Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 12 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sioe, Tjioe Pek
"ABSTRACT
Originally, only oils of vegetable origin, which were at the most subjected to a heat treatment (stand oil manufacture), were used as binder for the paint.
The oils mostly applied are linseed oil and Lung oil, and recently also oiticica oil. These so called drying oils - when spread out in a thin layer - possess the ability to change under the influence of air and light into a hard, more or less water-repelling, and thus into a protective film within a relatively short period.
For the manufacture of paints, varnishes, and laquers, these oils are mixed with other materials which contribute to the formation of the desired properties of the protective layer. The Linum usitatissimum, the source of linseed oil, grows only in areas with a temperate climate and cannot grow in a large. scale in iadonesia.
Attempts to transplant in Indonesia the Aleuritus Fardid and the Aleuritus Montana - the seeds of which supply the tung oil - were already made in 1835 and later on repeated in the years 1930 to 1935.It appeared that the A. Fordie could not flourish in Indonesia, while the A. Montana; better able to withstand the Indonesian rlimatic conditions, gives strongly varying results from place to place.
Frahm and Koolhaas were able to prepare a drying oil with reasonable properties from locally collected seeds of A. Montana. The susceptibility of the plant to various influences however, hindered its development into a big culture seriously.
Other possibilities for the production of drying oils (from the seeds of Aleuritus trisperma oiticica, families of parinarium are probably present, but an investigation to the productiveness of such cultures will be time consuming In connection with the above mentioned general scarcity of drying oils, extensive attempts are carried out in many countries of the world to manufacture drying oils by means of chemical processes. Except in a single case where the drying properties in the raw material, prior to the chemical process, are scarcely present (castor oil), the starting point is a natural product, which already possesses certain drying properties. Such processes present Indonesia with the possibility of finding a solution for the above mentioned problem of binders."
1957
D399
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dewi Yulianti
"ABSTRAK
Minyak kemiri dapat diperoleh dari daging buah biji kemiri (Aieurites
moluccana) dengan cara ekstraksi sinambung menggunakan peralatan
ekstraksi soxhlet dan pelarut yang digunakan adalah n-heksana sebesar
45,47% dari berat serbuk kering biji kemiri.
Dari penelitian ini dapat ditentukan sifat fisiko-kimia dari minyak biji
kemiri. Untuk analisis dengan Gas Chromatography (GC), Jarutan minyak
ditransesterifikasi dengan metanoi-KOH dan Japisan n-heksana diinjeksikan
ke dalam peralatan GC yang dilengkapi dengan kolom kapiler AT-1000,
dapat ditentukan komposisi asam l'emak penyusun trigliserida dari minyak biji
kemiri, terdiri dari: asam kaprat (0,202%), asam palmitat (6,32%), asam
stearat (2,31%), asam oleat(26,93%), asam linoleat (38,52%), dan asam,
linolenat (25,25%).
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2006
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nuning Dwi Hidayati
"Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki kekayaan alam yang sangat melimpah disertai dengan tanahnya yang sangat subur sehingga mendukung tumbuhnya berbagai jenis tanaman. Diantaranya tanaman yang dapat menghasilkan minyak nabati. Tanaman jenis ini adalah sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan tersedia terus menerus. Salah satu tanaman tersebut adalah tanaman kemiri cina (Aleurites trisperma). Kemiri cina (Aleurites trisperma) merupakan salah satu spesies dari genus Aleurites.
Minyak kemiri cina dapat diperoleh dari serbuk biji kemiri cina, dengan cara menggunakan peralatan ekstraksi soxhlet dan pelarut yang digunakan adalah n-heksana. Dari hasil ekstraksi yang berupa minyak dapat dianalisis sifat-sifat fisiko-kimia dan komposisi asam lemak penyusun trigliserida dengan peralatan Gas Cromatography (GC).
