan teknik yang handal untuk memetakan distribusai reservoir batupasir dengan impedansi rendah.

Innovative partial stacks analysis is being employed for development of potential hydrocarbon reservoirs in Offshore Northwest Java (ONWJ). As results of Direct Petrophysical Analysis (DPA) technique several "petrophysical sections" such as pseudo quality factor, reflection coefficients, impedances, Poisson's ratio and fluid factor have been created on line SA-2470 using background trend derived from Main-Massive interval in KKN field.
Background trend analysis was carried out by generating cross plot of shear and compressional velocities (Vp-Vs) and cross plot of shear and compressional impedances (Ip-Is) for wetsand-shale lithology. Lithology classification is derived from log analysis and shale versus sand is defined from gamma ray logs by 90 units. Formula for the background trend are Vp=1.9527*Vs + 567.33 with coefficient correlation 0.84 and Ip=2.118*Is + 863.71 with coefficient correlation 0.91.
Centroid frequency shift analysis indicated that pseudo-Q value ranges from 5 to 70. The vertical section does not properly map thin reservoirs such as KK-31D, KK-35 and KK-46. Only KK- 47B zone which is visible on the up-thrown side of the major fault (cdp 5380-5500). The pseudo-Q section maps limestone layers quite well especially Batu Raja.
Elastic properties of subsurface are calculated using angle dependence reflection coefficient equation derived by Aki-Richards. Interpretation of Rp and Rs stack responses indicated that bright amplitude around 1400-1500ms is the indication of hydrocarbon accumulation in low impedance sand KK-47B. Distribution of this anomaly also coincides with low impedance value on P-wave impedance section and low Poisson's ratio on Poisson's ration stack. Enhancement of amplitude contrast on fluid factor section is very significant especially around KK-47B - low impedance reservoir. It is concluded that Direct Petrophysical Analysis is a powerful tool to predict and map distribution of low impedance sand reservoir.
"
1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tezar Irawan
"Analisa AVO dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis lithologi dan kandungan fluida yang menyebabkan anomali amplitudo. Jenis kandungan fluida diketahui berdasarkan nilai Poisson?s ratio yang merupakan fungsi dari kecepatan gelombang kompresional (P-wave) dan gelombang shear (S-wave). Perkembangan dari AVO dalam mengidentifikasi hidrokarbon di reservoir adalah metode Amplitude Variation with Offset (AVO) Fluid Inversion.
Metode ini digunakan untuk menganalisa dan memahami ketidakpastian (uncertainty) pada proses AVO. Dengan melakukan analisis AVO Fluid Inversion (AFI) akan didapat fluid properties dari reservoir target dan juga probabilitas penyebaran dari fluida itu. Model Intercept-Gradien untuk nilai sintetik dikalibrasi dengan model Intercept-Gradien dari data seismik. Hasil analisis yang didapat adalah berasal dari kalibrasi antara data seismik dan data sumur di target reservoir tersebut.
Dalam mendapatkan hasil analisis yang baik, proses trend analysis untuk pembuatan model sintetik Intercept-Gradien dan proses kalibrasi adalah dua faktor yang berperan penting. Analisis AFI pada daerah Blackfoot menghasilkan peta-peta berupa Peta Indikator Fluida, Peta Probabilitas Hidrokarbon dengan harga probabilitas 0.5 - 0.7, Peta Probabilitas Gas dengan harga probabilitas 0.1 - 0.5 dan Peta Probabilitas Oil dengan harga probabilitas 0.2 - 0.4. Metode penyekala yang digunakan untuk kalibrasi real data dan synthetic data adalah manual, dengan harga skala global scaler 2.8 dan gradient 0.13. Batas minimum probabilitas yang diterima dalam pembuatan peta probabilitas di daerah studi ini adalah 0.4.

AVO analysis can be used to identify lithology and fluid content which causes amplitude anomaly. Fluid content can be identified using Poisson?s ratio, which are function of P-wave velocity and S-wave velocity. Development of AVO in identifying hydrocarbon in reservoir rock is carried out using AVO Fluid Inversion (AFI) method.
