Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 25 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wafa Zaira
"Setiap harinya, proses dan kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi pasti menghasilkan dan membutuhkan arsip. Namun, tidak semua arsip baik fisik maupun elektronik bisa disimpan dalam jangka waktu yang tidak menentu. Dibutuhkan suatu kontrol penyimpanan arsip di dalam sebuah organisasi. Kontrol terhadap berapa lama arsip akan disimpan dalam sebuah organisasi dapat dilakukan melalui kegiatan penyusutan. Tanpa mekanisme penyusutan yang efektif, arsip akan menumpuk dan penemuan informasi akan menjadi sulit. Masalah penumpukan arsip ditemukan di LPDP Kementerian Keuangan RI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui mekanisme penyusutan arsip di LPDP Kementerian Keuangan RI. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan kajian pustaka. Hasil penelitian mengungkapkan LPDP baru melakukan penyusutan setelah ruang arsip penuh. Arsip juga tidak langsung disusutkan, namun dilakukan alih media terlebih dahulu tanpa penilaian yang efektif. Akibat penundaan penyusutan, arsip baru terus tercipta sementara arsip yang lebih lama belum dilakukan penyusutan. Pada tahun ini LPDP baru melakukan penyusutan yang terdiri dari pemindahan dan pemusnahan, sementara penyerahan arsip statis belum terlaksana.

Every day, the processes and activities carried out by the organization must produce and require records. However, not all records, both physical and electronic, can be stored for an indefinite period of time. It takes an archive storage control in an organization. Control over how long records will be kept in an organization can be exercised through different activities. Without an effective differentiation mechanism, records will accumulate and information retrieval will be difficult. The archive problem was found in the LPDP of the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia. The aim of the research is to identify the disposal mechanism at LPDP Ministry of Finance Republic of Indonesia. The research was conducted using a case study approach. Data collection was done by interview, observation, and literature review. The results of the study revealed that LPDP only done records disposal after the records space was full. The archives were not disposed immediately, but it media transferred without an effective assessment. As a result of the delay, new archives continue to be created while older archives have not been disposed of. This year the LPDP has only carried out records moving and destruction, meanwhile the permanent records handover has not been carried out."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Jalinur
"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perspektif pengguna terhadap sistem pengelolaan arsip SUDION Uhamka. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif metode studi kasus. Lokasi penelitian bertempat di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka pada lembaga yang paling aktif menggunakan SUDION. Informan dipilih berdasarkan orang yang bertanggung jawab dalam pengelolaan SUDION di setiap lembaga yang ada di Uhamka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan SUDION Uhamka secara sistem sudah diterapkan, namun dalam praktiknya belum berjalan maksimal sebagaimana tujuan pembuatannya, yaitu membantu dan memudahkan pimpinan dalam memberikan tanggapan terhadap surat yang akan disampaikan kepada unit atau pimpinan yang dituju dalam menghemat waktu pengerjaannya. Aplikasi SUDION Uhamka belum memenuhi semua fungsionalitas yang disyaratkan dalam ISO 16175. Dari total 198 butir fungsional yang tercantum dalam ISO 16175, hanya 45 butir yang dapat dipenuhi oleh aplikasi SUDION Uhamka. Masih banyak langkah perbaikan yang harus dilakukan, yaitu jaringan yang selalu error bahkan feedback yang lama dari pimpinan dalam menanggapi surat dalam sistem SUDION, mengingat disposisi online dapat meminimalisir waktu pengerjaan tanpa harus menunggu pimpinan maupun orang yang bersangkutan ada di tempat pekerjaan. Aplikasi yang kurang user friendly juga merupakan hambatan bagi pengguna aplikasi SUDION. Selain itu masih terdapat banyak fitur yang perlu dikembangkan.

