Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 58382 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dana Delani
"Nivea merupakan perusahaan global yang berasal dari Jerman. Dalam memasarkan produknya, Nivea menggunakan iklan sebagai media promosi. Meskipun bahasa Jerman merupakan bahasa ibu, namun untuk menarik para konsumennya, Nivea menggunakan kata-kata asing pada sebagian iklannya, khususnya bahasa Inggris.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Anglizismus yang berada dalam iklan Nivea. Metode kualitatif yang bersumber pada kajian pustaka digunakan untuk menganalisis sepuluh iklan Nivea yang menjadi korpus data. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat banyak bentuk peminjaman kata asing yang berasal dari bahasa Inggris dalam iklan Nivea berbahasa Jerman.

Nivea is a global company, which comes from Germany. Nivea uses advertising as a media campaign to promote their products. To attract consumers, Nivea uses foreign words in advertisement, especially English, although German is the mother tounge.
This research is made to analyze Anglicism in Nivea?s advertisements. Qualitative method which is from literary review is used to analyze ten Nivea's advertisements as the corpus data. Based of this research, many forms of borrowed words, which originated from English, are found in Nivea?s German advertisements."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Febry Sari Andini
"ABSTRAK
Penggunaan bahasa asing dalam iklan memang marak dilakukan, tak terkecuali pada iklan-iklan Nivea, merk produk kecantikan dan perawatan tubuh asal Jerman yang sudah berumur 125 tahun. Pada makalah ini saya meneliti lima iklan Nivea yang terdapat di internet. Tujuan dari penelitian ini adalah menemukan kata-kata yang termasuk Anglizismus yang muncul pada iklan-iklan tersebut, melihat strukturnya lalu menentukan termasuk Lehn- atau Fremdwort kata-kata yang telah ditemukan pada iklan-iklan Nivea tersebut dilihat dari penulisan dan bunyi kata tersebut. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, ditemukan tiga kata dan satu komposita Fremdwort, serta empat kata Lehnwort yang merupakan Anglizismus.

ABSTRACT
The use of foreign language in advertisement is often done, including in the advertisements of Nivea, a brand of cosmetic product and body treatment from Germany whose age is already 125 years old. In this paper, I have analysed advertisement language of 5 Nivea products ads in Germany. The purpose of this research is to find out the Anglizismus words that appeared on these ads, see the structure and specify the words into Fremdwort or Lehnwort seen from the writing and the sound of the words. The result of the analysis shows that there are three words and one composite that can be categorized as Fremdwort, and there are four words that can be categorized as Lehnwort which are part of Anglizismus.
"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Elisabeth Denok Subiyakti
"Bentuk promosi suatu produk melalui media salah satunya adalah dengan iklan cetak. Iklan cetak biasanya dibuat semenarik mungkin agar meningkatkan minat konsumen. Dengan begitu, pilihan kata yang digunakan dalam iklan cetak menjadi hal penting. Bahasa ilmiah atau Fachsprache banyak digunakan dalam jenis iklan ini untuk memberi kesan ilmiah dan membangun kepercayaan konsumen. Penelitian ini membahas mengenai jenis bahasa ilmiah apa yang seringkali muncul dalam iklan cetak serta pada bagian iklan mana banyak digunakan ragam bahasa ilmiah.
Hasil penelitian korpus data berupa 3 iklan Nivea Jerman ini menunjukkan bahwa jenis bahasa ilmiah yang seringkali digunakan untuk membangun kepercayaan konsumen terhadap produk adalah jenis Fachwort im engeren Sinn. Jenis Fachwort ini merupakan kata-kata yang terdapat dalam kamus bahasa ilmiah. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa Fachwort paling sering muncul pada bagian Fließtext. Bagian Fließtext pada iklan merupakan bagian untuk menjelaskan kandungan produk secara rinci.

