Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 239 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Bernardine Dewi Puspitaningrum
Depok: Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Alvin Adityo
"Artikel ini bertujuan menjelaskan alasan penolakan Charles de Gaulle terhadap Inggris dalam Masyarakat Ekonomi Eropa. Prancis adalah salah satu anggota pendiri Masyarakat Ekonomi Eropa bersama dengan lima negara lainnya. Ide pembentukan Eropa Bersatu (Uni Eropa) berawal sejak 1945, dengan tujuan untuk mengikat negara-negara Eropa secara erat sehingga tidak akan lagi menimbulkan kerusakan seperti pada masa Perang Dunia II. Winston Churchill sepenuhnya mendukung gagasan ini, dan mengusulkan untuk menjadikan Eropa sebuah struktur di mana masyarakat Eropa dapat tinggal dalam kedamaian, keamanan dan kebebasan. Setelah pembentukan Masyarakat Ekonomi Eropa pada 1957, Inggris mengajukan diri untuk bergabung dalam organisasi tersebut sebanyak dua kali pada 1963 dan 1967. Pengajuan keanggotaan tersebut ditolak oleh de Gaulle, sebab Inggris dinilai belum siap untuk menjadi anggota organisasi supranasional itu. Faktor lain penyebab penolakan ini adalah hubungan yang terjalin antara Inggris dan Amerika Serikat. Artikel ini juga bertujuan menjelaskan berbagai faktor yang melatarbelakangi masuknya Inggris dalam MEE serta hambatan-hambatan yang dialami Inggris, terutama penolakan dari presiden Prancis Charles de Gaulle. Penelitian ini menggunakan metode sejarah dengan pendekatan politikologis."
Depok: Universitas Indonesia, 2019
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Antaressa Pritadevi
"Setiap bahasa di dunia memiliki kekhasan sendiri tetapi salah satu ciri dari bahsa yang sifatnya sangat universal adalah manfaatnya sebagai alat untuk berkomunikasi. Manfaat ini sangat menguntungkan, ia memberi peluang bagi seseorang untuk dapat menggali berbagai aspek kebudayaan dari berbagai bangsa untuk dapat disebarluaskan dan dinikmati secara merata. Penelitian karya puisi Prancis sebagai obyek penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan sebagian kecil segi kebudayaan Perancis yang sangat terkenal yaitu seni kesusastraannya. Penelitian ini difokuskan pada masalah tema tentang dua sifat cinta yang berbeda: sensual dan spiritual. karya yang dipilih merupakan dua puisi karya Baudelaire yang berjudul Parfum Exotique dan l'aube Spirituelle. Dalam pembahasannya, penelitian ini didasari oleh metode struktural yaitu metode yang berkonsep bahwa setiap unsur dalam suatu karya sastra saling berkait dalam membentuk suatu kesatuan yang utuh. Dalam sebuah puisi, unsur-unsur yang diamksud adalah unsur yang membentuk puisi dari segi penyajian maupun isinya yaitu segi-segi metrik, bunyi, sintaksis dan semantik. apakah segi-segi itu mencerminkan tema cinta dengan dua sifat yang berbeda itu? Hal itu terjawab dengan melakukan analisis terhadap masing-masing segi tersebut. Hasil penelitian terhadap struktur puisi menunjukkan bahwa masing-masing segi disajikan secara khas sekali dan penyajian struktur kalimat, penyajian ritme serta penyajian bunyi turut menggambarkan sifat kegairahan dan sensualitas dalam Parfum Exotique serta sifat spiritual yang lembut menggugah dalam l'Aube Spirituelle."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 1991
S14538
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Atika Binar Budiman
"Film adalah sebuah media yang digunakan untuk memproduksi sebuah karya seni melalui aspek visual dan sonor, biasanya digunakan sebagai hasil dari perpindahan dari tatanan simbolik-imajiner menjadi simbolik-reel. Salah satu film yang menunjukkan perpindahan tersebut adalah J’ai Perdu Mon Corps (2019), sebuah film animasi oleh Guillaume Laurant dan Jérémy Clapin, adaptasi dari novel Happy Hands (2006) oleh Guillaume Laurant. Artikel ini akan fokus pada perubahan yang melingkupi perilaku tokoh utama berdasarkan kegagalan pemenuhan hasrat mereka di masa lalu. Metode yang digunakan adalah teori film Joe Boggs dan Dennis Petrie, yang dapat membantu mengkaji aspek naratif dan sinematografi, untuk mengidentifikasi adegan yang akan menunjukkan efek memori terhadap perasaan keterasingan. Pada aspek tematik, artikel ini akan menggunakan psikoanalisis Lacan yaitu stade du miroir (1966) dan objet petit a (1973). Keduanya akan digunakan untuk mengidentifikasi dampak dari kegagalan memenuhi keinginan Naoufel dan Tangan yang berujung pada keterasingan. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur film memperlihatkan dua kisah paralel antara kisah Tangan mencari tubuhnya dan kisah Naoufel menemukan kedewasaannya. Kehadiran Tangan sebagai entitas terpisah dari Naoufel ini dimaksudkan sebagai fragmentasi dirinya mengatasi keterasingan yang mengganggu proses subjektivitasnya.

