Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 11 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Anisa Dwi Yunianti
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang penerapan knowledge sharing di perpustakaan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) wilayah DKI Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan knowledge sharing yang dilakukan oleh staf perpustakaan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan knowledge sharing dan kendalanya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga jenis, yaitu wawancara, studi dokumen dan observasi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan berbagi pengetahuan telah dilaksanakan oleh staf perpustakaan sejak lama dengan faktor-faktor yang mendasari seperti sifat pengetahuan, budaya kerja, kesempatan untuk berbagi, dan motivasi untuk berbagi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa staf perpustakaan di wilayah KKP DKI Jakarta lebih cenderung menerapkan knowledge sharing melalui sarana informal yang didominasi oleh faktor budaya kerja yang mendorong mereka untuk menerapkannya. Adanya right sizing organization memberikan kendala pada faktor-faktor yang mendasari penerapan knowledge sharing antar staf. Dukungan organisasi diharapkan mampu mengatasi kendala dalam pelaksanaan knowledge sharing oleh staf tidak hanya di wilayah DKI Jakarta tetapi secara keseluruhan di Perpustakaan KKP di Indonesia.
ABSTRACT
This study discusses the application of knowledge sharing in the library of the Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP) in the DKI Jakarta area. The purpose of this study is to identify the application of knowledge sharing carried out by library staff and to determine the factors that influence the application of knowledge sharing and its constraints. This research was conducted using a qualitative approach with a case study method. The data collection methods used in this study consisted of three types, namely interviews, document studies and observation. The findings of this study indicate that knowledge sharing activities have been carried out by library staff for a long time with underlying factors such as the nature of knowledge, work culture, opportunities to share, and motivation to share. The results of this study indicate that library staff in the DKI Jakarta KKP area are more likely to apply knowledge sharing through informal means which are dominated by work culture factors that encourage them to apply it. The existence of a right sizing organization provides constraints on the factors that underlie the application of knowledge sharing between staff. Organizational support is expected to be able to overcome obstacles in the implementation of knowledge sharing by staff not only in the DKI Jakarta area but as a whole in the KKP Library in Indonesia."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Galih Panuntun
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas strategi promosi yang dilakukan oleh Perpustakaan Kementerian Sosial RI. Dalam melakukan promosi, perpustakaan ini melaksanakan sebuah kegiatan yang disebut Bibliobattle. Bibliobattle adalah kegiatan melombakan buku untuk menjadi buku yang terbaik di antara buku lainnya yang dilombakan dengan cara deskripsi buku. Strategi promosi yang digunakan dengan memanfaatkan kegiatan Bibliobattle adalah strategi dorong. Penyebaran informasi mengenai pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan cara mulut ke mulut dari pustakawan ke rekannya sampai peserta yang pernah ikut kegiatan ini. Pada pelaksanaan Bibliobattle, kegiatan ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari penonton yang hadir. Setelah kegiatan ini berjalan, perpustakaan mengalami peningkatan pada jumlah kunjungan dan jumlah keterpakaian koleksi.

ABSTRACT<>br>
This study discuss the promotion strategy that done by the Ministry of Social Affairs Library. In executing promotion, this library is perform an activity called Bibliobattle. Bibliobattle is an competition activity that the presenter must describe the content of books that presenter reads to win the books. The promotion strategy that used is push strategy. Dissemination of information about this activity is done by mouth to mouth by librarian to colleagues and by participants that joined this activity. This activity received high enthusiasm from the audience that attend Bibliobattle. After Bibliobattle held, the visitors of library and number of collection used is increasing."
2017
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nico Wahyu Pradana
"Perpustakaan sekolah memiliki fungsi serta peran yang penting dalam mendukung tujuan pendidikan sekolah secara menyeluruh. Hal ini membuat perpustakaan dapat menjadi bagian integral dalam setiap unsur kegiatan di sekolah. Berdasarkan hasil pengamatan pada enam sekolah dasar di Kota Depok, perpustakaan di sekolah dasar negeri memiliki permasalahan yang lebih kompleks dibandingkan perpustakaan di sekolah dasar swasta. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi lebih mendalam bagaimana perpustakaan di sekolah dasar negeri di Kota Depok dapat memenuhi fungsi dan perannya dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini dilakukan di tiga sekolah, yaitu di SDN Pondok Cina 1, SDN Anyelir 1, dan SDN Depok Baru 8. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengambilan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masing-masing perpustakaan belum berfungsi dan berperan secara maksimal di sekolah. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut, antara lain alokasi dana, ketersediaan tenaga terampil, pimpinan sekolah, kebijakan, kerja sama perpustakaan, proyeksi program kerja perpustakaan umum, dan pemahaman terhadap perpustakaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penulis memberikan beberapa saran, yaitu penyediaan alokasi dana bagi perpustakaan, pemberian apresiasi bagi petugas perpustakaan, optimalisasi pojok baca di kelas, memaksimalkan peran perpustakaan umum, serta pemberdayaan sumber daya manusia.

