Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 88 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rachmi Soraya
"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana hubungan antara perilaku komunikasi pengajar terhadap peserta pelatihan pengadaan barang/jasa. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 186 orang pegawai Aparatur Sipil Negara (36-45 tahun) yang merupakan peserta pelatihan pengadaan barang/jasa di Balai Pengembangan Kompetensi PUPR. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang menggunakan kuesioner (skala Likert) sebagai instrumennya. Data kuesioner yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan uji Pearson Korelasi. Dengan meminjam kerangka berpikir dari riset Mazer (2013), penelitian ini menggunakan lima variabel dalam kuesioner, antara lain penjelasan pengajar (teacher clarity), kedekatan nonverbal pengajar (teacher nonverbal immediacy), minat kognitif (cognitive interest), minat emosional (emotional interest), dan keterlibatan peserta pelatihan (student engagement). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan sebab-akibat atau korelasi yang positif antara kelima variabel tersebut. Penelitian ini mengonfirmasi bahwa minat emosional peserta, minat kognitif peserta, dan keterlibatan peserta dalam pelatihan tersebut dipengaruhi oleh bagaimana pengajar mampu menjelaskan pengajaran dan membangun kedekatan secara nonverbal kepada pesertanya. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan dukungan empiris terhadap pentingnya kelima variabel tersebut dalam meningkatkan keterlibatan peserta di proses pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini dapat memberikan panduan praktis bagi pengajar dan perancang kurikulum untuk meningkatkan efektivitas komunikasi dan interaksi di dalam pelatihan.

This research aims to identify the relationship between instructor communication behavior and participants' interest in procurement training. The sample consists of 186 civil servants (aged 36-45) participating in procurement training at the Center for Competency Development of the Ministry of Public Works and Housing. This quantitative study utilizes a questionnaire (Likert scale) as an instrument, and the collected questionnaire data are analyzed descriptively using Pearson Correlation test. Borrowing the framework from Mazer's (2013) research, this study incorporates five variables in the questionnaire: teacher clarity variable, teacher nonverbal immediacy variable, cognitive interest variable, emotional interest variable, and student engagement variable. The results show a positive cause-and-effect relationship or correlation among these five variables. The study confirms that participants' emotional interest, cognitive interest, and engagement in the training are influenced by how instructors explain the teaching and build nonverbal closeness with the participants. Overall, this research provides empirical support for the importance of these five variables in enhancing participant engagement in the learning process. The implications of this study can offer practical guidance for instructors and curriculum designers to improve communication and interaction effectiveness in training."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rahmi Rivalina
"Tujuan penelitian ini adalah mengelaborasipemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) gunameningkatkan proses belajar peserta didik. Pemanfaatan TIKdalam pembelajaran akan memotivasi guru melaksanakansecara bertahap kegiatan pembelajaran yang berpusat padapeserta didik. Masalah yang dibahas di dalam penelitian iniadalah tentang bagaimana pergeseran kegiatan pembelajarandari yang semula berpusat pada guru menjadi berpusat padapeserta didik melalui pemanfaatan TIK. Perkembangan TIKmemengaruhi berbagai aspek kehidupan sehari-hari, termasukkegiatan pembelajaran di kelas. Sekalipun demikian, belumsemua sekolah dan guru memanfaatkan TIK dalammembelajarkan peserta didiknya. Kegiatan pembelajaranmasih cenderung berfokus atau berpusat pada guru di kelas.Penelitian ini mengkaji kecenderungan guru memulaipemanfaatan TIK dalam kegiatan pembelajaran dan pada saatyang bersamaan juga cenderung menerapkan modelpembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Penelitianini menerapkan metode penelitian kepustakaan yangmengeksplorasi berbagai isu yang berkaitan denganpemanfaatan TIK dalam pembelajaran (melalui berbagai hasilpenelitian dan pengembangan, jurnal ilmiah, prosidingpertemuan ilmiah, dan publikasi lainnya yang relevan) gunamenerapkan model pembelajaran yang berfokus pada pesertadidik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatanTIK dalam pembelajaran menstimulasi guru secara bertahapuntuk menerapkan model pembelajaran yang berpusat padapeserta didik."
Jakarta: Pusat Data dan Teknologi Informasi, 2020
371 TEKNODIK 24:1 (2020)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Sitompul, Agifthya Tiominar Mawar Jennifiera
"Pemagangan di dalam negeri merupakan suatu program yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja Indonesia. Adapun skripsi ini membahas mengenai ketentuan penyelenggaraan program pemagangan yang diatur di dalam peraturan perundang-undangan Indonesia serta penerapannya yang dikaji berdasarkan studi kasus putusan Pengadilan Hubungan Industrial. Penulisan skripsi ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yang dilakukan dengan cara meneliti bahan pustaka atau data sekunder yang memuat norma hukum tertulis. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis yang dilakukan dengan menganalisa data secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diidentifikasi bahwa peraturan-peraturan yang mengatur mengenai penyelenggaraan pemagangan di dalam negeri belum memadai untuk melindungi peserta pemagangan. Hal ini menyebabkan banyaknya terjadi pelanggaran dalam menyelenggarakan pemagangan di dalam negeri. Oleh karena itu, perlu adanya pengaturan yang lebih lengkap termasuk sanksi bagi bentuk-bentuk pelanggaran terhadap penyelenggaraan pemagangan di dalam negeri.