This study aims to observe the user's perspective Uhamka archive management system, SUDION. This research was conducted using a qualitative approach with a case study. This research was carried out at the institutions of University of Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (Uhamka) which most actively use SUDION. Informants selected were managers of SUDION in every institution at Uhamka. The results show that the implementation of SUDION Uhamka is partially impractical. It was not able optimally to assist and facilitate the management to save time on responding to letters that will be submitted to the intended unit or leader. Only 45 items from the total 198 functional items listed in ISO 16175 were implemented by the SUDION Uhamka application. SUDION needs a lot of development, such as network issues and long feedback from management on responding letters in the SUDION system. The application that is not user-friendly is also an obstacle for users of SUDION. In addition, many application features can be developed."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ginta Gadistya Kusdiana
"Sarana dan prasarana kearsipan merupakan salah satu sumber daya kearsipan yang sangat penting. Mengacu kepada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan Pasal 32 Ayat (1), pencipta arsip dan lembaga kearsipan wajib menyediakan sarana dan prasarana kearsipan sesuai standar kearsipan untuk pengelolaan arsip. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi ketersediaan sarana dan prasarana kearsipan di Direktorat Pendanaan dan Ekosistem Riset Universitas Indonesia (DPER UI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi, untuk menggali data dan informasi lebih dalam mengenai sistem penyimpanan arsip yang ada. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan volume arsip tidak sebanding dengan ketersediaan ruang penyimpanan arsip inaktif dan sarana penyimpanan arsip arsip inaktif tidak sesuai Keputusan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2000 tentang Standar Minimal Gedung dan Ruang Peyimpanan Arsip Inaktif. Penelitian ini ikan merekomendasikan perlunya perbaikan dan peningkatan sistem penyimpanan arsip inaktif dalam jangka panjang. Selain memberikan rekomendasi perbaikan, penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi dalam penelitian selanjutnya di bidang manajemen rekod dan arsip di perguruan tinggi.

Archival facilities and infrastructure are one of the most important archival resources. Referring to Law Number 43 of 2009 concerning Archives Article 32 Paragraph (1), archive creators and archival institutions are obliged to provide archival facilities and infrastructure in accordance with archival standards for archive management. The purpose of this research is to evaluate the availability of archival facilities and infrastructure at the Directorate of Research Funding and Ecosystem of the University of Indonesia (DPER UI). This research uses a qualitative approach through observation, interview, and documentation methods, to dig deeper into data and information about the existing archive storage system. The results of the study showed that the increase in the volume of archives was not proportional to the availability of inactive archive storage space and inactive archive storage facilities were not in accordance with the Decree of the Head of the National Archives of the Republic of Indonesia Number 3 of 2000 concerning Minimum Standards for Inactive Archive Buildings and Storage Rooms. This study recommends the need to improve and improve the inactive archive storage system in the long term. In addition to providing recommendations for improvement, this research is also expected to be a reference in future research in the field of records and archives management in universities."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Farli Elnumeri
"Tesis ini membahas praktik manajemen rekod dalam rangka pengembangan penelitian di Yayasan Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahan penciptaan dan pemanfaatan rekod berdasarkan konsep daur hidup rekod. Hal ini timbul karena peneliti dan staf pendukung penelitian belum memiliki kesepakatan dalam mengorganisasi rekod yang mereka miliki.
Hasil penelitian menyarankan agar manajer rekod dapat menjadi penghubung antara peneliti, staf non peneliti dan pihak eksternal berkaitan dengan pengelolaan rekod penelitian yang sedang berlangsung. Peran ini memudahkan manajer rekod memberkaskan serta temu kembali rekod penelitian.

