Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 117704 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Baskoro Oktianto
"Dengan semakin berkembangnya strategi bisnis dan semakin banyaknya aplikasi yang digunakan oleh airline maka pola komunikasi yang terbentuk akan semakin kompleks. Hal ini menyebabkan beberapa permasalahan antara lain penggunaan infrastruktur yang tidak efisien dan integrasi antar aplikasi yang tidak efisien. Perkembangan strategi bisnis juga menuntut solusi SI/TI yang dapat mengakomodir kebutuhan bisnis yang ada. Permasalahan-permasalahan tersebut dialami oleh Asyst sebagai salah satu IT provider yang menyediakan solusi SI/TI bagi airline. Penelitian ini memfokuskan pada desain enterprise architectureyang dapat mengakomodir bisnis inti airline yang dapat dibangun Asyst agar tercapai resource sharing dan integrasi antar aplikasi. Enterprise architecture dibangun menggunakan TOGAF ADM. Hasil akhir penelitian adalah berupa desain enterprise architecture untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang ada yang telah ditetapkan.

With the development of business strategy and the increasing number of application used by airline, the communication pattern between application will become more complex. This causes some problems, among others is inefficient use of infrastructure and integration between applications. The development of business strategy also demanding IS/IT solution which can accommodate the needs of existing businesses. These problems were faced by Asyst as one of the IT provider who provides IS/IT solution for airline. The research conducted was focused on enterprise architecture design which can accommodate the airline's core business which can be built by Asyst in order to achieve resource sharing and integration between applications. Enterprise architecture was built using TOGAF ADM. The final result of this research is an enterprise architecture design to answer existing problems which has been defined."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2014
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nanang Sadikin
"Infrastruktur teknologi informasi yang handal diperlukan untuk mendukung kelancaran proses bisnis. PT XYZ menggunakan e-mail untuk melakukan proses bisnisnya. Penelitian ini mencoba untuk memberikan solusi arsitektur yang handal untuk PT XYZ. Penelitian ini menggunakan metode Architecture Development Method (ADM) The Open Group Achitecture Framework (TOGAF) untuk menyusun solusi yang tepat bagi arsitektur Enterprise E-mail PT XYZ. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk menyusun penelitian ini adalah dengan observasi, wawancara dengan manajer teknologi informasi PT XYZ dan studi literatur. Data yang ada kemudian diolah untuk menghasilkan solusi arsitektur untuk PT XYZ. Hasil penelitian ini adalah suatu solusi arsitektur SI/TI khususnya Enterprise E-mail yang handal bagi PT XYZ.

Reliable information technology infrastructure is needed to support a smooth business processes. PT XYZ use e-mail to conduct of business process. This research tries to give a reliable architecture solutions to PT XYZ. this research uses Architecture Development Method (ADM) The Open Group Achitecture Framework (TOGAF) method to develop the right solution for Enterprise E-mail architecture of PT XYZ. Data collection techniques that are used to compose the research is observation, interview with PT XYZ Information Technology Manager and literature study. The data are then processed to produce a solution architecture for PT XYZ. The results of this research are reliable IS/IT architecture solution for PT XYZ, especially Enterprise E-mail."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2013
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Silaban, Rumata Marsaulina
"PT. Pertamina Hulu Energi PHE memiliki 54 anak perusahaan di dalam negeri, satu anak perusahaan di luar negeri, dan beberapa mitra/afiliasi. PHE memiliki kepentingan untuk melakukan evaluasi dan analisis terhadap informasi dari anak-anak perusahaannya untuk kepentingan analisis investasi dan kinerja pencapaian target produksi. PHE WMO dan PHE ONWJ merupakan anak-anak perusahaan PHE dimana PHE memiliki Participating Interest terbesar dan merupakan operator.
