Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5406 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dimas Prasetyo Siswanto
"Penelitian ini menyelidiki faktor-faktor yang menentukan niat berjudi secara daring di kalangan 443 warga Jabodetabek berusia 18-30 tahun, dengan menggunakan regresi logistik biner untuk menganalisis data primer. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengaruh sikap, norma sosial, dan kendali perilaku yang dirasakan terhadap niat berjudi secara daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi akan pentingnya berjudi secara daring, kemudahan penggunaan, kemampuan mencapai hasil yang diinginkan, persetujuan teman terhadap perilaku berjudi secara daring, dan kemampuan menjadi ahli dalam menggunakan platform perjudian daring memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat berjudi secara daring. Temuan ini menekankan pentingnya menangani faktor-faktor ini melalui intervensi yang tepat dan kampanye kesadaran untuk mendorong perilaku daring yang bertanggung jawab dan mengurangi risiko potensial yang terkait dengan berjudi secara daring di kalangan pemuda di wilayah Jabodetabek.

This research investigates the determinants of online gambling intention among 443 citizens of Jabodetabek aged 18-30, utilizing binary logistic regression to analyze primary data. The study aims to understand the influence of attitude, social norms, and perceived behavioral control on the intention to engage in online gambling. The results indicate that perceived importance, ease of use, ability to achieve desirable results, friends' agreement toward online gambling behavior, and the ability to become an expert at using online gambling platforms have significant and positive effects on online gambling intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mohammad Rizky Rivaldy Tukuboya
"Peningkatan perkembangan jumlah pemain dan popularitas game di seluruh dunia, menyebabkan game online berkembang menjadi suatu industri kreatif yang potensial. Peningkatan jumlah pemain juga meningkatkan aktivitas transaksi digital terutama pada pembelian item virtual dalam game tersebut juga mengalami peningkatan. Pertumbuhan popularitas, penyebaran informasi serta kompetisi menjadikan industri game tetap tumbuh di tengah pandemi, dan menjadi penyumbang pendapatan negara dalam industri kreatif. Penelitian ini menginvestigasi faktor-faktor yang mempengaruhi intensi pembelian item virtual dalam game di Indonesia. Metode analisis data meliputi analisis deskriptif, analisis Top Two Boxes, dan analisis Partial Least Square (PLS). Dari 151 responden pemain game, distribusi hasil menunjukkan mayoritas berusia 18-34 tahun, berpendidikan sarjana, dan berpenghasilan kurang dari Rp.5.000.000. Hasil analisis PLS mengungkapkan bahwa kepuasan diri, utilitas harga, komunikasi media, dan kebijakan pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Intensi Pembelian item virtual dalam game. Kepuasan bermain game, harga produk virtual, informasi yang diperoleh dari media sosial, dan kebijakan pemerintah mendukung mempengaruhi intensi pembelian pemain. Hasil pengujian hipotesis menyatakan bahwa seluruh hipotesis diterima, menandakan hubungan signifikan antara variabel yang diteliti. Kesimpulannya, penelitian ini menggarisbawahi pentingnya faktor-faktor psikologis dan ekonomi dalam memahami perilaku pembelian item virtual dalam game. Dengan demikian, pemerintah perlu meningkatkan regulasi dan sosialisasi tentang transaksi yang sah dan legal dalam game.