The school library has important functions and roles for supporting the goals of school education holistically. It makes the library as an integral part of every element of the school 39s activities. Based on observations in six elementary schools in Depok City, libraries in public primary schools have more complex problems than libraries in private elementary schools. Therefore, this research tries to identify how public elementary school libraries in Depok City can achive their functions and roles at the school. This research uses a qualitative approach with case study method. The data were collected by observing in SDN Pondok Cina 1, SDN Anyelir 1, and SDN Depok Baru 8 and interviewing school library workers, headmasters, and librarian of public library.
The result of this study indicates that each school library has not functioned and play a maximum role at school. There are several factors that influence it the most, that is the allocation of funds, the availability of skilled workers, head of school, policy, library cooperation, projection of public library towards school libraries, and understanding the library. Based on the results of this study, the author provides some suggestions, namely the provision of funds for libraries, appreciation for librarians, optimization of reading corner in the classroom, maximizing the role of public libraries, and empowerment of human resources.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anisa Dwi Yunianti
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas mengenai penerapan berbagi pengetahuan di Perpustakaan lingkup Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) wilayah DKI Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penerapan berbagi pengetahuan yang dilakukan oleh staf perpustakaan dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan berbagi pengetahuan beserta kendalanya. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari tiga jenis, yaitu wawancara, studi dokumen dan observasi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan kegiatan berbagi pengetahuan telah diterapkan oleh staf perpustakaan sejak lama dengan faktor-faktor yang mendasarinya seperti sifat pengetahuan, budaya kerja, kesempatan untuk berbagi, dan motivasi untuk berbagi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa staf Perpustakaan lingkup KKP Wilayah DKI Jakarta lebih banyak melakukan penerapan berbagi pengetahuan melalui sarana informal yang didominasi dengan faktor budaya kerja yang mendorong mereka dalam penerapannya. Adanya right sizing organisasi memberikan kendala terhadap faktor-faktor yang mendasari penerapan berbagi pengetahuan antar staf. Dukungan organisasi diharapkan mampu mengatasi kendala dalam penerapan berbagi pengetahuan oleh staf bukan hanya pada wilayah DKI Jakarta tetapi secara menyeluruh di Perpustakaan KKP lingkup Indonesia.

ABSTRACT
This study discusses the application of knowledge sharing in the Library of the Ministry of Maritime Affairs and Fisheriess scope in DKI Jakarta area. The aim of this research is to understand the meaning of the knowledge sharing process carried out by the library staff and to determine the factors that influence it and its impediment. The approach used in this research is qualitative approach with case study method. The data collection is done through interview, document studies and observation. Findings shows that knowledge sharing activities have been applied by each library staff for a long time with underlying factors such as the nature of knowledge, working culture, opportunity to share, and motivation to share. The results shows that the staff are more likely to sharing their knowledge in an nonformal setting, dominated by their own working cultures in implementing it. There are also several impediments that are found as the result of the knowledge sharing process done by library staff. With support from the ministry itself, it is hoped that these impediments could be overcome not only in DKI Jakarta, but in other libraries in Indonesia as well.
"
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yoananda Dennis Destian Arya Wirayudha
"Dalam era digital, pengelolaan rekod yang efektif menjadi krusial bagi organisasi untuk mendukung pengambilan keputusan strategis, akuntabilitas, dan kepatuhan hukum. Penemuan kembali rekod adalah proses penting dalam manajemen rekod yang memungkinkan akses cepat dan akurat terhadap informasi yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penamaan file terhadap efisiensi penemuan kembali rekod di Indonesia Financial Group (IFG). Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan mixed method explanatory sequential design. Pengambilan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner di divisi pengadaan dan pengelolaan aset IFG dan wawancara dengan kepala departemen kearsipan. Analisis data kuesioner menunjukkan adanya pengaruh penamaan file terhadap efisiensi penemuan kembali rekod. Hasil wawancara menunjukkan subjek dalam penamaan fle memiliki pengaruh yang besar terhadap efisiensi penemuan kembali rekod.