This method is used to analyze uncertainty in AVO process. By doing AFI analysis, not only fluid properties can be identified but also the probability of fluid distribution. Intercept-Gradient model from synthetic data have to be calibrated with Intercept-Gradient model from seismic data. The result of AFI analysis is coming from the calibration of both seismic data and synthetic data in the reservoir target.
To have a good analysis result, trend analysis process in the making of Intercept-Gradient synthetic model and calibration process are two factors that have to be considered carefully. The result of AFI analysis on Blackfoot area are Fluida Indicator Map, Hydrocarbon Probability Map with the range of probability 0.5 - 0.7, Gas Probability Map with the range of probability 0.1 - 0.5 and Oil Probability Map with the range of probability 0.2 - 0.4. Manual scale is the method to calibrate real data and synthetic data on Blackfoot area. The value of global scaler is 2.8 and gradient is 0.13. Minimum acceptable probability in this analysis is 0.4."
2009
T26137
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Elvi Oktarina
"HIV/AIDS merupakan penyakit menular yang menyerang sistem imun. Penderita HIV/AIDS hingga saat ini masih mendapat stigma dan diskriminasi termasuk dilingkungan pelayanan kesehatan. Perawat sebagai bagian pemberi pelayanan kesehatan berperan penting dalam memberikan asuhan keperawatan dalam pencegahan dan penularan HIV/AIDS. Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi bertujuan untuk memperoleh gambaran persepsi perawat tentang asuhan keperawatan yang diberikan pada pasien HIV/AIDS. Enam partisipan dipilih sesuai kriteria dengan metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam yang dilengkapi catatan lapangan, direkam kemudian dibuat transkrip verbatim, selanjutnya dianalisis menggunakan metoda Colaizzi.
Hasil penelitian mengidentifikasi delapan tema utama yaitu: sikap perawat, pengetahuan, aktivitas pengkajian, perubahan fisiologis, perubahan psikologis, perubahan sosialisasi, kondisi ekonomi dan kondisi spritual pasien HIV/AIDS. Peneliti menyimpulkan persepsi negatif dan positif perawat berhubungan dengan pengetahuan perawat tentang HIV/AIDS. Hasil penelitian menyarankan perlunya dilakukan asuhan keperawatan secara biopsikososial spritual kepada pasien HIV/AIDS karena mereka mengalami perubahan yang kompleks.

HIV / AIDS is an infection disease that attacks the immune system. People with HIV / AIDS still received a stigma and discrimination until now, as well as in the health care service. Nurses as a part of health care providers play an important role in nursing care process to prevent and reduce the transmission of HIV / AIDS. The aim of qualitative research with phenomenological approach was to obtain a description about the nurses's perception in nursing care given to HIV / AIDS patients. Six participants were selected according to the purposive sampling criteria. Data was collected through in-depth interviews supported by field notes, recorded and then verbatim transcript, then analyzed by Colaizzi methods.
This study were identified eight major themes, namely: nurses attitude, knowledge, assessment practice, physiological changes, psychological changes, socialization alteration, economic condition, and the spiritual condition on HIV/AIDS patient. The researcher concluded that negative or positive nurses perceptions related to the nurse's knowledge about HIV / AIDS. Based on this study result, suggested that the HIV / AIDS patients needed biopsychosocial spiritual nursing care because of their suffered complex changes."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2011
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Novita fitriah
"Data seismik merupakan data yang secara alami tidak stasioner, karena mempunyai berbagai kandungan frekuensi dalam domain waktu. Salah satu atribut seismik yang bertujuan untuk mencirikan tanggap frekuensi yang tergantung waktu dari batuan dan reservoir bawah permukaan adalah dekomposisi waktu-frekuensi atau sering disebut sebagai dekomposisi spektral. Dengan dekomposisi spektral diharapkan lapisan-lapisan sedimen yang tidak tampak terpisah (berada di dalam satu wiggle wavelet) dengan menggunakan data seismik konvensional, akan tampak terpisah jelas. Salah satu metode dari dekomposisi spektral yaitu Continous Wavelet Transform (CWT).
