Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 199 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nunung Sukaeti
"Telah dilakukan penelitian tentang gambaran pengobatan pasien diabetes melitus (OM) di Rumah Sakit Umum Pendidikan (RSUP) Fatmawati Jakarta. Analisis data terhadap pasien OM RSUP Fatmawati belum pernah dilakukan kembali sejak 10 tahun terakhir, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk meningkatkan pengelolaan pasien OM. Tujuan penelitian untuk mendapat gambaran tipe OM dan gambaran pengobatan pasien OM rawat jalan. Manfaat penelitian adalah dapat mengamati indikasi ketidakpatuhan berobat pasien OM sebagai bahan masukan untuk rumah sakit. Penelitian dilakukan secara cross sectional cleskriptif selama kurun waktu Januari 2004 - Mei 2004 terhadap data sekunder Februari 2002 - Februari 2004 (n = 315), serta pengisian angket dan pemeriksaan hemoglobin glikosilasi (HbA1c) (n = 257). Indikator yang dipakai adalah angka proporsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : proporsi OM tipe 2 adalah 99,05%; ratarata nilai HbA1c adalah 7,25; proporsi HbA1c (menurut kriteria PERKENI 2002) : baik 32,29% (HbA1c < 6,5), sedang 41,64% (HbA1c 6,5 - 8) dan buruk 26,07% (HbA1c > 8). Proporsi obat-obat anti diabetes adalah sulfonilurea (generasi 1, 2, 3) 24,12%, biguanid 22,96%, kombinasi sulfonilurea dan biguanid 30,35%, insulin 13,23%, kombinasi oral dan insulin 5,84%; proporsi keadaan tanpa obat oral 13,01%, suntikan 2,22%. Proprosi efek samping : hipoglikemia 21,6%, gastritis 6,62%; proporsi : edukasi 66,70%, konseling gizi 95,34% dan konseling obat 26,46%."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2005
T39536
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Patricia Simon
"Natrium diklofenak adalah obat AINS yang banyak digunakan menjadi bentuk sediaan transdermal. Obat AINS yang diberikan secara transdermal mempunyai konsentrasi obat di plasma yang lebih rendah daripada pemberian secara oral. Peristiwa itu mungkin disebabkan karena adanya interaksi antara natrium diklofenak dengan stratum korneum kulit. Dalam penelitian ini, digunakan bentuk sediaan mikroemulsi. Mikroemulsi diharapkan dapat meningkatkan penetrasi obat karena mengandung konsentrasi surfaktan yang tinggi. Kemampuan berpenetrasi natrium diklofenak dari sediaan mikroemulsi diuji secara in vitro menggunakan sel difusi Franz dan metode tape stripping.
Hasil uji penetrasi dengan sel difusi Franz menunjukkan bahwa selama 8 jam, natrium diklofenak telah terpenetrasi sebesar 9,3185%. Hasil uji penetrasi dengan metode tape stripping menunjukkan bahwa obat tidak tertahan di kulit dalam jumlah besar. Jumlah konsentrasi obat yang terdapat di kompartemen reseptor, membran kulit dan kompartemen donor sel difusi Franz mendekati 100%.

Sodium diclofenac is one of NSAIDs which widely formulated as transdermal dosage form. The transdermal dosage form of NSAIDs has a lower concentration in plasma than oral route. This phenomenon may be caused of interaction between sodium diclofenac and skin?s stratum corneum. Microemulsion dosage form was used in this research. The use of microemulsion dosage form is aimed to increase drug penetration because of its high surfactant content. The penetrability of sodium diclofenac microemulsion was tested by in vitro method using Franz diffusion cell and tape stripping method.
