Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 29 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Marpaung, Siti Khairiyah
"Kementerian X menjalankan strategi pertumbuhan pegawai negatif sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan menjadi organisasi yang agile, efektif, dan efisien. Akan tetapi, Laporan Analisis Beban Kerja Kementerian X justru menunjukkan bahwa jumlah kebutuhan pegawai masih di atas jumlah bezetting pegawai. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, studi ini menyoroti apakah Kementerian X telah menerapkan strategi yang tepat untuk menjadi organisasi yang agile, efektif, dan efisien. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan kebijakan pertumbuhan pegawai negatif merupakan kebijakan yang terburu-buru. Sebelum menerapkan kebijakan tersebut, Kementerian X seharusnya terlebih dahulu mengkalkulasi dengan baik jumlah pegawai yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi. Pengimplementasian strategi untuk menuju organisasi publik yang agile, efektif, dan efisien harus dilakukan secara simultan dari sisi perubahan budaya, perubahan struktur, perubahan sistem kerja, dan dukungan pengelolaan SDM. Organisasi harus membangun budaya kolaboratif dan melayani. Upaya untuk membangun budaya kolaboratif dan melayani harus tercermin di dalam struktur organisasi yang lebih flat dan tidak banyak sekat. Budaya kolaboratif dan melayani juga harus tercermin di dalam sistem kerja melalui model kerja squad team yang diarahkan pada pencapaian tujuan organisasi. Selain itu, sistem pengelolaan SDM juga harus mendukung upaya perubahan budaya, struktur, dan sistem kerja tersebut melalui kebijakan talent sharing, talent mobility, dan pengembangan kapasitas SDM.

Ministry X implements a negative growth strategy as part of its strategy to achieve the goal of being an agile, effective and efficient organization. However, the projection of employee needs based on the Workload Analysis Report shows that Ministry X is dealing with a staff shortage. Using the qualitative phenomenology approach, this study highlights whether Ministry X has applied the right strategy to become an agile, effective, and efficient organization. This study notes that the implementation of the negative growth policy is a premature policy. Prior to implementing the policy, Ministry X should have accurately calculated the number of staffs required to achieve the organization's objectives. In order to be an agile, effective and efficient public organization, Ministry X must implement strategies to change the culture, structure and work systems that are supported by the HR management system simultaneously. Ministry X need to develop a culture of collaboration and service. Efforts to create a culture of collaboration and service need to be reflected in a more horizontal and less siloed organization structure. The culture of collaboration and service must also be reflected in the work system through the Squad Team model that focuses on achieving organizational outcomes. Furthermore, the HR management system must also support efforts to change culture, structure and work systems through policies on talent sharing, talent mobility and HR capacity development."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harris
"ABSTRAK
Intensitas Konsumsi Energi (IKE) adalah indikator penghematan energi oleh pengguna energi. Membandingkan suatu IKE hitung dengan IKE Acuan akan memberikan indikasi efisien atau tidaknya penggunaan energi suatu objek. Penelitian ini menganalisis konsumsi energi dan IKE kelompok pelanggan P1 dan P2 bangunan kantor pemerintah untuk mengetahui tingkat efisiensinya, jumlah data 89 objek dan tahun pengamatan 2012-2014. IKE bangunan Pemerintah selama ini mengacu pada IKE yang disusun oleh ASEAN USAID tahun 1987 dengan nilai IKE 240 kWh/m2 pertahun. Nilai IKE ini sangat tinggi jika dibandingkan dengan kondisi rata-rata IKE bangunan kantor Pemerintah saat ini yaitu P1 sebesar 94,83 kWh/m2 dan P2 sebesar 162,73 kWh/m2. Dengan IKE acuan ini bangunan kantor pemerintah hampir semuanya dinyatakan efisien, namun kenyataanya masih boros dengan peluang penghematan energi rata-rata P1 sebesar 22,14% pertahun dan P2 sebesar 24,74% per tahun. Untuk itu diperlukan suatu IKE spesifik bangunan kantor pemerintah sebagai acuan yang merefleksikan kondisi terkini, serta dibangun dari database IKE bangunan kantor Pemerintah, menggunakan metode nilai tengah IKE sehingga selalu ter-update.