Minyak yang berhasil diekstraksi kurang lebih 31,69 % dari berat serbuk kering biji kemiri cina. Komponen asam lemak penyusun trigliserida dari minyak biji kemiri cina terdiri dari : asam miristat (0.4158 %), asam palmitat (27.1486 %), asam stearat (12.4250 %), asam oleat (25.0766 %), asam linoleat (18. 7273 %), dan asam linolenat (0.1386 %)."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
S30640
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dessy Yulia
"ABSTRAK
Kemiri Sunan adalah sumber energi alternatif yang mempunyai kadar minyak yang cukup banyak dan tidak dikonsumsi oleh manusia. Hydroprocessing minyak nabati kemiri sunan berpotensi menghasilkan bahan bakar terbarukan. Penggunaan katalis NiMoCe/?-Al2O3 diharapkan bisa menggantikan katalis NiMo/?-Al2O3 tersulfidasi dalam hydroprocessing minyak kemiri sunan dan diharapkan akan menghasilkan konversi hidrokarbon terbarukan. Katalis dipreparasi menggunakan metoda impregnasi basah dengan variasi Ce 1 , 5 dan 15 . Karakterisasi katalis dilakukan dengan teknik BET, SEM, XRD dan XRF. Hydroprocessing dilakukan dengan menggunakan autoclave batch reactor dengan kondisi operasi suhu 400oC dan tekanan 35 bar selama 5 jam. Hasil konversi minyak kemiri sunan berdasarkan karakterisasi GC menghasilkan hidrokarbon terbarukan yang didominasi oleh rantai alkana C15-C18. Syncrude hasil hydroprocessing kemiri sunan dengan katalis NiMoCe/?-Al2O3 1 memberikan hasil konversi bahan bakar terbarukan berupa fraksi diesel sebesar 57.79 . Hasil analisis terhadap fraksi diesel terbarukan hasil distilasi syncrude menunjukkan bahwa fraksi diesel terbarukan memenuhi standar baku mutu yang dipersyaratkan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi.

ABSTRACT
Kemiri Sunan is an alternative energy source that has a considerable amount of oil and is not to be consumed by human. Hydroprocessing of kemiri sunan oil has the potential to be produced as renewable fuels. The NiMoCe Al2O3 catalysts has the potential to replace sulfided NiMo Al2O3 catalysts in hydroprocessing of saturated kemiri sunan oil and is expected to convert it to be renewable hydrocarbons. The catalyst was prepared by using wet impregnation method with variations of Ce 1 , 5 and 15 . Characterization of the catalyst was performed by BET, SEM, XRD and XRF techniques. Hydroprocessing was performed using an autoclave batch reactor under operating conditions of 400 C and 35 bar pressure for 5 hours. The result of the conversion shown based on GC characterization produces renewable hydrocarbons dominated by the C15 C18 alkana chain. Syncrude of kemiri sunan oil hydroprocessing by using NiMoCe Al2O3 1 produces diesel fraction conversion which is 57.79 . Analysis result of the renewable diesel fraction of the syncrude indicate that the renewable diesel fraction qualify the goverment standard required"
2018
T51997
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Athiek Sri Redjeki
"Metil ester asam lemak (Fatty Acid Methyl Ester = FAME) merupakan senyawa utama penyusun biodiesel dan bahan baku untuk surfaktan metil ester sulfonate (MES). Minyak kemiri sunan yang mempunyai kandungan minyak tinggi dalam setiap bijinya berpotensi menjadi bahan baku untuk produksi FAME. Kandungan asam lemak bebas (free fatty acid/FFA) dan asam lemak tak jenuh gandanya (asam α-eleostearat, C18: 3) yang tinggi dapat diminimalisir dengan esterifikasi dan reaksi adisi. Penelitian ini bertujuan menyintesis dan mengarakterisasi fotokatalis CuO/TiO2 untuk menurunkan kadar FFA dan jumlah asam lemak tak jenuh ganda (C18:3) dari minyak kemiri sunan dengan esterifikasi dan adisi secara simultan, mendapatkan kondisi operasi reaksi dan mendapatkan mekanisme reaksi prediksinya. Katalis CuO/TiO2 disintesis dengan cara impregnasi serbuk TiO2 P25 dengan larutan tembaga nitrat (Cu(NO3)2. 