Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 197669 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Izyan Pijar Bungabangsa Satyagraha
"Pada masa transisi dari sekolah ke dunia kerja, individu yang menyelesaikan pendidikan di masa resesi harus berhadapan dengan berbagai permasalahan ketenagakerjaan yang dapat menghambat proses pencarian pekerjaan. Padahal, pemilihan pekerjaan pertama menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan perjalanan karir individu kedepannya dan dapat membawa dampak jangka panjang terhadap kondisi sosial ekonominya di masa depan. Berangkat dari permasalahan tersebut, menggunakan data IFLS 5, studi ini dilakukan untuk melihat hubungan jangka panjang antara kelulusan di masa resesi dengan kondisi sosial ekonomi individu yang menyelesaikan pendidikan di masa krisis keuangan Asia. Hasil analisis regresi OLS dan probit menunjukkan bahwa kelulusan di masa resesi akan menurunkan pengeluaran per kapita dan lama bersekolah, serta meningkatkan kekayaan, usia saat pertama kali menikah, dan probabilitas untuk bekerja di sektor informal.

During the transition from school to the labor market, individuals who completed their education during a recession had to deal with various employment problems, limiting their ability to find the right job. Early career decisions are crucial in determining future career success and may have long-term consequences on future social economic conditions. Using IFLS 5 data, this study seeks to assess the long-term relationship between graduation during the recession and the social economic conditions of individuals who completed their latest education level during the Asian financial crisis. OLS and probit regression analysis show that graduating during a recession will reduce per capita expenditure and years of schooling, while also increasing wealth, age at first marriage, and the probability to work in the informal sector."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dito Ikhsanuardi Ramadhan
"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh kebijakan moneter Islam terhadap pembiayaan perbankan Islam di Indonesia, pada periodei Maret 2008 hingga Maret 2017. Penelitian ini Penelitian ini menggunakan model VECM, di mana variabel kebijakan moneter Islam yang digunakan adalah SBIS Sertifikat Bank Indonesia Syariah dan PUAS Pasar Uang Antarbank Syariah, sementara variabel lainnya mencakup total pembiayaan perbankan Islam, imbal hasil akad mudaraba, marjin akad murabaha, tingkat inflasi, indeks produksi industri, dan nilai tukar.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan moneter Islam berpengaruh dan telah dapat ditransmisikan melalui saluran bank-lending channel. Penurunan return SBIS sebesar satu persen akan meningkatkan total pembiayaan perbankan Islam sebanyak 1.34 persen, sementara peningkatan return PUAS sebesar satu persen akan meningkatkan total pembiayaan perbankan Islam sebesar 0.64 persen.
Selain itu, dengan menggunakan what-if analysis, penelitian juga memprediksi bahwa potensi industri perbankan Islam hingga 2022 akan terus menunjukkan tren positif dalam berbagai iklim perekonomian. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya literatur terkait pengaruh kebijakan moneter Islam dan membantu investor untuk menilai kelayakan investasi khususnya dalam industri perbankan Islam di Indonesia.

This research aims to identify the influence of Islamic monetary policy on Islamic banking financing in Indonesia from March 2008 to March 2017. This research uses VECM model, where Islamic monetary policy variable used is SBIS Bank Indonesia Sharia Certificate and PUAS Shariah Interbank Money Market, while other variables include total Islamic banking financing, mudaraba contract yield, the margin of murabaha, inflation rate, industrial production index, and exchange rate.
The results of this study indicate that Islamic monetary policy is influential and can be transmitted through bank lending channel channels. A one percent decline in SBIS return will increase Islamic banking financing by 1.34 percent while increasing PUAS return by one percent will increase Islamic banking financing by 0.64 percent.