CWT adalah metoda dekomposisi waktu-frekuensi (time-frequency decomposition) yang ditujukan untuk mengkarakterisasi respon seismik pada frekuensi tertentu. Studi ini dilakukan dengan mengaplikasikan CWT pada wavelet dan frekuensi tertentu untuk melihat resolusi dari seismik .Wavelet yang digunakan pada studi ini adalah wavelet morlet, complex Gaussian-4, daubechies-5, coiflet-3 dan symlet-2 pada frekuensi 20 Hz, 40 Hz, 60 Hz dan 80 Hz (pada data sintetik 2D seismik) serta 40 Hz, 60 Hz, 80 Hz (pada data real 2D seismik)
Dan hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa pada data seismik sintetik 2D seismik dilakukan aplikasi CWT dengan time sample 3s dan 50 CDP trace menunjukkan bahwa semakin tinggi frekuensi maka pemisahan lapisan tipis yang dapat dilakukan semakin baik. Pada data seismik real 2D, pemisahan lapisan tipis pada batubara terjadi pada tuningfrequency 80 Hz dengan menggunakan wavelet symlet-2.

Seismic data is naturally a non-stationary data, because it has many frequencies information in time domain. One of seismic attributes, which is used to characterize the frequency response as function of time and reservoir rock, is time-frequency decomposition or commonly known as spectral decomposition. By using spectral decomposition, it is expected that thin sedimentary layers (in one wiggle wavelet) can be separated rather than using conventionally seismic data.
CWT is one of time-frequency decomposition method to decompose the seismic signal into single frequency. This study had been carried out by implementing CWT in certain wavelet and frequency to analyze the seismic resolution. The various wavelets had been used this study, they are morlet, complex Gaussian-4, daubechies- 5, coiflet-3 and symlet-2. The various frequencies of 20 hz, 40 Hz, 60 Hz dan 80 Hz frequency (for 2D synthetic seismic data) and 40 Hz, 60 Hz, 80 Hz frequency (for 2D real seismic data) are applied.
The application of 2D synthetic seismic data that is implemented with CWT, 0.3 s time sample and 50 trace, shows that the use of higher frequency shows better separation. In addition, the application of 2D real seismic data shows that the best separation is in the frequency of 80 Hz with wavelet symlet-2.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2009
T26121
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Sahrudi
"Asuhan keperawatan yang diberikan oleh perawat sangat mempengaruhi kualitas pelayanan kesehatan yang akan diterima oleh pasien. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas asuhan keperawatan tersebut salah satunya dengan menerapkan peran ners spesialis. Tujuan penulisan Karya Ilmiah Akhir (KIA) ini adalah mampu menampilkan peran ners spesialis sebagai pemberi asuhan keperawatan lanjut, pembaharu dan peneliti. Metodologi dan pendekatan yang digunakan adalah dengan menggunakan studi literature. Karya Ilmiah Akhir berisi tentang : penerapan teori Virginia Henderson pada pasien dengan Neglected Fracture Left Shaft Femur, penerapan Progressive Muscle Relaxation (PMR) sebagai Evidance Based Nursing dan proyek inovasi yaitu Aplikasi Peran Perawat dalam Program Enhanced Recovery Orthopedic Surgery (EROS) pada Pasien Operasi Total Hip Replacement (THR). Hasil : Penerapan teori Virginia Henderson efektif diterapkan pada kasus muskuloskeletal. Intervensi Progressive Muscle Relaxation (PMR) juga efektif dalam menurunkan Anxiety pasien. Kesimpulan : bahwa teori Virginia Henderson dapat digunakan pada pasien dengan Neglected Fracture Left Shaft Femur untuk meningkatkan kemandirian akibat perubahan fisik dan psikologis. Intervensi Progressive Muscle Relaxation (PMR) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif intervensi keperawatan mandiri dalam membantu mengurangi Anxiety pasien fraktur ekstremitas yang akan di lakukan tindakan operasi elektif.