The rising of game popularity and numbers of players around the world causing online game flourish as potential creative industry. The rising numbers of player also increasing digital transaction mainly in virtual item purchasing. The growing popularity of video game, spreading of information, and gaming competitiveness cause the industry to keep growing in the midst of pandemic and becoming a contributor to national revenue within creative industry. This study investigates the factors influencing the purchase intention of virtual items in games in Indonesia. Data analysis methods include descriptive analysis, Top Two Boxes analysis, and Partial Least Square (PLS) analysis. From 151gamers respondents, the distribution of results indicates that the majority are aged between 18 to 34 years, have a bachelor's degree, and earn less than IDR 5 Million. The PLS analysis shows that Enjoyment, Price Utility, Media Communication, and Government Initiatives have a positive and significant influence on the Purchase Intention of virtual items in games. Player satisfaction, virtual product price, information obtained from social media, and government policies have significant impact in affecting players' purchase intentions. The hypothesis testing results shows that all hypotheses are accepted, signifying a significant relationships between the variables examined. In conclusion, this study highlights the importance of psychological and economic factors in understanding virtual items purchasing behaviour in games. Thus, the government needs to enhance regulation and socialization about the legitimate and legal transactions in gaming. "
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Faiz Khanza
"Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan relasi antara mahasiswa dan aktan dibalik kecanduan judi slot online yang terjadi pada mahasiswa. Studi-studi terdahulu yang membahas tentang kecanduan judi online dapat dipetakan menjadi dua, yaitu berdasarkan aspek intrapersonal dan aspek interpersonal. Berdasarkan aspek intrapersonal, kecanduan judi online disebabkan adanya impulsivitas dalam urgensi negatif dan positif serta adanya depresi yang dirasakan oleh penjudi. Kemudian berdasarkan aspek interpersonal, kecanduan judi online disebabkan adanya norma di dalam kelompok judi online di ruang digital. Studi-studi terdahulu tersebut belum mengeksplorasi lebih dalam mengenai aspek sosiologis terkait relasi mahasiswa dengan aktan lain, baik itu aktan manusia ataupun non-manusia yang dapat mendorong mereka menjadi kecanduan terhadap judi slot online. Melalui penerapan Actor-Network Theory (ANT), peneliti berargumen bahwa kehadiran berbagai aktan seperti kerabat, kemenangan, uang, kekalahan, waktu luang, fitur visual, suara, dan free spin memberikan kontribusi baik itu sebagai perantara ataupun mediator yang memberikan terjemahan kepada mahasiswa dalam membentuk dan menguatkan jaringan kecanduan judi slot online. Selain itu, penciptaan jaringan kecanduan judi slot online yang stabil terjadi karena proses adaptasi yang dilakukan oleh para aktan melalui empat tahapan translasi, yaitu problematisasi, interessement, pendaftaran, dan mobilisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan pengumpulan data melalui wawancara mendalam yang dilakukan terhadap mahasiswa yang mengalami kecanduan judi slot online dan observasi digital terhadap situs judi slot online.

This study aims to explain the relationship between students and actant behind online slot gambling addiction what happened to students. Previous studies discussing online gambling addiction can be mapped into two, namely based on intrapersonal aspects and interpersonal aspects. Based on the intrapersonal aspect, online gambling addiction due to impulsivity in negative and positive urgency as well as the presence of depression felt by gamblers. Then based on the interpersonal aspect, online gambling addiction due to norms in the gambling group online in the digital space. These previous studies have not explored more deeply the sociological aspects related to student relations with other actants, both human and non-human actant that can encourage them to become addicted to online slot gambling. Through the application of Actor-Network Theory (ANT), the author argues that the presence of various actants such as relatives, wins, money, losses, free time, visual features, sound, and free spins contribute either as intermediaries or mediators who provide translations to students in forming and strengthening the online slot gambling addiction network. In addition, the creation of a stable online slot gambling addiction network occurs due to the adaptation process carried out by actants through four stages of translation, namely problematization, interessement, enrollment, and mobilization. This study uses a qualitative approach by collecting data through in-depth interviews conducted with students who are addicted to online slot gambling and digital observation of online slot gambling sites."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hutama Rafif
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan melihat sosialisasi peer group, sosialisasi media massa, dan pola asuh orangtua yang permisif dalam perilaku judi online remaja. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik survei terhadap 172 orang siswa/siswi kelas X, XI, dan XII di SMAN "X" yang bermain judi online. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa dimensi modeling dalam sosialisasi peer group merupakan dimensi yang paling mengarahkan remaja pada judi online jika dibandingkan dengan dimensi terpaan selektif, reward, dan punishment. Selain itu, media massa internet paling mendukung berlangsungnya praktik-praktik judi online dibandingkan dengan media cetak dan elektronik. Pola asuh orangtua permisif juga mendorong remaja untuk gemar bermain judi online. Temuan lain adalah kesamaan tujuan dalam bermain judi baik siswa laki-laki dan perempuan yaitu sebagai hiburan pada judi online jenis olahraga dan untuk mencari keuntungan pada judi jenis online poker. Demikian pula kesamaan tujuan bermain judi pada kelas X, XI, XII yang mencari hiburan pada judi online jenis olahraga dan mencari keuntungan pada judi online jenis poker.