2H2O sebagai prekursor Cu dan dilanjutkan dengan kalsinasi. Hasil karakterisasi dengan (FESEM), Mapping, Energy Dispersive X-Ray (EDX), X-Ray Diffraction (XRD), Transmission electron microscopy (TEM) dan High resolution transmission electron microscopy (HRTEM) menunjukkan bahwa oksida tembaga (CuO) terdispersi dengan baik pada permukaan TiO2. Hasil X-Ray Photoelectron spectroscopy (XPS) menunjukkan bahwa Cu berada dalam bentuk senyawa CuO (Cu2+) sedangkan Ti dalam keadaan Ti4( TiO2.). Hasil karakterisasi ultra violet-vis diffuse reflectance spectroscopy (UV DRS) menunjukkan energi band gap dari semua sampel CuO/ TiO2 lebih kecil daripada TiO2 P25. Reaksi yang dilakukan dalam fotoreaktor di bawah paparan sinar UV ini mendorong terjadinya esterifikasi dan adisi FFA secara bersamaan. Penurunan FFA optimum pada kondisi kadar CuO/ TiO2 4%, waktu reaksi 4 jam, rasio molar minyak terhadap metanol 1:30, jumlah katalis 5% (b/b). Konversi FFA sekitar 59% dan kandungan akhir FFA masih lebih besar dari 2,5%.  Hasil karakterisasi gas chromatography mass spectroscopy (GCMS) menunjukkan bahwa reaksi adisi asam α-Eleostearat pada kondisi ini diperoleh konversi 100%. Meskipun kemampuan fotokatalis dalam penurunan FFA relatif rendah, namun penurunan ikatan rangkap asam α-Eleostearat (C18:3) sangat tinggi. Pengurangan ikatan rangkap ini merupakan sesuatu positif mengingat jumlah asam ±-Eleostearat dalam minyak kemiri sunan yang mencapai 41,8%.  Dengan adanya reaksi adisi yang berlangsung bersama dengan esterifikasi akan meningkatkan potensi minyak kemiri sunan sebagai bahan baku untuk FAME. Dalam disertasi ini, juga diusulkan mekanisme reaksi esterifikasi dan adisi secara bersamaan.

Fatty acid methyl ester (FAME) is the main compound of biodiesel and raw material of methyl esther sulfonate (MES) surfactant. Kemiri sunan oil which has high oil content in its seed has high potential to be synthesized into FAME.  The high content of free fatty acid (FFA) and poly-unsaturated fatty acid (α-Eleostearic acid; C18:3) can be reduced by converting its FFA content through esterification and reducing its unsaturation number with an addition. The objectives of this research are to synthesize and characterized CuO/TiO2 photocatalyst for reducing the free fatty acid (FFA) and poly-unsaturated fatty acid content simultaneously, to study the operation condition of reaction and to study the reaction mechanism prediction. The CuO/TiO2 catalyst was synthesized by the impregnation of TiO2 P25 powder with copper nitrate solution as a precursor and followed by calcination. The Field emission scanning electron microscopy (FESEM), Mapping, Energy Dispersive X-Ray (EDX), X-Ray Diffraction (XRD), Transmission electron microscopy (TEM) and High resolution transmission electron microscopy (HRTEM) results showed that Copper oxide was highly dispersed on the TiO2 surface. The X-Ray photoelectron spectroscopy (XPS) result showed that Cu is in the state of CuO (Cu2+) while Ti is in Ti4 (TiO2). The ultra violet-vis diffuse reflectance spectroscopy (UV-DRS) results shows that the energy band gap of CuO/TiO2 samples were lower than TiO2 P25. It was found that reaction in the presence of CuO/TiO2 in a photoreactor under UV irradiation can perform esterification and addition reaction of the FFA, simultaneously. The optimum reduction of the FFA was under condition of 4% loading CuO/TiO2, 4 hours reaction time, 30:1 (mole/mole) metanol to oil ratio, 5% (w/w) catalyst amount. The conversion of  FFA was at around 59% and the final FFA content still more than 2.5%. The gas chromatogram mass spectroscopy (GCMS) results showed that the addition reaction of α-Eleostearic acid simultaneously occured at 100% conversion.  Although the photocatalyst performance in  FFA reduction was relatively  low, but double bond reduction of α-Eleostearic acid (C18:3) was very high. The reduction of multiple double bond is consideres as positive poin due to the amount of α-Eleostearic acid is very high (about 41,8%). The addition occurred with esterification simultaneously will increase the potency of kemiri sunan oil as a FAME raw material.  The simultaneous esterification and addition reactions mechanism has been proposed."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abdul Basir
