Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 203466 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rayza Ardian Bahri
"Tesis ini membahas mengenai dampak penggunaan brand endorser dan brand ambassador Telkomsel di Social Media (Twitter dan Facebook) sebagai salah satu bagian dari kegiatan Integrated Marketing Communication terhadap keinginan untuk melakukan pembelian dari pelanggan.
Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan menguji variabel dari brand endorser di sosial media ke dalam model AISAS. Dalam model ini dijelaskan bahwa di dunia social media model AIDA sudah berkembang menjadi AISAS dimana para pengguna media tersebut akan melakukan pencarian terlebih dahulu sebelum membeli produk.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan menggunakan brand endorser dan brand ambassador di sosial media mampu mempengaruhi keinginan untuk membeli produk Telkomsel. Dengan kombinasi antara sosial media dan media iklan lainnya diharapkan bisa membantu Telkomsel tetap menjadi pimpinan di pasar Telekomunikasi Indonesia.

This thesis focusing on analyze the impact of using brand endorser and brand ambassador by Telkomsel product at Social media (Twitter and Facebook) as one of part from the Integrated Marketing Communication program and its impact on intention to buy.
This type of reasearch use quantitative research and challange the brand endorser variable into AISAS model. This model explained that at social media the AIDA model has been developed to AISAS model, where the user will search first the information before buy the product.
The result of this research showed that using brand endorser and brand ambassador at social media can influence the intention to buy. And then with the combination between Social media and other media, will help Telkomsel to become the market leader at Telecomunication industry.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
T32239
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Destra Rahmayadi
"Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh komunitas merek berbasis media sosial terhadap kualitas hubungan pelanggan dengan produk, hubungan pelanggan dengan merek, hubungan pelanggan dengan perusahaan, dan hubungan pelanggan dengan pelanggan lain serta pengaruhnya terhadap kepercayaan merek dan loyalitas merek. Penelitian berfokus pada 175 sampel yang tergabung dalam komunitas merek Air Asia. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa hubungan-hubungan tersebut memiliki pengaruh positif terhadap kepercayaan merek dan loyalitas merek pada Air Asia.

This study aimed to investigate the impact of brand community based social media on customer-product relationship, customer-brand relationship, customer-company relationship, and customer-others customer relationship, whereas those relationships will affect to brand trust and brand loyalty. This study focused on 175 samples which joined in brand community of Air Asia. The result of this study indicated that brand community based social media through customer relationships has positive impact to brand trust and brand loyalty."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S45113
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Puspita Pratama Novianti
"Meningkatnya intensitas kompetisi dalam industri otomotif di Indonesia mendorong perusahaan untuk mencari strategi supaya dapat menjangkau pelanggan dan mempertahankan hubungan perusahaan dengan konsumennya. Pembentukan komunitas dapat memudahkan perusahaan untuk memperoleh hal tersebut. Walaupun demikian, masih belum diketahui bagaimana kesetiaan konsumen dapat terbentuk melalui interaktivitas yang terjadi dalam ruang lingkup komunitas merek otomotif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari faktor-faktor interaktivitas yang dapat memengaruhi kesetiaan konsumen merek otomotif. Penelitian ini menggunakan teori relational benefit dan brand loyalty sebagai landasan, yang kemudian ditambahkan dengan empat buah variabel lain yaitu nilai manfaat komunitas, kepuasan komunitas, kepercayaan terhadap komunitas merek, dan kepercayaan terhadap merek. Secara keseluruhan penelitian ini memiliki enam buah hipotesis untuk menjelaskan efek interaktivitas terhadap kesetiaan pelanggan. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner dengan cara purposive sampling kepada anggota komunitas merek otomotif di media sosial di Indonesia. Berdasarkan hasil pengolahan data yang diperoleh dari 332 responden dengan metode SEM PLS, didapatkan bahwa perceived interactivity memiliki efek positif yang terhadap seluruh dimensi nilai manfaat komunitas dan secara tidak langsung memengaruhi brand loyalty dengan positif. Temuan lain dalam penelitian ini, didapatkan bahwa nilai manfaat social influence memiliki efek yang tidak signifikan terhadap kepuasan komunitas. Studi ini memiliki implikasi baik dalam aspek teoritis maupun praktikal terkait pengelolaan komunitas merek di media sosial dalam industri otomotif di Indonesia.