ABSTRACT
Energy Use Intensity (EUI) is an indicator of energy savings by energy users. Comparing a count EUI with EUI Reference will give an indication of the use of energy efficient or not. This study analyzes the energy consumption and EUI customer groups P1 and P2 of government office building to determine the level of efficiency, the number of data objects is 89 and the observations from 2012 to 2014. Sofar the EUI government office buildings refers to the EUI prepared by ASEAN-USAID in 1987 with the value of the EUI is 240 kWh / m2 per year. EUI value is very high when compared to average conditions of EUI government office building today, P1 is 94.83 kWh / m2 and P2 is 162.73 kWh / m2. With this reference EUI of government office buildings almost all stated efficient, but the reality is still wasteful with energy saving opportunities average of 22.14% per year P1 and 24.74% per year P2. This requires a specific EUI government office buildings as reference that reflect current conditions, as well as built from a database EUI government office building, using the median EUI so always updated.
"
2016
T45159
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rio Apriyanto
"Program pembayaran dengan tiket terintegrasi antar moda transportasi umum di DKI Jakarta diharapkan dapat menarik warga untuk lebih memanfaatkan transportasi umum . Namun, penerapan sistem tiket terintegrasi masih belum optimal mulai dari perjalanan belum sepenuhnya lancar karena banyak kendala, seperti proses pembelian tiket hingga permasalah teknis seperti pemindaian barcode. Jika program ini diimplementasiakan dengan baik maka akan mewujudkan transportasi yang efektif, efisien, murah, cepat dan nyaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan kuisioner yang disebarkan secara online. Hasil penelitian menunjukan adanya keinginan masyarakat terhadap implementasi sistem tiket terintegrasi pada transportasi umum di DKI Jakarta. Efisiensi perjalanan pada transportasi umum dipengaruhi oleh variable penelitian tarif yang terjangkau, sosialisasi program sistem integrasi dan sistem yang berfungsi dengan baik. Sedangkan kesiapan infrastruktur yang handal dipengaruhi oleh variable alat pembaca kartu BCT dan server serta internet yang handal. Dalam konteks pelayanan integrasi transportasi kunci keberhasilan adalah efsiensi; semakin efsien sistem transportasi, semakin berkurang biaya transportasi yang dikeluarkan dan semakin cepat perjalanan yang ditempuh

The payment program with integrated tickets between public transportation modes in DKI Jakarta is expected to attract residents to make more use of public transportation. However, the implementation of the integrated ticketing system is still not optimal, starting from the journey that has not been completely smooth due to many obstacles, such as the ticket buying process to technical problems such as barcode scanning. If this program is implemented properly, it will create effective, efficient, cheap, fast and comfortable transportation. This study uses a descriptive quantitative approach by collecting data using questionnaires distributed online. The results of the study show that there is a public desire for the implementation of an integrated ticketing system for mass public transportation in DKI Jakarta. Travel efficiency on public transportation is influenced by affordable fare research variables, socialization of system integration programs and systems that function properly. Meanwhile, reliable infrastructure readiness is influenced by reliable BCT card reader and server and internet variables. In the context of transportation integration services, the key to success is efficiency; the more efficient the transportation system, the lower the transportation costs incurred and the faster the journey.
