Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 19 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Frans Richard Kodong
"SIPIM adalah suatu aplikasi EIS (Executive information System) yang dikembangkan di UPN "Veteran" Yogyakarta. Tujuan SIPIM adalah untuk menyediakan kepada pimpinan universitas suatu sistem informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan. SIPIM memadukan beberapa konsep dan tools teknologi informasi yang ada dalam interaksi komputer dan manusia, pengambilan informasi dan dapat dikembangkan untuk lingkungan multimedia.
Pengguna SIPIM adalah pimpinan universitas, antara lain Rektor dan Para Pembantu Rektor. User interface dirancang dengan graphical untuk mempermudah mengakses data., dengan menggunakan browser, dan dapat diakses dari jaringan Intranet di kampus. Untuk mengatasi kesulitan dalam menganalisis kebutuhan eksekutif, maka sistem di kembangkan .dengan prototype yang menggunakan aplikasi berbasis MS Windows.
EIS Engine merupakan salah satu komponen arsitektur SIPIM, EIS Engine dikembangkan dengan model Toaster, yang terdiri dari tiga komponen antara lain presentation, control dan gateway. EIS Engine dapat mengintegrasikan informasi yang berasal dari sumber informasi yang berbeda (informasi terstruktur , maupun tak terstruktur), sebagai mana yang biasanya dibutuhkan pada aplikasi EIS.

SIPIM is a EIS (Executive Information System) developed at the UPN"Veteran" Yogyakarta. Objectives of SHIM is to provide the executives of the university with an advance information system to support them in decision making. SIPIM integrates several available IT concepts and tools in human-computer interaction, information retrieval and even multimedia environment.
The end user of SIPIM will be the University Rector with Vice Rectors. The user interface is graphical to facilitate easy and user Friendly access to data, by using the user's favorite browser, and can be access from the campus intranet. The well-known difficulties in capturing requirements from executives for their information system have made us develop .a series of prototypes using aplication development tools (MS Windows based application).
EIS Engine is one of the components of SIPIM architecture. EIS Engine is developed to fulfill the need of facility. It is designed based on toaster model, which consist of three components (i.e. presentation, control and gateway). EIS Engine will integrate the information from different information sources (structured or unstructured). As an EIS application usually needs difference information sources.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Herman Hartono
"Protokol TCP/IP merupakan protokol komunikasi yang paling banyak digunakan saat ini. Pada sistem operasi Microsoft Windows, protokol TCP/IP ini diakses dengan menggunakan Windows Sockets (WinSock). WinSock Merupakan antarmuka komunikasi yang dapat digunakan oleh aplikasi untuk mengakses protokol TCP. Kinerja merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam pengembangan dan perancangan aplikasi komputer dan jaringan komputer. Evaluasi kinerja diperlukan untuk mendapatkan gambaran karakteristik kinerja dalam pengimplementasian suatu protokol komunikasi. Dalam Tugas Akhir ini dilakukan evaluasi kinerja untuk aplikasi yang menggunakan protokol TCP/IP melalui antarmuka WinSock. Untuk melakukan evaluasi kinerja digunakan suatu program client-server yang melakukan pertukaran pesan. Simulasi komuikasi antara program client danserver dilakukan dalam lingkup Jaringan UI Terpadu (JUITA), yang dapat menghubungkan Kampus UI Depok dengan Kampus UI Salemba. Kinerja yang dievaluasi ditinjau dari aspek response time dalam penyampaian pesan. Parameter yang dievaluasi mencakup pengaruh jumlah koneksi, ukuran pesan, dan ukuran file terhadap kinerja. Dari hasil simulasi dapat diketahui bahwa jumlah koneksi dan ukuran pesan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja aplikasi WinSock. Dengan mengetahui pengaruh yang berikan oleh parameter-parameter ini terhadap kinerja aplikasi, maka efek negatif yang ditimbulkan dapat dicegah atau diminimalkan."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2005