ABSTRACT
The purpose of this study was to see an overview of the three terms in the teenager"s online gambling behavior including peer group socialization, mass media socialization and permissive parenting style. The approach used in this study is a quantitative survey of 172 students in grade X, XI, and XII at SMAN "X" who play online gambling. The study concluded that modelling in peer group socialization is the most underlying dimension of online gambling when compared with the other three dimensions, namely the selective exposure, reward and punishment. Furthermore, internet is also the most underlied cause of teenager's online gambling behavior compared with print and electronic media. Permissive parenting style also underlie teenagers to play online gambling. Another findings is a same purpose both boys and girls address in online gambling which is as an entertainment on the type of sport and to make profit on the type of poker online gambling. Similarly, there is a same purpose of gambling on the class X, XI, XII who seek entertainment on online gambling type of sport and profit-oriented on online gambling types of poker.
"
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
S62377
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ghali Reksa Diraja
"Fokus utama dari penelitian ini adalah membahas tentang praktik bisnis transaksi mikro dan dampak negatifnya terhadap anak di bawah umur dan remaja. Untuk mencapai itu, Penulis menguraikan pokok-pokok permasalahan sebagai berikut: 1) Bagaimana perbandingan perlindungan hukum terhadap transaksi mikro antara Indonesia dan Belanda diterapkan? 2) Apakah sistem hukum yang saat ini dirumuskan oleh Pemerintah Indonesia sudah memadai dalam menghadapi bahaya praktek bisnis microtransaction bagi anak di bawah umur? 3) Apa pendekatan ideal untuk mengatasi masalah ini di Indonesia saat ini? Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, ditemukan bahwa sistem hukum Indonesia saat ini sangat kurang dibandingkan dengan Belanda dalam menangani praktik bisnis transaksi mikro dalam video game online. Oleh karena itu, untuk meminimalisir potensi kerugian bagi anak di bawah umur dan remaja Indonesia, Pemerintah Indonesia harus menyesuaikan tanggung jawab sosial para pelaku usaha video game serta menyebarkan kesadaran akan dampak negatif pembelian produk microtransaction di masyarakat.

The main focus of this study is to discuss regarding microtransaction business practice and its negative effects towards youth and adolescents. In order to achieve that, the Author describes the main issues as the following: 1) How is the comparison of legal protection against microtransactions between Indonesia and Netherlands implemented? 2) Is the current legal system that is formulated by the Indonesian Government adequate in dealing with the dangers of microtransaction business practice for minors? 3) What is the ideal approach to tackling this problem in Indonesia currently? Based on the research conducted by the author, it is discovered that the current Indonesian legal system is severely lacking in comparison to Netherlands in handling microtransaction business practice in online video games. Therefore, in order to minimize the potential damages to Indonesia’s youth and adolescents, the Indonesian Government must adjust the social responsibility of video game business actors as well as spread the awareness of the negative effects of purchasing microtransaction products in public.
"
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Saarbrücken : LAP Lamber Academic Publishing , 2012
658.834 2 CHA c
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Tria Lestari Nampira
"Berbelanja di e-commerce, konsumen akan memiliki perceived value dan perceived risk. Pemasar perlu memahami nilai dan risiko pembelian online untuk memahami perilaku pelanggan online. Selain itu, perusahaan dapat membuat strategi pemasaran yang jelas untuk mempengaruhi niat pembelian online dan menciptakan perilaku belanja online yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived value, terdiri dari utilitarian, hedonic, dan social value serta perceived risk terhadap online purchase intention, dimana layanan Cash On Delivery (COD) sebagai variabel moderasi untuk menganalisis apakah akan memperkuat atau memperlemah hubungan perceived value dan perceived risk terhadap online purchase intention. Kriteria responden pada penelitian ini adalah pelanggan e-commerce yang pernah belanja online menggunakan layanan COD dalam waktu tiga bulan terakhir dan berusia diatas tujuh belas tahun, kemudian di analisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian ini adalah social value berpengaruh signifikan terhadap utilitarian value, social value berpengaruh signifikan terhadap hedonic value, social value tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap online purchase intention, utilitarian value memediasi pengaruh social value terhadap online purchase intention, hedonic value memediasi pengaruh social value terhadap online purchase intention, perceived risk tidak berpengaruh signifikan terhadap online purchase intention. COD tidak memoderasi pengaruh utilitarian value terhadap online purchase intention. COD tidak memoderasi pengaruh hedonic value terhadap online purchase intention, namun COD memoderasi pengaruh perceived risk terhadap online purchase intention. Berdasarkan hasil penelitian tersebut perusahaan e-commerce perlu berinovasi pada layanan atau menciptkan daya saing yang berbeda dari pesiang dalam meningkatkan kenyamanan konsumen saat berbelanja dan perusahaan e-commerce perlu mempertahankan layanan metode COD karena dapat menaikkan intensi online purchase intension.

