Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 130440 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Muhammad Lazuardi Nuriman
"ABSTRAK
Evaluasi ketergunaan pada situs web perpustakaan perguruan tinggi penting untuk dilakukan agar pengguna tetap setia mengunjunginya dan hasilnya dapat dijadikan dasar untuk pengembangan lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketergunaan pada situs web Perpustakaan Universitas Indonesia antara angkatan 2016 dan 2019. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan menggunakan kuesioner berdasarkan System Usability Scale. Kuesioner disebarkan secara daring melalui aplikasi pesan instan dan media sosial. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik perhitungan skor System Usability Scale, kemudian hasilnya dibandingkan antara kedua angkatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa angkatan 2016 memiliki nilai ketergunaan situs web yang lebih baik daripada angkatan 2019. Kedua angkatan juga memiliki pengalaman pengguna yang cukup baik berdasarkan lima komponen ketergunaan Nielsen, yaitu learnability, efficiency, memorability, errors, dan satisfaction. Nilai ketergunaan situs web Perpustakaan Indonesia belum dapat diterima dengan baik oleh mahasiswa angkatan 2016 dan 2019, meskipun terdapat perbedaan skor antara kedua angkatan. Karena skor SUSnya tergolong di bawah rata-rata dan di bawah acceptable, maka penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi masalah yang ada menggunakan metode atau instrumen yang berbeda.

ABSTRACT
Evaluation of usability on the university library website is important so that users remain loyal to visit it and the results can be used as a basis for further development. This study aims to evaluate the usability on the University Indonesia Library website between the batch of 2016 and 2019. The method used is descriptive quantitative using a questionnaire based on the System Usability Scale. Questionnaires are distributed online through instant messaging applications and social media. The research data were analyzed using the System Usability Scale score calculation technique, then the results were compared between the two batches. The results of the analysis showed that the batch of 2016 had a better website usability value than the batch of 2019. The two batches also have good user experience based on the five components of Nielsen's usability, namely learnability, efficiency, memorability, errors, and satisfaction. The value of the use of the Indonesian Library's website has not been well accepted by students of batch 2016 and 2019, although there are differences in scores between the two batches. Because the SUS score is below average and below acceptable, further research can be conducted using different method or instrument to identify the existing problems."
2020
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Suparmo P.
"ABSTRAK
Situs web Jaringan Perpustakaan APTIK (JP APTIK) merupakan sarana penyedia informasi yang dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa universitas anggota APTIK yang sedang mengerjakan skripsi. Situs web JP APTIK yang telah dibangun sejak tahun 2001 perlu dievaluasi dengan melibatkan mahasiswa pengguna situs web agar situs web JP APTIK menjadi situs yang semakin bermanfaat optimal bagi mahasiswa penulis skripsi. Salah satu cara mengevaluasi situs web JP APTIK adalah melakukan uji ketergunaan atau usability testing. Uji ketergunaan adalah mengukur kemudahan digunakan, kemudahan dipelajari, efisiensi dan kepuasan.
PeneIitian uji ketergunaan situs web JP APTIK ini untuk mengetahui tingkat ketergunaan situs web JP APTIK, mengidentifikasi masalah yang ditemui pengguna sewaktu mengakses situs web JP APTIK, dan mengetahui perubahan yang hams dilakukan pada situs web JP APTIK. Kriteria yang digunakan untuk mengukur ketergunaan mencakup kemudahan digunakan, kemudahan dipelajari, kesalahan sistem pada situs, serta bahasa yang diusulkan untuk digunakan.
Sepuluh peserta (participants) dipilih untuk melakukan uji ketergunaan. Pemilihan peserta uji ketergunaan didasarkan pada pengetahuan, keaktifan penggunaan internet, penggunaan sumber informasi dari intemet, dan frekuensi penggunaan internet. Kesepuluh peserta diminta mengeijakan soal yang berkaitan dengan menu, navigasi, dan isi situs web JP APTIK. Kesepuluh peserta juga diwawancarai serta diamati perilakunya pada saat uji ketergunaan berlangsung. Perekaman proses uji ketergunaan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Ca,ntasia Studio 4 dan alat perekam suara. Data yang diperoleh dianalisis untuk memperoleh kesimpulan penelitian.
Hasil penelitian yang diperoleh ialah :
1. Lima menu halaman awal situs web JP APTIK merupakan menu yang mudah digunakan. Lima menu yang dimaksud adalah Buletin JPA, Download Buletin, Training, Tentang JPA, Raker. Menu dan submenu yang tidak mudah digunakan mencakup Direktori, E-Leaming, News, Tsunami and Librarianship, Links, Feedback, Artikei.
