Ditemukan 157 dokumen yang sesuai dengan query
Rampersad, Hubert K.
Jakarta: Gramedia, 2005
658.3 RAM t
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Hutapea, Manahara
"Konsep TQM (Total Quality Management) yang salah satu tujuannya mencapai Zero defect management, sepinias memiliki kesamaan dan korelasi dengan konsep K3, (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang mengarah pada pencapaian Zero accident award.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada responden PT. Tambang Batubara Bukit Assam Unit Produksi Tanjung Enim, PT. Aneka Tambang UBP Nikei Pomaia, PT. Freeport Indonesia dan PT. Aneka Tambang UBP Emas Pongkor atas korelasi penerapan unsur TQM di bidang manajemen K3 dengan keberhasilan pencapaian nihil kecelakaan (zero accidend diperoleh hasil yang cukup signifikan.
Kuatnya korelasi antara unsur-unsur TQM (Customer Focus, Continue Improvement dan Total participation) dengan keberhasilan pencapaian nihil kecelakaan menunjukkan bahwa fungsi K3 telah diberdayakan secara proporsional, karena telah menyadari betapa pentingnya masalah K3 dalam menghadapi persaingan di era perdagangan bebas, dimana masalah K3 telah menjadi isu global yang merupakan salah satu faktor keunggulan dalam bersaing.
AbstractTQM (Total Quality Management) concept whose one of its aims is to accomplish Zero defect management at glance has similarity and correlation with Safety and Health concept with direct to zero accident award accomplishment.Based on research from PT. Tambang Batubara Bukit Asam Unit Produksi Tanjung Enim, PT, Aneka Tambang UBP Nikel Pomala, PT. Freeport lndonesia and PT. Aneka Tambang UBP Emas Pongkor on correlation of TQM elements implementation on Safety and Health management with successful Zero accident accomplishment, we gota significant result.The strong relation among TQM elements (Customer Focus, Continual Improvement and Total participation) with the successful of zero accident accomplishment on that company showed that the function of Safety and Health has been empowered proportionally the importance of Safety and Health problems in dealing the competition in free market era has been realized. Where safety and Health problems have become global issue which are one of the competitive advantage factors."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
T2577
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Haris Pandi Wijaya
"Total Quality Management (TQM) masih tetap menjadi suatu yang kontroversial, karena kesulitan mempraktekkannya. Ada yang mengatakan TQM sebagai kiasan baru manajemen, ada juga yang memujinya sebagai lompatan manajemen menuju kesuksesan. Beberapa bukti telah menunjukkan bahwa perusahaan yang menerapkan TQM mampu meningkatkan kinerjanya secara kuantitatif, misalnya peningkatan profitabilitas dan pangsa pasar, maupun kualitatif seperti makin terpenuhinya kebutuhan konsumen dan meningkatkan motivasi kerja karyawan. Namun, kadang-kadang penerapan TQM tidak sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini antara lain disebabkan oleh tidak adanya komitmen manajemen, tidak adanya visi serta perencanaan yang jelas, karyawan tidak dilibatkan secara penuh, ataupun ketidakcermatan menginterpretasi masalah yang dihadapi konsumen. Kontroversi antara pendukung keberhasilan TQM dengan pengkritik penerapan TQM perlu dijembatani oleh suatu pandangan atau penelitian yang mampu mengidentifikasi apa saja faktor-faktor yang mungkin berpotensi menjadi penghambat keberhasilan penerapan TQM, khususnya di perusahaan yang telah dilabeli sertifikat ISO- 9000. Jangan sampai label sertifikasi ini hanya kiasan agar perusahaan tersebut dipandang sebagai perusahaan berkualitas tinggi, namun faktanya tidak. Seharusnya menilai kendala potensial penerapan TQM merupakan bagian integral dari proses penerapan TQM. Penggunaan alat bantu statistik juga diperlukan untuk mengukur besarnya korelasi dan pengaruh dari faktor-faktor potensial penghambat penerapan TQM, sehingga diketahui apa saja faktor penghambat dan seberapa besar hambatan itu, agar penerapan TQM menjadi mempunyai arah dan pijakan yang jelas dan sertifikasi ISO-9000 yang sudah dibayar mahal menjadi bermanfaat."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T26529
UI - Tesis Open Universitas Indonesia Library
Runi Oktayani