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dananjaya
"Perkembangan teknologi komputer sudah sedemikian cepatnya sehingga implementasi sistem teknologi informasi akan menghasilkan suatu sistem yang rumit, yang tentunya akan membuat rumit pula pemeliharaannya. Sistem tersebut harus selalu di pelihara agar terjaga ketersediaannya dan dapat bermanfaat bagi operasi bisnis suatu perusahaan. Tanpa adanya ketersediaan sistem informasi sangatlah mungkin suatu perusahaan tidak dapat beroperasi sehingga mengalami kerugiaan. Tetapi saat ini banyak perusahaan yang kurang mempedulikan hal-hal yang sebenarnya sangat kritis dalam menjaga ketersediaan dari suatu sistem informasi. Bertambah banyaknya fasilitas dari berbagai vendor untuk memberikan solusi ketersediaan tinggi pada sistem informasi sebagai salah satu sebab diperlukannya suatu analisa dari kebutuhan bisnis perusahaan sampai sejauh mana pentingnya ketersediaan sistem informasi tersebut terhadap kelangsungan bisnis perusahaan. Sehingga solusi ketersediaan tinggi yang diterapkan adalah yang paling optimal. Proyek akhir ini akan membuat suatu analisa perancangan sistem ketersediaan tinggi berdasarkan implementasi aplikasi CIS-RISI pada PT PLN. CIS-RISI adalah suatu sistem informasi yang berfungsi untuk menghasilkan tagihan rekening listrik setiap bulannya kepada pelanggan. Analisa akan dilakukan berdasarkan pengaruh kegagalan aplikasi CIS-RISI terhadap operasi bisnis PT PLN dan juga berdasarkan dari Service Level Agreement yang telah di setujui untuk pemeliharaan aplikasi CIS-RISI. Langkah yang akan dilakukan dalam proyek akhir ini pertama adalah melakukan analisa proses bisnis yang terjadi pada PT PLN terutama adalah proses-proses bisnis yang berhubungan secara langsung dengan aplikasi CIS-RISI, kemudian melakukan analisa terhadap komponen pembentuk dari aplikasi CIS-RISI, komponen ini adalah hal yang harus di lindungi agar aplikasi CIS-RISI selalu tersedia. Untuk mendapatkan pembenaran atas solusi ketersediaan tinggi yang akan di implementasikan, digunakan Business Impact Analysis (BIA) untuk menganalisa seberapa penting ketersediaan aplikasi CIS-RISI dalam pengaruhnya terhadap kelancaran proses bisnis PT PLN. Berdasarkan hasil BIA maka akan dibuat beberapa solusi ketersediaan tinggi berdasarkan kebutuhan PT PLN terhadap aplikasi CIS-RISI."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2005
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ananto Widhi Nugroho
"PT. AJB Bumiputera sebagai perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia memiliki visi untuk mempertahankan keunggulannya ditengah persaingan bisnis asuransi yang semakin tajam. PT AJB Bumiputera menyadari bahwa TI menjadi salah satu faktor penting yang menunjang keberhasilannya dalam mencapai visi tersebut. Oleh karena itu selain terus menerus menciptakan terobosan-terobosan dalam bentuk produk asuransi baru yang didukung oleh TI, PT. AJB Bumiputera juga mulai memperhatikan tingkat layanan Departemen TI khususnya dalam hal penanganan insiden. Penanganan insiden TI menjadi semakin penting bagi PT. AJB Bumiputera mengingat semakin tingginya ketergantungan proses bisnis PT. AJB Bumiputera terhadap TI. Penanganan insiden yang kurang tepat seringkali menyebabkan terganggunya proses bisnis dan menurunkan kinerja PT. AJB Bumiputera, oleh karena itu diperlukan suatu sistem pengelolaan insiden yang sesuai dengan kondisi PT. AJB Bumiputera sehingga setiap insiden yang terjadi dapat diselesaikan sesuai dengan harapan PT. AJB Bumiputera dan memungkinkan terus menerus dilakukannya peningkatan kualitas layanan TI.
