Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3422 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ronny K. Hermajanto Moentoro
"Profesionalisme bagi akuntan manajemen sangat penting kalau ia ingin melakukan pekerjaannya serta memberikan hasil kerja yang balk. Dua unsur profesionalisme yaitu kompetensi dan perilaku dibahas secara singkat dalam tulisan ini. Sikap independen dan obyektif yang sangat berpengaruh kepada perilaku yang profesional ditelaah dengan memperhatikan kendala dan tekanan yang dihadapi akuntan manajemen. Disimpulkan bahwa profesionalisme bagi akuntan manajemen tidak selalu mudah untuk diiaksanakan, terutama bila ada tekanan yang bersifat "atasan-bawahan." Oleh karena itu perusahaan harus mengupayakan adanya dukungan dan perlindungan bagi akuntan manajemen melatui mekanisme good corporate governance"
2006
EBAR-II-April2006-101
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Heckert, Josiah Brooks, 1893-
Jakarta: Erlangga, 1996
658.151 HEC c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianti
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2006
EBAR-II-April2006-134
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
A.M. Darwin
"Sorotan tajam dan tekanan dari berbagai aktivis terhadap industri yang menimbulkan dampak signifikan terhadap lingkungan seperti pertambangan atau pengusahaan hutan dan industri lain yang sarat dengan limbah berbahaya atau menggunakan bahan yang mengganggu kesehatan, dewasa ini semakin meningkat. Tranparansi, akuntabilitas, responsibilitas, dan kejujuran merupakan kata kunci yang kerap dituntut dari industri tersebut. Secara umum, faktor-faktor berikut ini telah menjadi pemicu timbulnya tekanan tersebut."
2006
EBAR-II-April2006-113
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Hendra Teguh
"Persaingan global yang ketat mengharuskan perusahaan manufaktur untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi dan daya saing. Untuk mencapai semua itu, perusahaan perlu memperbaiki operasi manufakturnya. Manufacturing Resources Planning (MRP II) dan Just-in-Time (JIT) merupakan teknologi Baru dalam operasi manufaktur yang makin banyak digunakan. Namun pemahaman akuntan manajemen mengenai operasi manufaktur modern sangat kurang, sedangkan praktek akuntansi manajemen tradisional tidak lagi sesuai dengan kemajuan operasi manufaktur. Karena itu skripsi ini berusaha memberikan pemahaman yang jelas dan menyeluruh mengenai MRP II dan JIT bagi akuntan manajemen. Metode penelitian yang digunakan untuk penulisan skripsi ini adalah studi pustaka. MRP II dan JIT, keduanya mampu meningkatkan daya saing perusahaan melalui pengurangan persediaan, peningkatan kualitas, pengiriman tepat waktu dan penggunaan sumber daya secara ekonomis. MRP II memiliki kekuatan pada segi perencanaan dan pengendalian, sedangkan kekuatan JIT pada segi pelaksanaan, seperti pengaturan lantai pabrik (shop floor). Walau teknik pengendalian JIT (pull) berbeda dari MRP II (push), filosofi keduanya sejalan, dan dapat diintegrasikan. Perusahaan dapat menggunakan MRP II untuk perencanaan makro sumber daya perusahaan dan menggunakan JIT untuk pelaksanaan mikro di lantai pabrik. Pengintegrasian MRP II dan JIT memberikan perusahaan solusi terbaik dari gabungan kekuatan kedua sistem itu. Supaya tidak menjadi penghambat kemajuan yang dicapai MRP H dan JIT, sistem akuntansi manajemen hams mengadaptasi perkembangan baru dalam manufaktur. Karena itu akuntan manajemen perlu meningkatkan pemahamannya mengenai teknologi manufaktur modern. Fungsi akuntansi perlu bekerja sama lebih erat dengan fungsi operasi agar dapat mengembangkan sistem akuntansi manajemen yang relevan dan sesuai dengan penerapan MRP II dan JIT."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1994
S19113
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mulyadi
Yogyakarta: Bagian Penerbitan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi YKPN, 1992
657.45 MUL p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Hidayat Nur Wahid
"Setiap orang memiliki cara pandang yang berbeda tentang profesi dan profesionalisme, terkait dengan latar belakang, pendidikan dan kegiatan yang bersangkutan. Tidak ada kitab suci dalam profesi dan profesionalisme, pemahaman setiap orang harus dihargai, dan tidak sebaliknya membuat dikotomi atau benturan-benturan.
Apapun pemahaman itu, profesi adalah sebuah pilihan yang sadar dilakukan seseorang, sebuah "pekerjaan" yang secara khusus dipilih, dilakukan dengan konsisten, kontinu ditekuni, sehingga orang bisa menyebut kalau dia memang berprofesi di bidang tersebut. Sedangkan profesionalisme yang memayungi profesi tersebut adalah semangat, paradigma, spirit, tingkah laku, ideologi, pemikiran, gairah untuk terus-menerus secara dewasa (mature), secara intelektual untuk terus meningkatkan kuatitas profesi mereka. Profesionalisme menjadi dorongan internal. Dorongan ideologis sebuah proses perbaikan dalam profesi yang bersangkutan. Profesionalisme secara luas terkait dan konssiten dengan profesi itu sendiri.
"
2006
EBAR-II-April2006-9
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>