"
Depok: Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Triawan Suhendro
"Tesis ini membahas tentang penerapan manajemen pengamanan di beberapa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) wilayah DKI Jakarta, Tangerang dan Bekasi dengan fokus penelitiannya yakni kelengkapan alat-alat sarana (tools)/infrastruktur keamanan dan ketertiban (Kamtib) yang ideal di Lapas. Ruang lingkup penelitian adalah : (a) Pemenuhan kebutuhan infrastruktur Kamtib yang ideal di Lapas sehingga berjalan dengan efektif dan efisien, dan (b) Menganalisa kegiatan yang dibutuhkan untuk meningkatkan performance (kinerja) petugas pengamanan Lapas. Pertanyaan penelitian: (a) Bagaimana penerapan. manajemen pengamanan di dalam Lapas saat ini? dan (b) Bagaimana penerapan manajemen pangamanan di Lapas yang ideal ? Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen, dimana dalam proses kegiatan memanfaatkan unsur-unsur Man, Money, Machine dan Method secara efisien dan efektif guna mencapai tujuan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : penerapan manajemen pengamanan di Lapas saat ini masih tetap berlangsung, namun sangat terbatas, ini terbukti dengan masih minimnya jumlah infrastruktur Kamtib yang ada di Lapas. Hal ini sangat berdampak pada performance, kemampuan, serta kualitas kelembagaan Lapas, sehingga tingkat efektifitas dan efisiensi dalam pengawasan dan pengamanan di Lapas tidak maksimal. Kesimpulannya yakni terdapatnya infrastruktur Kamtib yang minim di Lapas, sehingga mengakibatkan terbatasnya pengawasan dan pengamanan. Oleh sebab itu maka diperlukan penambahan infrastruktur Kamtib agar menjadi ideal. Hal ini dilakukan agar Lapas dapat melakukan pengawasan dan pengamanan yang efektif dan efisien. dalam rangka penerapan manajemen pengamanannya. Untuk melengkapi semuanya itu, maka penulis perlu memberikan dorongan dan masukan dalam bentuk rekomendasi yakni perlunya dibuatkan rencana dan strategi (rancang bangun) manajemen pengamanan di Lapas, perlunya adanya penguatan personel dan kelembagaan serta optimalisasi anggaran. Hal tersebut merupakan bagian penting dalam upaya menciptakan efektifitas dan efisiensi pelaksanaan pengawasan dan pengamanan di dalam Lapas."
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2009
T26929
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
"Buku yang berjudul "User guide on process integration for the efficient use of energy" ini disusun oleh B. Linnhoff, D. W. Townsend, D. Boland, G. F. Hewitt, B. E. A. Thomas, A. R. Guy, dan R. H. Marsland. Buku ini merupakan sebuah buku panduan mengenai energi yang efisien."
Rugby: The Institution of Chemical Engineers, 1982
R 660.202 USE
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Tubagus Naufal Dzaki
"Proyek 1250 Unit Logement Khemis Miliana adalah salah satu proyek rumah susun yang terletak di kota bernama Khemis Miliana, Provinsi Aïn Defla yang bertujuan untuk mewujudkan program perumahan di seluruh wilayah Aljazair. Proyek ini ditargetkan untuk selesai dalam 28 bulan. Metode untuk pekerjaan struktur menggunakan bekisting modular berupa Tunnel Formwork, di mana pengecoran direncanakan setiap 1 hari selesai 1 lantai. Pengecoran menggunakan tunnel formwok menghasilkan beton minim sambungan, dikarenakan dinding, kolom, balok dan pelat lantai dicor secara bersamaan dan tidak parsial. Biaya yang diperlukan untuk pekerjaan struktur menggunakan tunnel formwork lebih efisien Rp5,608,117,948 dibandingkan dengan metode konvensional dengan waktu lebih cepat yaitu 10 hari banding 130 hari. Metode tunnel formwork bisa optimal apabila digunakan minimal untuk 40 lantai dengan desain yang tipikal. Pada musim dingin terjadi inefisiensi waktu pengecoran dikarenakan waktu setting beton melebihi rencana, sehingga siklus pengecoran menjadi 5 hari. Tahap pertama untuk melakukan optimasi adalah menghitung nilai kuat tekan beton yang harus dicapai untuk pembongkaran bekisting pada waktu 12 jam setelah pengecoran di musim dingin. Berdasarkan perhitungan menggunakan cara PBI 1971 kuat tekan minimal agar bekisting aman untuk dibuka adalah 4.00 MPa. Tahap selanjutnya adalah merubah tipe admixture yang berupa superplasticizer menjadi water reducer sekaligus superplasticizer. Hasil dari modifikasi tersebut yaitu diperoleh nilai kuat tekan beton 9.00 MPa pada 12 jam setelah pengecoran. Penyelesaian pekerjaan struktur yang diprediksi akan terlambat 55 bulan dapat dihindarkan menjadi 10 bulan. Optimasi biaya terhadap prognosa kerugian adalah Rp75,892,059,681 sebagai hasil dari proses optimasi mix design beton untuk musim dingin.