2. Kemudahan dipelajari.
a.Langkah yang dilakukan oleh peserta untuk menggunakan lima menu pada halaman awal situs web JP APTIK adalah langkah yang benar yakni mengklik menu yang dimaksudkan.
b.Istilah menu yang tidak dipahami peserta adalah Arsip Milis, Feedback, Raker, Tsunami and Librarianship, E-Learning, Links, Forum Purek 1, JLA, Perpustakaan Digital.
c.Peserta mengatakan bahwa bahwa halaman awal situs cepat dalam memberi respon sedangkan Katalog Induk agak lambat dan APTIK's Digital Library sangat lambat
d.Waktu paling lama diperlukan oleh peserta untuk mengerjakan soaf yang berkaitan dengan APTIK's Digital Library.
e.Tiga fasilitas utama yang ada pada situs web JP APTIK, yakni halaman awal situs, Katalog Induk, dan APTIK's Digital Library dikatakan oleh peserta
"
2007
T18975
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Purwani Istiana
"Evaluasi didefinisikan sebagai proses sistematis untuk menentukan kegunaan, manfaat, nilai dan harga diri sesuatu. Dalam perpustakaan digital evaluasi berarti proses untuk menentukan apakah maksud dan tujuan dari perpustakaan digital dapat tercapai. TLA merupakan salah satu cara untuk mengetahui secara menyeluruh bagaimana pengguna menggunakan perpustakaan digital. Sistem transaction logging bisasanya merupakan sebuah fitur otomasi perpustakaan yang dapat digolongkan dalam dua kategori: 1) sistem yang menghitung transaksi yang mereka lakukan dan 2) sistem yang menyimpan teks hasil transaksi. Selain mengevaluasi menggunakan transaction log analysis (TLA) online survey dapat juga dijadikan komplemen pada penggunaan suatu website atau situs. TLA dapat merekam perilaku pengguna pada saat online dan survey adapat merekam motivasi, tujuan, sikap dan tingkat kepuasan. Dengan mengkombinasikan TLA dan online survey pencatatan akan lebih komprehensif. Dengan menghimpun data dengan pencatatan diharapkan dapat membantu kita mengetahui apa pengguna perpustakaan digital lakukan di perpustakaan kita, dan kemudian dapat membuat kebijakan bagaimana mempertemukan kebutuhan pengguna dengan meningkatkan kualitas pencarian dengan memperbaiki setiap interface pada sistem kita. TLA akan sangat berguna bila digunakan untuk mengkaji perilaku pengguna perpustakaan digital atau situs yang kita punya. Dari pencatatan tersebut kita dapat mengevaluasi perpustakaan digital atau situs yang kita miliki dengan mengetahui dari pencatatan tersebut, siapa pengguna kita, informasi apa yang pengguna butuhkan, bagaimana perilaku pencarian pengguna, mengapa pengguna memerlukan informasi tersebut."
Jakarta: Pusat jasa Perpustakaan dan Informasi ( Perpustakaan Nasional RI), 2011
020 VIS 13:3 (2011)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Danang Dwijo Kangko
"Penelitian ini mengenai tanggapan pustakawan dan pemustaka terhadap penerapan Library 2.0 di Perpustakaan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan dan pemustaka Perpustakaan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia belum siap dalam menerapkan Library 2.0 karena kurangnya pengetahuan mengenai Web 2.0 dan Library 2.0. Ketidaksiapan tersebut membuat penerapan Library 2.0 di Perpustakaan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengalami kendala yang berkaitan dengan masalah portal Library 2.0 dan sarana lainnya, sumber daya manusia yang belum memenuhi kriteria Librarian 2.0; kurangnya partisipasi pemustaka; serta perlunya pendanaan yang cukup untuk penerapan Library 2.0.

The focus of this study is how far the implementation between librarian and library user in using Library 2.0 in the Library of the Ministry of Health Republic of Indonesia. This research is qualitative and the data were using study case method. The purpose of this study is to identify several problems in the Library of the Ministry of Health Republic of Indonesia in using Library 2.0 also little information about Web 2.0 and the human resources which is under criteria from using Library 2.0; not enough participation from library user; includes funding to manages Library 2.0."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2011
S294
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Amanda Myra
"Website saat ini merupakan komponen kunci kelangsungan hidup organisasi pada kompetisi global. Hal ini juga berlaku untuk website universitas. Usability merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kesuksesan website. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi usability website Universitas Indonesia yaitu, www.ui.ac.id dan menghasilkan rekomendasi untuk dapat dijadikan acuan perbaikan oleh pihak Universitas Indonesia, maupun universitas lainnya. Terdapat lima kriteria yang akan dievaluasi yaitu, attractiveness, controllability, efficiency, helpfulness dan learnability. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan eye tracking. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa dari lima kriteria yang dievaluasi masih terdapat empat kriteria yang belum dapat memenuhi ekspektasi penggunanya.