Film is a media used to produce an art expression through the visual and audio aspects, often used as a result from the shifting of the symbolic-imaginary into the symbolic-real. One of the films based on that same topic is J’ai Perdu Mon Corps (2019), an animation film by Guillaume Laurant and Jérémy Clapin, adapted from the novel Happy Hands (2006) by Guillaime Laurant. This article will focus on the changes that are surrounding the main characters’ behaviour based on the failures of fulfilling their demands and desires in the past. The methods used are the film theory by Joe Boggs and Dennis Petrie, which will be used to aid the narrative and the cinematographic aspect, to identify the scenes that will show the effects of memory and/or the past to the feelings of the alienation. On the thematic aspect, the article will use Lacan’s psychoanalysis which are the stade du miroir (1966) and objet petit a (1973). Both will be used to identify the effects from the failures in fulfilling Naoufel and The Hand’s desires which leads to alienation. The results of the analysis show that the structure of the film presented two parallel stories between the tale of The Hand looking for his body and the story of Naoufel finding his maturity. The presence of The Hand as a separate entity from Naoufel is intended as his fragmentation in overcoming the alienation that interferes with his subjectivity process."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Clara Emily Jessica
"Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan perkembangan kebijakan mengenai aborsi di Prancis pada masa pemerintahan Nicolas Sarkozy dan François Hollande. Aborsi atau yang dalam Bahasa Prancis disebut dengan LInterruption Volontaire de Grossesse, secara resmi adalah tindakan legal di mata hukum yang ditandai dengan deklarasi Hukum Veil tahun 1975 pada masa pemerintahan Valery Giscard dEstaing. Pelegalan aborsi ini menjadi salah satu momentum bersejarah bagi Republik Kelima di Prancis. Pelegalan aborsi menandai bahwa pemerintah mengakui hak para wanita untuk dapat memilih akan pilihan yang diambil terhadap tubuhnya. Dalam perkembangan dan praktiknya di masyarakat, hukum aborsi mengalami beberapa perubahan dan perkembangan. Perkembangan hukum aborsi ini memiliki karakteristik yang berbeda antara pemerintah yang satu dengan yang lainnya berdasarkan pengaruh ideologi politik dan kepentingan otoritas publik pada masa kedua pemerintahan.
Dengan menggunakan metode penelitian kebijakan dan teknik studi kepustakaan, penelitian ini memaparkan perkembangan kebijakan aborsi pada masa pemerintahan Nicolas Sarkozy dan Francois Hollande dan kondisi sosial masyarakat pada kedua masa untuk menguraikan keterkaitan ideologi politik kedua pemerintahan. Kebijakan yang dibuat keduanya akan berdampak pada praktik aborsi di masyarakat. Melalui analisis dengan konsep ideologi politik dan konteks pada masa kedua pemerintahan, hasilnya adalah bahwa ideologi politik dan kondisi sosial budaya mempengaruhi keduanya dalam membuat kebijakan dan kebijakan aborsi. Kebijakan yang diterapkan dalam masa pemerintahan Nicolas Sarkozy lebih mempersulit wanita melakukan aborsi dibandingkan dengan pada masa Francois Hollande."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2020
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Azkiya Nisa
"ABSTRAK
Artikel ini membahas arti perdamaian dalam puisi La Neige sur Paris (1945) karya Léopold Sedar Senghor. Puisi tersebut berisi perasaan penyair terhadap kolonialisme Prancis yang merupakan salah satu masalah penting dalam sejarah Afrika. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan sikap penyair terhadap perbudakan, penindasan, dan kekejaman yang dilakukan oleh Prancis melalui nilai-nilai agama yang digambarkan dalam puisi. Penelitian ini juga menguraikan bentuk kritik terhadap konsep peradaban yang dilakukan dalam praktik penjajahan oleh Prancis. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan menggunakan teori La Négritude oleh Léopold Sédar Senghor dan analisis wacana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa puisi La Neige sur Paris (1945) berisi tentang rekonsiliasi sebagai bentuk perlawanan penyair terhadap kekejaman Prancis terhadap orang Afrika yang menjunjung tinggi spiritualitas. Nilai-nilai agama yang diterapkan oleh penyair sebagai sikap dalam puisi ditampilkan untuk mengkritik bahwa peradaban atau negara yang tidak dapat dibangun di atas kebencian. Perdamaian diperlukan sebagai instrumen dalam reintegrasi nilai-nilai positif untuk pembentukan peradaban atau budaya.