Printing advertisement is one of the example of product promotion trough media. They are usually made as attractive as possible in order to raise the consumer interest. Hence, the selection of words, which is used in a printing advertisement, turns into a main role. Scientific language or known as Fachsprache in German is widely used in this type of advertising as a major effort to make scientific impression and build a consumer trust. This research will casting light upon what kind of scientific language which often appears in printing advertisement and on which part of the printing advertisement does scientific language widely used.
The result of this research indicates that scientific language, which right usually used in order to build consumer trust, is Fachwort im engeren Sinn. This kind of Fachwort could be found in specific dictionary of scientific language. In addition, this research also shows that Fachwort most frequently appears on Fließtext section. Fließtext is a part on printing advertisement which explain the detail content of the product.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2014
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Levonia Natalia
"Penelitian ini membahas tentang makna yang terkandung di setiap kata dalam tajuk berita pada iklan produk Nivea di Jerman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna yang terkandung di setiap kata di dalam tajuk berita pada setiap iklan produk Nivea melalui aspek semantis. Kata-kata pada tajuk berita tersebut mempunyai tujuan untuk memperkenalkan produk pada iklan tersebut dengan kata-kata yang lebih menarik. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka dengan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna semantis yang terkandung di setiap kata pada tajuk berita setiap iklan Nivea adalah makna leksikal paradigmatis, makna referensial, makna asosiatif dan makna afektif positif. Makna di setiap kata pada tajuk berita setiap iklan Nivea semakin diperkuat dengan adanya elemen visual. Elemen Visual (gambar) yang terdapat dalam setiap iklan Nivea tersebut menjadi daya tarik dan memberikan peranan penting untuk sebagai gambaran dari setiap makna dari setiap kata pada tajuk berita tersebut. 

This research is discussing about the meaning of each word that contained at the headline of nivea`s product advertisement in Germany. The purpose of this research is to find out the meaning of Nivea`s product advertisement headlines through the semantic aspects. The words in the headline have the aim to introduce the product to the ad with more interesting words. This research is a library research that using an analytical descriptive method. The results showed that the semantic meaning that contained in every word in the nivea`s advertisement headlines was a paradigmatic lexical meaning, referential meaning, associative meaning and positive affective meaning. The meaning in each word in the headline is further strengthened by the presence of visual elements. Visual elements (images) that contained in each Nivea`s advertisement are attractive and provide an important role as a description of the meaning of each word in the headline.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Eka Bhella Pertiwi
"ABSTRAK
Pada umumnya, iklan produk perawatan kulit menunjukkan sosok wanita muda dengan rentang umur dua puluhan sampai tiga puluhan yang memiliki kulit putih, halus, lembut, dan tanpa bekas luka serta ditunjang dengan perawakan tinggi dan langsing dengan rambut lurus panjang terurai indah yang dapat menaklukkan pria. Dengan menggunakan metode semiotik, penelitian ini memperlihatkan citra kecantikan yang ditunjukkan dalam iklan. Makna iklan dapat dilihat melalui tanda dalam iklan, seperti warna, pakaian, model, ekspresi wajah, dan slogan yang tertulis dalam iklan. Dari tanda-tanda itu terlihat bahwa representasi kecantikan yang diusung NIVEA adalah kecantikan yang tidak hanya mengenai perawakan dan apa yang terlihat dari luar. Kecantikan dapat juga berupa tindakan yang dilakukan untuk orang lain dan perasaan yang sedang dirasakan.

ABSTRACT
Generally, skin care product advertisement showed a figure of a young woman from twenties to thirties years old who have white, smooth, soft skin, without any stain. Supported by tall and slender body with long straight hair straggling wonderfully on her shoulders who can conquer men. By using a semiotic method, this article aims to show the beauty image shown in the advertisement. The purpose of the advertisement can be viewed through signs, such as color domination, clothes, models, facial expressions, and the slogans written in the advertisement. It would be noticeable from those signs that the representation of beauty that carried by NIVEA is not just about physique and appearance. Beauty can also be an act done for others and the feelings being felt."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Marliah Ainun Nisa
"ABSTRAK
AbstrakGaya bahasa dan pemilihan sistem tanda bahasa dapat memberikan pengaruh pada tampilan sebuah iklan yang disajikan. Penggunaan sistem tanda bahasa yang dikombinasikan dengan majas tertentu dibutuhkan untuk menambah daya jual dan nilai estetika pada iklan yang disajikan. Pada iklan Nivea yang diperuntukan untuk konsumen pria dewasa dan wanita dewasa ditemukan beberapa perbedaan dalam penggunaan sistem tanda bahasa dan gaya bahasa. Perbedaan tersebut disesuaikan dengan gender konsumen yang dituju oleh produk yang diiklankan. Kata kunci: gaya bahasa, sistem tanda bahasa, iklan, nivea