The focus of this study is the record management praxis in order to develop research at the Foundation of Indonesian Centre for Law and Policies Studies. This study used qualitative research methods through an ethnographic approach. The results showed that the problem of creation and use of records based on the concept of lifecycle records. This arises because researchers and research support staff do not yet have an agreement
to organize their records.
The results of the study suggest that the records manager can be a gatekeeper between researchers, non-research staff and external parties relating to organize of records of ongoing research. As a gatekeeper, the record manager can help researchers and non-researchers organize records created during ongoing research activities."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2014
T42471
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Naila Rahma
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Electronic Document and Record Management System (EDRMS) untuk kebutuhan pengelolaan rekod elektronik di Subbagian Persuratan dan Kearsipan KKP. Di Subbagian Persuratan dan Kearsipan, pemanfaatan teknologi informasi diaplikasikan kedalam kegiatan kearsipan. Topik ini diangkat karena hasil observasi awal menunjukkan bahwa Subbagian Persuratan dan Kearsipan KKP menggunakan tiga sistem berbeda dalam pelaksanaan pengelolaan rekod elektroniknya, yang dimana ketiganya tidak terintegrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara semi-terstandarisasi, dan observasi partisipatif yang didasari oleh persyaratan EDRMS yang diterbitkan ICA. Hasil dari penelitian ini adalah EDRMS yang digunakan Subbagian Persuratan dan Kearsipan dalam melakukan pengelolaan rekod elektronik sudah cukup sesuai dengan persyaratan ICA, dan pemanfaatannya sudah sesuai dengan kebutuhan para arsiparis. Ditemukan juga beberapa kendala yang muncul karena implementasi EDRMS diantaranya adalah masalah sumber daya manusia, efektifitas penginputan rekod, tidak lengkapnya rekod yang dikelola dalam SIKap, dan infrastruktur yang terkadang bermasalah.

This research analyzes the implementation of Electronic Document and Record Management System (EDRMS) to manage KKPs electronic records. In Subbagian Persuratan dan Kearsipan, information technology is used to automate archival activities. This topic is discussed because based on early observation, KKP archival division uses three different systems which are not integrated between one and another. This research uses a qualitative approach, with case study as the method. Data was collected through interviews and participative observations which were based on EDRMS requirements set by ICA. Findings of this research shows that the EDRMSs used by KKP in order to maintain its electronic records are overall aligned with ICA requirements and accommodates the archivists needs. There are also several obstacles in implementing the EDRMs such as lack of archivists, how uneffective the input process is, how not all records are managed in SIKap, and KKP infrastructure which may cause problems at certain times."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dwi Algivari Naola
"Penelitian ini membahas tentang pengelolaan arsip dinamis di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia. Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia bertugas untuk melaksanakan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di bidang administrasi dan karir fungsional. Pengelolaan sumber daya manusia di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia dilaksanakan melalui layanan kepegawaian UI dan sangat mengandalkan arsip dinamis. Oleh karena itu, jumlah arsip dinamis yang diciptakan di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia sangat banyak, sehingga perlu dikelola dengan baik agar dapat menunjang layanan kepegawaian UI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan arsip di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia guna menunjang layanan kepegawaian UI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data yang terkumpul dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah proses pengelolaan arsip dinamis di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia terdiri dari tiga tahap, yaitu pembuatan arsip, penggunaan dan pemeliharaan arsip, dan penyusutan arsip. Permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan arsip dinamis antara lain, yaitu penggunaan bahan yang dapat merusak arsip, human error, konstruksi ruang penyimpanan arsip yang tidak sesuai dengan standar, tidak menggunakan jadwal retensi arsip dari Kearsipan UI, pengetahuan sumber daya manusia yang kurang memadai, dan belum adanya program pelatihan kearsipan.