Saat ini data dan aplikasi anak-anak perusahaan PHE, termasuk PHE WMO dan PHE ONWJ belum terstandardisasi. Hal ini mengakibatkan sulitnya konsolidasi dan pelaporan informasi dari anak-anak perusahaan PHE ke induk perusahaannya. Selain itu, biaya untuk pengelolaan data dan aplikasi di PHE dan AP PHE, termasuk biaya untuk lisensi, support, dan modifikasi aplikasi, menjadi semakin tinggi, seiring dengan bertambahnya jumlah aplikasi di PHE dan AP PHE. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan Information System Architecture sebagai bagian dari penyusunan Enterprise Architecture PHE WMO dan PHE ONWJ.
Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dengan paradigma interpretivism. Data dikumpulkan dengan menggunakan pendekatan wawancara kualitatif, diskusi kelompok terarah, serta pengumpulan dan pemeriksaan materi dan artefak berupa dokumen perusahaan yang berhubungan dengan kondisi arsitektur perusahaan saat ini. Sedangkan pengolahan dan analisis data dilakukan dengan Thematic Analysis. Pembangunan Information System Architecture dilakukan dengan mengacu pada framework TOGAF.
Hasil dari penelitian ini adalah Information System Architecture PHE WMO dan PHE ONWJ yang terdiri dari Prinsip-Prinsip Arsitektur, Pemetaan Stakeholder, Visi Arsitektur, Arsitektur Bisnis, Arsitektur Aplikasi, Arsitektur Data, Solusi Arsitektur, dan Rencana Migrasi. Information System Architecture yang dihasilkan dalam penelitian ini menjadi panduan dalam melakukan standardisasi serta integrasi data dan aplikasi di PHE WMO dan PHE ONWJ. Hal ini untuk menghindari pengembangan aplikasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan proses bisnis.

PT. Pertamina Hulu Energi PHE has 54 subsidiaries in Indonesia, one subsidiary abroad, and several partners affiliates. PHE concerns in conducting information evaluations and analysis of its subsidiaries rsquo to analyse the investment that have been made on the subsidiaries and its performance achievement on production targets. PHE WMO and PHE ONWJ are PHE subsidiaries where PHE has the largest Participating Interest and is an operator.
Currently PHE subsidiaries data and applications, including in PHE WMO and PHE ONWJ, have not been standardized. This condition causes the difficulty of consolidating and reporting information from PHE's subsidiaries to its parent company. In addition, the costs related to data and application management in PHE and its subsidiaries, including fees for licensing, support, and application modification, are increasingly higher, along with the increasing number of applications in PHE and its subsidiaries. To resolve these problems, this research was conducted to develop the Information System Architecture as part of Enterprise Architecture development in PHE WMO and PHE ONWJ.
This research was conducted using qualitative research method with interpretivism paradigm. The data were collected using several approaches which were qualitative interview, focus group discussion, as well as collection and examination of materials and artifacts in the form of company documents related to the condition of the company's current architecture. Furthermore, the data processing and analysis was done using Thematic Analysis. The TOGAF Framework was used as the reference to develop the Information System Architecture.
The result of this research is PHE WMO and PHE ONWJ Information System Architecture, which consists of Architecture Principles, Stakeholder Mapping, Architecture Vision, Business Architecture, Application Architecture, Data Architecture, Architecture Solutions, and Migration Planning. The developed Information System Architecture of PHE WMO dan PHE ONWJ in this research will provide guidance on standardization and integration of data and applications in PHE WMO and PHE ONWJ. The objective is to avoid the development of applications that do not fit the needs of business processes.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2017
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Naifathiya Langitadiva
"Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pencarian orang hilang dengan pendekatan user-centered design. Dalam upaya mengatasi permasalahan pencarian orang hilang akibat bencana alam dan kurangnya akses informasi, penelitian ini fokus pada analisis proses bisnis dan pengalaman pengguna. Responden penelitian termasuk lembaga resmi, keluarga korban yang hilang, relawan pencari, dan ahli di bidang sistem interaksi. Hasil penelitian menghasilkan sistem informasi dengan fitur seperti daftar orang hilang, membuat laporan orang hilang, membuat laporan klaim temuan orang hilang, face detection untuk verifikasi data, face recognition untuk pencarian data, sistem notifikasi untuk melibatkan komunitas, dan verifikasi data kependudukan melalui NIK. Penelitian ini dilakukan dalam tiga iterasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini memiliki tingkat penerimaan yang baik dari pengguna, dengan nilai SUS mencapai 70,779 dan nilai PSSUQ yang menunjukkan sistem yang berguna, berkualitas, dan mudah digunakan. Rancangan desain sistem informasi ini diharapkan dapat membantu Kepolisian Republik Indonesia dalam upaya pencarian orang hilang akibat bencana alam di Indonesia.