ABSTRACT
Abstract The figurative language and the right usage of writing marks are able to improves the display of an advertisement. The usage of the writing marks are able to combined with certain figure of speech to add selling and aesthetic points to the advertisement. Which has been found in the nivea rsquo s advertisement.in the advertisement has been found many differences in the usage of figurative language and writing marks which aimed for each consumer between men and women.Keywords the figurative language, writing marks. Advertisement, nivea"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2018
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Rumiris, Evani Tama
"Mempertahankan kondisi tubuh dan wajah menjadi sebuah tuntutan sosial di masyarakat sehingga wanita bisa merasa lebih percaya diri. Kulit yang tetap kencang, elastis, dan tanpa kerutan merupakan dambaan setiap wanita yang sudah melewati usia tertentu. Citra ideal yang terus menerus dikonstruksi secara perlahan dapat menjadi standar budaya tentang kecantikan yang secara tidak sadar mempengaruhi pikiran wanita, yaitu keinginan untuk tetap awet muda. Berbagai fenomena tersebut semakin gencar dimanfaatkan oleh industri kosmetik untuk meningkatkan penjualan produknya, salah satunya melalui media iklan. Beberapa produsen yang menawarkan produk anti-penuaan melalui iklan adalah Nivea, Garnier, dan Reviderm. Dalam makalah ini akan dibahas bagaimana representasi wanita cantik dalam iklan produk anti-penuaan dan juga menelaah bentuk representasi awet muda yang menjadi identitas tertentu di masyarakat.

Many women nowadays always try to maintain the condition of her body and face that fit into social standard. Many of them believe that it makes them more confident. Tight, elastic and flawless skin is a dream of every women in certain age. This continuously constructed image slowly becoming cultural standard of beauty and affect women’s mind. The phenomena is intensively used by the cosmetics industry to increase sale of its products and one of them is with advertising media. Some manufacturers that offer anti-aging products are Nivea, Garnier, and Reviderm. This research discusses how the representation of beautiful women in anti-aging products advertising and also examines the anti-aging criteria that become certain identity in society.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Indhira Ratri Pembayun
"ABSTRAK
Salah satu kriteria dalam standar kecantikan adalah kulit. Di Jerman, perempuan berkulit cokelat dianggap lebih menarik, sehingga berbagai produk pencokelat kulit banyak ditemui di pasaran. Untuk memasarkan berbagai produk tersebut, media memiliki peranan yang sangat besar melalui pemasangan iklan. Sebagai salah satu produk media yang paling efektif dalam memengaruhi pola pikir masyarakat, iklan penting untuk dianalisis. Penelitian ini menganalisis iklan Nivea Sun Protect and Bronze, sebuah produk pencokelat kulit, untuk melihat bagaimana penggambaran dalam iklan menegaskan mitos kecantikan dalam masyarakat. Dengan melakukan analisis tekstual terhadap iklan tersebut, penelitian ini menemukan bahwa kriteria cantik dalam masyarakat Jerman dibentuk dengan menampilkan gambaran perempuan langsing dan berkulit cokelat sebagai perempuan ideal.

