Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 64864 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Fani Putri
"ABSTRAK
Tata kelola perusahaan sangat penting dalam perusahaan saat ini. Untuk menghindari masalah ilegal dan tidak etis di tempat kerja, ada beberapa prinsip untuk mengikuti. Laporan ini akan membahas masalah etika dan tidak memadainya tata kelola perusahaan di Australia

ABSTRACT
Corporate governance is very important in today corporation. In order to avoid any illegal and unethical issues within workplace, there are several principles to follow. This report will discuss ethical issues and inadequacy of corporate governance within real life cases in Australia."
2017
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Dianita Septiani
"ABSTRAK
Nilai etika di mata publik adalah suatu hal yang bersifat pokok untuk sebuah perusahaan. Perusahaan tersebut akan diharapkan agar rnenjaga nilai etika dalarn bekerja dan kehidupan rutinitas bagi para pekerja agar dapat diterirna rnasyarakat. Thesis ini berpusat pada skandal kasus Cronulla Sharks Rugby Leagues Club dan Essendon Football Club yang terjadi pada tahun 2013. Makalah ini akan rnencakup apa saja yang terjadi saat peristiwa tersebut berlangsung dan bagairnana peristiwa tersebut dapat terjadi.

ABSTRACT
Ethical considerations are a fundamental component of a company. Such company is expected to maintain ethical behavior in their working and personal lives so that it is accepted by the community. This assignment stresses on Cronulla Sharks Rugby Leagues Club Drugs Scandal and Essendon Football Club Drug Scandal, which happened in 2013. It covers on what happened during the scandal, what and how could the scandal happened."
Depok: [Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, ], 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Jasmine Azura Alhabsyi
"ABSTRAK
Dalam mengelola organisasi yang berkelanjutan, tata kelola perusahaan yang baik harus dilakukan dalam setiap organisasi dalam industri apa pun. Pada tahun 2013 ditemukan sebuah skandal yang berhubungan dengan obat-obatan terlarang pada dua tim sepak bola asal Australia. Makalah ini akan membahas dengan mendetail kode etik dari Accounting Professional and Ethical Standards Board APESB apa saja yang dilanggar dari tim ini, hasil serta sanksi apa saja yang diberikan, serta perbandingan antara kedua tim bola ini dengan organisasi yang memiliki tata kelola perusahaan yang baik.

ABSTRACT
In order to maintain a sustainable organisation in every field of industry, a great level of corporate governance must be conducted. There was a drug scandal in two of Australian Football Teams in 2013 that revealed both teams are lacking in corporate governance and breaching many of ethical conduct. This paper will discuss in details of which codes of Accounting Professional and Ethical Standards Board APESB that they breached, the overcome and consequences of the situation, and comparison to other organisation that has excellent corporate governance. "
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Taroreh, Pinkan Fedria
"[Kode etis dalam corporate governance sebuah perusahaan adalah aspek paling
penting bagi profesi Akuntan. Tesis ini membahas tentang bagaimana Klub
Sepakbola mengatur tata kelola perusahaan sehingga berjalan sesuai dengan kodekode
yang ada. Saya akan menjelaskan kode apa saja yang seharusnya Klub
aplikasikan kepada perusahaan. Tesis ini akan menjelaskan tentang bagaimana Klub
mengelola pemainnya dan adanya beberapa masalah pelanggaran kode etis yang
dialami oleh Klub.;Ethic codes in corporate governance is a very essential aspect, especially for those
who are in Accounting field. This assignment discusses about the influence of
corporate governance in National Rugby League and Australian Football League. I
will explain the codes that should be applied to the company. This assignment also
examines about how National Rugby League and Australian Football League govern
its company structure as well as members and players and how they breach certain
codes of ethics.;Ethic codes in corporate governance is a very essential aspect, especially for those
who are in Accounting field. This assignment discusses about the influence of
corporate governance in National Rugby League and Australian Football League. I
will explain the codes that should be applied to the company. This assignment also
examines about how National Rugby League and Australian Football League govern
its company structure as well as members and players and how they breach certain
codes of ethics.;Ethic codes in corporate governance is a very essential aspect, especially for those
who are in Accounting field. This assignment discusses about the influence of
corporate governance in National Rugby League and Australian Football League. I
will explain the codes that should be applied to the company. This assignment also
examines about how National Rugby League and Australian Football League govern
its company structure as well as members and players and how they breach certain
codes of ethics., Ethic codes in corporate governance is a very essential aspect, especially for those
who are in Accounting field. This assignment discusses about the influence of
corporate governance in National Rugby League and Australian Football League. I
will explain the codes that should be applied to the company. This assignment also
examines about how National Rugby League and Australian Football League govern
its company structure as well as members and players and how they breach certain
codes of ethics.]"