This research discusses records management in Sub Direktorat Administasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia. Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia is in charge of implementing human resource management policies in the fields of administration and functional careers. The management of human resources in Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia is carried out through UI's staffing services and relies heavily on records. Therefore, the number of records created in Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia is very large, so it needs to be managed properly in order to support UI's staffing services. The purpose of this research is to describe the records management process in Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia to support UI’s staffing service. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected by observation, interviews, and document study. The data collected were analyzed by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The result of this research is the records management process in Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia consists of three stages, namely records creation, records use and maintenance, and records shrinkage. Problems that occur in records management include the use of materials that can damage records, human error, non-standard construction of records storage space, not using records retention schedules from Kearsipan UI, inadequate knowledge of human resources, and the absence of archival training programs."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Dwi Algivari Naola
"Penelitian ini membahas tentang pengelolaan arsip dinamis di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia. Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia bertugas untuk melaksanakan kebijakan pengelolaan sumber daya manusia di bidang administrasi dan karir fungsional. Pengelolaan sumber daya manusia di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia dilaksanakan melalui layanan kepegawaian UI dan sangat mengandalkan arsip dinamis. Oleh karena itu, jumlah arsip dinamis yang diciptakan di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia sangat banyak, sehingga perlu dikelola dengan baik agar dapat menunjang layanan kepegawaian UI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan arsip di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia guna menunjang layanan kepegawaian UI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumen. Data yang terkumpul dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah proses pengelolaan arsip dinamis di Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia terdiri dari tiga tahap, yaitu pembuatan arsip, penggunaan dan pemeliharaan arsip, dan penyusutan arsip. Permasalahan yang terjadi dalam pengelolaan arsip dinamis antara lain, yaitu penggunaan bahan yang dapat merusak arsip, human error, konstruksi ruang penyimpanan arsip yang tidak sesuai dengan standar, tidak menggunakan jadwal retensi arsip dari Kearsipan UI, pengetahuan sumber daya manusia yang kurang memadai, dan belum adanya program pelatihan kearsipan.

This research discusses records management in Sub Direktorat Administasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia. Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia is in charge of implementing human resource management policies in the fields of administration and functional careers. The management of human resources in Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia is carried out through UI's staffing services and relies heavily on records. Therefore, the number of records created in Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia is very large, so it needs to be managed properly in order to support UI's staffing services. The purpose of this research is to describe the records management process in Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia to support UI’s staffing service. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected by observation, interviews, and document study. The data collected were analyzed by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The result of this research is the records management process in Sub Direktorat Administrasi dan Karir Fungsional Universitas Indonesia consists of three stages, namely records creation, records use and maintenance, and records shrinkage. Problems that occur in records management include the use of materials that can damage records, human error, non-standard construction of records storage space, not using records retention schedules from Kearsipan UI, inadequate knowledge of human resources, and the absence of archival training programs."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2022
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Desy Triana Afifudin
"Setiap instansi pemerintah dituntut agar mampu menyedikan informasi untuk mendukung pelaksanaan penyelenggaraan kearsipan di Indonesia. Salah satu tujuan dari penyelenggaraan kearsipan adalah untuk menjamin keselamatan dan keamanan arsip sebagai bukti pertanggungjawaban dalam penyelenggaraan pemerintahan. Peneliti tertarik untuk menganalisis faktor- faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan pengelolaan kearsipan dalam mendukung penyediaan pelayanan kebutuhan informasi di unit kearsipan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor yang memengaruhi implementasi Kebijakan Pengelolaan Kearsipan. Penelitian ini menggunakan pendekatan post-positivist dengan metode pengumpulan data kualitatif yakni wawancara mendalam, observasi, dan studi kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teori Implementasi George C. Edward III. Hasil dari penelitian ini menunjukkan dari 12 indikator masih terdapat 3 indikator yang tidak sesuai. Ketidaksesuaian tersebut menjadi faktor penghambat dalam implementasi kebijakan pengelolaan kearsipan. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan terkait sistem pembagian Sumber Daya Manusia di bidang Kearsipan agar distribusi merata pada setiap unit kerja. Unit Kearsipan harus segera membuat rencana untuk beralih ke sistem kearsipan elektronik dan mengalih mediakan arsip- arsip yang masih tersimpan secara manual untuk mendukung pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Eletronik (SPBE).