Project of 1250 Unit Logement Khemis Miliana is one of the social-housing projects located in the city called Khemis Miliana, Aïn Defla Province which aims to realize a housing program throughout the Algerian region. The project is targeted for competion in 28 months. The method for structural work uses modular formwork in the form of Tunnel Formwork, where concrete casting planned to be completed 1 floor every 1 day. Casting using tunnel formwork produces minimal concrete joints, because the walls, columns, beams and floor slabs are formed simultaneously and not partially. The cost required for structural work using tunnel formwork is more efficient Rp5,608,117,948 compared to conventional methods, with faster time of completion which are 10 days compared to 130 days. The tunnel formwork method can be optimal if it used for a minimum of 40 floors with typical design. In winter, there is inefficiency in casting time because the concrete setting time exceeds plan, so the casting cycle becomes 5 days. The first stage for optimization is to calculate the compressive strength value of the concrete that must be achieved for formwork dismantling within 12 hours after casting in winter. Based on calculations using the PBI 1971 method, the minimum compressive strength so that the formwork is safe to open is 4.00 MPa. The next stage is to change the type of admixture from superplasticizer to water reducer and superplasticizer. The result of this modification was to obtain a concrete compressive strength value of 9.00 MPa 12 hours after casting. Completion of structural work which was predicted to be 55 months late could be avoided by 10 months. Cost optimization of the loss prognosis is Rp75,892,059,681 as a result of the concrete mix design modification."
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
PR-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Diah Anggorowati
"[ABSTRAK
Publikasi World Bank tahun 2010 tentang Indeks Kinerja Logistik menempatkan
Indonesia pada posisi ke 75 dari 155 negara. Permasalahan kinerja logistik di Indonesia
diantaranya terjadi di pelabuhan utama Tanjung Priok yang antara lain disebabkan oleh
keterbatasan kapasitas pelabuhan, kepadatan arus lalu lintas angkutan barang (congestion),
lamanya waktu penanganan barang (dwelling time) dan ketidakpastian waktu tunggu barang
(lead time). Cikarang Dry Port sebagai perpanjangan pelabuhan Tanjung Priok dapat menjadi
alternatif kegiatan logistik impor ekspor bagi industri di daerah Cikarang dan sekitarnya,
sehingga diharapkan dapat mengurangi kepadatan di Tanjung Priok. Penelitian ini bertujuan
untuk memperoleh gambaran apakah kegiatan logistik setelah melalui Cikarang Dry Port lebih
efisien dibandingkan sebelumnya dilihat dari aspek biaya, waktu dan keamanan barang. Dengan
menggunakan sampel responden yang pernah mengunakan Cikarang Dry Port, pendapat
responden menunjukkan bahwa aspek biaya tidak signifikan berbeda, aspek waktu lebih cepat
dan aspek keamanan barang lebih baik. Dengan menggunakan value of time sebesar 0,8% dari
nilai barang per hari akan diperoleh efisiensi sebesar 2,4% dari nilai barang. Efisiensi waktu juga
berpengaruh pada kemampuan perusahaan untuk memenuhi kepuasan dan mempertahankan
pelanggannya.;

ABSTRACT
Publication of World Bank 2010 about logistics performance index placed Indonesia in
75 of 155 countries. The performance of logistics problems in Indonesia occurring in Port
Tanjung Priok was caused by the limited capacity of port , congestion, the length dwelling time
and the uncertainty of the lead time. Cikarang Dry Port as an extension of Port Tanjung Priok
could be considered as an alternative for industries in Cikarang regions and surrounding areas to
conduct their export import logistics activities, so it expected to lessen the density in Tanjung
Priok. This research aims to obtain a description whether logistics activities more efficient before
and after using Cikarang Dry Port seen from the aspect of the cost , time and security of goods.