2014
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Elisabeth
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tata kelola perusahaan dan komitmen etika bisnis terhadap penilaian perusahaan. Penelitian menghasilkan kesimpulan bahwa perusahaan dengan tata kelola perusahaan yang baik memiliki biaya modal ekuitas yang lebih rendah. Sejalan dengan hasil tersebut, perusahaan dengan komitmen etika bisnis yang tinggi terbukti memiliki nilai biaya modal ekuitas yang lebih rendah.
Penelitian ini juga membuktikan bahwa pengaruh tata kelola perusahaan pada perusahaan dengan komitmen etika bisnis yang tinggi lebih lemah dibandingkan dengan perusahaan dengan komitmen etika bisnis yang rendah. Hal ini mengindikasikan hubungan antara tata kelola perusahaan dengan komitmen etika bisnis adalah bersifat subtitusi.
Pada akhirnya, penelitian ini menunjukan bahwa perusahaan dapat menurunkan biaya modal ekuitas dan meningkatkan nilai perusahaan dengan mengimplementasikan tata kelola perusahaan yang lebih komprehensif dan berkomitmen dalam melaksanakan etika bisnis yang baik.

The study intends to understand the influence of good corporate governance and business ethic commitment to corporate valuation. The study has shown that companies with good corporate governance had lower cost of equity capital compared to other companies with lower commitment on their corporate governance.
Followed with these results, companies with high business ethics commitments are proved to have lower cost of equity capital. Moreover, the weaker association of corporate governance founded in companies with high business ethics commitments. These result concluded that there is substitute relation between corporate governance and business ethics commitment.
Finally, this study shows that companies can lower the cost of equity capital and enhance shareholder value by implementing corporate governance more comprehensive and committed in implementing good business ethics."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
S60903
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Business ethics on business practices becomes a crucial thing and a company is required to meet it. applying business ethics consistently of organizations can create a good and healthy organization's condition. ..."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Nisrina Nur Amalina Praharso
"[ABSTRAK
Pada awal 2013, dua klub olahraga utama profesional Cronulla Sharks dari NFL dan AFL Essendon terungkap terlibat dalam penyelidikan ASADA berkaitan dengan dugaan penggunaan obat-obatan terlarang oleh pemain kedua klub tersebut. Hasil penyelidikan menemukan bahwa kedua tim menyewa ilmuwan olahraga yang sama, Stephen Danks, yang kemudian memprakarsai program untuk memasok pemain dengan zat yang dilarang termasuk CJC-1295, GHRP-6, dan AOD-9604. Kedua tim kemudian dihukum atas tindakan mereka dan mengakibatkan kerugian yang signifikan bagi kedua baik secara material maupun non-material. Studi kasus ini menemukan bahwa kedua klub memiliki mekanisme tata kelola perusahaan yang bermasalah, termasuk adanya pengawasan terbatas terhadap managemen yang menyebabkan kegagalan dalam memenuhi standar etika yang ditetapkan dalam APESBABSTRACT In early 2013, two major professional sports clubs the Cronulla Sharks of NFL and AFL?s Essendon were revealed to be under investigation by ASADA with regards to allegations of illicit drug use. The investigations revealed that both teams had hired the same sports scientist, Stephen Danks, who then initiated the program to supply players with banned substances including CJC-1295, GHRP-6, and AOD-9604. The teams were subsequently penalized for their actions resulting in significant losses for both teams materially and non-materially. This case study found that both clubs were flawed in their corporate governance mechanism with a reoccurring problem of limited management oversight that led to failure in complying with the ethical standards set out in the APESB. ;In early 2013, two major professional sports clubs the Cronulla Sharks of NFL and AFL?s Essendon were revealed to be under investigation by ASADA with regards to allegations of illicit drug use. The investigations revealed that both teams had hired the same sports scientist, Stephen Danks, who then initiated