ABSTRACT
This article discusses the meaning of peace in the poem La Neige sur Paris (1945) by Léopold Sedar Senghor. The poem contains the poet's feelings towards French colonialism which is one of the important issues in African history. This study aims to reveal the poet's attitude towards slavery, oppression, and cruelty committed by France through the religious values ​​depicted in poetry. This study also outlines the form of criticism of the civilization concept which is carried out in the practice of colonization by French. The method used is qualitative analysis using La Négritude theory by Léopold Sédar Senghor and discourse analysis. The results of this study indicate that the poem La Neige sur Paris (1945) contains about reconciliation as a form of poet resistance against French cruelty towards Africans that upholds spirituality. The religious values ​​applied by poets as an attitude in poetry are shown to criticize that civilization or the state that cannot be built on hatred. Peace is needed as an instrument in the reintegration of positive values ​​for the formation of civilization or culture.
"
2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Muninta Lestari
"Homoparentalité merupakan sebuah realita yang terjadi di Prancis. Skripsi ini membahas pandangan terhadap keluarga homoparentale di Prancis, khususnya pada kurun waktu 1999 sampai 2009. Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan perkembangan pandangan pemerintah dan masyarakat Prancis terhadap keluarga homoparentale. Pandangan pemerintah Prancis dilihat melalui kebijakan yang berkaitan dengan keluarga homoparentale, sedangkan pandangan masyarakat Prancis dinilai berdasarkan survei opini publik yang diselenggarakan badan survei terkemuka di Prancis. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pandangan pemerintah Prancis tidak sejalan dengan pandangan masyarakat Prancis, yang seiring waktu cenderung memiliki pandangan positif terhadap keluarga homoparentale.

Homoparentality is a reality that grows in France. The focus of this study is the French?s views of homoparentality in France in the period 1999 to 2009. This study aims to show the development of French's view of homoparental family. The government?s views are seen from its policies related to homoparental family, while the public?s views are seen from French public opinion survey about homoparental family. From this study, the researcher found that the public in France does not have a same view as French government. As time goes by, the French people tend to have a positive view of homoparental family."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2011
S534
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Maria Angela Gita Ayudya
"Skripsi ini membahas langkah yang diambil pemerintah Prancis untuk menangani peningkatan konsumsi ganja di kalangan remaja yang terjadi sejak tahun 1993. Penelitian ini melihat dampak implementasi kebijakan pemerintah dengan menganalisis hubungan antara program kerja yang dikeluarkan pemerintah Prancis pada tahun 2003 dan faktor yang memengaruhi konsumsi ganja di kalangan remaja dengan menggunakan teori transformasi fungsi pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah Prancis yang disesuaikan dengan faktor yang memengaruhi konsumsi ganja berhasil menurunkan jumlah remaja yang mengonsumsi obat terlarang itu pada periode 2004-2008.

The thesis focuses on the French government action to fight against the escalation of cannabis use among adolescents occurring since 1993. This study examines the impact of the implementation of government policies by analyzing the relation of the French government plan issued in 2003 and the factors evolving the cannabis use among adolescents using the government function transformation theory. The result states that the French government policies adapted with the factors evolving the cannabis use have successfully decreased the number of adolescents consuming the substance during 2004-2008."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2011
S523
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Muthia Aisha Chandra
"Skripsi ini membahas tentang pemikiran Jansenisme terutama mengenai grâce yang terdapat dalam novel Le Baiser au Lépreux melalui tokoh Jean yaitu dari diri Jean sendiri, lingkungan maupun latar tempat Jean berada. Untuk melihat bagaimana pemikiran tersebut ditampilkan dalam novel Le Baiser au Lépreux maka akan digunakan teori sintagmatik dan paradigmatik Roland Barthes dan teori sekuen Viala dan Schmitt.

Abstract
This thesis analysis the school of thought of Jansenism especially about the grace of God which is implied in the novel of Le Baiser au Lépreux through its main character Jean. The analysis will be focusing on Jean itself, his environment and places where he has been. To demonstrate the way the thoughts are being exposed in the novel of Le Baiser au Lépreux, the structuralism theory of Roland Barthes, Viala and Schmitt are applied."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2011
S520
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>