This study aimed to design a user-centered information system for searching for missing persons in Indonesia, especially in the context of natural disasters and extreme climate change. The research involved analyzing business processes and user experiences using Shneiderman's eight golden rules. The resulting system includes features like a list of missing persons, reporting missing persons, claims for finding missing persons, face detection for data verification, face recognition for data search, community notification, and population data verification using NIK. The research went through three iterations, producing low-fidelity and high-fidelity prototypes, and was evaluated qualitatively and quantitatively. The evaluations showed good usability and acceptance by users, with an SUS value reaching 70.779 and a PSSUQ value indicating a system that is useful, high quality and easy to use.. The hope is that this system design will assist the Indonesian National Police in their efforts to create an effective missing persons information system, particularly in disaster situations."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Estuputra Denaya
"Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pencarian orang hilang dengan pendekatan user-centered design. Dalam upaya mengatasi permasalahan pencarian orang hilang akibat bencana alam dan kurangnya akses informasi, penelitian ini fokus pada analisis proses bisnis dan pengalaman pengguna. Responden penelitian termasuk lembaga resmi, keluarga korban yang hilang, relawan pencari, dan ahli di bidang sistem interaksi. Hasil penelitian menghasilkan sistem informasi dengan fitur seperti daftar orang hilang, membuat laporan orang hilang, membuat laporan klaim temuan orang hilang, face detection untuk verifikasi data, face recognition untuk pencarian data, sistem notifikasi untuk melibatkan komunitas, dan verifikasi data kependudukan melalui NIK. Penelitian ini dilakukan dalam tiga iterasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini memiliki tingkat penerimaan yang baik dari pengguna, dengan nilai SUS mencapai 70,779 dan nilai PSSUQ yang menunjukkan sistem yang berguna, berkualitas, dan mudah digunakan. Rancangan desain sistem informasi ini diharapkan dapat membantu Kepolisian Republik Indonesia dalam upaya pencarian orang hilang akibat bencana alam di Indonesia.

This study aimed to design a user-centered information system for searching for missing persons in Indonesia, especially in the context of natural disasters and extreme climate change. The research involved analyzing business processes and user experiences using Shneiderman's eight golden rules. The resulting system includes features like a list of missing persons, reporting missing persons, claims for finding missing persons, face detection for data verification, face recognition for data search, community notification, and population data verification using NIK. The research went through three iterations, producing low-fidelity and high-fidelity prototypes, and was evaluated qualitatively and quantitatively. The evaluations showed good usability and acceptance by users, with an SUS value reaching 70.779 and a PSSUQ value indicating a system that is useful, high quality and easy to use.. The hope is that this system design will assist the Indonesian National Police in their efforts to create an effective missing persons information system, particularly in disaster situations."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad Harori Zaki Ichsan
"Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi pencarian orang hilang dengan pendekatan user-centered design. Dalam upaya mengatasi permasalahan pencarian orang hilang akibat bencana alam dan kurangnya akses informasi, penelitian ini fokus pada analisis proses bisnis dan pengalaman pengguna. Responden penelitian termasuk lembaga resmi, keluarga korban yang hilang, relawan pencari, dan ahli di bidang sistem interaksi. Hasil penelitian menghasilkan sistem informasi dengan fitur seperti daftar orang hilang, membuat laporan orang hilang, membuat laporan klaim temuan orang hilang, face detection untuk verifikasi data, face recognition untuk pencarian data, sistem notifikasi untuk melibatkan komunitas, dan verifikasi data kependudukan melalui NIK. Penelitian ini dilakukan dalam tiga iterasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sistem ini memiliki tingkat penerimaan yang baik dari pengguna, dengan nilai SUS mencapai 70,779 dan nilai PSSUQ yang menunjukkan sistem yang berguna, berkualitas, dan mudah digunakan. Rancangan desain sistem informasi ini diharapkan dapat membantu Kepolisian Republik Indonesia dalam upaya pencarian orang hilang akibat bencana alam di Indonesia.

