Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Abdul Ghafur
"[ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai perilaku menyimpang
anggota Polri dan permasalahannya dengan menganalisis pelanggaran kode etik
profesi Polri pada Polres Aceh Utara dari tahun 2010 hingga 2012. Secara
kualitatif penelitian ini akan menerangkan penyebab terjadinya perilaku
menyimpang, proses pembinaan personil, dan peran pimpinan dalam
menanggulangi perilaku menyimpang. Perilaku menyimpang yang dilakukan oleh
anggota polisi pada Polres Aceh Utara disebabkan oleh lemahnya inner
containment dan outer containment. Lemahnya Inner containment disebabkan
oleh kurangnya pemahaman mengenai kepolisian, menurunnya kesadaran moral
dan etika, adanya gaya hidup hedonisme, berasosiasi dengan orang yang lebih
dulu menyimpang. Sedangkan lemahnya outer containment disebabkan oleh
kurangnya peran organisasi Polres Aceh Utara dalam hal kurang efektifnya
manajemen pembinaan personil, dan kurang efektifnya peran pemimpin, dan
disebabkan juga karena adanya pengaruh lingkungan komunitas.

ABSTRACT
This study aims to explain the deviant behaviour of members of the national
police and the problem with analyzing the violation of code of ethics of the
national police in northern Aceh police from 2010 to 2012. This qualitative study
will explain the causes of deviant behaviour, process guidance to police officers
deviating behaviour, and the role of leadership in dealing with deviant behaviour.
Deviant behaviour committed by members of the police at the police station north
Aceh caused by weak inner and outer containment. Weak Inner containment is
caused by a lack of understanding of the police, declining moral and ethical
awareness, their hedonistic lifestyle, associated with the person who first deviated.
While the outer containment weakness caused by lack organizational roles
northern Aceh Police in terms of the lack of effective management of personnel
development, and the lack of effective leadership role, and due also because of the
influence of the community environment, This study aims to explain the deviant behaviour of members of the national
police and the problem with analyzing the violation of code of ethics of the
national police in northern Aceh police from 2010 to 2012. This qualitative study
will explain the causes of deviant behaviour, process guidance to police officers
deviating behaviour, and the role of leadership in dealing with deviant behaviour.
Deviant behaviour committed by members of the police at the police station north
Aceh caused by weak inner and outer containment. Weak Inner containment is
caused by a lack of understanding of the police, declining moral and ethical
awareness, their hedonistic lifestyle, associated with the person who first deviated.
While the outer containment weakness caused by lack organizational roles
northern Aceh Police in terms of the lack of effective management of personnel
development, and the lack of effective leadership role, and due also because of the
influence of the community environment]"
2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abdul Ghafur
"PT X yang bergerak dalam bidang perusahaan jasa kemasan bertekad untuk meraih sertifikat ISO 9002. Usaha untuk meraih sertifikat mutu tersebut telah dilakukannya sejak tahun 1999. Namun, setelah berjalan kurang lebih hampir tiga tahun, PT X belum berhasil meraih sertifikat ISO 9002. Banyak permasalahan dalam penerapan sistem mutu ISO 9002. Selain permasalahan komitmen yang diberikan untuk usaha meraih sertifikat ISO ini, permasalahan lain yang dihadapi oleh PT X adalah banyaknya pelanggaran yang dilakukan terhadap dokumen-dokumen yang telah dibuat. Setelah melakukan penilaian maka memang banyak sekali pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan. Lategori pelanggaran tersebut masuk dalam kategori "major". Ada beberapa yang menyebabkan banyaknya pelanggaran yang dilakukan. Salah satu diantaranya adalah prosedur yang tidak sesuai lagi dengan kondisi saat ini. Sehingga perlu dilakukan perancangan ulang prosedur dan dokumen-dokumen mutu. Sebagai langkah awal, penyempurnaan prosedur dan dokumen dilakukan di bagian pemeliharaan PT X. Untuk selanjutnya dapat dilakukan pada bagian-bagian lain. Setelah mendapat penilaian bahwa prosedur harus disempurnakan, selanjutnya dilakukan penulisan ulang prosedur pemeliharaan berdasarkan kegiatan di lapangan. Hal ini sesuai dengan prinsip ISO, yaitu : Dokumentasikan apa yang kamu kerjakan, kerjakan apa yang kamu dokumentasikan. Tidak hanya menuliskan ulang prosesur yang ada pada saat ini, juga dilakukan analisa dengan menggunakan metode The Nine Primary Operation Analysis Approaches. Dalam menganalisa prosedur pemeliharaan saat ini, digunakan alat bantu yaitu diagram alir (flow chart). Langkah peyempurnaan yang dilakukan pertama-tama tanpa melibatkan dokumen-dokumen atau formulir-formulir. Pengidentifikasian terhadap kebutuhan formulir dan dokumen pendukung dilakukan setelah mendapatkan prosedur yang lebih baik. Penganalisaan yang dilakukan terhadap prosedur pemeliharaan saat ini menghasilkan pengurangan dalam elemen aktivitas operasi dan verifikasi."
Depok: Universitas Indonesia, 2002
S49755
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library