Tahapan kegiatan yang akan dilakukan untuk merencanakan manajemen insiden di PT. AJB Bumiputera dimulai dengan pengumpulan requirement, kemudian bersamaan dengan itu dilakukan studi terhadap model MOF yang telah banyak menjadi standar dalam manajemen pelayanan TI khususnya manajemen penanganan insiden. Kemudian dilakukan perencanaan sistem manajemen insiden berdasarkan panduan model MOF dan requirement yang muncul dari PT. AJB Bumiputera sehingga sistem manajemen insiden yang dirancang akan sesuai dengan kondisi PT. AJB Bumiputera. Dalam laporan ini perancangan akan menggunakan pendekatan terhadap tiga komponen utama dari manajemen insiden yaitu SDM (Sumber Daya Manusia), proses yang berjalan dalam manajemen insiden dan teknologi pendukung serta integrasi diantara ketiganya sehingga membentuk satu sistem manajemen insiden yang utuh."
Depok: Universitas Indonesia, 2004
T40231
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gimson, Ahmed
"Hubungan antara instansi pemerintah dan penyedia layanan umumnya menggunakan kontrak perjanjian sebagai dasar kerjasama. Sementara penyelenggaraan layanan TI tidak cukup mengandalkan kontrak, tetapi kesepakatan tingkat layanan (SLA). Padahal keberadaan SLA saja tidak menjamin hubungan yang saling menguntungkan untuk meningkatkan kualitas layanan. Karena SLA harus dikelola dengan baik melalui serangkaian proses yang berkesinambungan. Instansi pemerintah sebagai pengguna tidak memiliki pemahaman yang cukup tentang SLA dan pengelolaannya. Sehingga pengelolaan SLA hanya berjalan sepihak pada penyedia layanan. Akibatnya terjadi ketimpangan karena kepentingan pemerintah tidak mendapat prioritas. Oleh karenanya perlu ditelaah mekanisme dan prosedur yang terkait pengembangan dan manajemen SLA. Dalam pengembangan SLA misalnya memperhatikan penerjemahan kebutuhan pengguna, pengukuran fungsi dan proses, pembuatan dokumen dan kontrak, serta evaluasi peningkatan layanan. Sedangkan dalam manajemen SLA perlu memperhatikan bagaimana proses dan pengawasan terhadap SLA dapat dilakukan. Proyek akhir ini mengembangkan kerangka pengelolaan SLA agar dapat membantu terlaksana di lapangan. Perubahan tidak dilakukan terhadap proses pengembangan dan manajemen SLA. Tetapi justru membuat kerangka lebih tinggi yang melingkupi proses tersebut.

Most Indonesian government offices interact with its IT suppliers using typical goods and services contract schema. The office sees IT services just like another ordinary service and would need no maintenance and management. IT service management would need more than contract to maintain technical aspects. Service Level Agreement (SLA) suits this condition. But IT service management goes beyond SLA existence. The office must learn, cope, and embrace SLA management to ensure mutual relationship with supplier. Otherwise the classic dilemma of single side management can occurs and cause problematic user requirement priority. The culture and classic dilemma of bureaucratic organization must be addressed. This paper examines mechanism and procedures which relates to SLA development and management. SLA development should aware of proper user requirement analysis, informal measurement, documentation and contracting, and service improvement evaluation. While SLA management concerns on monitoring and reporing toward service delivery. The Final Project discusses the implementation of SLA development and management from ITIL methodology. The methodology itself need no signification change. It needs a higher framework that secures the implementation instead."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2005
PA-44
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rony Baskoro Lukito
"Salah satu standar dan acuan keamanan yang banyak diadopsi adalah ISO 17799. Standar ini sangat luas dan jika diterapkan secara keseluruhan pada suatu organisasi dapat menimbulkan overhead biaya dan beban bagi organisasi. Pada studi ini dilakukan kajian dan eksplorasi pemanfaatan standar tersebut untuk penyusunan kebijakan keamanan dalam lingkup E-learning di Universitas BCD. Pembahasan difokuskan pada identifikasi aset, ancaman dan kerawanan dalam konteks manajemen keamanan. Hasil akhir proyek ini adalah sebuah rancangan kebijakan keamanan yang dibuat berdasarkan kebutuhan keamanan pada sistem E-learning di Universitas BCD. Kebijakan keamanan yang dibuat meliputi kebijakan akses kontrol, kebijakan kerahasiaan data, kebijakan integritas data, kebijakan instalasi dan operasi, dan kebijakan proteksi transmisi data.