"Type 2 diabetes mellitus (DM) altered the quantity and quality of saliva by disturbing the salivary glands. The objective of this study was to examine the relation between the concentration of salivary total protein and viscosity in patient with poorly controlled type 2 DM. Whole unstimulated saliva samples were collected from 12 poorly controlled diabetic patients (diabetic group) and 16 non diabetics (control group). Diabetic group had fasting blood sugar ³ 126 mg/dL and HbA1c > 8%. Control group were matched on age and sex to diabetic group, and had fasting blood sugar < 100 mg/dL. Saliva was analyzed for concentration of total protein, flow rate and viscosity. The total protein concentration was measured by Bradford method. Statistical analyzed was done by using paired sample t-test to compare concentration of salivary total protein, flow rate and viscosity between diabetic and control group. Statistical analyzed was done by using Pearson test to correlate salivary flow rate and viscosity, and concentration of salivary total protein with viscosity. Neither concentration of salivary total protein nor viscosity differed significantly between the two groups. Significantly greater salivary flow rate was seen in diabetic group. However, no correlation was found between the salivary flow rate and viscosity or concentration of salivary total protein and viscosity in diabetic group. In conclusion, there was no significant correlation between concentration of salivary total protein and viscosity in poorly controlled diabetic."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, 2007
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Spendolini, Michael J.
New York : Amacom 1992 , 1992
658.401 3 SPE b
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Ireland, Lewis R.
Pennsylvanian: Project Management Institute, 1991
658.562 IRE q (1)
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
New York: McGraw-Hill, 1994
658.562 BEY
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Lewis, Ralph G.
Florida: St. Lucie Press, 1994
378.1 LEW t (1)
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Milla Rachmawati
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S27839
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Henarmin Chandra
"Manajemen persediaan merupakan salah satu manajemen yang mengalami perkembangan yang sangat Namun dalam kenyataannya, banyak perusahaan menghadapi berbagai permasalahan serius di pengelolaan persediaan, walaupun mereka bidang pesat. tetap dalam telah mengimplementasikan sistem manajemen persediaan yang canggih. Terdapat kesan bahwa perkembangan konsep, teori dan teknik pengelolaan persediaan selama ini tidak mampu mengakomodasi berbagai kebutuhan dan permasalahan riil di dalam pengelolaan persediaan perusahaan. Fenomena di atas merupakan alasan utama penulis untuk memilih manajemen persediaan sebagai topik utama penulisan skripsi ini. Penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan dalam rangka untuk mengumpulkan berbagai data, informasi dan bahan kajian lainnya yang diperlukan dalam pembahasan skripsi ini. Berbagai teori dan teknik pengendalian persediaan tradisional seperti formula Economic Order Quantity (EOQ) dan teknik Order Point. selalu didasarkan pada pendekatan spesifik. Pendekatan ini memfokuskan perhatian pada pengendalian terhadap masing-masing jenis persediaan secara terpisah. Pendekatan yang demikian sebenarnya tidak efektif dalam pengendalian persediaan. karena hanya bertujuan untuk mencapai kondisi optimal pada masing-masing sub total persediaan (sub-total optimalization). Dalam kenyataannya penerapan pendekatan ini justru menciptakan kondisi suboptimal pada total persediaan (total sub optimalization). Untuk mengatasi masalah di atas kita harus mencari pendekatan alternatif yang lebih tepat. Pendekatan Total Flow Rate merupakan salah satu alternatif yang logis dan rasional. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi "total optimalization" dalam persediaan melalui pengendalian langsung terhadap total persediaan perusahaan. Dengan adanya suatu daya kendali yang lebih baik terhadap total persediaan. maka diharapkan para manajer perusahaan akan lebih mampu untuk mengelola sumber daya dan dana perusahaan secara efektif dan efisien."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1993
S18463
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library