In addition, using what if analysis, the study also predicts that the potential of the Islamic banking industry until 2022 will continue to show positive trends in various economic climates. Overall, the results of this study are expected to enrich the literature on the influence of Islamic monetary policy and help investors to assess the feasibility of investment, especially in the Islamic banking industry in Indonesia.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anita Putri Wulandari
"Studi ini berusaha untuk mencari tahu bagaimana kebijakan pembangunan fasilitas pendidikan terbesar di Indonesia, kebijakan SD INPRES program, yang diikuti oleh generasi pertama dapat memberikan manfaat kepada anaknya atau generasi keduanya dalam bentuk usia menikah pertama sebagai proksi dari manfaat non-tunai dari pengembalian pendidikan. Dengan menggunakan IFLS 4 dan 5 dan juga data dari Duflo, studi ini mengaplikasikan different in different model untuk menganalisis manfaat orang tua dari SD INPRES program dapat mempengaruhi preferensi anaknya dalam bentuk tambahan rata-rata usia menikah. Interaksi antara kelompok grup berdasarkan tahun lahir dan jumlah sekolah yang dibangun berdasarkan lokasi lahir orang tua digunakan untuk menentukan apakah masing-masing orang tua menerima manfaat dari adanya program. Hasil estimasi menemukan bahwa tidak ada cukup bukti bahwa orang tua yang mendapat manfaat dari SD INPRES program mempunyai dampak kepada anaknya dalam bentuk tambahan usia menikah. Lebih lanjut lagi, lokasi spesifik dari pelaksanaan program dapat mempengaruhi hasil tingkat signifikansi dari model regresi.

This study aims to examine how the largest Indonesian schools construction program in 1974, the SD INPRES program, experienced by first generation can give benefits to their children or their second generation in forms of age of first marriage as a proxy of non-cash benefit of return of education. Using IFLS 4 and 5 data and Duflo’s data, this study applies the different in different model to analyze if first generation benefited from the SD INPRES program can affect their children preference with an increasing average age of first marriage. Interaction of young cohort based on parent year of birth and number of schools constructed based on parent location of birth are used to decide if each of the parents can benefited from the program or not. The main finding suggests that there is no significance evidence that parent benefits from the SD INPRES program has an effect to a higher preference on children age of marriage. Furthermore, any specific location can leads to a significance findings in the regression model."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vicky Amalia
"Pendahuluan: Pestisida, salah satunya organofosfat masih banyak digunakan untuk
meningkatkan hasil produksi pertanian, karena efektif dalam pengendalian hama. Efek pajanan
kronis organofosfat terhadap manusia belum diketahui secara jelas. Indonesia merupakan negara
agrikultural dan termasuk negara pengguna pestisida terbanyak. Terdapat beberapa bukti, bahwa
paparan perstisida dalam jangka panjang, dapat menyebabkan gangguan neurologis, dengan
peningkatan kadar b-amyloid plasma, yang dapat meningkatkan risiko risiko terjadinya penyakit
Alzheimer.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kadar b-amyloid plasma pada laki-laki
penyemprot pestisida di perkebunan dan mengetahui apakah terdapat hubungan dengan intensitas
pajanan pestisida jangka panjang.
Metode: : Studi cross-sectional pada penyemprot pestisida di perkebunan yang sudah
menggunakan pestisida organofosfat dan/atau karbamat selama enam bulan. Pengumpulan data
dilakukan pada pagi hari sebelum mulai bekerja, dengan cara mewawancara dan mengambil
sampel darah vena dari fossa cubiti, kemudian dianalisis menggunakan metode LC-MS. Jumlah
responden yang memenuhi kriteria inklusi dan masuk dalam penelitian ini yaitu 57 responden.
Intensitas pajanan pestisida dinilai dengan metode skoring, yang sudah digunakan sebelumnya
dan sudah dimodifikasi Agricultural Health Study di Amerika Serikat dan disesuaikan dengan
situasi di Indonesia.
Hasil: Sebanyak 91,2% pekerja mengalami peningkatan kadar β-Amyloid plasma. Skor intensitas
pajanan pestisida jangka panjang antara 45 sampai 300, dengan nilai median 260. Berdasarkan
analisis bivariat secara korelasi antara kadar b-amyloid plasma dengan total skor kumulatif
intensitas pajanan didapatkan korelasi rendah (r=0.243) dan memiliki korelasi linier berbanding
lurus, di mana peningkatan skor total kumulatif intensitas memberikan peningkatan kadar β-
amyloid plasma sebesar 4,6%, tetapi tidak bermakna secara statistik.
