Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 9 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rohim
"ABSTRAK
Tesis ini bertujuan menghadirkan teks naskah Sunda Carios Tamim yang berbentuk
wawacan melalui suntingan teks dan analisis struktur. Selain suntingan teks dan
analisis struktur, untuk mengetahui keterpaduan peristiwa dalam mengeksplorasi
tokoh digunakan teori aktan dan model fungsional yang dikembangkan oleh Greimas.
Dari hasil pembahasan diperoleh simpulan bahwa struktur formal Carios Tamim
menggunakan 14 jenis pupuh dengan 390 bait, 2644 larik dengan tiga unsur
pembangun cerita yaitu manggala, isi cerita, dan penutup. Hasil analisis struktur teks
naratif Carios Tamim ditemukan jalinan erat alur, tokoh, penokohan, dan latar
sehingga terungkap tema cerita yaitu tegaknya kebenaran di antara dua kebenaran.
Kebenaran dalam teks Carios Tamim berhubungan dengan masalah munakahat atau
pernikahan. Berdasarkan uraian aktan dan model fungsional yang diajukan oleh
Greimas, tokoh Tamim Ibnu Habib Ad-Dāri dan istrinya sebagai subjek berhasil
memperoleh objek berkat peristiwa yang dialami keduanya saling berkaitan dalam
hubungan sebab akibat, sehingga hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini
diterima karena tercapainya kebenaran pada aktan pertama adalah akibat dari
tercapainya kebenaran pada aktan kedua.

ABSTRACT
This thesis aims to present the text of the script in the form of Sundanese Carios
Tamim wawacan through edits text and structure analysis. In addition to the texts and
analysis of structures, to find out the alignment of the explore article used the theory
and model of functional aktan developed by Greimas. From the results of the
deliberations of the obtained conclusions that the formal structure Carios Tamim
using 2 types of Canto with 390 Temple, 2644 array with three elements of the story
Builder manggala, the content of the story, and closure. Narrative text structure
analysis results Carios Tamim found closely interwoven plots, characters,
characterizations, and the setting so that the tegaknya story theme revealed the truth
of the two truths. The truth of the matter is related to Tamim Carios munakahat or
weddings. Based on the description of the functional model and aktan filed by
Greimas, Tamim Ibn Habib Al-Dāri and his wife as a subject was object of thanks to
events experienced by the two interrelated causal relationship, so the hypothesis
presented in this study are accepted because of the achievement of the truth at first
aktan is a result of the achievement of the truth on the second aktan."
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2013
T36035
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ihsanur Rohim
"ABSTRAK
Maintenance adalah pemeliharaan yang terorganisir dan dilakukan dengan pemikiran ke masa depan, pengendalian dan pencatatan sesuai dengan rencana yang telah ditentukan sebelumnya. Oleh karena itu, program maintenance yang akan dilakukan harus dinamis dan memerlukan pengawasan dan pengendalian secara aktif dari bagian maintenance melalui informasi dari catatan riwayat peralatan. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) adalah suatu teknik yang digunakan untuk menganalisis kegagalan terhadap fungsi dari sistem serta resikonya terhadap lingkungan, keselamtan personel dan biaya yang dikeluarkan. Dari analisis kegagalan fungsi sistem lalu diteruskan menganalisis kegagalan ke bagian lebih kecil yaitu fungsi dari suatu peralatan mana yang memberikan kontribusi terhadap kegagalan suatu sistem. Maka dengan FMEA bisa dilakukan tindakan perawatan yang tepat dan efisensi terhadap waktu dan biaya. Critical Reliability Variables (CRV) digunakan untuk mengidentifikasi kagagalan yang terjadi pada peralatan atau sistem dengan memonitor indikator secara kontinu yang ditunjukkan oleh sensor yang terpasang pada peralatan atau sistem tersebut sehingga kegagalan dapat diketahui secara aktual. Modus kegagalan diadopsi berdasarkan Failure Mode and Effect Analysis dari peralatan atau sistem tersebut. Tujuan dari CRV ini adalah mengurangi downtime semaksimal mungkin sehingga dapat meningkatkan reliabilitas dari peralatan atau sistem tersebut.