By using a sample of respondents have ever use Cikarang Dry Port , the respondent?s opinion
show that cost aspect was not significant, time and security good aspects was better. By using
value of time 0.8% of the value of goods per day will be obtained efficiency 2.4 % of the value
of goods. Efficiency time also affected the company ability to meet and maintain the satisfaction
of its customers., Publication of World Bank 2010 about logistics performance index placed Indonesia in
75 of 155 countries. The performance of logistics problems in Indonesia occurring in Port
Tanjung Priok was caused by the limited capacity of port , congestion, the length dwelling time
and the uncertainty of the lead time. Cikarang Dry Port as an extension of Port Tanjung Priok
could be considered as an alternative for industries in Cikarang regions and surrounding areas to
conduct their export import logistics activities, so it expected to lessen the density in Tanjung
Priok. This research aims to obtain a description whether logistics activities more efficient before
and after using Cikarang Dry Port seen from the aspect of the cost , time and security of goods.
By using a sample of respondents have ever use Cikarang Dry Port , the respondent’s opinion
show that cost aspect was not significant, time and security good aspects was better. By using
value of time 0.8% of the value of goods per day will be obtained efficiency 2.4 % of the value
of goods. Efficiency time also affected the company ability to meet and maintain the satisfaction
of its customers.]"
2015
T42896
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kunto Aribowo
"[ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efisiensi relatif antara kapal
PT.PELNI dan faktor-faktor yang menyebabkan inefisiensi. Objek penelitian
adalah 21 kapal pada periode 2009-2012. Variabel input yang digunakan dalam
penelitian ini adalah dana untuk subsidi PSO, dan kapasitas kursi kelas ekonomi.
Variabel output adalah jumlah penumpang kelas ekonomi, jumlah voyage, dan
jumlah hari operasi. Penelitian ini menerapkan model Data Envelopment Analysis
( DEA ). Hasil penelitian: hanya ada 4 kapal yang konsisten relatif efisien pada
periode 2009-2012. Penyebab utama dari inefisiensi kapal adalah jarak rute terlalu
jauh, dan terlalu banyak kursi di kelas ekonomi. Dengan demikian, disarankan
untuk membuat beberapa perbaikan dalam operasional kapal, terutama untuk
memperpendek rute dan mengurangi jumlah kursi di kelas ekonomi.

ABSTRACT
This research is aimed to identify the relative efficiency among of PT. PELNI's
ships and the factors that cause the inefficiency. The object of study are 21 ships at
period 2009-2012. The input variables used in the study are fund for subsidy PSO,
and seat capacity of economy class. The output variables are number of economy
class passengers, number of voyages, and number of operating days. The study
applied the model of Data Envelopment Analysis (DEA). The research result: there
are only 4 ships that consistently relatively efficient at period 2009-2012. The main
cause of a ship inefficiency were the distance route is too far, and too many seat in
economy class. Thus, it's suggested to make some improvement in operating of
ships, especially to shorten the length of routes and to decrease the seat in economy
class., This research is aimed to identify the relative efficiency among of PT. PELNI's
ships and the factors that cause the inefficiency. The object of study are 21 ships at
period 2009-2012. The input variables used in the study are fund for subsidy PSO,
and seat capacity of economy class. The output variables are number of economy
class passengers, number of voyages, and number of operating days. The study
applied the model of Data Envelopment Analysis (DEA). The research result: there
are only 4 ships that consistently relatively efficient at period 2009-2012. The main
cause of a ship inefficiency were the distance route is too far, and too many seat in
economy class. Thus, it's suggested to make some improvement in operating of
ships, especially to shorten the length of routes and to decrease the seat in economy
class.]"