Kesimpulan: Berdasarkan penelitian ini, tidak ada hubungan antara kadar β-amyloid plasma
dengan intensitas pajanan pestisida.

Introduction: The use of pesticides, especially organophosphates are still very often to increase
agricultural production, because it is effective in pest control. Indonesia is an agricultural country,
which is among the highest user of pesticides The effect of chronic organophosphate exposure on
humans health is not fully understood yet. There are some evidence that long term exposure to
pesticides can lead to neurologic diseases, among others by increasing b-amyloid plasma
levels,which can lead to Alzheimer disease..
Objective: This study aims to identify b-amyloid plasma levels among male plantation pesticide
sprayer and determine if there is an association with the intensity of longterm pesticide exposure.
Methods: A Cross-sectional study was conducted among pesticide sprayers on plantations, that
have used organophosphate and / or carbamate pesticides for at least the last six months. Data
was collected in the morning before working, by interviewing and taking venous blood sample.
The blood sample was analyzed using the LCMS Method to measure b-amyloid plasma levels.
Fifty-seven subjects were included in this study. The intensity of long term exposure to pesticides
was assessed using a scoring method, that has been used before. which is modified from the
Agricultural Health Study.and adjusted to the situation in Indonesia.
Results: As many as 91.2% workers had plasma β-amyloid levels above normal. While the
intensity score for long term pesticide exposure was between 45 to 300 with a median 260. Using
correlation analysis, No significant correlation between b-amyloid plasma levels and total
cumulative intensity exposure score was found (r = 0.243, p>0,05),.
Conclusion: Based on this study, 91.2% had high levels of b-amyloid plasma and no relationship
between intensity of pesticide exposure with plasma β-amyloid levels was found
"
Depok: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Septiyani Wijayanti
"Peran perempuan dalam pembangunan semakin luas dengan terbukanya peluang dan kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan potensinya. Pada perempuan yang bekerja, adanya tuntutan dari pekerjaan dan keinginan untuk mencapai karir yang lebih tinggi membuat seorang perempuan harus menjarangkan kehamilannya menggunakan alat kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pemilihan metode kontrasepsi pada ibu bekerja terhadap pemilihan metode kontrasepsi pada ibu bekerja di Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas X. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah non probability sampling dan teknik yang digunakan adalah consecutive sampling. Waktu pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2020. Analisis data menggunakan analisis bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang mempengaruhi pemilihan jenis kontrasepsi pada ibu bekerja adalah jumlah anak (p=0,024), pengetahuan (p=0,043), dukungan suami (p=0,001) dan keterpaparan informasi (p=0,046).

The role of women in development is wider with the opening of opportunities for women to develop their potential. For working women, the demands from work and the desire to achieve a higher career make a woman have to vacate her pregnancy space by using contraceptives. The purpose of this study is knowing the pattern of choice of contraceptives for working mothers on the choice of contraceptives for working mothers at the Faculty of Health Sciences, University of X. This research is a quantitative analytic study with a cross sectional study design. The sampling method used in this study was non-probability sampling and the technique used was consecutive sampling. The time of sampling was conducted in July - August 2020. Data analysis used bivariate analysis with the chi-square test. The results showed that the factors affecting the choice of contraceptive for working mothers were the number of children (p = 0.024), knowledge (p = 0.043), husband's support (p = 0.001) and information exposure (p = 0.046)."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ayu Lestari
"Vaksinasi terhadap Virus Corona (SARSCov2) dianggap sebagai upaya penting dalam mengendalikan pandemi COVID-19 dan mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi. Bukti empiris mengenai pengaruh vaksinasi terhadap kesehatan dan ekonomi pada tingkat kabupaten/kota di Indonesia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh vaksinasi terhadap hasil kesehatan dan kondisi ekonomi masyarakat. Analisis dilakukan menggunakan metode fixed effect dengan data set panel bulanan mengenai vaksinasi dan berbagai hasil kesehatan (positivity rate dan recovery) serta data set tahunan tentang vaksinasi dan kondisi ekonomi masyarakat yang diukur melalui pengeluaran per kapita pada 514 kabupaten/kota di Indonesia selama periode Januari 2021 hingga Desember 2022. Hasil estimasi menunjukkan bahwa vaksinasi dosis pertama berpengaruh signifikan terhadap penurunan positivity rate, peningkatan jumlah pemulihan kasus (recovery), dan juga terhadap peningkatan pengeluaran per kapita. Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa vaksinasi dosis kedua mampu mempertahankan keberlanjutan efek positif terhadap hasil kesehatan dan kondisi ekonomi masyarakat.