The result from penetration test by Franz diffusion cell was sodium diclofenac had penetrated for about 9.3185% during 8 hours. Penetration test by tape stripping method revealed that sodium diclofenac was not restrained in skin membrane for significant amount. The sum of sodium diclofenac in compartment receptor, skin membrane and compartment donor of Franz diffusion cell is around 100%.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S42486
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yang Disa Karina
"Magnesium Askorbil Fosfat ( MAF ) sebagai antioksidan dan pelembab yang bersifat hidrofilik bila diformulasikan ke dalam lipstik dienkapsulasi terlebih dahulu menjadi liposom agar dapat mencapai lapisan dermis. Metode Reverse Phase Evaporation digunakan untuk membuat liposom MAF. Liposom dibuat tiga formula menggunakan lesitin dan kolesterol dengan perbandingan 10 : 1 (formula I), 10 : 2 (formula II), dan 10 : 3 (formula III) menghasilkan efisiensi penjerapan MAF sebesar 62,00 %, 67,26 %, dan 73,44 %. Formula III yang menghasilkan jerapan terbesar dengan ukuran partikel rata-rata sebesar 0,496 μm diformulasikan ke dalam lipstik dan dibuat menjadi lima formula yang pengembangannya berdasarkan hasil evaluasi. Lipstik terbaik didapatkan dari formula V yang memenuhi kriteria penampilan fisik, tekstur polesan, homogenitas warna, kekerasan 152 1/10 mm, dan titik lebur 37,5°C."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2009
S32744
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Renny Handayani
"Pengobatan penyakit Inflammatory Bowel Disease (IBD) dapat dilakukan dengan penghantaran obat ke kolon.Peradangan kronis memainkan peran penting terjadinya fibrosis.Deksametason merupakan obat yang memiliki efek anti inflamasi dan antifibrosis.Deksametason akan di mikroenkapsulasi ke dalam beads kitosan dengan metode gelasi ionik menggunakan natrium tripolifosfat (NaTPP) sebagai penaut silang. Kemudian Beads kitosan-tpp dilakukan penyalutan menggunakan 10% Eudragit®S100 (Poly (methacylic acid-co-methyl methacrylate) 1:2). Beads yang dihasilkan kemudian dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscope(SEM) dan ayakan bertingkat. Uji kandungan obat, efisiensi penjerapan deksametason dalam beads dan pelepasan obat ditetapkan kadar obatnya secara spektrofotometri. Hasil dari uji kandungan obat sebesar 19,39%; 18,55%, 16,25% dan 10,12%. Sedangkan efisiensi penjerapan diperoleh 77,59%; 74,23%; 65,03% dan 40,49%. Pada uji pelepasan obat pada medium HCl pH 1,2 ; dapar fosfat pH 7 dan dapar fosfat pH 6 diperoleh hasil untuk beads yang disalut dengan Eudragit® S100 dimana pelepasan pada kolon sebanyak 78,91 % pada jam ke-24. Sehingga sediaan ini dapat dimungkinkan untuk digunakan sebagai obat target pada kolon dengan pelepasan bertahap.