Medan: Politeknik Negeri Medan, 2019
338 PLMD 22:1 (2019)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Elsa Ramayeni
"ABSTRAK
Sintesis Hydrogenated FAME H-FAME menggunakan katalis NiMo/Karbon adalah salah satu metode untuk meningkatkan stabilitas oksidasi Biosolar. Biosolar merupakan bahan bakar mesin diesel berupa campuran biodiesel FAME dengan solar, oleh karena itu stabilitas oksidasi Biosolar sangat dipengaruhi oleh komponen biodiesel. Selama proses penyimpanan, biodiesel dapat terdegradasi sehingga tidak memenuhi standar yang berlaku, hal ini karena kestabilan oksidasi yang rendah. Reaksi hidrogenasi parsial akan memecah ikatan tak jenuh pada FAME Fatty Acid Methyl Ester yang merupakan komponen kunci penentuan sifat oksidatif. Perubahan komposisi FAME dengan reaksi hidrogenasi parsial diprediksi mengubah stabilitas oksidasi sehingga tidak menimbulkan deposit yang dapat merusak sistem injeksi mesin diesel, sistem pompa, dan tanki penyimpanan. Sumber biodiesel berasal dari minyak nabati Kemiri Sunan. Komoditas minyak Kemiri Sunan merupakan yang terbesar diantara produksi minyak nabati lainnya, selain itu minyak Kemiri Sunan memiliki FFA Free Fatty Acid yang rendah

ABSTRACT
Synthesis of Hydrogenated FAME H FAME using NiMo Carbon catalyst is one of methods to increase oxidation stability of Biosolar. Biosolar is a trademark of engine diesel fuel, which is a mixture of biodiesel FAME and petroleum diesel Solar , so its oxidation stability can be affected by the biodiesel component. During the storage process, biodiesel can be degraded, so it does not comply with applicable standards, it is because biodiesel has low oxidation stability. Partially hydrogenation reactions that would break the unsaturated bonds of FAME, which is the key component of determining the oxidative properties. Changes in the composition of FAME Fatty Acid Methyl Ester with partially hydrogenation reaction is predicted to change the oxidation stability so it does not produce deposits that can damaged the diesel engine injection systems, pumping systems and storage tanks. Sources of biodiesel derived from Kemiri Sunan oils, the oil commodity of Kemiri Sunan is the largest among production of other vegetable oils. Kemiri Sunan oils have a FFA Free Fatty Acid are low "
2017
S67188
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Jamaludin
"ABSTRACT
Pemerintah Indonesia menargetkan pada tahun 2020 konsentrasi biodiesel dalam campuran bahan bakar minyak jenis solar Biosolar harus mencapai angka 30. Namun, untuk saat ini konsentrasi biodiesel yang lebih dari 20 bersifat tidak stabil dan mudah teroksidasi. Untuk meningkatkan stabilitas oksidasi perlu dilakukan modifikasi komponen biodiesel. Salah satu caranya yaitu dengan reaksi hidrogenasi parsial. Hidrogenasi parsial memecah sebagian ikatan tak jenuh pada biodiesel yang merupakan komponen kunci penentuan sifat oksidatif. Hidrogenasi parsial dengan kondisi operasi tekanan 10 bar, suhu 150 OC, rasio katalis 5 berhasil menurunkan bilangan iodin yang semula 113,35 menjadi 101,54 dengan stabilitas oksidasi H-FAME sebesar 880 menit. Katalis yang digunakan untuk Hidrogenasi Parsial adalah NiMo/Zeolit.

ABSTRACT
Indonesian Government targets that by 2020 the concentration of biodiesel in diesel fuel mix Biosolar have to reach 30. However, the current issue is that more than 20 biodiesel concentration is unstable and easily oxidized. To improve oxidation stability it is necessary to modify the biodiesel component. One way is by partial hydrogenation reaction. Partial hydrogenation breaks up some unsaturated bonds in biodiesel which is a key component of the determination of oxidative properties. Partial Hydrogenation at 10 bar, 150 oC, and catalyst ratio 5 can decrease iodine number of unsaturated bond from 113,35 to 101,54 g I2 100g with oxidation stability of H FAME for 880 minutes. The catalyst that used in Partial Hydrogenation is NiMo Zeolith."