Vaccination against the Coronavirus (SARSCov2) is considered an important effort in controlling the COVID-19 pandemic and accelerating the recovery of economic activity. Limited empirical evidence exists regarding the effect of vaccination on health and the economy at the district level in Indonesia. This research examines the effect of the COVID-19 vaccination on health outcomes and the economic conditions of society. The analysis was carried out using the fixed effect method with panel monthly data of vaccinations and various health outcomes (positivity rate and case recoveries) and annual data of vaccinations and economic conditions of society as measured by expenditure per capita in about 514 districts in Indonesia during the period January 2021 to December 2022. The estimation results show that the first dose of vaccination has a significant effect on reducing the positivity rate, increasing the number of case recoveries, and also increasing expenditure per capita. Further analysis shows that the second dose of vaccination is able to maintain a sustainable positive effect on health outcomes and the economic condition of society."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Puput Dewi Pitriani
"Penelitian ini mengenai probabilitas dari karakteristik sosial ekonomi dan demografi terhadap tingkat risiko perceraian di Indonesia. Data yang digunakan adalah data Susenas 2013 Indonesia dengan sampel individu yang bercerai sebesar 15,752. Model regresi logistik yang digunakan untuk memperkirakan angka dari variabel ekonomi yang memilki kecenderungan terhadap risiko perceraian Pada variabel sosial dan demografi seluruh karakteristik adalah signifikan. Sedangkan untuk variabel ekonomi pada sektor lapangan usaha dan status pekerjaan adalah signifikan. Ketidaksignifikanan pada tingkat 10 terjadi pada kelompok pendapatan rendah. Pada seluruh variabel terkecuali tempat tinggal arah kecenderungan adalah negatif. Yang berarti bahwa terjadi kecenderungan untuk tidak berstatus cerai pada variabel non basis.

This study tells about the probability of social economy and demography characteristic to divorce risk in Indonesia. This study use Susenas Indonesia 2013 data which consist of 15 752 individual sampel. Logistic regression model is used to predict the value from economy variable which have tendency to divorce risk. The result of this study shows social and demography variables are significant whereas only type of work place and work status which significant in economy veriable. There is 10 of unsignificancy happens in low income group. For all independent variables except residence variable have negative value which mean the tendency of not divorce happens in non basic variables."
Depok: Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, 2015
S62361
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hutapea, Sri Rejeki
"Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengamati faktor-faktor yang mempengaruhi harga kedelai domestik. Dengan menggunakan pendekatan ARDL, terlihat bahwa dalam jangka panjang variabel harga kedelai dunia dan nilai tukar memiliki pengaruh yang positif dan signifikan, tetapi volume impor kedelai, GDP, dan peran BULOG sebagai importir tunggal tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Namun, tarif impor pada periode ke-t memiliki dampak yang negatif dan signifikan. Sementara, dalam jangka pendek variabel harga kedelai dunia pada periode ke-t dan nilai tukar mempengaruhi harga kedelai dalam negeri secara positif dan signifikan.Selanjutnya, variabel volume impor kedelai, GDP, dan peran BULOG pada periode ke-t tidak mempengaruhi harga kedelai dalam negeri dengan signifikan. Sama seperti dalam jangka panjang, tarif impor periode ke-t memiliki pengaruh yang negatif dan signifikan. Namun, jika kita lihat hasil model ARDL terbaik, terlihat bahwa tarif impor kedelai satu periode sebelumnya memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap harga kedelai dalam negeri, yang menunjukkan adanya lag dalam penerapan kebijakan tersebut.