The treatment of Inflammatory Bowel Disease (IBD) may be carried out by drug delivery to the colon. Chronic inflammation plays an important role occurrence of fibrosis. Dexamethasone is a drug that has anti-inflammatory effects and antifibrosis. Dexamethasone was microencapsulated into chitosan beads by ionic gelation method using sodium tripolyphosphate (TPP) as across-linker. Then chitosan-TPP Beads were coated by 10% Eudragit ®S100(Poly (methacylic acid-co-methyl methacrylate) 1:2). The resulting beads were characterized using Scanning Electron Microscope (SEM) and multilevel sieve. Drug content, encapsulation efficiency of dexamethasone and drug release determined by spectrophotometry UV-Vis. The resultsof the drug content testare19,39%, 18,55%,16,25% and 10,12% while the efficiency of the encapsulation are 77,59%, 74,23%,65,03% and 40,49%. The results of drug release test in medium HCl pH 1.2, phosphate buffer pH 7 and pH 6 found that beads coated with Eudragit® S100 were released in the colon obtained 78,91% occurs at the 24 hours.It is obviously clear that this dosage form can be used as drug targets in the colon with sustained release.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
S45058
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Christye Aulia
"Penyakit inflamasi usus atau Inflammatory Bowel Disease (IBD) merupakan penyakit peradangan yang terjadi pada kolon, penyakit ini sebaiknya diobati dengan sistem penghantaran obat tertarget pada bagian spesifik. Sistem penghantaran yang ditargetkan untuk pengobatan IBD dirancang untuk meningkatkan konsentrasi obat pada jaringan lokal. Deksametason merupakan obat yang memiliki efek anti inflamasi dan antifibrosis yang dapat digunakan untuk memperbaiki jaringan parut yang timbul pasca operasi IBD. Penelitian ini bertujuan untuk membuat beads kalsium-alginat deksametason yang hanya dilepas pada kolon. Beads dibuat menggunakan natrium-alginat yang disambung silang dengan Ca2+ melalui metode gelasi ionik, dengan perbandingan antara natrium alginat-deksametason (3:1). Konsentrasi natrium-alginat yang digunakan sebesar 3% b/v dengan varian konsentrasi CaCl2 sebagai agen sambung silang yakni 2% (formula 1), 3% (formula 2), dan 4% (formula 3). Beads yang telah dibuat akan dikarakterisasi untuk mengetahui bentuk dan morfologi beads, distribusi ukuran partikel beads, kadar air, efisiensi proses, indeks mengembang, uji kandungan obat, efisiensi penjerapan deksametason dalam beads dan evaluasi pelepasan obat secara in vitro yang kadar deksametasonnya ditetapkan secara spektrofotometri UV-Vis. Hasilnya diperoleh bentuk beads yang hampir bulat dengan kisaran ukuran antara 630 - >800 µm. Efisiensi penjerapan terbesar diperoleh dari beads formula 1 yaitu sebesar 98,14% sedangkan setelah disalut dengan eudragit® S100 menggunakan alat fluid bed dryer diperoleh beads formula 4 dengan efisiensi penjerapan sebesar 67,78%. Beads formula 1 hanya bersifat enterik dan belum mampu menahan pelepasan zat aktif hingga di pH kolon, sedangkan beads formula 4 memiliki profil pelepasan yang lebih baik karena dapat melepas zat aktif sampai di pH kolon secara bertahap dan bertahan selama 8 jam saat di pH kolon.

Inflammatory Bowel Disease (IBD) is a disease of inflammation in the colon, therefore this disease should be treated with targeted drug delivery systems on site-specific. Targeted delivery systems for the treatment of IBD is designed to increase the drug concentration in the local tissue. Dexamethasone is a drug having anti-inflammatory and antifibrosis effects which is used to repair scar tissue arising from postoperative IBD. This research purpose to create calcium-alginate beads dexamethasone to be released only in the colon. Beads were made ​​by using sodium-alginate and Ca2+ as crosslinker by ionic gelation method, with ratio between sodium alginate-dexamethasone (3:1). A concentration of solution sodium alginate 3 % b/v with variation concentration of crosslinker is 2% (formula 1), 3% (formula 2), and 4% (formula 3). Beads ​​will be characterized to determine the form and morphology of the beads, particle size distribution of the beads, moisture content, process efficiency, swelling ratio, drug content, encapsulation efficiency and drug release determined by spectrophotometry UV-Vis. The results obtained were spherical beads with a size range between 630 -> 800 μm with the greatest encapsulation efficiency obtained from the beads formula 1 with the amount of 98.14% and after coated with Eudragit® S100 using a fluid bed dryer apparatus, beads of formula 4 was obtained with an encapsulation efficiency of 67,78%. Beads formula 1 were only released in stomach pH and not able to hold up the release of the active substance in colonic pH, whereas beads of formula 4 releasing dexamethason gradually more than 8 hours in colonic pH, and has a better release profile for the active substance.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
S44878
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Meiyani Nurhayati
"Praktek Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di PT Fabindo Sejahtera, Cikupa, Tangerang, ini bertujuan agar mahasiswa profesi apoteker dapat melihat langsung aktivitas yang berlangsung dalam suatu industri farmasi khususnya industri kosmetik, memperoleh pengetahuan dan wawasan tentang segala aspek yang terkait di industri kosmetik terutama dalam hal penerapan CPKB di PT Fabindo Sejahtera, serta mampu memiliki pemahaman yang mendalam mengenai peran dan tugas apoteker di industri kosmetik. Tugas khusus yang diberikan berjudul ‘Uji Pengaruh Variasi Konsentrasi Dipentaerythrithyl Tri-Polyhydroxystearate Terhadap Stabilitas dan Viskositas Liquid Foundation Sebagai Krim Air Dalam Minyak’, yang mana tugas khusus ini merupakan bagian dari projek Divisi Riset dan Pengembangan (R&D) PT Fabindo Sejahtera yang bertujuan untuk pengembangan salah satu produk yang di produksi PT Fabindo Sejahtera.

