Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nurul Aulia Putri Pratama
Abstrak :
ABSTRAK
Agama diketahui memiliki peran positif terhadap tingkah laku maupun proses pengasuhan orang tua. Dalam penelitian ini, peran agama dalam proses pengasuhan digambarkan sebagai penghayatan dan persepsi orang tua bahwa proses pengasuhan yang dilakukannya memiliki makna suci dan berhubungan dengan Tuhannya, hal ini disebut juga dengan sanctification of parenting (Pargament & Mahoney, 2006). Tujuan dari penelitian ini yaitu mencari tahu hubungan antara sanctification of parenting dengan empat gaya pengasuhan orang tua; otoritatif, otoriter, permisif, dan tidak terlibat, pada orang tua muslim. Sanctification of parenting diukur menggunakan Sanctification of Parenting Measurement (Murray-Swank, Mahoney, & Pargament, 2006) yang diadaptasi sehingga mengandung nilai-nilai yang sesuai dengan ajaran Islam. Gaya pengasuhan orang tua diukur menggunakan Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ; Robinson, Mandleco, Olsen, & Hart, 2001), yang telah menggunakan pendekatan empat gaya pengasuhan berdasarkan hasil penelitian Exploratory Factor Analysis (EFA) Kimble (2014). Hasil penghitungan Pearson Correlation menunjukkan bahwa sanctification of parenting berkorelasi positif dengan kecenderungan gaya pengasuhan otoritatif pada orang tua muslim, namun tidak berhubungan secara signifikan dengan kecenderungan gaya pengasuhan otoriter, permisif, dan tidak terlibat.
ABSTRACT
Religion is known to have a positive role on the parents? behavior and the process of parenting. In this study, the role of religion in the parenting process was described as perception of parents that parenting process does have a sacred meaning and relates to divine characters and significance, it is called the sanctification of parenting (Pargament & Mahoney, 2006). The purpose of this research was to find out the relationship between sanctification of parenting with four styles of parenting; authoritative, authoritarian, permissive, and uninvolved, in the Muslim parents. Sanctification of parenting was measured using the Sanctification of Parenting Measurement (Murray-Swank, Mahoney, & Pargament, 2006) which was adapted to contain values in accordance with the teachings of Islam. Parenting styles was measured using the Parenting Styles and Dimensions Questionnaire (PSDQ; Robinson, Mandleco, Olsen, & Hart, 2001), which was based the approach of four parenting styles as the results of Exploratory Factor Analysis (EFA) research done by Kimble (2014). Pearson Correlation calculation results showed that the sanctification of parenting is positively correlated with authoritative parenting style, but not significantly related to authoritarian, permissive, and uninvolved parenting styles
2016
S65446
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Azkya Milfa Laensadi
Abstrak :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran dari persepsi gaya pengasuhan orang tua pada efikasi-diri dalam pengambilan keputusan karir melalui mediasi trait kecerdasan emosi pada siswa SMK. Responden dari penelitian ini adalah sebanyak 702 siswa SMK kelas 12. Penelitian ini menggunakan tiga alat ukur yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia yaitu Career Decision Self Efficacy-Short Form, Parental Authority Questionnaire dan Trait Emotional Questionnaire. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi berganda dan model mediasi sederhana PROCESS Hayes. Hasil pengujian analisis regresi menunjukkan bahwa gaya pengasuhan authoritative ayah, authoritative ibu, authoritarian ayah, serta trait kecerdasan emosi terbukti signifikan memiliki peran pada efikasi-diri keputusan karir. Hasil analisis mediasi menunjukkan bahwa gaya pengasuhan authoritative ayah dan ibu terbukti signifikan dan positif memiliki peran pada efikasi diri dalam pengambilan karir melalui mediasi parsial trait kecerdasan emosi. Selain itu, gaya pengasuhan authoritarian ayah dan ibu terbukti signifikan secara negatif memiliki peran pada efikasi-diri keputusan karir melalui mediasi parsial trait kecerdasan emosi. Sedangkan gaya pengasuhan permissive ayah dan ibu tidak terbukti signifikan memiliki peran pada efikasi-diri keputusan karir melalui mediasi trait kecerdasan emosi. Saran untuk penelitian selanjutnya dan implikasi terhadap pihak terkait didiskusikan dalam akhir penelitian.
This study aimed to examine the role of perceived parenting styles on career decision self-efficacy through mediation of trait emotional intelligence in vocational high school students. The respondents of the study were 702 students in 12 grade. The adapted Career Decision Self Efficacy-Short Form, Parental Authority Questionnaire, and Trait Emotional Questionnaire were used in this study. The data were analysed using multiple regression and Hayes PROCESS simple mediation model. Regression analyses showed that paternal and maternal authoritative parenting styles, paternal authoritarian, and trait emotional intelligence significantly predicting career decision self-efficacy. Mediation analyses showed that trait emotional intelligence partially and positively mediated the effect of paternal and maternal authoritative parenting styles on career decision self-efficacy trait emotional intelligence partially and negatively mediated the effect of paternal and maternal authoritarian parenting styles on career decision self-efficacy. The results also showed that trait emotional intelligence did not significantly mediated the effect of paternal and maternal permissive parenting styles on career decision self-efficacy. The implication for further research are given on the end of study.
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2020
T55207
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library