Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 194411 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Muhammad Izzuddin Muzaffar
"Penelitian ini menganalisis keterkaitan dinamis antara strategi value investing dan growth investing pada pasar saham Amerika Serikat dan emerging markets, direpresentasikan oleh indeks S&P 500 Value, S&P 500 Growth, MSCI Emerging Markets Value, dan MSCI Emerging Markets Growth. Sampel penelitian menggunakan data return harian dari 1 Januari 2019 hingga 31 Desember 2024. Estimasi dilakukan dengan model Dynamic Conditional Correlation–Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (DCC-GARCH) (Engle, 2002) untuk menangkap korelasi dinamis antar indeks yang berubah dari waktu ke waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antar indeks dalam satu kawasan, seperti di pasar saham Amerika Serikat atau emerging markets, cenderung tinggi dan relatif stabil, sedangkan korelasi lintas kawasan lebih rendah. Korelasi meningkat secara signifikan selama pandemi COVID-19 dan kembali melemah pada periode pasca-pandemi. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi investor, khususnya investor dari negara maju yang ingin mendiversifikasi portofolionya ke pasar negara berkembang. Korelasi lintas kawasan yang rendah membuka peluang diversifikasi, sementara perubahannya sepanjang siklus krisis menekankan pentingnya strategi alokasi aset yang adaptif terhadap kondisi pasar global.

This study analyzes the dynamic relationship between value investing and growth investing strategies in the stock markets of the United States and emerging markets, represented by the S&P 500 Value, S&P 500 Growth, MSCI Emerging Markets Value, and MSCI Emerging Markets Growth indices. The research sample uses daily return data from January 1, 2019 to December 31, 2024. Estimation is conducted using the Dynamic Conditional Correlation Generalized Autoregressive Conditional Heteroskedasticity (DCC GARCH) model (Engle, 2002) to capture the dynamic correlations between indices that change over time. The results show that correlations between indices within the same region, such as in the United States or emerging markets, tend to be high and relatively stable, while cross-regional correlations are lower. Correlations increased significantly during the COVID-19 pandemic and weakened again in the post-pandemic period. These findings provide practical implications for investors, particularly those from developed countries who wish to diversify their portfolios into emerging markets. Lower cross-regional correlations offer diversification opportunities, while their fluctuations throughout the crisis cycle emphasize the importance of asset allocation strategies that are adaptive to global market conditions."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sani Qinthara Aprilia
"ABSTRAK
Penelitian ini menganalisa determinan kecondongan tingkat pengembalian (skewness of return) indeks pasar pada beberapa negara berkembang seperti Bangladesh, China, Filipina, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Pakistan, Thailand dan Turki, dengan menggunakan variabel seperti tingkat pengembalian (return), volatilitas tingkat pengembalian (return), kecondongan tingkat pengembalian (skewness of return), volume perdagangan, volatilitas volume perdagangan, dan kecondongan (skewness) volume perdagangan dengan mempertimbangkan kemungkinan adanya hubungan tidak langsung antar variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode regresi dan vector autoregression (VAR), dan didapatkan hasil bahwa volume perdagangan berpengaruh positif terhadap kecondongan tingkat pengembalian (skewness of return), baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