ABSTRACT
Maintenance is activities that is organized and carried out with future thinking, control and recording in accordance with a predetermined plan. Therefore, the maintenance program to be carried out must be dynamic and require active supervision and control of the maintenance department through information from the history equipment records. Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) is a technique used to analyze failure of the functions of the system and the risks to the environment, safety of personnel and costs incurred. From the analysis of system failure, then proceed to analyze the failure to a smaller part, which is the function of an equipment which contributes to the failure of a system. So, with FMEA appropriate treatment and efficiency can be carried out on time and cost. Critical Reliability Variables (CRV) are used to identify failures that occur in equipment or systems by continuously monitoring the indicators indicated by sensors installed on the equipment or system so that failures can be actually known. Failure mode is adopted based on Failure Mode and Effect Analysis of the equipment or system. The purpose of this CRV is to reduce downtime as much as possible so that it can increase the reliability of the equipment or the system."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abdul Rohim
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1995
S34510
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indra Rohim
"Tesis ini menganalisa hubungan antara penggunaan suatu perangkat lunak terhadap kepatuhan pekerja untuk melakukan jeda kerja saat bekerja dengan komputer dalam rangka mencegah repetitive strain injury. Penelitian menggunakan desain cohort pada dua kelompok subyek dengan masing-masing sebanyak 26 subyek penelitian dengan menggunakan data primer dari log-timer dan pengamatan visual. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna penggunaan perangkat lunak terhadap kepatuhan melakukan jeda kerja dengan kemungkinan kepatuhan 10 kali lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan perangkat lunak (RR=10 p<0,001 dan 95%CI=2,967-38,500). Serta tidak adanya hubungan bermakna antara faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, indeks massa tubuh serta masa kerja dengan kepatuhan melakukan jeda kerja saat bekerja menggunakan komputer. Pada penelitian ini diperoleh informasi bahwa ada sembilan orang subyek yang patuh melakukan jeda kerja akan tetapi tetap melakukan aktivitas pengetikan menggunakan perangkat lain selain komputernya seperti telepon genggam atau komputer jinjing saat jeda kerja, serta ada 16 orang subyek yang tidak patuh melakukan jeda kerja tetapi melakukan aktivitas peregangan atau diam saat jeda kerja. Hasil penelitian menyarankan agar perusahaan melakukan suatu upaya untuk dapat mengingatkan pekerja agar dapat patuh melakukan jeda kerja saat bekerja menggunakan komputer.

The research is to analyze the effect of using a software to worker’s compliance in computer work break to prevent repetitive strain injury. It was cohort design on two groups with 26 respondens each by using primary data from log-timer and visual assesment. The results showed significant relation between the using of software and worker’s compliance to computer work break with 10 times compliance compared with group without software (RR=10 p<0,001 and 95%CI=2,967-38,500). And there was a non-significant relation between age, sex, education, body mass index and years of service towards worker’s compliance for computer work break. This research showed that nine respondens that is comply to have workbreak but still have typing activities using other gadgets such as handphone or laptop during workbreak, and there was 16 respondens that is not comply to have workbreak but doing stretching during workbreak. This Research suggests that company had something to remind workers to have a regular computer work break."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Budiyanto Abdul Rohim
"[ABSTRAK
Tujuan. Penelitian ini membahas perbandingan performa diagnostik antara pemeriksaan ultrasonografi dengan pemeriksaan klinis dalam mengukur ukuran lesi primer kanker serviks.
Metode. Dilakukan uji diagnostik potong-lintang secara retrospektif terhadap pasien kanker serviks stadium IB di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo dari tahun 2009 hingga tahun 2014. Nilai diagnostik dari kedua pemeriksaan dihitung dengan luaran: sensitivitas, spesifisitas, nilai prediksi positif, nilai prediksi negatif, dan akurasi. Uji kesesuaian dari kedua pemeriksaan juga dihitung dengan ukuran makroskopik sebagai standar baku emas.