Increasing competitive intensity in the automotive industry in Indonesia, motivates brands to look for a strategy to reach and maintain their relationships with customers. The formation of community can helps brand to achieve their goal. However, the process of loyalty formation through interactivity in the context of automotive online brand community is still unknown. The objective of this study is to understands the relationship of the factors of interactivity which able to influence consumers brand loyalty towards an automotive brand. Using relational benefits and brand loyalty theory as the base of this study, and adding other four other variables including community benefits, community satisfaction, trust in online brand community, and trust in brand. In total there are six hypothesis in this study to further explains the influence of interactivity towards brand loyalty. This study use primary data which obtained by spreading online questionnaire using purposive approach to the members of automotive online brand community in social media. The result obtained from 332 respondents which analysed using SEM PLS method, shows that perceived interactivity has positive effects on all dimensions of community benefits and has positive indirect effect on brand loyalty. Additionally, the data also shows that social influence has insignificant effect to community satisfaction. The result of this study has both theoretical and practical implication on online brand community management in social media in automotive industry in Indonesia."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Dzaky Akbar Aryoputra
"Sosial media saat ini telah menjadi bagian yang melekat pada kehidupan masyarakat luas baik di Indonesia maupun dunia dengan 61,8% dari total populasi di Indonesia adalah pengguna sosial media. Sosial media merupakan suatu alat yang dapat dimanfaatkan oleh brand untuk melibatkan diri dan mempengaruhi konsumen maupun calon konsumen nya. Dikarenakan sosial media memberikan kesempatan bagi brand untuk dapat berpartisipasi dan berinteraksi dengan konsumen dan calon konsumen nya sekaligus meningkatkan rasa keakraban dan membangun hubungan dengan konsumen dan calon konsumen. Salah satu aplikasi sosial media yang dapat digunakan oleh brand untuk berinteraksi dan terlibat dengan konsumen nya adalah Instagram. Fitur-fitur yang ada pada Instagram yang berfokus kepada konten-konten visual dapat membantu brand terlibat dengan konsumen nya. Khususnya brand pada industri fashion, dimana brand pada industri ini sangat bergantung kepada aspek visual. Salah satu brand fashion khusus Indonesia dengan pengikut dan jumlah interaksi terbanyak di Instagram adalah @UniqloIndonesia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat mempengaruhi involvement on brand’s social media instagram, seperti brand familiarity dan information quality. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui efek dari involvement on brand’s social media instagram kepada attitudes towards brand’s social media instagram dan future purchase intention. Desain penelitian ini adalah konklusif deskriptif dengan tipe cross sectional. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dengan menganalisis 184 responden yang mengikuti akun instagram @UniqloIndonesia, berusia 18-34 tahun, dan berdomisili di Indonesia. Data pada penelitian ini diolah menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Hasil pada penelitian menunjukkan information quality berpengaruh terhadap involvement on brand’s social media instagram. Involvement on brand’s social media instagram berpengaruh kepada atitudes towards brand’s social media instagram. Attitudes towards brand’s social media instagram berpengaruh secara langsung kepada future purchase intention dan memediasi hubungan antara involvement on brand’s social media instagram dengan future purchase intention.