This study aimed to design a user-centered information system for searching for missing persons in Indonesia, especially in the context of natural disasters and extreme climate change. The research involved analyzing business processes and user experiences using Shneiderman's eight golden rules. The resulting system includes features like a list of missing persons, reporting missing persons, claims for finding missing persons, face detection for data verification, face recognition for data search, community notification, and population data verification using NIK. The research went through three iterations, producing low-fidelity and high-fidelity prototypes, and was evaluated qualitatively and quantitatively. The evaluations showed good usability and acceptance by users, with an SUS value reaching 70.779 and a PSSUQ value indicating a system that is useful, high quality and easy to use.. The hope is that this system design will assist the Indonesian National Police in their efforts to create an effective missing persons information system, particularly in disaster situations."
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dimas Agung Saputra
"ABSTRAK
Pada saat workshop unit OSS Platform Development (OPD) PT. Telekomunikasi Indonesia tahun 2019, ditemukan masalah pada time to market yang lama untuk pengembangan produk baru karena banyaknya sistem yang harus dikonfigurasi dan diintegrasi pada Operation Support System (OSS). Pada kondisi seperti ini, diperlukan Enterprise Architecture (EA) sebagai panduan untuk pengembangan SI/TI ke depannya yang efektif. Hal ini sejalan dengan fokus pada program Divisi IT tahun 2020, yaitu melakukan transformasi arsitektur menjadi Microservice Architecture (MSA). Tahap awal yang dilakukan adalah dengan mengidentifikasi kondisi EA saat ini melalui Focus Group Discussion (FGD) dan wawancara yang didukung dengan sumber-sumber literatur relevan. FGD kedua kemudian dilakukan sebagai bahan penyusunan EA yang diharapkan. Pengembangan EA dilakukan dengan menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM (The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method). Kombinasi ITIL (Information Technology Infrastructure Library) dan eTOM (enhanced Telecom Operation Operation Map) digunakan untuk mengidentifikasi microservices berdasarkan bisnis proses yang dijalankan pada organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode action research yang dikombinasikan dengan case study research. Pengolahan data menggunakan metode kualitatif dengan Thematic Analysis yang dikodifikasi untuk menentukan EA yang diusulkan. Hasil penelitian ini adalah rancangan EA berbasis MSA terintegrasi dengan Service Oriented Architecture (SOA) pada OSS PT. Telekomunikasi Indonesia. Rancangan MSA terutama berada pada domain Resource berdasarkan eTOM yang diidentifikasi dari masalah bisnis perusahaan

ABSTRACT
During the 2019 workshop unit of OSS Platform Development (OPD) PT Telekomunikasi Indonesia, a problem was found that the need for a longer time to market in developing new products. There are many Operation Support Systems (OSS) that had to be configured and integrated. In this condition, Enterprise Architecture (EA) is needed as a guide for the effective future development of IS/IT. It is aligned with the focus on the IT Division program in 2020, which is transforming the architecture to become a Microservice Architecture (MSA). The initial stage would identify the current EA conditions through a Focus Group Discussion (FGD) and interviews that supported by relevant literature sources. The second FGD was conducted to collect materials that used to design the expected EA. EA development was arranged using the The Open Group Architecture Framework Architecture Development Method (TOGAF ADM) framework. The combination of ITIL (Information Technology Infrastructure Library) and eTOM (enhanced Telecom Operation Operation Map) was used to identify microservices based on business processes that running in the organization. This study was using approaches of qualitative and action research methods combined with case study research. Data processing was using qualitative methods with Thematic Analysis to determine the proposed EA. The result of this study is EA based on MSA integrated with Service Oriented Architecture (SOA) on the OSS of PT. Telekomunikasi Indonesia. The part design of MSA is mainly in the Resource domain based on eTOM identified from the business problems of the company."