Hasil. Dari periode tahun 2009 hingga tahun 2014, didapatkan 92 subjek yang memenuhi kriteria inklusi dengan komposisi yaitu 65 kasus (70%) kanker serviks stadium IB1 dan 27 kasus (30%) kanker serviks stadium IB2. Ultrasonografi didapatkan memiliki nilai diagnostik yaitu sensitivitas 92%, spesifisitas 96%, nilai prediksi positif 92%, nilai prediksi negatif 96%, dan akurasi 95%. Sementara itu, pemeriksaan klinis didapatkan memiliki nilai diagnostik yaitu sensitivitas 51%, spesifisitas 92%, nilai prediksi positif 73%, nilai prediksi negatif 82%, dan akurasi 80%. Dari perhitungan kesesuaian antara ukuran pemeriksaan ultrasonografi dan ukuran makroskopik, didapatkan perbedaan rata-rata 0,56 cm. Sementara itu, dari perhitungan kesesuaian antara ukuran pemeriksaan klinis dan ukuran makroskopik, didapatkan perbedaan rata-rata 0,97 cm.
Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemeriksaan ultrasonografi memiliki performa diagnostik yang lebih baik dibandingkan pemeriksaan klinis dalam mengukur ukuran lesi primer kanker serviks.

ABSTRACT
Objective. The purpose of this study is to compare the diagnostic value of ultrasound and clinical examination in measuring the size of primary tumor of cervical cancer.
Methods. It is a retrospective cross sectional study for patients with cervical cancer stage IB in Cipto Mangunkusumo hospital from 2009 to 2014. Diagnostic value of both examinations were calculated with outcome: sensitivity, specificity, positive predictive value, negative predictive value, and accuracy. Resemblance test of both examinations were also calculated with macroscopic size as the gold standart.
Result. From period 2009 until 2014, there were 92 subject which fulfilled the inclusion criteria, consisted of 65 cases (70%) cervical cancer stage IB1 and 27 cases (30%) cervical cancer stage IB2. Ultrasonografi was found to have diagnostic values as follow: sensitivity 92%, specificity 96%, positive predictive value 92%, negative predictive value 96%, and accuracy 95%. Meanwhile, clinical examination was found to have diagnostic values as follow: sensitivity 51%, specificity 92%, positive predictive value 73%, negative predictive value 82%, and accuracy 80%. From the calculation of resemblance between ultrasound and macroscopic size, there was an average difference approximately 0.56 cm. Meanwhile, from the calculation of resemblance between clinical examination and macroscopic size, there was an average difference approximately 0.97 cm.
Conclusion. It can be concluded that the ultrasound has better diagnostic value compare to clinical examaination in examining the size of primary tumor of cervical cancer., Objective. The purpose of this study is to compare the diagnostic value of ultrasound and clinical examination in measuring the size of primary tumor of cervical cancer.
Methods. It is a retrospective cross sectional study for patients with cervical cancer
stage IB in Cipto Mangunkusumo hospital from 2009 to 2014. Diagnostic value of both
examinations were calculated with outcome: sensitivity, specificity, positive predictive value,
negative predictive value, and accuracy. Resemblance test of both examinations were also
calculated with macroscopic size as the gold standart.
Result. From period 2009 until 2014, there were 92 subject which fulfilled the inclusion
criteria, consisted of 65 cases (70%) cervical cancer stage IB1 and 27 cases (30%) cervical
cancer stage IB2. Ultrasonografi was found to have diagnostic values as follow: sensitivity
92%, specificity 96%, positive predictive value 92%, negative predictive value 96%, and
accuracy 95%. Meanwhile, clinical examination was found to have diagnostic values as follow:
sensitivity 51%, specificity 92%, positive predictive value 73%, negative predictive value 82%,
and accuracy 80%. From the calculation of resemblance between ultrasound and macroscopic
size, there was an average difference approximately 0.56 cm. Meanwhile, from the calculation
of resemblance between clinical examination and macroscopic size, there was an average
difference approximately 0.97 cm.
Conclusion. It can be concluded that the ultrasound has better diagnostic value compare to clinical examaination in examining the size of primary tumor of cervical cancer.]"
