Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 120992 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Awan Santosa
Yogyakarta: Universitas Mercu Buana yogyakarta, 2010
330 AWA e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Sekretariat Jenderal Dewan Ketahanan Nasional, 2010
355.03 KEA
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Rachma Fitriati
Jakarta: Sekretariat Jenderal DPD RI, 2018
330 RAC e
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: LP3ES, 2003
320.54 ANA
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hania Rahma
"Pada era desentralisasi saat ini tuntutan terhadap daerah untuk menyelenggarakan pembangunana secara tepat dan meningkatkan perekonomian daerah menjadi semakin tepat dan meningkatkan perekonomian daerah menjadi semakin tajam. Kedua isu krisis yaitu krisis ekonomi dan otonomi daerah telah membuka peluang bagi daerah untuk menggunakan pendekatan Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) sebagai salah satu instrumen pembangunan karena PEL menyediakan pendekatan dan berbagai strategi bagi daerah untuk meningkatkan daya saing, mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan sekaligus meningkatkan daya saing, mendorong pertumbuhan ekonomo, menciptakan lapangan kerja dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu pembahasan mengenai PEL menjadi sangat relevan dan menarik. Tulisan ini mencoba untuk mengupas konsep PEL dan relevansinya dengan kebijakan dan kondisi perekonomian di Indonesia teruatama di era desentralisasi ini. Daerah terutama kabupaten dan kota akan menjadi fokus pada sebagian besar bahasan yang disajikan pada tulisan ini."
2006
JUKE-1-3-Apr2006-303
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Mohammad Hasroel Thayib
"ABSTRAK
Teknologi yang diterapkan di Indonesia dalam pembangunan, khususnya berkaitan upaya pertanian, seyogianya perlu ditinjau kembali, karena kurang memberikan hasil yang diharapkan. Penurunan kualitas, bahkan degradasi lingkungan sebagai dampaknya berlangsung semakin intensif dan ekstensif. Upaya penanggulangan seringkali memunculkan dampak lingkungan dan masalah baru. Yang diterapkan di waktu ini kebanyakan adalah teknologi mencontoh yang dikembangkan di bagian bumi bertipologi lingkungan berbeda dari Nusantara Indonesia yang teramat khas di muka bumi ini. Selayaknya mestilah didasarkan atas pertimbangan kesesuaian pada tipologi lingkungan/ekosistem Nusantara Indonesia. Kearifan masyarakat tradisional "primitif" berdasarkan pengalaman ratusan bahkan ribuan tahun patut dipertimbangkan oleh masyarakat "modern" guna dijadikan dasar pengembangan teknologi, tentunya dengan kemasan modern. Indonesia yang berupa nusantara dengan ribuan pulau besar kecil, terletak di daerah tropika katulistiwa, di antara dua benua dan di dua samudera serta di pusat kegiatan geologik aktif, vulkanik maupun tektonik, terhampar di empat daerah biogeografi, atau lebih detailnya 72 daerah bio-eko-geografi sebenarnya adalah daerah yang memiliki segalanya, baik sumberdaya alam maupun kondisi lingkungan guna menopang kehidupan yang keunggulan mutlak (absolute advantage), bukan sekedar keunggulan kompetitif atau relatif (competitive relative advantage). Tumbuhan semusim (annual) andalan untuk produksi pangan dan pakan yang memiliki tipe fotosintesis C-4, pada dasarnya kurang menguntungkan dibudidayakan secara monokultur di Nusantara katulistiwa yang bioma alaminya berupa hutan hujan katulistiwa karena melawan alam dan mengabaikan kaidah ekologik sebagaimana juga dianut kearifan masyarakat tradisional. Seharusnya dikembangkan teknologi budidaya tanaman dengan ekosistem hutan hujan katulistiwa guna menghasilkan pangan, pakan dan energi. Juga melalui riset yang komprehensif harus dikembangkan teknologi yang diseuaikan dengan selera dan perilaku masyarakat, karena perilaku makan, pola hidup dan kebiasaan tidak mudah untuk segera diubah. Teknologi harus menyesuaikan agar produk segera diterima masyarakat luas Indonesia yang beranekaragam."
Jakarta: The Ary Suta Center, 2018
330 ASCSM 41 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Fretty CAH
"Fenomena mimpi itu begitu melekatnya dalam hidup manusia, sehingga manusia berusaha membuat mimpi menjadi sesuatu yang kelima panca indera ini dapat rasakan, menjadi sesuatu yang dapat dilihat, dicium, didengar dan disentuh. Salah satu bentuk usaha manusia yaitu melalui seni. Seni adalah penggambaran jiwa sang seniman.
Apa yang seniman rasakan, akan ia keluarkan melalui seni walau penerjamahannya dapat berbeda. Ketika seniman merasakan begitu lekatnya mimpi dan betapa mimpi itu mempengaruhi kehidupannya, Ia akan mencoba mencurahkan mimpi itu kedalam bentuk seni.
Salah satu jenis seni yang dihasilkan dan suatu konsep mimpi adalah Surealisme. Penggambaran mimpi dalam seni sering dalam bentuk yang sebenarnya adalah suatu bentuk nyata dan ada dalam keseharian kita, namun selalu penampakannya selalu terasa janggal sehingga terasa bentuk tersebul tidak nyata.
Lalu apa hubungannya dengan Arsitektur? Manusia hidup didalam seni dan seni itu berdiri sebagai bentuk dan ruang. Arsilek adalah seniman, dan bentuk dan ruang adalah seni yang ia rancang. Lalu timbulah pertanyaan ini: mimpi dan arsitektur."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
S48493
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Toety Heraty Noerhadi Rooseno, 1933-
Jakarta: Balai Pustaka, 1982
899.2211 TOE m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Mohammad Takdir Ilahi
Yogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2012
321.05 MOH n (1);321.05 MOH n (2)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Holtorf, Gunther W.
Jakarta : Djambatan, 1992
R 915.598 HOL j
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>