Social media has now become an inherent part of the lives of the wider community both in Indonesia and the world with 61.8% of the total population in Indonesia being social media users. Social media is a tool that brands can use to engage and influence consumers and potential customers. This is because social media provides an opportunity for brands to be able to participate and interact with consumers and potential customers while increasing a sense of familiarity and building relationships with consumers and potential customers. One of the social media applications that brands can use to interact and engage with their consumers is Instagram. Instagram's features that focus on visual content can help brands engage with their consumers. Especially brands in the fashion industry, where brands in this industry are very dependent on the visual aspect. One of Indonesia's special fashion brands with the most followers and interactions on Instagram is @UniqloIndonesia. This study was conducted to determine the factors that can affect the involvement on a brand's social media Instagram, such as brand familiarity and information quality. This study also aims to determine the effect of involvement on brand's social media Instagram on attitudes towards brand's social media Instagram and future purchase intentions. The design of this research is descriptive conclusive with cross sectional type. The method used is purposive sampling by analyzing 184 respondents who follow the @UniqloIndonesia Instagram account, aged 18-34 years, and domiciled in Indonesia. The data in this study were processed using Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results of the study show that information quality has an effect on involvement on the brand's social media Instagram. Involvement on brand's social media instagram affects attitudes towards brand's social media instagram. Attitudes towards Instagram's social media brand have a direct effect on future purchase intentions and mediate the relationship between Instagram's involvement on brand's social media and future purchase intentions."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Khairunnisa Eka Putri
"Saat ini, internet, media sosial, aplikasi seluler, dan teknologi komunikasi digital lainnya telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari bagi miliaran orang di dunia. Dengan melihat jumlah pengguna potensial media sosial yang cukup besar dengan mereka meluangkan beberapa jam sehari untuk mengakses media sosial di berbagai platform, tidak heran para pemasar menggunakan media sosial sebagai salah satu saluran pemasaran. Salah satu yang menggunakan Social Media Marketing Activities (SMMA) adalah Netflix Indonesia. Penelitian ini mengidentifikasi pengaruh SMMA terhadap Attitudes Toward The Brand dan Brand Experience. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi pengaruh Attitudes Toward The Brand dan Brand Experience terhadap Repurchase Intention hingga efek moderasi Customer Engagement terhadap Brand Experience dan Repurchase Intention. Penelitian ini dilakukan pada 224 responden dilakukan dengan kuesioner daring dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) untuk melihat hubungan antar variabel, dan moderasi dengan menggunakan aplikasi IBM AMOS 26.

The internet, social media, mobile applications, and other digital communication technologies are now part of billions of people's daily lives all over the world. Given the large number of potential social media users with whom they spend several hours a day accessing social media on various platforms, it's no wonder marketers use social media as a marketing channel. Netflix Indonesia is one of the companies that uses Social Media Marketing Activities (SMMA). This study identifies the influence of SMMA on Attitudes Toward The Brand and Brand Experience. In addition, this study also identifies the influence of Attitudes Toward The Brand and Brand Experience on Repurchase Intention to the moderating effect of Customer Engagement on Brand Experience and Repurchase Intention. This study was conducted on 224 respondents conducted with an online questionnaire and analyzed using the Structural Equation Model (SEM) method to see the relationship between variables, and moderation using the IBM AMOS 26 application."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Agatha Widharini Liatna
"Saat ini sudah banyak layanan video-on-demand (VoD) yang tersedia, salah satunya Netflix. Ketatnya persaingan dalam industri layanan V oD membuat Netflix terus berupaya mempertahankan hubungan dengan para pelanggannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana Netflix Indonesia menciptakan dan membangun consumer engagement, serta penerapan humor appeal strategy pada kanal media sosialnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dan analisis konten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Netflix Indonesia melakukan social media marketing dengan memanfaatkan kanal media sosial Facebook, Instagram, dan Twitter, mengunggah dua jenis konten (informatif dan menghibur), dan memperhatikan dua format kreatif konten (vividness dan interactivity) untuk membangun consumer engagement. Selain itu, penerapan humor appeal strategy juga dilakukan Netflix Indonesia dalam bentuk caption dan meme yang bersifat menghibur. Cara- cara yang dilakukan Netflix dapat dilakukan merek untuk mulai menciptakan dan membangun keterlibatan dengan pelanggan melalui media sosial.