ABSTRACT
This study analyzed the determinant of the skewness of market return indices in some developing countries such as Bangladesh, China, Philippines, India, Indonesia, Korea, Malaysia, Pakistan, Thailand and Turkey, by using variables such as the return, volatility of return, skewness of return, trading volume, volatility of trading volume, and skewness trading volume by considering the possibility of an indirect relationship between the variables. This study uses regression and vector autoregression (VAR), and it showed that trading volume has positive effect on the skewness of return either directly or indirectly."
2013
S43952
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kadek Ary Widyawati
"Penelitian ini menguji pengaruh perubahan komposisi indeks terhadap imbal hasil dan volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. Saham yang diuji adalah saham-saham yang masuk dan keluar dari indeks Liquid 45 (LQ45) dan indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi peristiwa, metode ini melihat pola perubahan imbal hasil dari saham yang masuk atau keluar indeks serta perubahan volume perdagangan. Inti dari penelitian ini adalah melihat bagaimana pasar merespon suatu saham ketika masuk atau keluar indeks LQ45 dan MSCI yang merupakan salah satu acuan dalam menentukan portofolio oleh investor. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa terjadi kenaikan (penurunan) return yang signifikan pada saat saham masuk (keluar) ke dalam indeks MSCI. Diperoleh hasil yang signifikan pula untuk volume perdagangan dari saham yang masuk dan keluar dari indeks MSCI. Pada saham yang masuk LQ45 sebelum perubahan metodologi perhitungan indeks LQ45 terjadi kenaikan yang signifikan pada hari pengumuman, sedangkan saat setelah perubahan metodologi perhitungan indeks LQ45, saham yang masuk ke dalam indeks tidak berpengaruh signifikan pada return. Pada saham yang keluar indeks LQ45 baik sebelum maupun setelah perubahan metodologi perhitungan indeks menyebabkan terjadinya penurunan signifikan pada return. Selanjutnya masuk (keluar) saham pada indeks LQ45 tidak berdampak signifikan pada volume perdagangan saham setelah pengumuman perubahan indeks.

This study examines the effect of changes in the composition of the index on stock return and trading volumes at the Indonesia Stock Exchange. The stocks tested were stocks that getting addition and deletion from the Liquid 45 (LQ45) index and Morgan Stanley Capital International (MSCI) index. The method used in this study is event study, in addition, this method measured changes in the prices of stocks that obtain addition or deletion the index and also the change in trading volume. The essence of this research is to find out how the market responds to a stock when getting addition or deletion the LQ45 and MSCI indexes which are one of the references in determining portfolio by investors. This result of the study showed that there was a significant increase (decrease) in return when the stock obtaining inclusion (exclusion) to the MSCI index. It also obtained a significant result in trading volume from inclusion and exclusion stocks in the MSCI index. Before methodology transformation in the LQ45 calculation occuring on the stocks included, there was a significant increasement on the announcement day. Whereas, after methodology transformation in the LQ45 calculation, the inclusion stocks did not significantly affect the return. Whether before or after applying the methodology transformation of index calculation, the exclusion stocks in the LQ45 did not caused any significant decreasement on the return. In addition, the inclusion (exclusion) stocks in the LQ45 did not significantly affected the trading volume of stocks after the announcement of index changing."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Roha, Saut Parulian Goklas
"Penelitian ini membahas mengenai bagaimana kepemilikan saham oleh publik, dividend payout ratio sebelumnya, leverage, likuiditas saham, pertumbuhan aset dan ukuran bank mempengaruhi dividend payout ratio bank umum listed di Bursa Efek Indonesiapada periode 2008-2011.Data yang digunakan berupa laporan keuangan bank yang dipublikasikan, performance summary dan trading activity dari bank tersebut.
Dengan menggunakan metode fixed effect,hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial terdapat pengaruh yang signifikan antara kepemilikan saham publik, likuiditas saham, serta ukuran bank terhadap dividend payout ratio bank. Sedangkan secara bersama-sama variasi variabel independen penelitian dapat menjelaskan variabel dividend payout ratio bank sebesar 78,87%.

The purpose of this research is to examined the influence ofpublic ownership, lagged dividend payout ratio, leverage, Stock Liquidity, asset growth, and bank size affect the dividend payout ratio for commercial banks listed on the Indonesian Stock Exchange in the period 2008-2011. The data used are published bank?s financial statements, bank?s performance summary and bank's trading activity.
Using fixed effect method, the results showed that there is significant partial between public ownership, stock liquidity, bank size to dividend payout ratio bank. While jointly study the variation of independent variables to explain the bank's variable dividend payout ratio of 78,87%.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S44594
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mohamad Adityo Nugroho
"ABSTRAK
Tesis ini mencoba untuk mempelajari apakah portofolio yang dibentuk dengan menggunakan metode value investing, growth investing, dan GARP dapat menghasilkan return yang lebih baik daripada return pasar, yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia. Lebih lanjut lagi tesis ini juga mencoba untuk meneliti apakah metode GARP dapat menghasilkan return yang paling besar dari ketiga metode tersebut. Hasil penelitian ini menunjukan ketiga portofolio berhasil menghasilkan return yang lebih baik dari pasar. Dari ketiga portofolio yang diteliti, ternyata portofolio yang dibentuk menggunakan metode GARP bukanlah yang terbaik dalam menghasilkan return, melainkan metode growth investing.