Shopping in e-commerce, consumers will have perceived value and perceived risk. Marketers need to understand the value and risks of online purchases to understand online customer behavior. In addition, companies can create clear marketing strategies to influence online purchase intentions and create sustainable online shopping behavior. This study aims to analyze the effect of perceived value, consisting of utilitarian, hedonic, and social value, as well as perceived risk on online purchase intention, where Cash On Delivery (COD) service is a moderating variable to analyze whether to strengthen or weaken the relationship between perceived value and perceived risk on online purchase intention. The criteria for respondents in this study were e-commerce customers who had shopped online using COD services within the last three months and were over seventeen years old, then analyzed using PLS-SEM. The results of this study, social value has a significant effect on utilitarian value. Social value has a significant effect on hedonic value. Social value has no significant direct effect on online purchase intention. Utilitarian value mediates the effect of social value on online purchase intention. Hedonic value mediates the effect of social value on online purchase intention. Perceived risk has no significant effect on online purchase intention. COD could not moderate the effect of utilitarian value on online purchase intention. COD could not moderate the effect of hedonic value on online purchase intention, but COD moderates the effect of perceived risk on online purchase intention. Based on the results of this study, e-commerce companies needs to innovate in services or create competitive advantages over competitors to increase consumer convenience, and e-commerce companies need to preserve the COD method service because it can increase online purchase intention."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kemala Putri
"Fokus penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kepercayaan dan kegunaan yang dirasakan oleh pelanggan mengenai rekomendasi dari blogger; dan bagaimana persepsi dari para pembaca blog tersebut mempengaruhi sikap dan perilaku dari pelanggan dalam pembelian online. Reputasi blogger juga dipertimbangkan dalam penelitian ini untuk memoderasi hubungan yang diusulkan antara kepercayaan, kegunaan yang dirasakan, sikap dan niat pada belanja online. Penelitian ini menemukan bahwa manfaat atau kegunaan yang dirasakan dari rekomendasi blog berpengaruh positif pada sikap dan niat pembaca blog untuk berbelanja online. Kepercayaan juga memiliki efek positif pada kegunaan yang dirasakan oleh pembaca blog dalam hal rekomendasi blogger; dan juga berpengaruh pada sikap dan niat dari para pembaca blog pada belanja online. Adapun sikap pembaca blog pada belanja online terbukti memiliki efek pada niat pelanggan untuk berbelanja online. Hasil dari penelitian ini dapat membantu toko belanja online untuk memprediksi perilaku pembelian dari para pelanggan di masa depan melalui rekomendasi blogger dan memberikan wawasan berguna dalam hal strategi pemasaran.

The focus of this research is to examine the effect of trust and usefulness that is perceived by customers regarding blogger recommendation and how the blog reader's perceptions influence customer's attitude and purchasing behavior online. Blogger reputation is also considered in this research to moderate the proposed relationship between trust, perceived usefulness, attitude and intention on online shopping. This research finds that perceived usefulness of blog recommendations has positive effect on blog readers'attitudes and intention on online shopping. Trust has also positive effect on blog readers'perceived usefulness of blogger recommendation and also effect on blog readers'attitudes and intention on online shopping. As for blog readers'attitude on shopping online is proven to have effect on customer's intention to shop online. This research can enable online shopping store to predict future customer's purchasing behavior through blogger recommendation and provide useful insights in terms of marketing strategies."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S66770
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ellysa Utin Apandi
"ABSTRAK
Salah satu fenomena dari adanya perkembangan teknologi adalah adanya industri start-up dengan produk teknologi berupa aplikasi. Salah satu dari aplikasi yang popular saat ini adalah aplikasi yang digunakan sebagai sarana penunjang transportasi masyarakat atau dikenal dengan transportasi berbasis aplikasi online. Munculnya tiga perusahaan start-up yang menawarkan layanan transportasi online berbasis aplikasi, seperti Go-Jek, Grab, dan Uber, mewarnai persaingan bisnis di dalam industri jasa transportasi tersebut. Fokus dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi consumer switchover intention pada industri jasa transportasi berbasis aplikasi online. Structural equation modeling dan pendekatan multi sampel digunakan sebagai teknik untuk menganalisis model penelitian yang diajukan di dalam penelitian. Dari hasil penelitian diketahui bahwa faktor-faktor TPB, yaitu attitude dan propensity to anthropomorphise memiliki pengaruh yang signifikan terhadap brand love, baik pada pengguna dengan keterlibatan tinggi maupun pengguna dengan keterlibatan rendah. Faktor TPB lainnya seperti subjective norm dan affordability memiliki peran minor, di mana subjective norm berpengaruh terhadap brand love pada pengguna dengan keterlibatan rendah, sedangkan affordability tidak berpengaruh pada keduanya. Forgiveness memainkan peran penting dalam menjaga kelangsungan hubungan konsumen-provider. Di mana brand love, agreeableness, dan service failure severity memiliki pengaruh signifikan terhadap switchover intention ketika dimediasi oleh forgiveness di mana adanya skenario terjadinya kegagalan layanan.