Every government agency is required to be able to provide information to support the implementation of archiving in Indonesia. One of the objectives of archiving is to ensure the safety and security of archives as evidence of accountability in government administration. Researchers are interested in analyzing the factors that implement the implementation of archival management in supporting the provision of information services at the Ministry of Villages, Development of Disadvantages Areas and Transmigration. This studi aims to analyze the factors that influence the implementation of the Records Management Policy. This study uses a post-positivist approach with in-depth data interview methods, observation, and literature study. The results of this study indicate that of the 12 indicators there are still 3 indicators that are not suitable. The discrepancy is an inhibiting factors in the implementation of archives management policies. Therefore it is necessary to make improvements related to the distribution system of Human Resources in the field of Archives so that distribution is evenly distributed in each work unit. The archives unit must immediately make plans to switch to an elelctronic filling system and transfer files that are still stored manually to support the implementation of the Electronic Based Government System (SPBE)."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arya Baskara Dwi Cahya Putra
"Perkembangan teknologi informasi mendorong organisasi untuk beralih dari sistem kearsipan konvensional ke sistem digital guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja. PT Kinarya Selaras Solusi telah menerapkan e-filing system dalam pengelolaan arsip elektronik untuk mendukung operasional bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh e-filing system terhadap efektivitas dan efisiensi kerja pegawai kearsipan di perusahaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi e-filing system meningkatkan kecepatan pencarian dokumen, mengurangi penggunaan ruang penyimpanan fisik, serta meningkatkan keamanan arsip melalui enkripsi dan kontrol akses. Selain itu, sistem ini membantu pegawai dalam mengefisiensikan waktu kerja dan meningkatkan produktivitas dalam pengelolaan arsip. Dengan demikian, digitalisasi kearsipan menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan era digital serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat dalam organisasi.

The advancement of information technology has encouraged organizations to shift from conventional archival systems to digital systems in order to enhance work effectiveness and efficiency. PT Kinarya Selaras Solusi has implemented an e-filing system for managing electronic records to support its business operations. This study aims to analyze the influence of the e-filing system on the effectiveness and efficiency of archival staff performance in the company. The research method used is a descriptive approach with data collected through observation and interviews. The results show that the implementation of the e-filing system improves document retrieval speed, reduces the use of physical storage space, and enhances record security through encryption and access control. Moreover, the system helps employees optimize their working time and increase productivity in managing records. Thus, archival digitalization becomes a strategic step in facing the challenges of the digital era and supports faster and more accurate decision-making within the organization."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Queen Michelle Rafa Mintarso
"Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi praktik pengelolaan arsip dinamis aktif di Departemen Operation Tools & Equipment (OTE) PT Pertamina Maintenance & Construction menggunakan pendekatan Records Management Roadmap dari World Bank Group. Pengelolaan arsip aktif memiliki peran vital dalam menjamin akuntabilitas, efisiensi, dan pengambilan keputusan yang berbasis data. Namun, observasi awal menunjukkan belum adanya kebijakan pengelolaan arsip yang terdokumentasi, serta belum diterapkannya jadwal retensi arsip secara sistematis di Departemen OTE. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil asesmen menunjukkan bahwa sebagian besar milestone berada pada level Defined, yang berarti organisasi telah menyadari dan mulai mengimplementasikan praktik pengelolaan arsip, namun pelaksanaannya belum konsisten. Beberapa area bahkan masih berada pada level Unmanaged, terutama pada aspek penugasan tanggung jawab arsip dan prosedur pemusnahan. Temuan ini menunjukkan perlunya penyusunan kebijakan formal, pelatihan SDM, serta integrasi sistem digital dalam pengelolaan arsip aktif di Dpeartemen OTE. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meningkatkan tata kelola arsip dan mewujudkan praktik manajemen arsip yang profesional dan berkelanjutan.

This research aims to evaluate the active records management practices in the Operation Tools & Equipment (OTE) Department of PT Pertamina Maintenance & Construction using the Records Management Roadmap (RMR) approach developed by the World Bank Group. Active records management plays a crucial role in ensuring accountability, operational efficiency, and data-driven decision-making. Preliminary observations revealed the absence of documented records management policies and the lack of a systematic retention schedule implementation within the OTE Departement. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through observation, interviews, and document analysis. The assessment results indicate that most milestones are at the Defined level, suggesting that the organization has recognized and started implementing records management practices, although inconsistently. Some areas remain at the Unmanaged level, particularly concerning record accountability and disposal procedures. These findings highlight the urgent need for formal policy development, staff training, and digital system integration in managing active records within OTE. This study is expected to serve as a reference for enhancing records governance and fostering professional, sustainable archive management practices."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3   >>