Pharmacists Professional Practice implemented in PT Fabindo Sejahtera aims to intended that students can see the direct profession pharmacists activity that takes place in the pharmaceutical industry specifically in the cosmetics industry, gaining knowledge and insight into everything related aspects in the cosmetics industry, especially in terms of the implementation of GMP in PT Fabindo Sejahtera and may have a deep understanding of the role and duties of the pharmacist in the pharmaceutical industry. Specific task given entitled ‘Concentration Variety of Dipentaerythrithyl Tri-Polyhydroxystearate’s Effect toward Stability and Viscosity of Liquid Foundation as Water in Oil Cream', in which are project by the Division of Research and Development (R & D) PT Fabindo aimed to developing one of the products of PT Fabindo Sejahtera.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Indah Nur Fitriandiny
"Praktek Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di PT. Fabindo Sejahtera Kampung Waru RT09/04 Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Tangerang Peride 1 April-Mei 2013. Praktek Kerja Profesi Apoteker di industri kosmetik bertujuan untuk mengetahui penerapan ketentuan CPKB di industri kosmetik, khususnya pada PT Fabindo Sejahtera, mengetahui tugas dan tanggung jawab apoteker di industri kosmetik, selain itu menjadi program yang mampu memberikan bekal pengalaman kerja di bidang industri kosmetik bagi mahasiswa calon apoteker. Penulisan laporan dilakukan dengan metode observasi langsung dan studi literatur. Tugas khusus yang diberikan berjudul Pengaruh Penambahan Lanolin Anhidrat Dan C10-C30 Kolesterol/Lanosterol Ester Tehadap Kondisi Sweating Dan Karakteristik Aplikasi Lipstik di Bibir. Tugas khusus ini bertujuan mengetahui pengaruh penambahan Lanolin Anhidrat dan C10-C30 Kolesterol/Lanosterol Ester terhadap kondisi sweating dan karakteristik aplikasi lipstik di bibir. Lipstik diformulasi dan diproduksi pada skala laboratorim dan di uji kondisi sweatingnya dengan menggunakan metode Sweating Test dan di uji aplikasi nya di bibir dengan metode Panel Test. Didapat hasil formula dengan C10-C30 Kolesterol/Lanosterol Ester lebih sedikit mengalami sweating dibandingkan formula dengan Lanolin Anhdirat sebagai pencegah sweating. Dan formula yang menggunakan C10-C30 Kolesterol/Lanosterol Ester lebih disukai berdasarkan kenyamanan aplikasi dan penyebaran warna pada bibir.