One of the standard and security reference that most adopted is ISO 17799. This standard is very large, and if this entire standard implemented in an organization, can make an overhead of cost and load in organization. In this study do a learning and exploration of standard usage for compile E-learning security policy at BCD University. The study focused on asset identification, threat and vulnerabilities in security management context. The result of this project is a draft security policy that create based on security needs at e-learning system in BCD University. These security policies include Access control policy, data secret policy, data integrity policy, installation and control policy, and data transmissions protection policy."
Depok: Universitas Indonesia, 2005
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sasongko Budhi W.
"Fasilitas Teknologi Informasi yang ditawarkan oleh Presiden University yaitu fasilitas internet, email, e-book, file server dan laboratorium komputer, yang perlu dilindungi terhadap ancaman internal dan eksternal. Ancaman internal datang dari pengguna dalam jaringan lokal (Local Area Network). Ancaman internal ini cukup tinggi karena mahasiswa yang selalu ingin mencari dan mencoba menerapkan ilmunya dan terkadang diterapkan secara tidak benar. Untuk itu dibutuhkan kebijakan keamanan sistem informasi yang cukup efektif,. Khususnya untuk menghadapi ancaman-ancaman dari dalam (internal). Karena di satu sisi adanya kebutuhan agar jaringan komputer tetap aman, tetapi di lain sisi aset Teknologi Informasi harus dapat dipergunakan oleh mahasiswa, staf dan dosen setiap saat. Diperlukan adanya identifikasi kebijakan keamanan yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Identifikasi ini berdasarkan pada aset dan resiko yang dapat terjadi karena ancaman internal. Standard dirancang sesuai dengan kebijakan keamanan yang merupakan penerapan teknologi yang mampu mengatasi ancaman internal tersebut.

Information technology facility that President University offered are internet, email, e-book, file server and computer laboratory that should be protected from internal and external threat. Internal threats are coming from user in Local Area Network. Internal threats are very high because students always searching and try to implement their knowledge and frequently it is implemented in the wrong way. For that reason it needs effective information security policy, especially to handle internal threats. Because in one side the need of safe computer networking but the other side information technology asset should be used by student, staff and lecturer at any time. It needs identification of security policy that relevant to organization needs. This identification based on asset and risk that can be exploited by internal threats. Standard will be designed related to security policies and should be implementation of technology that can handle internal threats."
Depok: Universitas Indonesia, 2006
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rio Ricardo
"Sebagai perusahaan minyak dan gas yang bertujuan selalu meningkatkan produksi terbaik, maka KUFPEC (Indonesia) Ltd selalu berusaha melakukan bisnisnya dengan langkah-langkah yang bijak Dengan kebutuhan bisnis yang berkembang di mana teknologi informasi harus dapat melayani kebutuhan proses bisnis, maka suatu perencanaan infrastruktur sangat diharapkan dilakukan dengan baik, karena tanpa perencanaan yang baik infrastruktur yang ada tidak saling mendukung, padahal banyak kemungkinan sumber daya yang ada dapat dipakai bersama untuk mengoptimal kemampuan sistem.
Perencanaan infrastruktur adaptif menjadi salah satu alternatif yang perlu diterapkan dalam mengembangkan infrastruktur yang harus dapat terus memenuhi kebutuhan bisnis, dengan bentuk pola-pola dan pelayanan yang dapat dikelompokkan, maka pemakaian infrastruktur yang ada dapat digunakan secara optimal dalam mendukung kebutuhan aplikasi yang beraneka ragam.
Hasil yang diperoleh dari kajian ini adalah perencanaan infrastruktur secara adaptif melalui identifikasi standard pola, services dan platform untuk dapat digunakan menjadi dasar pengembangan teknologi informasi di perusahaan sehingga menghasilkan infrastruktur yang lebih optimal tanpa harus merubah infrastruktur yang ada secara keseluruhan.

As an oil and gas with aim to always increase product bestly, hence KUFPEC (Indonesia) Ltd always make an attempt on its business with wise decision. With requirement of business expanding where information technology have to earn to serve business process requirement hence planning of infrastructure very expected to be put accross, because without good planning, existing infrastructure do not supporting each other, though many possibility of existing resource can utilize to reach optimal performance of the system.