The objective of this research is to observe factors determining domestic soybean price. Using ARDL approach, the result showed that in the long term, soybean world price and exchange rate variable have positive and significant effect, but soybean import volume, GDP, and BULOG intervention as single importer have no significant impact. However, import tariff on t-period has negative and significant effect.In the short term, soybean world price on t-period and exchange rate have positive and significant impact, but soybean import volume, GDP, and BULOG intervention on t period have no significant impact. The best ARDL model also shown that import tariff on t-period has positive and significant effect which indicates a lag in the policy implementation."
Depok: Universitas Indonesia, 2017
T47893
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ika Khairunnisa
"ABSTRAK
Nama : Ika KhairunnisaProgram Studi : Ilmu Kesehatan MasyarakatJudul : ldquo;HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGANPENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG PADA WUSDI PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT TAHUN 2016 rdquo;Pembimbing : Dr. dr. Helda, MKes.World Population Data Sheet tahun 2014 menunjukkan bahwa Indonesia merupakanpendudukan terbanyak sebesar 251 juta. Salah satu faktor penyebabnya adalah tingginyaTFR di Indonesia dengan angka menetap sebesar 2.6 , hal ini masih belum mencapaitarget RPJMN tahun 2015-2019 sebesar 2,3 . Salah satu upaya dalam pengendalianpenduduk dan menurunkan angka kelahiran yaitu dengan penggunaan metodekontrsepsi jangka panjang yang dinilai efektif dan efesian bagi wanita usia subur. DiIndonesia cakupan penggunaan MKJP masih rendah sebesar 10,2 sedangkan di NTBsebesar 11,3 , angka tersebut masih di bawah target BKKBN tahun 2016 tentangpencapaian penggunaan MKJP sebesar 21,1 . Kurangnya pemakaian kontrasepsijangka panjang ini dikarenakan berbagai macam faktor diantaranya kurangnyadukungan suami. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan dukungan suami denganpenggunaan MKJP di Nusa Tenggara Barat. Penelitian ini menggunakan jenis penelitiankuantitatif desain cross sectional menggunakan data sekunder endline survey ImprovingContraceptive Method Mix ICMM diselenggarakan oleh Jhon Hopskins University JHU-CCP bekerjasama dengan Yayasan Cipta Cara Padu YCCP , Pusat PenelitianKesehatan Universitas Indonesia, Kementerian Kesehatan RI dan BKKBN di 6Kabupaten Provinsi Nusa Tenggara Barat Tahun 2016 dengan besar sampel 4.822orang. Hasil analisis bivariat pada penelitian ini menyebutkan tidak terdapat hubunganbermakna menurut statistik antara dukungan suami dengan penggunaan MKJPberdasarkan nilai uji statistik p value = 0,135 POR = 1,14 CI 95 = 0,96-1,35 .Diskusi dan pengambilan keputusan yang dilakukan suami terhadap WUS dalampenggunaan alat kontrasepsi, secara keseluruhan belum berkontribusi dalam pemilihanmetode atau jenis alat kontrasepsi yang efektif dan efesien yaitu MKJP sehingga lebihtingginya penggunaan Non-MKJP di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil uji regresilogistik menunjukkan dukungan suami berhubungan dengan penggunaan MKJP setelahdikontrol oleh pendidikan POR = 1,37 , pengetahuan POR= 7,04 dan adanya interaksiantara dukungan suami dengan keterpaparan informasi media dengan POR = 3,99.Sehingga, WUS dengan adanya dukungan suami dan keterpaparan media memilikipeluang 3,99 kali untuk berdiskusi dengan suami menggunakan MKJP dibandingdengan WUS yang tidak ada dukungan suami dan tidak terpapar media.Kata kunci:Dukungan Suami, Metode Kontrasepsi Jangka Panjang, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

ABSTRACT