2015
T44175
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aji Agraning Bawono
"Dalam riset ini akan dilakukan pemodelan perhitungan tarif pengangkutan gas bumi melalui pipa untuk beberapa golongan shipper dalam suatu ruas pipa transmisi open access. Pemodelan dilakukan untuk memperoleh pembagian tarif sesuai dengan golongan shipper. Pemodelan multi tarif dilakukan dengan mengembangkan model dari perhitungan sistem single tarif melalui modifikasi pembagian volume pengaliran gas bumi sesuai golongan shipper. Hasil penerapan multi tarif pada ruas pipa transmisi PT X menunjukan penurunan tarif antara 20 hingga 70 pada masing-masing golongan shipper bila dibandingkan dengan sistem single distance tarif dan single postage stamp tarif yang sebelumnya telah diterapkan pada pipa transmisi tersebut. Untuk melihat pengaruh perubahan volume, perubahan Internal Rate of Return IRR , dan perubahan komposisi equity terhadap perubahan besaran multi tarif maka dilakukan uji sensitivitas. Hasil perhitungan menunjukkan kenaikan nilai IRR berbanding lurus terhadap kenaikan multi tarif. Kenaikan IRR membuat waktu pengembalian modal Break Even Point menjadi lebih cepat, kenaikan volume gas berbanding terbalik terhadap multi tarif dan penurunan proporsi equity berbanding lurus dengan penurunan multi tarif.

In this research will be modeling the calculation of the tariff of natural gas transportation through pipes for several classes of the shipper in an open access pipe transmission line. Modeling to obtain tariff distribution according to shipper class. Multi tariff modeling by developing a model of single tariff system calculation through modification of natural gas distribution volume according to shipper class. The result of the multi tariff application on the PT X transmission pipeline shows a tariff reduction of between 20 and 70 on each shipper class when compared to the single distance tariff system and the single postage stamp tariff previously applied to the transmission pipe. To see the effect of volume change, change of Internal Rate of Return IRR , and change of equity composition to change of multi tariff quantity hence conducted sensitivity test. The calculation result shows the increase of IRR value is directly proportional to the multi tariff increase. Increased IRR makes Break Even Point time faster, increases in gas volume inversely to multi tariffs and a decrease in the proportion of equity is directly proportional to the multi tariff reduction."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2017
T49331
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Henry Mujianto
"ABSTRAK
Dalam persaingan global, agar organisasi dapat berkembang. Organisasi harus mampu
menghasilkan produk dan pelayanan dengan mutu yang lebih baik. Dalam unit organisasi
pemerintah, untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan perbaikan mutu dalam semua aspek yang
berkaitan dengan pelayanan tersebut sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik. Oleh
karena itu diperlukan adanya pengendalian mutu secara menyeluruh (Total Quality
Management). Paradigma baru penyelenggaraan tata pemerintahan yang efektif dan efisien perlu
dilakukan. Untuk itu organisasi pemerintah seperti Balai Latihan Kerja dalam menerapkan Total
Quality Management melalui ISO 9001:2008 memerlukan langkah ? langkah yang tepat.
Dengan pengendalian mutu secara menyeluruh dapat menjadi model kinerja pelayanan publik
yang prima dan dapat memberikan standar pelayanan publik sekaligus dapat menunjang
revitalisasi - manajemen pengelolaan BLK.

ABSTRACT
In global competition, so the organization can flourish. Organizations must be able to produce
products and services with better quality. In units of government organizations, to achieve that
goal is needed for quality improvement in all aspects related to such services so as to enhance
public confidence. Therefore we need the overall quality control (Total Quality Management).
Organizing a new paradigm of governance that needs to be done effectively and efficiently. For
that the government organizations like the Vocational Training Center in implementing Total
Quality Management through ISO 9001:2008 requires a step - the right step. With a
comprehensive quality control can be a model of public service performance excellence and can
provide the standard of public services as well as to support the revitalization-BLK management
"
2010
T 27637
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3   >>