Domestic apprenticeship system is a program held by Indonesian government which aims to improve the skills of Indonesian labours. The thesis discusses the provisions of the implementation of apprenticeship programs that are regulated in Indonesian legislation and its applications which was analized based on case studies of the Industrial Relations Court verdicts. This research used normative legal research method by examining literatures or other secondary data related to law and any form of written legal norms. This is an analytical descriptive research which is done by analyzing the data qualitatively. Based on the results of the study, it can be identified that the regulations governing the implementation of domestic apprenticeship are not sufficient to protect apprentices. This led to many violations of the implementation of domestic apprenticeship. Therefore, there needs to be a more comrehensive regulation which includes punishments for violation of the conduct of domestic apprenticeship."
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Faradilla Fatmawati
"Skripsi ini membahas gambaran serta hubungan antara umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, dan status kepesertaan dengan kepuasan peserta terhadap pelayanan Program Rujuk Balik di wilayah kerja BPJS Kesehatan Kantor Cabang Utama Jakarta Selatan. Rancangan penelitian adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat uji Chi-Square. Hasil penelitian menggambarkan kepuasan peserta PRB sebesar 51,0 dan menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pekerjaan dengan kepuasan peserta PRB.

The focus of this study is describe and discusses an overview as well as the relationship of age, sex, education, employment, income, and membership status with participants satisfaction to the Specialist Referral to Primary Health Care Program services in BPJS Kesehatan Main Branch Office South Jakarta working area. The study design is analytical quantitative with cross sectional approach. Data was collected by questionaires, they were analyzed by univariate and bivariate Chi Square test. The result of this research shows that 51,0 of the participants are satisfied with the Specialist Referral to Primary Health Care Program service. Other than that, there is a significant relationship between employment with participants satisfaction."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2017
S67812
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Silviatri
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat pengetahuan calon peserta JKN mandiri tentang sistem pendaftaran peserta di BPJS Kesehatan Kantor Cabang Depok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, paparan media massa dan pengalaman mengikuti asuransi komersial calon peserta JKN mandiri serta hubungannya dengan tingkat pengetahuan calon peserta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional. Berdasarkan hasil penelitian, responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu sebesar 54,2%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara pendidikan, pendapatan keluarga, dan paparan media massa dan pengalaman ikut askeskom dengan tingkat pengetahuan

ABSTRACT
The focus of this study is the factors associated with knowledge level of
prospective participants JKN independent about the participant registration system
in Depok Branch Office of BPJS Kesehatan. The purpose of this study is to
describe the age, sex, education, occupation, income, exposure to mass media,
experience following commercial insurance conducted prospective participants
JKN independent by and determine its relationship with the knowledge level.
This is a quantitative research with cross-sectional study design. The result
showed that 54,2% of respondents have less knowledge level. There were
significant differences between education, income, experience following
commercial insurance, exposure to mass media with the knowledge level"
2017
S70135
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Myrna Laksman-Huntley
Fakultas Sastra, 1995
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Ido Damos Joel
"Skripsi ini membahas mengenai Gambaran Proses Labeling PadaPeserta Didik Yang Berasal Dari Panti Asuhan Putra Utama 01 Jakarta Di SDN Klender 14 Pagi Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan penedekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses terjadinya labeling, faktor pendorong labeling, dan dampak labeling pada peserta didik yang berasal dari panti asuhan . Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa permasalahan labeling yang terjadi di SDN Klender 14 Pagi Jakarta Timur berawal dari interaksi antara guru dengan peserta didik dan berdampak pada peserta didik yang berasal dari panti asuhan.

This thesis discuss about labeling process of student from Putra Utama 01 Jakarta orphanage in SDN Klender 14 Pagi Jakarta Timur. This research uses qualitative with the kind descriptive case studies types. The purpose of this research is to describe process of labeling, reinforcing factors, and impacts of labeling. The result of this research shows that labeling in SDN Klender 14 Pagi Jakarta Timur was starting from interaction between teacher and students and impacts to students from the orphanage."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
S52776
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lisna Maryani
"Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai keikutsertaan Badan usaha Mikro pada program JKN. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam in-depth interview pada 8 badan usaha mikro di wilayah kerja BPJS Kesehatan KC Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Terdapat 2 badan usaha manfaat yang diterima saat menggunakan pelayanan pada program JKN-KIS. Delapan badan usaha mikro sudah mengetahui tentang harga/iuran yang menjadi kewajiban bagibadan usaha. Satu badan usaha mikro tidak mengetahui alur pelayanan kesehatan pada program ini, sedangkan 3 badan usaha mikro lainnya hanya dapat menyebutkan salah satu alur pelayanan saja. Perlu dilakukan sosialisasi secara terpadu oleh BPJS Kesehatan terhadap badan usaha yang baru ataupun yang sudah lama tetapi belum mendaftar sebagai peserta JKN-KIS. BPJS Kesehatan harus memastikan komitmen untuk memberikan pelayanan yang berkualitas, serta melakukan monitoring dan evaluasi berkala agar tidak ada lagi keluhan mengenai pelayanan yang kurang memuaskan.