Nursing care provided by nurses greatly influences the quality of health services patients will receive. Efforts are being made to improve the quality of nursing care, either is applying the role of specialist nurses. The purpose of this Final Scientific Writing is able to show the role of specialist ners as nurse care nurse, change agent and researcher Methodology and approach used is by using literature study. The final work contains: the application of Virginia Hendersons theory to patients with Neglected Fracture Left Shaft Femur, and the Application Progressive Muscle Relaxation as Evidance Based Nursing and innovation projects Application of the Role of Nurses in Enhanced Recovery Orthopedic Surgery (EROS) in Patient Surgery Total Hip Replacement (THR). Results: The application of Virginia Hendersons theory was effectively applied to musculoskeletal cases. The intervention of Progressive Muscle Relaxation (PMR) is also effective in reducing patient anxiety. Conclusion: that Virginia Hendersons theory is appropriately used in patients with Neglected Fracture Left Shaft Femur to improve independence due to physical and psychological changes. The intervention of Progressive Muscle Relaxation (PMR) can be used as one of the alternative independent nursing interventions to help reduce Anxiety patients in limb fracture elective surgery."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Eko Winarto
"Infeksi HIV terus bertambah. Angka kesakitan dan angka kematian infeksi HIV dapat dihambat dengan terapi ARV. Terapi ARV efektif menekan viral load namun dapat menimbulkan dampak ketidaknyamanan. Kenyamanan spiritual merupakan aspek sentral untuk kesehatan. Pengkajian kenyamanan spiritual digunakan untuk menentukan masalah keperawatan. Penelitian ini ditujukan untuk membentuk instrumen kenyamanan spiritual pada pasien HIV positif. Metode penelitian menggunakan mixed methode. Hasil penelitian kenyamanan spiritual pasien HIV terdapat tiga faktor kenyamanan spiritual yaitu intrapersonal, interpersonal dan transpersonal. Instrumen kenyamanan spiritual pasien HIV positif valid dan reliabel untuk digunakan. Hasil respon regulator tekanan darah sistolik dan denyut jantung berhubungan dengan kenyamanan spiritual dengan tekanan darah sistolik dapat mendeteksi kenyamanan spiritual pada faktor intrapersonal (sensitivitas 70,8%), faktor interpersonal (spesivisitas 70,4%) dan faktor transpersonal (spesivisitas 81,5%). Uji diagnostik perubahan denyut jantung dapat mendeteksi kenyamanan spiritual pada faktor intrapersonal (sensitivitas 60%), faktor interpersonal (spesivisitas 61,5%) dan faktor transpersonal (spesivisitas 80,8%).

The infection of HIV increases continuously with morbidity and mortality rates can be inhibited through the provision of ARV therapy. Giving ARV therapy suppresses effectively the viral load even though it has an impact on patients' discomfort. However, spiritual comfort is a central aspect in health care. Therefore, spiritual comfort needs to be determine nursing problems. This research intended to produce a spiritual comfort instrument to patients with HIV positive. The research used a mixed-method. The HIV patients' spiritual comfort consisted of three factors which are intrapersonal, interpersonal and transpersonal. The instrument of spiritual comfort for patients with HIV positive valid and reliable to use.  The regulator response of systolic blood pressure and heart rate related to the spiritual comfort. The systolic blood pressure detect the spiritual comfort for intrapersonal factor 70.8% sensitivity, interpersonal factor 70.4% specificity, and transpersonal factor 81.5% specificity. The heart rate changes in diagnostic test detect spiritual comfort in intrapersonal factor 60% sensitivity, interpersonal factor 61.5% specificity, and transpersonal factor 80.8% specificity."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2019
D2580
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>