ABSTRACT
Glowing, younger looking and healthy skin is one of the criteria in beauty myth. In Germany, tanned skin is perceived as more attractive. Therefore, a variety of indoor tanning products can be easily found in the market. Media plays a significant role to sell those products through advertising, which at the same time plays a crucial role in influencing people. Thus it is important to analyze advertising in order to investigate the ideology that lies beneath the surface of the text. This research focuses on analyzing an ad, namely Nivea Sun Protect and Bronze, to see how the depiction in advertising confirms the beauty myth in society. By conducting textual analysis of the ad, the study finds that the beauty myth in German society is formed by displaying an idealized tanned female body."
Fakultas Ilmu Pengatahuan Budaya Universitas Indonesia, 2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Tina Safira
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi perempuan bertubuh besar
dalam iklan karena hasil studi terdahulu menunjukkan adanya perbedaan representasi
tubuh besar dengan tubuh langsing di media. Media seringkali menampilkan tubuh
langsing sebagai standar tubuh ideal bagi perempuan, sebaliknya perempuan bertubuh
besar direpresentasikan sebagai sosok yang minder, tidak produktif, tidak pandai bergaul, dan lain-lain. Nivea muncul dengan iklan yang menggunakan model perempuan bertubuh besar sebagai model utamanya. Untuk mengkaji iklan ini peneliti menggunakan teori representasi dari Stuart Hall dan menggunakan metode analisis semiotika Charles Peirce. Hasil penelitian menunjukan, di satu sisi, nilai-nilai edukasi melalui pesan moral bahwa model perempuan bertubuh besar memiliki rasa percaya diri. Selain itu, model iklan
menunjukan kemampuan pengembangan diri dan dapat berinteraksi dengan baik dengan
orang lain. Namun, dalam iklan tersebut masih merefleksikan budaya patriarki dengan
mengkonstruksi perempuan bertubuh besar yang feminin dan berkulit putih

This study discusses the representation of obese women in advertisements because the results of previous studies show differences in representation of obese bodies with slim bodies in the media. Media that release the body as an ideal body standard for women, on the other hand, an obese woman is represented as a figure who is inferior, unproductive, not sociable, and others. Nivea appeared with an advertisement that used an obese female model as the main model. To analyze this ad, researchers used the theory of representation from Stuart Hall and used Charles Peirces semiotic analysis method. The results showed,
on the one hand, the values of education through the moral message of the obese female models have self-confidence. In addition, the advertising model shows self-development abilities and can interact with others. However, the ad still reflects patriarchal culture by constructing an obese woman who is feminine and white.
"
Depok: Universitas Indonesia, 2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dearesti Jodistia Rakanita
"Penelitian dalam skripsi ini dilakukan terhadap iklan kosmetik produk anti-aging yang berasal dari dua merek terkemuka di dunia yaitu L'ORÉAL dan NIVEA. Adapun metode penelitian yang ditempuh untuk menjawab permasalahan dalam skripsi ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dalam menganalisis iklan dan pesan yang terkandung dalam iklan, digunakan teori representasi dan identitas Stuart Hall dengan pendekatan mitos kecantikan oleh Naomi Wolf untuk memahami wacana konstruksi kecantikan serta ideologi apa yang bekerja di dalamnya. Potret mengenai perempuan dalam iklan tidak mewakili bagaimana perempuan yang "sebenarnya" melainkan bagaimana perempuan "seharusnya". Ideologi yang ingin ditanamkan dalam iklan ini adalah ideologi patriarki. Perempuan dituntut untuk tampil cantik dan menarik demi diakui feminitasnya oleh laki-laki, dalam hal ini digambarkan dengan memiliki kulit yang mulus, kencang dan awet muda.

The research in this thesis used anti-aging cosmetic ads from two major cosmetic brands LOREAL and NIVEA as it corpus. The research method used to answer the problems in this thesis is qualitative descriptive method. In analyzing the ads and the meaning that wants to be conveyed in the ads, I use the representation and identity theory by Stuart Hall, in addition to the beauty myth approach by Naomi Wolf, in order to understand the discourse of the construction of beauty that is inverted in the ads. The image about women in the ads is not represent how women really "are", but how women "should be". The patriachal ideology that wants to be conveyed through the ads, is for women to look pretty and attractive to be admitted their feminity by men, specifically in having smooth and young skin."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2012
S1659
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>