In the digital era, effective records management has become crucial for organizations to support strategic decision-making, accountability, and legal compliance. Record retrieval is a vital process in records management that enables fast and accurate access to relevant information. This research aims to analyse the influence of file naming on the efficiency of record retrieval at Indonesia Financial Group (IFG). The study was conducted using a mixed-method explanatory sequential design. Data was collected through the distribution of questionnaires in the procurement and asset management division of IFG and an interview with the head of the archival department. The questionnaire data analysis indicates that file naming influences the efficiency of record retrieval. The interview results show that the subject in file naming has a significant influence on the efficiency of record retrieval."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Farhan Adriansyah
"Digitalisasi arsip telah menjadi kebutuhan utama dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan informasi di instansi pemerintahan. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok telah mengimplementasikan sistem pengelolaan arsip digital sebagai bagian dari modernisasi administrasi. Namun, keberhasilan implementasi sistem ini sangat bergantung pada tingkat kepuasan pengguna, khususnya staf yang bertanggung jawab dalam pengelolaan arsip. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan staf terhadap sistem pengelolaan arsip digital serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, seperti kemudahan penggunaan, kecepatan akses arsip, ketersediaan fitur pendukung, keandalan sistem, pelatihan, serta keamanan arsip digital. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan observasi langsung di lingkungan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar staf merasa puas terhadap sistem pengelolaan arsip digital, terutama dalam aspek kemudahan penggunaan dan kecepatan akses arsip. Namun, beberapa kendala masih ditemukan, seperti keterbatasan pelatihan dan dukungan teknis yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam hal penyediaan pelatihan berkala serta penguatan infrastruktur teknologi untuk meningkatkan stabilitas sistem. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi bagi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Depok dalam meningkatkan kualitas sistem arsip digital,serta menjadi referensi bagi instansi lain yang ingin mengimplementasikan sistem serupa

The digitization of archives has become a crucial necessity for enhancing efficiency and effectiveness in government information management. The Depok City Archives and Library Office has implemented a digital archival management system as part of administrative modernization. However, the success of this system's implementation highly depends on user satisfaction, particularly the staff responsible for archival management. This study aims to measure staff satisfaction with the digital archival management system and identify the factors influencing it, such as ease of use, archive access speed, availability of supporting features, system reliability, training, and digital archive security. This research employs a quantitative method with a survey approach, collecting data through Likert-scale questionnaires and direct workplace observations. The results indicate that most staff are satisfied with the digital archival management system, especially regarding ease of use and archive access speed. However, some challenges remain, such as limited training and suboptimal technical support. Therefore, improvements in providing regular training and strengthening technological infrastructure are needed to enhance system stability. This research is expected to provide recommendations for the Depok City Archives and Library Office to improve the quality of its digital archival system and serve as a reference for other institutions aiming to implement a similar system."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Said Ammar Thalib
"Sistem layanan kearsipan memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas layanan arsip di instansi pemerintah. Asisten Deputi Dokumentasi, Diseminasi, Arsip Kepresidenan Dan Kementerian Di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia bertanggung jawab dalam Pemberkasan arsip dinamis inaktif, termasuk arsip lembaga tinggi negara yang belum tertata dengan baik sejak tahun 1972–2000. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sistem layanan kearsipan dengan batasan Pemberkasan arsip dinamis inaktif lembaga tinggi negara tahun 1972-2000 pada Asisten Deputi Dokumentasi, Diseminasi, Arsip Kepresidenan Dan Kementerian di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia dengan mengadopsi DeLone and McLean’s Information System Success Model (2003). Model ini digunakan untuk mengevaluasi efektivitas sistem dalam aspek kualitas sistem, kualitas informasi, dan kepuasan pengguna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Paradigma Kontruktivisme Metode Studi Kasus yang mencakup wawancara dan observasi terhadap arsiparis serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai efektivitas sistem layanan kearsipan dengan batasan arsip dinamis inaktif lembaga tinggi negara tahun 1972-2000, serta memberikan rekomendasi untuk peningkatan kualitas sistem layanan kearsipan tersebut pada Asisten Deputi Dokumentasi, Diseminasi, Arsip Kepresidenan Dan Kementerian di Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.