the program to supply players with banned substances including CJC-1295, GHRP-6, and AOD-9604. The teams were subsequently penalized for their actions resulting in significant losses for both teams materially and non-materially. This case study found that both clubs were flawed in their corporate governance mechanism with a reoccurring problem of limited management oversight that led to failure in complying with the ethical standards set out in the APESB. , In early 2013, two major professional sports clubs the Cronulla Sharks of NFL and AFL’s Essendon were revealed to be under investigation by ASADA with regards to allegations of illicit drug use. The investigations revealed that both teams had hired the same sports scientist, Stephen Danks, who then initiated the program to supply players with banned substances including CJC-1295, GHRP-6, and AOD-9604. The teams were subsequently penalized for their actions resulting in significant losses for both teams materially and non-materially. This case study found that both clubs were flawed in their corporate governance mechanism with a reoccurring problem of limited management oversight that led to failure in complying with the ethical standards set out in the APESB. ]"
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Ward, Christopher
Jakarta: Binarupa Aksara, 1994
174.4 WAR t
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Pakpahan, Sorta Riana
"Penulisan ini dimaksudkan untuk mengetahui hubungan antara etika bisnis Konfusian dengan kesuksesan pengelolaan perusahaan etnis Cina di Indonesia. Dalam hal ini, hubungan antara kesuksesan pengelolaan perusahaan kecap Bango sebelum kecap Bango diakusisi oleh Unilever Indonesia dengan etika bisnis Konfusian yang bersumber dari Lunyu. Etika Konfusian terdiri atas empat prinsip, yaitu yi 義 (perikeadilan), ren 仁 (perikemanusiaan), li 禮 (ritual atau tatakrama), serta zhi 知 (kebijaksanaan). Kecap Bango berdiri pada tahun 1928 di Tangerang. Kecap Bango semula merupakan industri rumah tangga yang hanya dikenal di Jakarta dan Jawa Barat. Pemiliknya memang bercita-cita mengembangkan bisnisnya hingga ke mancanegara. Hal tersebut berhasil diwujudkan lewat ekspor ke berbagai Negara dengan omzet Rp. 1 miliar per bulan, pada saat kepemimpinan Eppy Kartadinata. Eppy Kartadinata merupakan pemimpin generasi ketiga kecap Bango. Prinsip manajemen pancasila dan prinsip konsumen adalah raja merupakan dua prinsip etika bisnis yang digunakan oleh perusahaan kecap Bango. Prinsip manajemen pancasila diterapkan kepada para karyawan kecap Bango. Artinya, setiap karyawan harus bekerja dengan baik sesuai dengan peran dan peranannya masing-masing dalam perusahaan. Dalam prinsip ini terkandung makna untuk saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Prinsip konsumen adalah raja mengandung makna bahwa konsumen adalah segalanya bagi perusahaan kecap Bango. Kecap Bango akan memberikan yang terbaik bagi para konsumennya, baik dari segi kualitas produk maupun tingkat harga. Penulis menemukan bahwa kedua prinsip tersebut sebenarnya mengandung makna dari prinsip-prinsip etika Konfusian. Dalam prinsip manajemen pancasila terkandung prinsip zhengming 正名 (meluruskan nama-nama) dan wulun 五倫(lima hubungan). Prinsip zhengming dan wulun merupakan perwujudan dari prinsip li 禮 (ritual atau tatakrama). Dalam prinsip konsumen adalah raja terkandung prinsip yi 義 (perikeadilan). Selain itu, penulis menemukan bahwa Eppy Kartadinata juga telah menjalankan prinsip ren 仁 (perikemanusiaan). Dengan demikian, etika bisnis Konfusian sebenarnya telah dijalankan dalam perusahaan kecap Bango dan berperan besar dalam perkembangan bisnis perusahaan kecap Bango"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2008
S13004
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
R. Siti Lestari
"Terdapat hubungan yang erat antara etika bisnis dan persaingan usaha. Terdapatnya aspek hukum dan aspek etika bisnis sangat menentukan terwujudnya persaingan yang sehat. Munculnya persaingan yang tidak sehat disebabkan karna peranan hukum dan etika bisnis dalam persaingan usaha belum berjalan sebagaimana mestinya. Dalam bisnis, terjadi persaingan yang ketat, yang kadang-kadang menyebabkan pelaku usaha menghalalkan segala usaha untuk memperoleh keuntungan usaha dan memenangkan persaingan.