Websites are becoming key components of an organization's survival in the globalized competition University web sites are no exception Usability is considered as one of the major factors that determine the successfulness of a website This research aims to evaluate the usability of the Universitas Indonesia website which is www ui ac id and provide improvement recommendation for Universitas Indonesia and other universities The five criteria that used Websites are becoming key components of an organization's survival in the globalized competition. University web sites are no exception. Usability is considered as one of the major factors that determine the successfulness of a website. This research, aims to evaluate the usability of the Universitas Indonesia website, which is www.ui.ac.id and provide improvement recommendation for Universitas Indonesia and other universities. The five criteria that used to evaluate the website are attractiveness, controllability, efficiency, helpfulness and learnability. This research used questionnaire and eye tracking as the method. The results have revealed that from five evaluated criteria there are four criteria that did not meet user’s expectation.to evaluate the website are attractiveness controllability efficiency helpfulness and learnability This research used questionnaire and eye tracking as the method The results have revealed that from five evaluated criteria there are four criteria that did not meet user's expectation "
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
S44643
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lascarides, Michael
London: Facet, 2012
025 LAS n
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Wilson, A. Paula
"Information-hungry consumers have become accustomed to flashy commercial web sites, the lightning speed of major search engines, and a seemingly endless array of "content" at high profile sites like Amazon.com. Libraries committed to delivering online content and services in this frenzied environment need the authoritative guidance and practical know-how available in Library Web Sites."
Chicago: [American Library association;American Library association;American Library association;American Library association, American Library association], 2004
e20436095
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Wahyuni F. Usman
"Pada masa kini bidang teknologi kedokteran menunjukkan gejala perkembangan yang sangat pesat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Semakin banyaknya penemuan baru yang berkaitan dengan ilmu kedokteran seperti penemuan obat-obatan dan alat-alat kesehatan memotivasi para dokter untuk memperdalam ilmu pengetahuan sebagai dokter spesialis sesuai dengan bidang kerjanya. Hal ini menimbulkan dampak yang memungkinkan pemberian layanan informasi dengan cepat dan tepat kepada para dokter spesialis sehingga pengelola informasi dituntut untuk membuat suatu lembaga yang bergerak di bidang kedokteran salah satunya adalah Pusat Informasi Medis (Medical Information Center) PT Bristol - Myers Squibb Indonesia.
Permasalahan yang timbul adalah banyaknya permintaan artikel majalah dan informasi bidang kedokteran dari para peneliti dan pengajar Program Pasca Sarjana (S2) dan Program Doktor (S3), pembicara seminar/simposium dan dokter yang sedang menjalani Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) yang berada di Jakarta maupun luar daerah namun koleksi tersebut tidak ada dalam koleksi Pusat Informasi Medis (Medical Information Center) PT Bristol - Myers Squibb Indonesia sehingga memerlukan kerjasama dengan Perpustakaan Fakultas Kedokteran Univeristas Indonesia.
Pembahasan skripsi ini mengambil judul Kerjasama Pusat informasi Medis (Medical Information Center) PT Bristol - Myers Squibb Indonesia dengan Perpustakaan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dengan pendekatan secara teoritis dilakukan melalui riset lapangan (observasi) maupun wawancara dengan pustakawan dan asisten pustakawan di Pusat Informasi Medis (Medical Information Center) PT Bristol - Myers Squibb Indonesia.Pendekatan teoritis dilakukan dengan menganalisa data dan informasi yang diperoleh penulis selama perkuliahan rnaupun data dan literatur yang menunjang di perpustakaan didasarkan hasil penelitian di lapangan. Dari hasil tersebut dibandingkan dengan data yang diperoleh di Pusat Informasi Medis (Medical Information Center) PT Bristol Myers Squibb Indonesia sehingga menghasilkan kesimpulan dan saran."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2004
S15358
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sudiyatno Yudi Nugroho
"Investasi aplikasi teknologi informasi seringkali hanya dipandang sebagai suatu biaya yang harus dikeluarkan tanpa tahu manfaat apa yang akan diperoleh. Namun investasi aplikasi teknologi informasi tetap dilakukan karena organisasi memandang teknologl infonnasi dapat meningkatkan performa organisasi.
Biaya Iebih mudah diidentihkasikan dan dihitung dibandingkan manfaat khususnya manfaat yang slfatnya tidak nyata (intangible). Kebanyakan cara praktis menggunakan pendekatan finansial berfokus pada manfaat nyata (tangible) seperti penghematan biaya, pengurangan pegawai dan sebagainya. sayangnya cara tersebut telah menurunkan nilai ekonomis dari investasi teknologi informasi.
Penelitian ini akan melihat manfaat aplikasi teknologi informasi dari pendekatan finansial maupun non finansial. Beberapa orang percaya bahwa dua pendekatan harus digabungkan untuk mendapatkan hasil yang Iebih baik dan akurat.