Jakarta: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Bhimo Bhaskoro
"Penerapan teknologi informasi sudah menjadi hal yang jamak dilakukan oleh berbagai perusahaan. Begitu juga dengan PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai perusahaan yang bergerak di bidang asuransi. Dalam penelitian ini dijelaskan lebih detil proses bisnis yang berhubungan dengan nasabah asuransi, yaitu proses bisnis pembuatan polis dan pengajuan klaim asuransi. Penerapan teknologi informasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing perusahaan terhadap kompetitor. Untuk memaksimalkan penerapan teknologi informasi yang dilakukan, perusahaan membutuhkan rencana penerapan teknologi informasi yang salah satunya melalui rancangan arsitektur enterprise. Penelitian ini menitikberatkan pada masalah penumpukkan pertanyaan yang tidak teratasi dengan baik di Biro Humas. Masalah tersebut timbul karena proses pemonitoran polis dan klaim asuransi belum berjalan dengan baik. Hal tersebut diakibatkan belum adanya arsitektur enterprise yang mampu mendukung pemonitoran polis dan klaim asuransi. Oleh karena itu, penelitian ini akan membahas tentang rancangan arsitektur enterprise untuk layanan pemonitoran polis dan klaim asuransi yang ada di Jasindo. Perancangan infrastruktur tersebut dilakukan secara bertahap mengacu pada kerangka kerja The Open Group Architecture Framework (TOGAF. Tahapan yang dilakukan dalam penelitian ini mengikuti TOGAF Architecture Development Method (ADM) sampai dengan fase opportunities and solutions. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan solusi perancangan infrastruktur untuk layanan monitoring klaim dan polis asuransi yang ada di Jasindo.

The implementation of information technology has conducted by various companies in this era. PT. Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) as a company engaged in the field of insurance is also use information technology. In this study described in detail the business processes related to insurance customers, namely the business process of making policy and filing insurance claims. The application of information technology is expected to enhance the company's competitiveness against competitors. To maximize the implementation of information technology, the company requires the application of information technology plan is one of them through the design of Enterprise Architecture. This study focuses on the problem of accumulation of questions that are not well resolved in the Bureau of Public Relations. The problem arises because the process of policy monitoring and insurance claims have not been going well. This is due to the lack of Enterprise Architecture that can support policy monitoring and insurance claims. Therefore, this research will be discussed about the design of infrastructure for information technology services and insurance claims monitoring policy that is in Jasindo. The design is done in stages infrastructure refers to the framework of The Open Group Architecture Framework (TOGAF). Steps being taken in this study follows the TOGAF Architecture Development Method (ADM) to the opportunities and solutions phase. This study is expected to provide a solution for the design of infrastructure monitoring services and insurance claims is in Jasindo.
"
Depok: Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, 2014
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fauzul Umara Shidqi
"Laporan magang ini untuk mengevaluasi Prosedur Audit TI dalam Audit Sistem Informasi PT XXX oleh KAP ABC. Ruang lingkup audit secara khusus mengenai Information Technology General Control (ITGC) klien yang tergolong Audit Support. Kontrol akses ke fasilitas fisik, infrastruktur komputasi, aplikasi, dan data; bagian keamanan dan kepatuhan dari siklus hidup pengembangan sistem, kontrol manajemen perubahan, pencadangan, dan pemulihan, dan kontrol operasional atas sistem komputasi adalah bagian dari cakupan ITGC. Evaluasi dilakukan berdasarkan teori IT Audit Life Cycle in Core Concepts of Information Technology Auditing oleh James E. Hunton dan Information System Audit Standard yang dikeluarkan oleh ISACA. Metode evaluasinya adalah dengan membandingkan teori dan standar yang berlaku dengan praktek di lapangan. Berdasarkan evaluasi tersebut dapat disimpulkan bahwa sebagian besar proses prosedur Audit TI yang dilakukan oleh KAP ABC mengikuti teori dan standar yang berlaku, namun hanya ada satu teori yang terdaftar yaitu terkait prosedur CAAT yang tidak dapat dilakukan, karena tidak wajib, relatif mahal dan membutuhkan keterampilan TI yang memadai. Laporan ini juga mencakup refleksi diri yang memungkinkan penulis untuk mengidentifikasi area untuk perbaikan dan juga area di mana penulis kuat. Refleksi diri ini akan menjadi batu loncatan bagi pertumbuhan penulis di masa depan.