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2014
SP-PDF
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Nur Rohim
"ABSTRAK
Kredit merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha untuk memenuhi kekurangan modal. Kebutuhan pelaku usaha akan tambahan modal kemudian bertemu dengan Bank yang menawarkan kredit. Kemudian timbul hubungan hukum dalam bentuk Perjanjian Kredit. Dalam setiap perjanjian, tidak selamanya berjalan dengan baik. Permasalahan dapat senantiasa timbul selama perjanjian masih berjalan. Begitupun dengan Perjanjian Kredit. Salah satu permasalahan yang dapat timbul dalam Perjanjian Kredit adalah tidak dibayarnya utang oleh nasabah debitor atau umumnya disebut Kredit Macet. Penelitian ini memaparkan pengaturan mengenai perkreditan perbankan di Indonesia serta menyajikan analisis terhadap kesesuaian penyelesaian kredit macet PT Y pada Bank X dalam putusan nomor 47/PDT.G/2013/PN JKT.PST dengan peraturan perkreditan yang berlaku. Masih terdapat ketidaksesuaian dengan peraturan yang berlaku meskipun di satu sisi terdapat pula kesesuaian dengan peraturan yang berlaku. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian hukum normatif dengan melakukan studi dokumen.

ABSTRACT
Loan is one of the means available for a business to take in order to cover up its lack of capital. Business?s needs for additional capital can be met with loan offered by Bank. Thus, create a legal relation in the form of loan agreement. There is no guarantee for every agreement to be honored without any problems arises between the parties. Problems may arise anytime as long as the agreement still exist. The same could be said about loan agreement. One of the problem that may arise from loan agreement is non-performing loan. This research shows how Bank credit is regulated in Indonesia and to present an analysis on the conformity of non-performing loan settlement used in the Central Jakata District Court?s Decision Number 47/PDT.G/2013/PN.JKT.PST. This research conclude that there are still some issues not in accordance with the regulations even though there are also some issues in accordance with the regulations. This research use normative juridical method through documents study.
"
2016
S64843
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Annisa Nurdianty Rohim
"Tinjauan literatur ini membahas konsep dan praktik keuangan berkelanjutan dalam studi Hubungan Internasional. Keuangan berkelanjutan merupakan sebuah konsep untuk memahami aktivitas keuangan yang berinteraksi dengan dimensi sosial dan lingkungan. Tinjauan literatur ini disusun untuk memetakan dan menganalisis 33 literatur mengenai keuangan berkelanjutan dalam studi Hubungan Internasional. Penulis memetakan literatur tersebut dengan metode taksonomi dengan mengategorisasikan ke dalam tiga tema bahasan, yakni (1) konseptualisasi, (2) ragam keterlibatan aktor, (3) dan praktik keuangan berkelanjutan. Berdasarkan penelaahan literatur, penulis menemukan bahwa (1) gagasan mengenai keuangan berkelanjutan muncul karena luputnya nilai sosial dan lingkungan dalam aktivitas perekonomian neoklasik, (2) praktik keuangan berkelanjutan masih aktif hanya diselenggarakan oleh aktor negara dan institusi regional semata, (3) dan perbedaan penerapan praktik keuangan berkelanjutan di kawasan Asia dan Eropa disebabkan oleh kapabilitas masing-masing negara. Penulis menemukan celah penelitian yang masih secara intensif berfokus pada peran negara sebagai pihak penyedia dan pendukung dalam praktik keuangan berkelanjutan. Penelitian di masa datang dapat menelaah secara lebih khusus peran dan relasi di antara aktor-aktor dan implikasi nyata praktik keuangan berkelanjutan terhadap keberhasilan pemenuhan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan pada 2030.