ABSTRACT
One of the phenomena of the development of technology is the existence of start up industry with technology products in the form of applications. One of the most popular applications today is an application that is used as a means of supporting public transport, known as an online application based transport. The emergence of three start up companies Go Jek, Grab, and Uber that offer application based online transportation services, coloring the business competition within the transport service industry. The focus of this research is to analyze the factors influencing consumer switchover intention in online application based transport services. Structural equation modeling and multi sample approach were used as a technique to analyze the research models proposed in the study. From the results TPB factors, namely attitude and propensity to anthropomorphize has a significant influence on brand love, both on high involved users and low involved users. While subjective norms and affordability have a minor role, in which subjective norm affects brand love on low involved users, while affordability does not affect both of them. Forgiveness plays an important role in maintaining customer provider relationships. Where brand love, agreeableness, and service failure severity have significant influence on switchover intention when mediated by forgiveness in the scenario of service failure occurs."
2018
T49981
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Reisa Rahmadiani
"ABSTRAK
Dengan meningkatnya penawaran investasi online melalui platform-platform investasi online, kebutuhan untuk memprediksi intensi perilaku konsumen juga meningkat. Intensi pembelian investasi online pada penelitian ini diprediksi dengan menggunakan kerangka theory of planned behavior (TPB). TPB merupakan salah satu pendekatan yang banyak digunakan dalam memprediksi niat dan perilaku konsumen, dimana TPB membentuk kerangka kerja konseptual untuk memprediksi kecenderungan tindakan tertentu seseorang. Komponen TPB yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sikap terhadap investasi online, norma subyektif yang dicerminkan oleh kecerdasan spiritual, dan kontrol perilaku yang dirasakan yang dicerminkan oleh kecerdasan emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat apakah terdapat pengaruh dari sikap terhadap investasi online, kecerdasan spiritual, dan kecerdasan emosional terhadap intensi pembelian investasi online pada generasi milenial di Jabodetabek. Sebanyak 249 responden berhasil dikumpulkan dan kemudian data diolah menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan software AMOS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap terhadap investasi online dan kecerdasan emosional memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap intensi pembelian investasi online, sedangkan tingkat kecerdasan spiritual seseorang tidak berpengaruh terhadap intensi pembelian investasi online.

ABSTRACT
As online investment offers increase through online investment platforms, the need to predict the intentions of consumer behavior also increases. The intention of online investment purchases in this study is predicted using the theory of planned behavior (TPB) framework. TPB is one approach that is widely used in predicting consumer intentions and behavior, where TPB forms a conceptual framework for predicting the tendency of certain actions of a person. TPB components used in this study are attitudes toward online investment, subjective norms that are reflected by spiritual intelligence, and perceived behavioral control that is reflected by emotional intelligence. The purpose of this study is to see whether there is an influence of attitudes towards online investment, spiritual intelligence, and emotional intelligence on the intention of online investment purchases in millennials in Jabodetabek. A total of 249 respondents were successfully collected and then the data was processed using Structural Equation Modelling (SEM) with AMOS 22 software. The results of this study indicate that attitudes toward online investment and emotional intelligence have a positive and significant effect on online investment intentions, while the level of one's spiritual intelligence has no effect on online investment purchases intentions.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>