Planning of infrastructure of adaptive become one of the alternative way which need to be applied in developing infrastructure which must earn to continue to fulfill requirement of business, with patterns form and services able to be grouped, hence usage of existing infrastructure can be used in an optimal fashion in supporting requirement of multifarious application need.
The result which is obtained from this study is planning of infrastructure by adaptive through identify standard of pattern, services and platform, to be able to be used and become base development of information technology in company so that yield more optimal infrastructure without having to change existing infrastructure as a whole."
Depok: Universitas Indonesia, 2006
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ridwan Andi Kambau
"JAK-TV adalah stasiun TV Lokal Jakarta dibawah naungan PT. Danapati Abinaya Investama. Sebagai stasiun TV Lokal, maka strategi pengembangan secara teknologi tidak sebesar TV Nasional, namun harus lebih efisien dan efektif dalam pengelolaannya. Untuk itu perlu dibangun suatu teknologi broadcast yang adaptif, sehingga mudah dalam pengembangannya. Dukungan Teknologi Informasi dalam pengembangan Teknologi Broadcast di JAK-TV sangat penting, mengingat teknologi-teknologi terbaru di dunia pertelevisian mengadopsi perkembangan teknologi Informasi, mulai dari sistem jaringan, penggunaan aplikasi-aplikasi komputernya sampai dengan sistem penyimpanannya. Pengembangan Infrastruktur IT-TV Broadcast ini diharapkan dapat menjadi solusi dari masalah-masalah yang dihadapi JAK-TV, khususnya dalam bidang teknologi broadcast-nya dengan pendekatan Teknologi Informasi Hasil yang diperoleh dari pengembangan ini adalah perencanaan Infrastruktur seperti perbaikan jaringan komputer, pengamanan dan efisiensi media penyimpanan sampai pada support dukungan aplikasinya yang secara lengkap dapat digunakan oleh JAK-TV dalam operasional sehari-hari dengan mereduksi persoalan-persoalan dasar operasional JAK-TV. Dengan adanya infrastruktur ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan JAK-TV saat ini dan memudahkan pengembangan dimasa akan datang.

JAK-TV is Local TV station in Jakarta under PT. Danapati Abinaya Investama. As Local TV station the technological development strategies are not the same with National TV station, but have to be more efficient and effective in its management. Therefore, it is necessary to build an adaptive broadcast technology in order to be developed easily. Information Technology?s support in JAK-TV?s Broadcast Technology development is very important, considering that newest technologies in television broadcast adopt the growth of information technology, starting from network systems, usage of computer applications and storage systems. The development of IT-Broadcast is expected to be a solution to the problems faced by JAK-TV, especially in the broadcast technology with Information Technology approach. The Result of this development is Infrastructure Design Planning such as redesigning computer networks, security and effeciency of storage and support of complete applications which can be used by JAK-TV in daily operation by reducing its basic operational problems. Using this Infrastructure, it is expected to fulfill the needs of JAK-TV at the moment and to ease future development."
Depok: Universitas Indonesia, 2005
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Okky Andrian
"Pasar Telekomunikasi belakangan ini semakin competitif. Bagi Perusahaan telekomunikasi untuk tetap mempunyai pangsa pasar yang besar adalah menjadi tantagan tersendiri. Untuk mencapai kesuksesan tersebut perusahaan telekomunikasi menerapkan data warehouse Informasi Strategis yang diberikan oleh data warehouse menjadi tantangan yang harus dipenuhi untuk kebutuhan analitik bagi perusahaan. Perancangan dan pengembangan sistem data warehouse dengan menggunakan metodologi dan cara-cara yang tepat mesti digunakan dengan baik. Proyek ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Perusahaan telekomunikasi dalam menyediakan perancangan data warehouse sebagai sarana informasi untuk analisis data.

The telecommunications market is becoming increasingly competitive. In order to remain profitable and, many telecommunications companies are implementing data warehouses. The Strategic Information delivered from data warehouse has become a challenge to be fullfiled in order to analytical purpose of the Company. To design and develop the data warehouse system the appropriate methodology and "best of breed" must be applied. This project is believed would statisfy the Telecommunication Company`s needs in designing data warehouse in order to provide information for analytical data."
Depok: Universitas Indonesia, 2005
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>