This literature review discusses the concepts and practices of sustainable finance in the study of International Relations. Sustainable finance is a financial activity that interacts with social and environmental dimensions. This literature review was organized to map and analyze 33 sustainable finance literatures in International Relations studies. The author maps the literature using the taxonomic method by categorizing it into three discussion themes, namely (1) conceptualization, (2) the variety of actor involvement, (3) and sustainable finance practices. Based on a review of the literature, the authors found that (1) the emergence of the idea of sustainable finance was due to the omission of social and environmental values in neoclassical economic activities, (2) sustainable financial practices were still active only organized by state and regional institutions alone, (3) and differences in the application of these practices Sustainable finance in Asia and Europe is caused by the capabilities of each country. The author found a research gap that is still intensively focused on the state as a provider and supporter of sustainable finance practices. Future research can examine more deeply the roles and relationships among actors and the real implications of sustainable finance practices for the successful fulfillment of the Sustainable Development Goals by 2030."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Widya Arafah Abdul Rohim
"Makalah Ilmiah Akhir yang saya buat, secara singkat bercerita melalui sudut pandang ‘saya’ dalam proses membuat karya film pendek ‘Lalu’. Mulai pada tahap pra produksi hingga distribusi dan eksibsi. Ide yang pada mulanya saya ciptakan seorang diri, dalam prosesnya kian bertambah, berkurang bahkan berubah. Seluruh pengalaman yang saya lalui membawa saya pada kesimpulan bahwa pembuatan karya tidak hanya melibatkan saya seorang tetapi juga menyertai material serta kolaborator yang terlibat. Seluruh elemen tersebut pada akhirnya berkorespondensi sehingga menciptakan transformasi pada karya yang berbeda pada ide awal. ‘Saya’ dalam kisah ini diposisikan sebagai seorang Director film ‘Lalu’ namun, pada beberapa bagian menjadi Screenplay Writer dan Editor.

This final scientific paper simply depicts the process of making a short film titled ‘Lalu’ through the perspective of ‘I’. The process includes pre-production until distribution and exhibition. My initial idea, through the process underwent additions, subtractions, and/or substitutions. My experience brought me to the conclusion that the process of making a film does not only involve myself as a creator but also, the materials and the collaborators. The elements are going to correspond thus make a transformation for the creation itself. Which can be different from the initial idea. ‘I’ in this narration are going to be positioned as the director of the short film ‘Lalu’. However, in several parts, would become Screenplay writer and Editor."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Syahrul Ali Ib’rohim
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara volatilitas pasar saham, Foreign Portfolio Investment, suku bunga, nilai tukar, dan Indeks Produksi Industri pada saham syariah sektor energi di Indonesia tahun 2011-2023. Penelitian ini menggunakan data dengan frekuensi bulanan sejak tahun 2011. Penelitian ini menggunakan Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan melibatkan fenomena structural breaks yang terjadi pada September 2013 dan fenomena tersebut digunakan sebagai variabel dummy. Hasil penelitian menunjukkan adanya kointegrasi atau hubungan jangka panjang pada setiap variabel yang diuji sebagai variabel dependen. Hasil uji jangka panjang menunjukkan bahwa volatilitas pada saham syariah sektor energi dipengaruhi secara positif oleh aktivitas Foreign Portfolio Investment. Selain itu, nilai tukar secara positif mempengaruhi Indeks Produksi Industri. Sedangkan dalam jangka pendek, aktivitas Foreign Portfolio Investment dipengaruhi secara negatif oleh nilai Foreign Portfolio Investment periode sebelumnya. Di sisi lain, volatilitas pasar saham secara positif mempengaruhi Foreign Portfolio Investment. Selain itu, Indeks Produksi Industri dipengaruhi secara positif oleh nilai Indeks Produksi Industri selama 3 bulan sebelumnya, nilai tukar, aktivitas Foreign Portfolio Investment, serta volatilitas pasar saham hingga 1 bulan sebelumnya.

This research aims to analyze the relationship between stock market volatility, Foreign Portfolio Investment, interest rates, exchange rates, and the Industrial Production Index on sharia stocks in the energy sector in Indonesia in 2011-2023. This research uses data with a monthly frequency since 2011 as the initial year when the Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) was launched. This research uses Autoregressive Distributed Lag (ARDL) involving the structural breaks phenomenon that occurred in September 2013 and this phenomenon is used as a dummy variable. The research results show that there is cointegration or long-term relationship in each variable tested as the dependent variable. Long-term test results show that volatility in sharia stock in the energy sector is positively influenced by Foreign Portfolio Investment activity. In addition, exchange rate positively influences the Industrial Production Index. Meanwhile, in the short term, Foreign Portfolio Investment activity is negatively influenced by the value of Foreign Portfolio Investment in the previous period. On the other hand, stock market volatility positively affects Foreign Portfolio Investment. In addition, the Industrial Production Index is positively influenced by the value of the Industrial Production Index for the previous 3 months, exchange rates, Foreign Portfolio Investment activity, and stock market volatility for the previous 1 month."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library