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anna Sakreti Nawangsari
"Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator kualitas kesehatan suatu bangsa yang ditunjukkan dengan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Dalam lingkup pembangunan sosial, kesehatan merupakan salah satu bidang utama dalam pencapaian kesejahteraan sosial dan unsur penyokong bagi suatu bangsa dalam pembangunan manusia. Program buku KIA di Indonesia yang telah dimulai sejak tahun 1993 adalah salah satu bagian dari rangkaian upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak. Oleh karena itu pemasyarakatan buku KIA sebagai produk tangible dan intangible yang memuat perilaku kesehatan ibu dan anak menjadi penting adanya.
Tesis tentang praktek pemasaran sosial buku Kesehatan Ibu dan Anak (KR) di RW 11 dan 14 Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Kota Depok ini merupakan deskripsi dan eksplanasi dari proses dan hasil penelitian yang dilakukan sejalan dengan distribusi buku KIA di Kota Depok yang diawali dengan diselenggarakannya Pelatihan Penggunaan Buku KIA pada bulan Januari 2004. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelanjutan program buku KIA pasca pelatihan tersebut. Menggunakan metode action research dan sejalan dengan tahap-tahap metode tersebut yakni pengamatan (look), berpikir (think), dan tindakan (action), permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana kelarjutan program buku KIA pasca pelatihan, (2) Berdasarkan basil pengamatan pada tahap itu, apakah upaya yang dilakukan untuk program buku KIA tersebut, dan (3) Bagaimana upaya tersebut jika diterapkan di lapangan.
Kerangka pemikiran yang digunakan dalam tesis ini adalah gabungan dart konsep-konsep pendidikan kesehatan, pemasaran sosial, dan perubahan perilaku kesehatan, sebagai rujukan literatur yang akan digunakan untuk membandingkan dengan proses dan hasil penelitian di lapangan. Sebagai bagian dari upaya kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku sehat, pendidikan kesehatan dalam penelitian ini difokuskan pada upaya pemasaran sosial sebagai strategi untuk menyampaikan gagasan perilaku kesehatan ibu dan anak yang terkandung dalam buku KIA.
Dengan metode action research, dalam kurun waktu 8 minggu, penelitian terapan ini berhasil melakukan 2 siklus action research . Siklus pertama dengan tahapan yang lengkap yaitu tahap pengamatan, berpikir, dan bertindak, sedangkan siklus kedua hanya sampai tahap pengamatan. Melalui ketiga tahap look, think, action ini dicoba dipetakan, dirumuskan, dan dilakukan tindakan berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan perilaku yaitu faktor predisposisi (predisposing factor), faktor pendorong (reinforcing factor), dan faktor pendukung (enabling factor). Dari hasil pengamatan dan berpikir pada siklus pertama dihasilkan tiga tindakan yang meliputi (1) pendekatan individual berupa penyampaian informasi langsung kepada sasarani ibu hamil (dan pemilik balita), (2) pendekatan kelompok berupa pelatihan penggunaan buku KIA bagi kader, serta (3) penguatan jaringan yaitu pemasyarakatan buku KIA di kalangan aparat RT/RW dan membangun jaringan dalam organisasi lokal untuk pemasaran sosial buku KIA.
Dalam prosesnya di lapangan, penelitian ini dibiarkan mengikuti siklus penelitian terapan dan berjalan tanpa pedoman wawancara yang Baku. Namun dalam penulisannya, proses dan hasil penelitian terapan ini disajikan dalam dua kerangka besar, pertama dalam kerangka faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku kesehatan berdasarkan perspektif informan/partisipan dan kedua dalam kerangka literatur rujukan yang dipakai yaitu mencakup pendidikan kesehatan, pemasaran sosial, dan perilaku kesehatan. Hasilnya akhir penelitian ini adalah berupa perubahan perilaku antara lain (1) Melalui pendekatan individual hasil yang dicapai adalah pengetahuan sasaran meningkat dan bayi mendapatkan buku KiA dari ibunya. (2) Melalui pelatihan kader hasil yang dicapai adalah pengetahuan, ketrampilan tenaga kesehatan, dan peran serta masyarakat meningkat. (3) Melalui upaya penguatan jaringan hasil yang dicapai adalah aparat RT dan RW mengetahui keberadaan buku KIA. Selain itu dan ketiga komponen evaluasi terhadap buku KIA diperoleh hasil bahwa cakupan (coverage) buku KIA di RW 11 dan 14 adalah memenuhi kebutuhan sasaran, sasaran selalu membawa buku KIA ke tempat pelayanan kesehatan (bringing rate), dan tenaga kesehatan selalu mengisi buku KIA (filling rate).