The archival service system plays a crucial role in supporting the effectiveness of archival services in government institutions. The Assistant Deputy for Documentation, Dissemination, Presidential and Ministerial Archives at the Ministry of State Secretariat of the Republic of Indonesia is responsible for the filing of inactive dynamic archives, including high state institution archives that have not been properly organized since 1972–2000. This study aims to analyze the implementation of the archival service system, specifically focusing on the filing of inactive dynamic archives of high state institutions from 1972 to 2000 under the Assistant Deputy for Documentation, Dissemination, Presidential and Ministerial Archives at the Ministry of State Secretariat of the Republic of Indonesia by adopting the DeLone and McLean’s Information System Success Model (2003). This model is used to evaluate the system's effectiveness through aspects of system quality, information quality, and user satisfaction. The study employs a qualitative approach with a Constructivist Paradigm and a Case Study Method, including interviews and observations with archivists as well as analysis of related documents. The results of this study are expected to provide insights into the effectiveness of the archival service system with a focus on inactive dynamic archives of high state institutions from 1972 to 2000 and offer recommendations for improving the quality of archival services under the Assistant Deputy for Documentation, Dissemination, Presidential and Ministerial Archives at the Ministry of State Secretariat of the Republic of Indonesia."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sitepu, Kanaya Kandita Br
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi dalam pemusnahan arsip kepegawaian di Perumda Pasar Jaya serta mengevaluasi kesesuaian proses pemusnahan arsip dengan regulasi yang berlaku, yaitu Undang- Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Nomor 43 tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan kepala ANRI No.37 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusutan Arsip. Latar belakang penelitian ini adalah terdapat kendala dalam proses pemusnahan arsip kepegawaian di Perumda Pasar Jaya yang berakibat pada meningkatnya volume arsip yang tidak tertata dengan baik. Selain itu, tahun ini juga merupakan tahun pertama Perumda Pasar Jaya akan melakukan pemusnahan arsip. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam pemusnahan arsip di Perumda Pasar Jaya. Pada tahap penyusutan arsip kepegawaian belum berpedoman pada JRA yang ada, karena divisi HRD dan GA belum memahami bagaimana prosedur penyusutan dan pemusnahan arsip. Pada tahap pembentukan panitia penilai arsip belum melibatkan pimpinan pengolah arsip sebagai anggotanya dan juga belum adanya anggaran untuk pemusnahan arsip. Pada tahap penyeleksian arsip terdapat kendala tidak tepatnya pembentukan tim penilai arsip, waktu dan biaya operasional. Pada tahap penilaian arsip terdapat kendala yang disebabkan kurang tepatnya pembentukan tim penilai arsip, sehingga menyebabkan penilaian arsip kurang berjalan dengan baik. Pada tahap pelaksanaan pemusnahan arsip, terdapat kendala yaitu belum adanya alat pencacah arsip.

This research seeks to examine the various challenges encountered in the process of personnel archive destruction at Perumda Pasar Jaya and to assess whether the procedures align with relevant legal frameworks. These include Law No. 43 of 2009 on Archives, Government Regulation No. 28 of 2012 implementing the aforementioned law, and the Head of ANRI Regulation No. 37 of 2016 on Guidelines for Archives Reduction. The study is motivated by the presence of significant barriers in the destruction process of personnel records, which has led to an accumulation of disorganized archives. Moreover, this marks the first year that Perumda Pasar Jaya is conducting archive destruction, making the evaluation particularly relevant. Findings from the study reveal several critical obstacles. During the personnel archive reduction phase, the process has not followed the existing Archive Retention Schedule (JRA), primarily because the HRD and General Affairs divisions lack sufficient understanding of reduction and destruction procedures. When establishing the archive appraisal committee, the archive processing head was excluded from participation, and no specific budget allocation was provided for archive destruction activities. Additional issues emerged during the selection of archives, such as an improperly formed appraisal team, time constraints, and limited operational funds. The assessment phase also suffered due to the same team formation issues, resulting in a poorly executed archive evaluation. Finally, during the actual destruction stage, the lack of an archive shredder presented a major operational hurdle."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fatasya Chumaira
"Perkembangan teknologi informasi pada era digital mendorong instansi pemerintahan untuk melakukan transformasi, salah satunya melalui digitalisasi arsip sebagai upaya meningkatkan efektivitas pelayanan informasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan arsip yang efisien dan modern di lingkungan Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum Republik. penelitian ini mencakup bagaimana proses penyimpanan arsip digital menggunakan E-Arsip dilakukan, apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya, dan rekomendasi perbaikan untuk optimalisasi sistem. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Informan penelitian adalah arsiparis dan staf terkait di Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Hukum. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan arsip digital melalui E-Arsip dilaksanakan secara sistematis mulai dari unggah dokumen, pengisian metadata, hingga penetapan masa retensi dan lokasi simpan arsip digital. Faktor pendukung meliputi dukungan pimpinan, ketersediaan infrastruktur, serta adanya SOP. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan perangkat, jaringan, dan kurangnya literasi teknologi pada sebagian pegawai. Digitalisasi arsip terbukti meningkatkan efisiensi pengelolaan arsip, percepatan temu kembali informasi, dan mendukung akuntabilitas layanan publik, meskipun diperlukan penguatan pada aspek SDM dan infrastruktur.