This qualitative research is aiming at obtaining information on reasons of micro business entity small company characterized with number of employee to participate the JKN membership. This study was done using in depth interviewsin eight micro business entity in Tanjung Pinang, Riau islands province. The study revealed that two micro business entity did not know information about the National Health Insurance Program Healthy Card Indonesia JKN-KIS . Two micro busniess entities did not understand the benefit package offered by the insurance company BPJS. Eight micro business entities already know about the tariff contribution, one micro business entity did not know the flow of healthservice provision, while the other three micro business entities could only understood part of the flow of services. Dissemination of program goal, benefit package, services, contribution ofemploter employee need to be done. BPJS has to be committed to provide good quality service as well as regular supervision and evaluation to avoid complaintsfrom the members.
"
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2017
S69860
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yossy Syarnen
"ABSTRAK
Dalam rangka perbaikan distribusi peserta di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama FKTP , Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Kesehatan telah mengeluarkan peraturan nomor 1 tahun 2017 tentang rasio ideal satu dokter berbanding 5.000 peserta di FKTP. Upaya ini dilakukan untuk memperbaiki ketimpangan yang ada saat ini, dimana sasaran lebih ditujukan pada peserta non-PBI JKN yang mempunyai fleksibilitas dalam menentukan pilihan FKTP nya. Penelitian ini ingin mengetahui bagaimana peserta menentukan FKTP yang dipilihnya dan faktor apa saja yang mempengaruhi. Analisis kuantitatif dilakukan untuk melihat hubungan pada faktor predisposisi, faktor pemungkin dan faktor kebutuhan sedangkan analisis kualitatif dilakukan untuk menganalisis faktor sistem dalam penentuan FKTP dan kepesertaan BPJS Kesehatan. Faktor yang mempengaruhi pemilihan FKTP dalam faktor predisposisi adalah variabel pengetahuan 0.002 dan persepsi 0.001 . Dari faktor pemungkin adalah variabel kemudahan sarana transportasi 0.022 . Faktor yang paling dominan mempengaruhi pemilihan FKTP adalah faktor persepsi responden. Mengenai sistem, penetapan FKTP berdasarkan pada kriteria mutlak dan kriteria teknis sesuai peraturan dari BPJS Kesehatan sedangkan dari segi kepesertaan, peserta memilih FKTP yang terdekat dengan domisili serta tidak ada pembatasan dalam memilih FKTP oleh sistem pendaftaran di BPJS Kesehatan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor yang paling mempengaruhi pemilihan FKTP pada peserta BPJS Kesehatan Non-PBI adalah persepsi sehingga diharapkan BPJS Kesehatan dapat meningkatkan sosialisasi tentang pemilihan FKTP kepada peserta. Diharapkan adanya pembatasan dalam memilih sehingga peserta dapat diarahkan untuk memilih alternatif FKTP yang masih dekat dengan domisili peserta.

ABSTRACT
To ensure improvement in distribution of membership into the Primary Health Care Facility FKTP , Badan Penyelenggara Jaminan Sosial BPJS Kesehatan has released regulation number 1, 2017 on the ideal ratio of participants in the FKTP. This study aims to obtain factors influencing membership of non PBI in selecting FKTP. A quantitative analysis is performed to observe the correlation of predisposing factors, enabling factors and need factors in selecting FKTP. A qualitative approach is also added to support description on regulation and system in determining their chosen FKTP. Variables that significantly relations in predisposing factors is knowledge 0.002 and perception 0.001 . For enabling factors is accessible of transportation 0.022 . The dominant factors is perception. Primary Health Care must filled up the administrative documents as absolute criteria and technical criteria for joint with BPJS Kesehatan and for registration system, the participants can choosing the primary health care concern to their domicile. There is not limitation system for choosing the primary health care. The dominant factor that influence the selection of primary health care in non beneficiaries participants is perception. BPJS Kesehatan expected to improve socialization about how to choosing the primary health care and imposing to restrictive of choosing the primary health care by registration system so participant choose the other alternatives."
2018
T51367
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anggun Nabila
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas tentang gambaran Brand Equity menurut persepsi peserta
asuransi kesehatan PT. X pasca rebranding yang dilaksanakan pada tahun 2011.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional.
Hasil penelitian menggambarkan bahwa secara umum persepsi peserta asuransi
kesehatan terhadap Brand Equity PT. X adalah baik. PT. X harus meningkatkan
Brand Equity peserta terhadap PT. X.

ABSTRACT
The focus of this study is about description of Brand Equity according to the
insured?s perception in PT. X after rebranding on 2011. This research using
quantitative study with cross sectional approach. The result of this study describes
that over all the insured?s perception about Brand Equity of PT. X is good. From
this result, the researcher suggest that PT. X should improve Brand Equity of the
PT. X to the insured.
"
2011
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9   >>