ABSTRACT
This thesis studies whether portfolios that made up using value investing, growth investing, and GARP could generate return exceeding those generated by market, as resembled by The Jakarta Composite Index. Further more, this study also trying to find out whether the GARP method is the best in generating return among those three methods being compared. This research find that all of those three portfolios outperform market, in term of returns. And the best method among those three are growth investing not GARP, respectively.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rian Arfiansah
"Penelitian ini membahas tentang pengaruh variabel makroekonomi terhadap tingkat pengembalian pasar saham negara-negara maju dan berkembang. Variabel makroekonomi yang digunakan adalah produksi industri dan tingkat suku bunga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari dua variabel makroekonomi tersebut terhadap tingkat pengembalian pasar saham. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat produksi industri berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat pengembalian pasar saham baik pada negara-negara maju maupun berkembang. Sementara tingkat suku bunga berpengaruh negatif signifikan terhadap tingkat pengembalian pasar saham baik pada negara-negara maju maupun berkembang.

This study discusses the impacts of macroeconomic variables on the stock market returns in developed and emerging countries. The macroeconomic variables used are industrial production and interest rates. The purpose of this study is to determine the impacts of the two macroeconomic variables on stock market returns. The results of this study indicate that industrial production has a significant positive effect on stock market returns in both developed and developing countries. While interest rates have a significant negative effect on stock market returns in developed and developing countries."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Beim, David O.
New York, N.Y.: Irwin, McGraw-Hill, 2001
332.091 BEI e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Arouri, Mohamed
"Emerging markets and the global economy investigates analytical techniques suited to emerging market economies, which are typically prone to policy shocks. Despite the large body of emerging market finance literature, their underlying dynamics and interactions with other economies remain challenging and mysterious because standard financial models measure them imprecisely.
Describing the linkages between emerging and developed markets, this collection systematically explores several crucial issues in asset valuation and risk management. Contributors present new theoretical constructions and empirical methods for handling cross-country volatility and sudden regime shifts. Usually attractive for investors because of the superior growth they can deliver, emerging markets can have a low correlation with developed markets.
"
Oxford, UK: Academic Press, 2014
e20426972
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Bagchi, Bhaskar
"This book examines the dynamic relationship and volatility spillovers between crude oil prices, exchange rates and stock markets of India. Unfortunately very little research has been conducted to analyze the volatility spillovers and dynamic relationship between crude oil prices, exchange rates and stock markets of India."
United Kingdom: Emerald, 2016
e20469498
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Untung Saputro Widjaja
"Penelitian ini bertujuan menganalisa hubungan kausalitas Granger antara variabel peringkat risiko negara, ketidakpastian kebijakan ekonomi (EPU), sentimen investor dan harga minyak terhadap returns saham secara spesifik di pasar negara berkembang selama periode Januari 2010 hingga Desember 2019 dengan menggunakan model kausalitas nonlinear non-parametrik Granger serta Vector Error Correction Model (VECM), dan hasil dari penelitian menemukan hubungan kausalitas Granger-VECM jangka pendak dan jangka panjang pada variabel harga minyak yang cukup signifikan dalam memprediksi returns saham di pasar negara berkembang serta dibutuhkan penelitian lebih lanjut atas penggunaan Credit Default Swap sebagai proksi variabel peringkat risiko negara dalam memprediksi returns saham.

This research analyzes the causal relationship between country risk rating, economic policy uncertainty (EPU), investor sentiment, oil prices and equity returns in several emerging markets over  a decade. We use the nonlinear non-parametric Granger causality model and Vector Error Correction model to describe and investigate the causal correlation between country risk rating, economic policy uncertainty, oil prices, and investor sentiment and equity returns at the original level. We find Granger causal relationship-VECM with oil prices to predict stock returns in emerging markets and further research is suggested to investigate the usage of Credit Default Swap as country risk rating proxy to predict stock markets returns."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>