Pharmacist Internship Program was implemented PT. Fabindo Sejahtera, Kampung Waru RT 09/04 Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cikupa, Tangerang Period April 1st - May 14th 2013. It aims to know GMP compliance in cosmetic industry, especially in PT Fabindo Sejahtera and to understand the duties and function of pharmacist in cosmetic industry and to provide work experience in the field of cosmetic industry for prospective pharmacists. Report writing is done by direct observation and study of literature methods. Specific task titled the effect of Lanolin Anhydrous C10-C30 Cholesterol/Lanosterol Esters Addition in Sweating Condition And Characteristics of Lipstick on Lip Applications. This study aims to find out effect in sweating condition and characteristics of lipstick on lip applications with additon of Lanolin Anhydrous C10-C30 Cholesterol/ Lanosterol Esters. The lipstick to be tested was formulating and producing in laboratorium scale and then sweating in lipsticks tested by Sweating Test method and its application by Panel Test method. Results obtained with the formula C10-C30 cholesterol / lanosterol esters are less sweating than formula with Lanolin Anhdirat as a sweating deterrent. And formula using the C10-C30 cholesterol/lanosterol esters are preferred based on application and color dispersion on the lips.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Edi Kurniawan
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memahami tugas pokok dan fungsi Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dan tugas pokok dan fungsi Subdirektorat Farmasi Komunitas, Subdirektorat Farmasi Klinik, Subdirektorat Penggunaan Obat Rasional (POR). Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah mengetahui peran apoteker dalam memberikan pelayanan kefarmasian di ICU dan mengetahui manfaat apoteker dalam memberikan pelayanan di ICU.

Pharmacists Professional Practice at Directorate of Pharmaceutical Care in General Directorate Pharmacy and Medical Device Health Minsitry Republik of Indonesia aims to understand the basic duties and functions of Directorate of Pharmaceutical Care and also to understand basic duties and function of subdirectorate of community pharmacy, subdirectorate of clinical pharmacy, and subdirectorate of rationality in drug use . While the purpose of the special task is to understand the role of pharmacist in pharmaceutical care in ICU and the advantages that given from the role of pharmacist in ICU.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Phihaniar Insaniputri
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memahami tugas dan fungsi Direktorat Bina Pelayanan dan Alat Kesehatan dan juga memahami tugas pokok dan fungsi dari Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian serta subdirektorat yang berada dibawahnya. Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah untuk mengkaji perbandingan Good Pharmacy Practice di Apotek yang diterapkan di negara India dan Indonesia. Pengkajian tugas khusus dilakukan dengan menggunakan metode studi literature dari jurnal-jurnal ilmiah.

Pharmacists internship program in Directorate of Pharmaceutical Service of the Directorate General of Pharmaceutical Service and Medical Equipment of the Republic Indonesia Ministry of Health aims to comprehend duties and functions of the Directorate General of Pharmaceutical Service and Medical Equipment, and also to comprehend duties and functions of the Directorate of Pharmaceutical Service and subdirectorate that are below it. While the purpose of the specific assignment is to review the comparison of Good Pharmacy Practice in Pharmacy which implemented in the country of India and Indonesia. Review of specific task done by using the method of literature study of scientific journals.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rizkianna
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memahami tugas pokok dan fungsi Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian, memahami program kerja yang dilakukan oleh subdirektorat di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian, dan memahami kerjasama subdirektorat dalam Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dalam rangka persiapan implementasi SJSN, sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah untuk mengetahui dan melakukan pengkajian terhadap proporsi biaya obat pada pengobatan penyakit stroke, pneumonia dan kanker payudara, mengetahui pola penggunaan obat-obatan pada penyakit tersebut dan kaitannya dengan pengendalian biaya pengobatan.

Pharmacist Internship Program at Directorate of Pharmaceutical Care Directorate General of Pharmaceutical Services and Medical Devices Ministry of Health Republic of Indonesia aims to understand the duties and functions of Directorate of Pharmaceutical Care, understand the work program undertaken by the Sub-Directorate in Directorate of Pharmaceutical Care and also to understand cooperation in the Sub-Directorate in Directorate of Pharmaceutical Care in preparation for the implementation of the National Social Security. While the purpose of the special task is to identify and examine the proportion of the cost of medicines in the treatment of stroke, pneumonia and breast cancer, identify the pattern of medicine use in the treatment of stroke, pneumonia and breast cancer and control of treatment costs.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>