This internship report is to evaluate the IT Audit Procedure in Auditing the Information System of PT XXX by KAP ABC. The scope of an audit was specifically regarding the Information Technology General Control (ITGC) of the client which is classified as Audit Support. Access control to physical facilities, computing infrastructure, applications, and data; security and compliance parts of the system development life cycle, change management controls, backup, and recovery, and operational controls over computing systems are all part of the ITGC's scope. The evaluation is carried out based on the IT Audit Life Cycle theory in Core Concepts of Information Technology Auditing by James E. Hunton and Information System Audit Standard issued by ISACA. The method of the evaluation is by comparing the applicable theory and standard with practice in the field. Based on the evaluation, it can be concluded that the majority of the IT Audit procedure process carried out by KAP ABC follows applicable theories and standards, however, there is only one theory listed regarding CAAT procedure that could not be performed, it is mainly because it was not mandatory, relatively expensive and requires sufficient IT skills. This report also includes self-reflection which enables the author to identify areas for improvement and also areas where the author is strong. This encounter will serve as a springboard for the author's future growth."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Indrawan
"PT.TMMIN adalah sebuah perusahaan perakitan kendaraan beroda empat yang menggunakan Toyota Production System (TPS). Tujuan TPS adalah untuk membuat produk dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan penjualan. Kalau produk dapat dibuat dengan kecepatan yang sama dengan kecepatan penjualan, maka tidak dibutuhkan inventory. Tidak perlu memesan part yang tidak dibutuhkan, sehingga modal dapat dipertahankan ke suatu nilai minimum. Ada dua pilar yang mendukung TPS, adalah 'Just-in-Time' dan 'Jidoka'. Just in time (JIT) adalah memproduksi dan mengirim barang yang diperlukan pada saat diperlukan dan sejumlah yang diperlukan. Line produksi yang mempunyai banyak problem atau ketidaknormalan mengakibatkan banyak terjadinya Line stop yang mengganggu sistem produksi JIT atau Pull System. Tujuan penelitian ini adalah merancang sistem informasi untuk memvisualisasikan kondisi line produksi secara real time sehingga semua pihak yang terlibat dapat dengan segera mengembalikan ketidaknormalan yang terjadi di Line produksi sehingga Pull System yang digunakan pada perusahaan tersebut berjalan dengan baik dan membuat Line produksi tersebut menjadi ramping (Lean Manufacturing).

PT. TMMIN is an automotive assembling company company that uses the Toyota Production System (TPS). The purpose of TPS is to create products with the same speed with the speed of the sale. If the product can be made with the same velocity with a velocity of sales, no inventory needed. No need to order parts that are not needed, so that capital can be maintained to a minimum value. There are two pillars that support the TPS, is "Just-in-Time" and "Jidoka". Just in time (JIT) is to produce and send the necessary goods when required and amount required. Production line which has many causes many problems or abnormalities that interfere with the Line stop JIT production system or Pull System. The objective of this research is to design infomation system for visualizing the conditions of the production line in real time so that all parties involved can immediately restore the abnormalities that occur in production, so Pull Line System which is used in that company is doing well and making production line is to be lean (Lean Manufacturing)."
Depok: Universitas Indonesia, 2010
T27926
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>