Etika bisnis adalah perwujudan dari nilai-nilai moral. Hal ini disadari oleh sebagian besar pelaku usaha, karena mereka akan berhasil dalam kegiatan bisnisnya jika mengindahkan prinsip-prinsip etika bisnis. Jadi penegakan etika bisnis penting artinya dalam upaya menegakkan iklim persaingan sehat yang kondusif di Indonesia, penegakan etika bisnis dalam persaingan usaha semakin berat. Kondisi ini semakin sulit dan komplek, karena banyaknya pelanggaran terhadap etika bisnis oleh para pelaku bisnis itu sendiri, sedangkan pelanggaran etika bisnis tersebut tidak dapat diselesaikan melalui jalur hukum karena sifatnya yang tidak mengikat secara hukum.
Kondisi etika bisnis di kalangan pengusaha Indonesia sangat memprihatinkan seperti misalnya tampak pada adanya keserakahan, kolusi, korupsi, dan nepotisme yang menyebabkan timbulnya pengusaha besar atau kelompok pengusaha besar atau konglomerat, yang mengalahkan pengusaha kecil dan konsumen. Timbullah praktek bisnis curang seperti monopoli, oligopoli, kartel, dan sebagainva.
Upaya ke arah terbentuknya persaingan sehat dan penegakan etika bisnis, telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia dengan mengeluarkan dua buah undang-undang, yaitu Undang-Undang Anti Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat dan Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Persaingan usaha yang sehat akan menjamin keseimbangan antara hak-hak produsen dan konsumen. Indikator dari persaingan sehat adalah tersedianya banyak produsen, harga pasar yang ditentukan berdasarkan keseimbangan antara permintaan dan penawaran, dan peluang yang sama dari setiap usaha, dalam bidang industri dan perdagangan.
Adanya persaingan usaha yang sehat, akan menguntungkan semua pihak termasuk konsumen dan pengusaha kecil, dan produsen sendiri, karena akan menghindari terjadinya konsentrasi kekuatan pada satu atau beberapa usaha tertentu. Tanpa kepastian hukum, maka mekanisme pasar akan terancam. Adanya hukum yang pasti akan memelihara ketertiban pasar dan menjamin transparansi pasar.
Tesis ini bertujuan untuk mengkaji relevansi etika bisnis dengan persaingan usaha di Indonesia, dan apa aspek hukum dari adanya persaingan tidak sehat terhadap konsumen dan pengusaha kecil Iainnya. Juga bagaimana aspek hukum yang timbal dengan diundangkannya Undang-Undang Anti Monopoli dan Persaingan Tidak Sehat dan Undang-Undang tentang Perlindungan Konsuumen yang akan diberlakukan pada tahun 2000 yang akan datang. PeneIitian ini bersifat yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan kualitatif."
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2000
T3913
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>