Currently, there are many video-on-demand (VoD) services available, one of which is Netflix. The intense competition in the VoD service industry makes Netflix continue to strive to maintain relationships with its customers. This study aims to see how Netflix Indonesia creates and builds consumer engagement, as well as applies a humor appeal strategy to its social media channels. The methods used in this research are literature study and content analysis. The results show that Netflix Indonesia carries out social media marketing by utilizing Facebook, Instagram, and Twitter, uploading two types of content (informative and entertaining), and focusing on two creative formats (vividness and interactivity) to build consumer engagement. In addition, Netflix Indonesia also implements humor strategies in the forms of entertaining captions and memes. The methods that Netflix uses can also be applied for brands when creating and building engagement with customers through social media."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Clarissa Setyadi
"Media sosial telah menjadi salah satu sarana bagi brand dan pemasar untuk berkomunikasi dengan konsumennya. Media sosial menyediakan cara baru bagi brand untuk berinteraksi dan menjalin hubungan yang erat dengan konsumen melalui penerapan strategi pemasaran media sosial. Salah satu hal utama yang dapat dicapai oleh pemasar dalam penggunaan strategi pemasaran media sosial adalah keterlibatan konsumen yang dapat diterjemahkan ke dalam pembelian produk, penciptaan word-of-mouth, pemberian rekomendasi dan penciptaan hubungan yang erat antara konsumen dengan brand.
Tulisan ini ditujukan untuk menganalisis strategi pemasaran media sosial Instagram sebagai salah satu media sosial yang paling banyak digunakan oleh brand yang dilakukan oleh brand sepatu Ittaherl. Hasil analisis memperlihatkan adanya sebelas strategi pemasaran media sosial yang dilakukan Ittaherl yang menciptakan enam manifestasi keterlibatan konsumen.

Social media has been one important platform for brand and marketer to communicate with their consumer. Social media provides new way for brand to interact and have a firm relation with consumer through the application of social media marketing strategy. One of main thing to be achieved by marketer in applying social media marketing strategy is consumer engagement that can be translated to product purchase, word-of-mouth creation, recommendation giving and firm relation between consumer and brand.
This writing is intended to analyze social media marketing strategy in Instagram as one of most used social media by brand which is done by Ittaherl. The results show Ittaherl has done eleven strategies of social media marketing that creates six manifestations of consumer engagement.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Minarsha Atina Malik
"Kemajuan teknologi telah menjadikan media sosial sebagai sebuah sarana komunikasi yang baru dan mumpuni. Saat ini, perusahaan ataupun organisasi tidak lagi dapat hanya mengandalkan media tradisional untuk menjangkau audiens mereka, tidak terkecuali untuk komunitas. Penting bagi komunitas untuk berhubungan secara aktif dengan audiens mereka melalui media sosial, agar dapat mencapai brand awareness yang diinginkan. Penelitian ini membahas tentang strategi penggunaan penggunaan media sosial, khususnya Instagram sebagai sarana untuk meningkatkan brand awareness Garuda not Yet sebagai komunitas hobi. Pengumpulan data untuk penelitian ini dilakukan melalui wawancara daring dengan presiden dan pengelola media sosial komunitas tersebut, juga melalui analisis halaman media sosial dari komunitas tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa Garuda not Yet menggunakan Instagram sebagai platform satu-satunya untuk pemasaran media sosial mereka. Klasifikasi konten yang ada dalam Instagram mereka terbagi menjadi enam, yaitu: Konten informatif, konten mendidik, konten dokumentasi, konten pernyataan resmi komunitas, konten tambahan, serta konten live bulanan Instagram mereka. Masing-masing jenis dari konten tersebut memiliki tujuan yang saling melengkapi satu sama lain, dengan sasaran akhir meningkatkan brand awareness dari Garuda not Yet sebagai komunitas.

The advances in technology have made social media a new and powerful medium for communications. Nowadays, companies or organizations can no longer rely solely only on traditional media to reach out to their audience, and it is no exception for communities. It is crucial for communities to actively engage with their audience through social media, in order to reach the desired brand awareness. This research studies the strategies for the use of social media, more specifically Instagram as a platform to raise Garuda not Yet’s brand awareness as a hobby community. The data collection for this research was done through online interviews with the community’s president & social media handler, and through analysis of the community’s social media page. The research has found that Garuda not Yet uses Instagram as their only social media marketing platform. Classifications of the daily contents on their Instagram can be divided into six categories, namely: Informative content, educational content, documentation content, community’s official statement content, extra contents, and also their monthly Instagram live content. Each type of the contents has their own objectives that complements each other, with the ultimate goal of increasing brand awareness of Garuda not Yet as a community."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2022
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Saskia Yusliana Kusumah
"The growth of social media users worldwide are increasing rapidly, making it as one of the strongest platform option to conduct marketing activities. This research aims to analyze the effectiveness of social media marketing activities (SMMAs) on brand equity to enhance customers e-WOM activity and repurchase intention in the airline industry. Its expected that the result of this research may be used as fundamental data in the development of the effectiveness airline SMMA strategies. Data will be collected with survey from airline passengers who are the followers of the airlines social media accounts. The collected data were analyzed using SEM. The result showed that Perceived Risk was the most significant SMMA dimension, and Brand Equity is significantly affected by airline SMMAs. Its also validated that only Brand Awareness influence significantly on e-WOM and Repurchase Intention, while Brand Image has contrary result. As for e-WOM has positive impact on Repurchase Intention.