Name Ika KhairunnisaStudy Program Public HealthTitle ldquo Relationship Between The Husband Support And UsingLong Term Contraception Methods In Reproductive Women At Nusa TenggaraBarat Province 2016 rdquo Counsellor Dr. dr. Helda, MKes.World Population Data Sheet 2014 shows that Indonesia is the most occupied by 251million. One factor is the high TFR in Indonesia with a fixed rate of 2.6 , it still has notreached the target RPJMN 2015 2019 of 2.3 . One of the efforts in controlling thepopulation and reducing the birth rate is the use of long term contraceptive methods thatare considered effective and efficient for women of childbearing age. In Indonesia thecoverage of MKJP is still low at 10.2 while in NTB it is 11.3 , the figure is stillbelow the target of BKKBN 2016 about the achievement of MKJP of 21.1 . Lack oflong term use of contraception is due to various factors including lack of husbandsupport. The purpose of this study to analyze the relationship of support of the husbandwith the use of MKJP in West Nusa Tenggara. This research uses cross sectional designquantitative research type using secondary data of endline survey ImprovingContraceptive Method Mix ICMM organized by Jhon Hopskins University JHUCCP in cooperation with Yayasan Cipta Cara Padu YCCP , Health Research CenterUniversity of Indonesia, Ministry of Health and BKKBN in 6 districts of West NusaTenggara Province in 2016 with a sample size of 4,822 people. The result of bivariateanalysis in this study mentioned that there was no statistically significant relationshipbetween husband support and MKJP use based on statistical test value p value 0,135POR 1,14 CI 95 0,96 1,35 . Discussion and decision making by husbands againstWUS in the use of contraceptives, as a whole, has not contributed to the selection ofeffective or efficient method of contraceptive methods, ie MKJP so that the higher useof Non MKJP in West Nusa Tenggara Province. The result of logistic regression testshowed that husband support was related to the use of MKJP after controlled byeducation POR 1.37 , knowledge POR 7.04 and the interaction between husbandsupport and media information exposure with POR 3.99. Thus, WUS with the supportof husbands and media exposure has a chance 3.99 times to discuss with the husbandusing MKJP compared with WUS that no husband support and not exposed to themedia.Keywords Support Husband, Long Term Contraception Method, Nusa Tenggara Barat Province."
2018
T49483
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nandaru Annabil Gumelar
"Video game is a massive industry that have been growing non-stop and even push progress of other industries. However, as the industry grew with market beyond $100 billion, companies have been applying non-traditional business model to gain more revenue in an effort to gain profit with regards to the increasing costs of making games. These non-traditional business model, namely cosmetic microtransaction, gameplay microtransaction, freemium, crowdfunding, and early access, have been criticised for years by the video game community. The failure of a number of AAA video games that cost up to hundreds of millions of dollars to make have been credited to the applied non-traditional business models. Despite the limited available data this research attempts to shine a light into the matter and to see whether there is any truth upon those claims.

Industri Video Game adalah industry besar yang selalu berkembang tanpa henti dan bahkan juga mendorong perkembangan industri lain. Akan tetapi, seiring dengan berkembangnya industri yang sudah melebihi $100 trilliun, biaya pembuatan video game pun ikut meningkat. Maka untuk menghadapi peningkatan biaya perusahaan-perusahaan mulai menggunakan bisnis model yang tidak tradisional seperti cosmetic microtransaction, gameplay microtransaction, freemium, crowdfunding, dan early access. Akan tetapi bisnis model-bisnis model ini kerap di kritik oleh komunitas dan tokoh dalam industri. Kegagalan beberapa video game besar yang memakan biaya ratusan juta dolar dianggap terjadi karena penggunaan bisnis model yang tidak tradisional tersebut. Dengan data yang terbatas riset ini mencoba melihat apakah benar bisnis model bisa mempengaruhi kesuksesan video game khususnya yang terfokus pada multi-pemain."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>