Penelitian ini menerapkan kaidah information economics yang menggabungkan kedua pendekatan finansial maupun non finansial dalam menilai dan melakukan justifikasi terhadap investasi aplikasi teknologi informasi pada Perpustakaan Universitas Budi Luhur Jakarta.
Dari hasil peneiitian diketahui bahwa investasi aplikasi teknologi informasi pada Perpustakaan Unlversitas Budi Luhur bermanfaat dan layak untuk dilaksanakan.

Information technology application investments were just frequently regarded as expenses need to spend without knowing what benefits will be gained. Nonetheless, this application still more conducted since organization always presume that information technology could enhance their performance.
Cost is much more easier to identity and calculated than to its benefit particularly intangible benefit. The Most pratical ways applying financial approachment which focus in on tangible ways such as saving cost employee substractions etc. unfortunately this could degrade investment of Information of Technology economically.
The research is aimed to see the benefit of infomation technology investment derive from either iinancial approach or non financial. Most people behaved that both approachment should be combined to give more better results and accurate.
The research is trying to apply information economics which are combined both financial approachment nor no financial during scoring and performing justification over the investment of application of information technology at library at University of Budi Luhur Jakarta.
The results proved that investment of information technology application at library at University of Budi Luhur will donates more benefits and will be used properly.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2007
T17329
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gemasih Pintanine
"ABSTRAK
Kemudahan akses informasi melalui internet mendorong kebutuhan akan informasi
kesehatan saat ini terus meningkat. Berdasarkan survey Asosiasi Penyelenggara Jasa
Internet (APJII) pada tahun 2017, sebanyak 51,06 aktivitas pemanfaatan internet di
bidang kesehatan adalah pencarian informasi kesehatan, yang kemudian memunculkan
berbagai pilihan media baru dengan berbagai fitur yang dapat dimanfaatkan dalam
mencari informasi kesehatan, termasuk aplikasi kesehatan daring.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi mendalam tentang motif,
pola penggunaan aplikasi kesehatan daring serta bagaimana penggunaannya dapat
memenuhi kebutuhan informasi kesehatan penggunanya. Penelitian ini merupakan studi
kualitatif dengan desain Rapid Assesment Procedure dengan pendekatan teori dan
komunikasi Uses and Gratification. Pengumpulan data dilakukan dengan metode
wawancara mendalam terhadap 10 orang perempuan pengguna aplikasi di wilayah
Jabodetabek pada bulan April-Juni 2019.
Hasil penelitan menunjukkan motif penggunaan aplikasi adalah mengkonfirmasi
informasi kesehatan langsung ke tenaga kesehatan, memperoleh informasi pengobatan
secara cepat dan mudah dan informasi terkait gejala penyakit dan tindakan awal
penanganannya. Aplikasi digunakan saat informan mengalami gejala sakit, baik untuk
kondisi dirinya maupun anggota keluarga karena merasakan kenyamanan, respon yang
cepat serta privasi yang terjaga karena konsultasi bersifat anonim.
Media baru menawarkan kemudahan akses dan komunikasi yang interaktif sehingga
dapat memudahkan akses informasi dan pelayanan kesehatan dan diharapkan dapat
meningkatkan upaya promotif dan preventif. Saat ini kebijakan teknis terkait pelayanan
kesehatan daring sangat dibutuhkan untuk mengakomodir keberadaan aplikasi sekaligus
melindungi masyarakat pengguna terkait keamanan dan keselamatan saat mengakses
pelayanan kesehatan di era digital.

ABSTRACT
The easy access to information through the internet has encouraged the need for health
information are continue to increase. According to Indonesian Internet Service Provider
Association In 2017, there were 51.06 of internet utilization activities in the health
sector were health information searches which then gave rise to a variety of online or new
media choices that could be utilized in seeking health information, including mobile
health applications.
The purpose of this study is to obtain in-depth information about motives, patterns of use
of mobile applications online health consultation and how the used of it could meet health
information needs among urban women in the Jabodetabek area. This research is a
qualitative study with a Rapid Assessment Procedure design with new media theory
approaches and Uses and Gratification communication theory. Data collection was
carried out by in-depth interview method with 10 female users of the application in the
Jabodetabek area in April-June 2019.
The results of the research show that the motive for using the application is to confirm
health information directly to health workers, obtain medical information more quickly
and easily and information regarding symptoms of the disease and its treatment measures.
The application is used when the informant experiences symptoms of pain or
experiencing illness, both for the condition of their self or their family members because
of its comfortable, fast response and it maintained their privacy since the consultation
occured anonymously.
New media offers an easy access thorugh interactive communication especially when
experiencing symptoms of illness so that it can facilitate health services. At present,
technical policies related to online health services are needed to accommodate the
existence of applications while protecting the user regarding the security and safety
aspects when accessing health services in the digital era."
2019
T53867
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>