Dengan kurun waktu penelitian selama 8 minggu, pemasaran sosial pada penelitian terapan ini memiliki kemampuan garap pada ranah kognisi dan afeksi, yaitu pengetahuan dan sikap. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa pemasaran sosial merupakan prkatek yang memiliki kompleksitas yang tinggi karena produk pemasaran sosial dalam hal ini perilaku kesehatan ibu dan anak yang terkandung dalam buku KIA cenderung lebih kompleks, berhadapan dengan permintaan lebih bervariasi dan kelompok target lebih menantang untuk dicapai, keterlibatan konsumen lebih intensif, serta kompetisi yang tidak kentara dan bervariasi. Dalam penelitian ini kompleksitas ini ditemukan sejalan dengan pengamatan akan faktor-faktor predisposisi, pendorong, dan pendukung yang kemudian diajukan acuan dalam merumuskan dan menentukan tindakan. Oleh karena itu maka tindakan (act) yang dilakukan pada penelitian terapan ini merupakan hasil prioritas dengan memperhitungkan kemampuan/sumber daya yang ada. Beberapa tindakan disarankan guna menghasilkan tindakan yang diharapkan mampu memecahkan faktor dan penyebab masalah yang muncul tersebut yaitu difokuskan pada tindakan peningkatan pengetahuan sasaran akan kesehatan ibu dan anak melalui penyuluhan di posyandu, peningkatan peran tenaga kesehatan (kader, bidan, dan dokter) dalam melakukan pendidikan kesehatan ibu dan anak kepada sasaran, serta upaya revitalisasi posyandu dan penguatan jaringan organisasi lokal tingkat RW guna mendukung upaya pemasyarakatan buku KIA.
187 halaman, 20 gambar, 29 tabel, 12 lampiran, 44 kepustakaan (16 buku, 11 jumal dan artikel, 2 tesis, 15 laporan, tahun 1971 - 2003)"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
T13910
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Cecilia Margareth
"Tesis ini membahas optimalisasi revegetasi lahan bekas tambang dengan tanaman kemiri sunan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim melalui peningkatan peran serta masyarakat. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei, studi literatur, dan observasi lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis upaya optimalisasi pemanfaatan lahan bekas tambang dengan pohon kemiri sunan ((Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pendapatan dan mitigasi perubahan iklim.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemiri sunan dan tanaman sisipannya berpotensi menyerap karbondioksida lebih besar dibandingkan tanaman reklamasi akasia. Pengembangan usaha kemiri sunan juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat minimal 35% dari pendapatan saat ini. Keunggulan lain dari kemiri sunan adalah buah kemiri sunan dapat menghasilkan minyak yang bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku biodiesel. Biodiesel selain sebagai pengganti bahan bakar yang relatif lebih ramah lingkungan juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat apabila masyarakat ikut berperan serta.

This thesis discussed about the optimization of revegetation in mined land with kemiri sunan ((Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) to impove the climate change mitigation and increase incomes if the community participates. This study was a qualitative research with survey method, literature and field observation. The aim of this study was to analyze the efforts to optimize the utilization of mined land with kemiri sunan ((Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) through community empowerment to increase incomes and climate change mitigation.
The result of this study indicated that kemiri sunan and its inserts plant potentially absorb the carbon dioxide greater than reclamation plant with akasia. Kemiri sunan ((Reutealis trisperma (Blanco) Airy Shaw) bussines development can increase community incomes of at least 35% of current incomes. Another advantage of kemiri sunan is the fruit can produce oil that can be used as raw material for biodiesel which is more environmentally friendly.
"
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>