The advancement of information technology in the digital era has driven government institutions to undergo transformation, including through archive digitalization as a strategy to enhance the effectiveness of information services. This study is motivated by the importance of efficient and modern archive management within the Secretariat General of the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia to support responsive, targeted, and accountable public services. The focus of this research includes how the digital archive storage process using the E- Arsip system is implemented, the challenges encountered, and recommendations for system optimization. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in- depth interviews, direct observation, and documentation. Research informants consisted of archival staff and relevant personnel at the General Bureau. Data analysis was conducted using the interactive model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that digital archive storage through E- Arsip is conducted systematically—from document upload, metadata entry, to retention scheduling and digital storage designation. Supporting factors include leadership support, available infrastructure, and the presence of standard operating procedures (SOPs). Key challenges involve limited devices, unstable network connectivity, and insufficient technological literacy among some staff. Overall, archive digitalization has proven effective in improving archive management efficiency, accelerating information retrieval, and supporting the accountability of public information services, although improvements are still needed in infrastructure and human resource readiness."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Noor Rohman
"Skripsi ini membahas mengenai strategi promosi yang dilakukan oleh Perpumda Provinsi DKI Jakarta Bagi Siswa SMA Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kegiatan strategi promosi yang dilakukan oleh Perpumda Provinsi DKI Jakarta, mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi dalam strategi promosi, dan menjelaskan cara menyikapi faktor yang mempengaruhi dari strategi promosi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen.
Hasil menunjukan bahwa strategi promosi promosi Perpumda Provinsi DKI Jakarta terdiri atas tiga konsep, yaitu perencanaan, implementasi dan evaluasi. Metode promosi yang digunakan adalah periklanan, penjualan perseorangan, publisitas, dan promosi penjualan. Selain itu, faktor yang mempengaruhi srategi promosi adalah Dana, SDM, dan Penyegmentasian pasar. Menyikapi pengaruh dari strategi promosi, pihak Perpumda Provinsi DKI Jakarta melakukan pengajuan anggaran dana proposal untuk kegiatan promosi senilai Rp2.000.000.000 kepada Gubernur DKI Jakarta dan menekankan kerjasama ke berbagai stakeholder.

This research is about a promotion strategy undertaken by the DKI Jakarta Public Library For Senior High School of Jakarta. The purpose of this research is to describe the promotional strategy activities by the DKI Jakarta Public Library, identify the factors that influence the promotion strategy and explain how to respond to the influencing factors of the promotion strategy. The approach used in this research is a qualitative approach with case study method. Data collection is done through interview, observation, and document study.
The result shows that promotion strategy of DKI Jakarta Public Library promotion consists of three concepts namely, planning, implementation and evaluation. The promotional methods used are advertising, individual sales, publicity, and sales promotion. In addition, the factors that influence the promotion strategy are Funds, Human Resources, and Market Segmentation. Responding to the influence of the promotion strategy, the Provincial Government of DKI Jakarta submitted proposal budget for promotion activities worth Rp2.000.000.000 to the Governor of DKI Jakarta and emphasized the cooperation to various stakeholders.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2017
S69552
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>