Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Asmara Dewi
Abstrak :
Analisis mengenai penggunaan ungkapan bayaniah, atau dalam stilistika Indonesia sepadan dengna ungkapan retorika, dalam drama garapan Taufiq al-hakim, seorang pembaharu drama Arab abad modern bertujuan untuk memberikan gambaran adanya ungkapan bayaniah yang terdapat dalam drama al-Kahfi. Penggunaan ungkapan bayaniah itu sendiri bertujuan untuk mengetahui dan meneliti setiap gaya bahasa yang terdapat dalam drama tersebut.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2005
S13299
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Desi Isnaeni Nurhanifah
Abstrak :
ABSTRAK
Penelitian ini membahas cerpen ايندلا تناكو Wa K nat al-Duny Dan Jadilah Dunia karya Taufiq al-Hakim 1898-1907 sastrawan Arab Modern Mesir. Cerpen ini menarik untuk diteliti karena mengisahkan peristiwa yang unik, yaitu kisah Iblis yang berkerjasama dengan Ular dalam menciptakan Hawa untuk menunjukkan diri bahwa Iblis lebih baik dari Adam, sekaligus agar Adam dan Hawa menghasilkan keturunan. Kisah ini memiliki kemiripan dengan kisah penciptaan Adam dalam kitab suci Islam Alquran dan kitab suci Kristen Alkitab. Unsur-unsur cerpen terjalin dengan baik sehingga menarik untuk dibaca dan berhasil menyampaikan pesan kepada pembaca. Pesan yang dapat ditemukan dari cerpen ini adalah bahwa manusia sebagai keturunan Adam dan Hawa memiliki sifat baik yang bersumber dari Tuhan dan sifat buruk yang yang bersumber dari Iblis, sehingga pada akhirnya tidak ada manusia yang sempurna karena memiliki sifat baik dan buruk. Keturunan Adam dan Hawa yang memiliki beragam sifat tersebutlah yang dimaknai sebagai tema penciptaan dunia dalam cerpen ini, yaitu bahwa dunia digambarkan sebagai eksistensi manusia di dunia yang memiliki beragam sifat dan perilaku.
ABSTRACT
This study discusses the short story ايندلا تناكو Wa K nat al Duny And Be The World by Taufiq al Hakim 1898 1907 Modern Arabian literary Egyptian. This short story is interesting to examine because it tells of a unique event, the story of Satan who collaborated with the Serpent in creating Eve to show himself that Satan is better than Adam, at the same time that Adam and Eve produce offspring. This story is similar to the story of Adam 39 s creation in the holy book of Islam Qur 39 an and the Christian scriptures the Bible. The elements of the short story well established so interesting to read and successfully convey the message to the reader. The message that can be found from this short story is that humans as the descendants of Adam and Eve have good qualities derived from God and bad traits that are sourced from Satan, so that in the end no human is perfect because it has good and bad character. The descendants of Adam and Eve who have various characteristics that is interpreted as the theme of the creation of the world in this short story, namely that the world is described as the existence of human beings in a world that has a variety of traits and behaviors.
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lulu Oktaviana
Abstrak :
Penelitian ini membahas teks drama Izis karya Taufiq al-Hakim, seorang sastrawan yang terkenal sebagai tokoh pelopor drama Arab Modern di Mesir. Dalam penelitian ini, teks drama Izis dihubungkan dengan cerita dalam mitologi Mesir karena adanya kemiripan antara kedua teks tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan unsur-unsur intrinsik dan perbandingannya dengan mitologi Mesir melalui pendekatan struktural dan sastra banding. Melalui teori struktural, dapat disimpulkan bahwa hubungan antar unsur intrinsik terjalin dengan baik sehingga memudahkan pembaca dalam memahami keseluruhan cerita. Sedangkan melalui pendekatan sastra banding, penelitian ini menyimpulkan bahwa drama Izis mendapat pengaruh dari mitologi Mesir. Taufiq al-Hakim berhasil memodifikasi mitologi yang sangat kental dengan unsur dewa-dewi menjadi sebuah teks drama yang lebih rasional dan dapat diterima oleh akal manusia. Setidaknya ada tiga pesan yang ingin disampaikan oleh Taufiq al-Hakim melalui teks drama Izis. Pertama, pengarang ingin menggambarkan keadaan sosial dan politik yang sedang terjadi pada tahun 1950-an. Kedua, pengarang ingin menyampaikan bahwa rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi dalam suatu negara atau wilayah. Ketiga, melalui sosok Izis dalam perjuangannya mencari keadilan, pengarang ingin mengangkat derajat perempuan yang sering direndahkan dalam sistem patriarki di dunia Arab. ...... This research discusses the texts of Izis drama by Taufiq al Hakim, a well known poet as a pioneer of modern Arabic dramas in Egypt. In this study, Izis drama is related to the story in Egyptian mythology because of the similarity between the two texts. This study aims to expose the intrinsic elements and their relevance to Egyptian mythology through structural and comparative study. Through structural theory, it can be concluded that the relationship between intrinsic elements well established so as to facilitate the reader in understanding the whole story. While through the comparative approach, this study concludes that the drama Izis got the influence of Egyptian mythology. Taufiq al Hakim successfully modified a very thick mythology with the elements of the gods became a more rational and acceptable text by the human reason. There are at least three messages to be conveyed by Taufiq al Hakim through the Izis drama text. First, the author wants to describe the social and political circumstances of the 1950s. Secondly, the author wishes to convey that the people are the ultimate sovereign holders in a country or territory. Thirdly, through the figure of Izis in his struggle for justice, it can be interpreted as an author who wants to raise the degree of women who are often degraded in the patriarchal system in the Arab world.
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library