Pertumbuhan pengguna media sosial di seluruh dunia meningkat pesat, menjadikannya sebagai salah satu opsi platform terkuat untuk melakukan kegiatan pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kegiatan pemasaran media sosial pada Ekuitas Merek untuk meningkatkan aktivitas e-WOM pelanggan dan Intensi Pembelian Kembali dalam industri penerbangan. Diharapkan bahwa hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai data mendasar dalam pengembangan efektivitas strategi pemasaran pihak maskapai. Data dikumpulkan dengan survei dari penumpang maskapai yang merupakan pengikut akun media sosial maskapai. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Risiko Persepsi adalah dimensi SMMA yang paling signifikan, dan Ekuitas Merek dipengaruhi secara signifikan oleh SMMA maskapai. Ini juga memvalidasi bahwa semua dimensi Ekuitas Merek berpengaruh secara signifikan pada e-WOM tetapi tidak pada Intensi Pembelian Kembali, sementara e-WOM berdampak pada Intensi Pembelian Kembali.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T53703
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Qatrunnada Nadhifah
"ABSTRAK
Pada tahun 2016, Loreal Paris di United Kingdom membuat sebuah kampanye yakni YoursTruly yang berangkat dari isu sosial terkait keberagaman dan mengekspresikan diri sendiri, dengan melibatkan 23 social media influencers. Kampanye memiliki tujuan komunikasi yakni melakukan total brand reappraisal untuk meningkatkan hubungan emosional dengan khalayak atau konsumen sebagai bentuk pengembangan brand image. Kampanye berfokus pada penggunaan social media marketing, yang mana peran aplikasi media sosial dan influencers menjadi kunci utama. Namun perlu diketahui lebih lanjut terkait strategi komunikasi, pengaplikasian strategi tersebut dalam mengembangkan brand image, serta mengembangkan metriks brand image dengan social media marketing. Terdapat penggunaan teknik baru strategi komunikasi social media marketing yang digunakan yaitu social influence marketing, yang strategi turunannya dianalisis dalam makalah ini. Dalam pengaplikasiannya strategi social media marketing dibantu oleh social media marketing tools. Strategi Social Marketing juga dianalisis dengan elemen repositioning dan faktor pendukung terbentuknya brand image untuk mengetahui secara detil peran dalam mengembangkan dua metriks brand image yang ingin dicapai kampanye. Keberhasilan social media marketing dalam mengembangkan brand image pada kampanye dilihat dari keberhasilan peningkatan angka metriks 42% dan terjadinya perubahan positif pada industri kecantikan.

ABSTRACT
Loreal Paris is a beauty corporation that has made several campaign based on beauty issues. In 2016, Loreal Paris United Kingdom had made a public relations campaign called Yours Truly in order to introduce the new 23 True Match foundation shades that speak for diversity and self-love, with 23 social media influencers as the representation of each shade. The campaigns communication objective is having a total brand reappraisal to drive emotional connection, specifically shifting or developing brand image metrics. The campaign focuses on using social media marketing, with social media and social media influencers as the main keys. This paper will analyze the strategies using social influence marketing as the new social media marketing technique and the applications of the social media tools within strategies. The social media marketing strategies will be analyzed by the repositioning elements and brand image developing factors regarding its role for developing brand image metrics. This campaign was a total success, managed to get 42% increase on brand image metrics and gave a positive changes in beauty industries. "
2018
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>