Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 217537 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Wahyu Eko Priyo Utomo
"Manajemen strategi adalah segala hal untuk meraih dan mempertahankan keunggulan kompetitif yaitu sesuatu yang berbeda dengan yang lain. Mendapatkan dan menjaga keunggulan kompetitif adalah esensi dari kesuksesan jangka panjang organisasi. Perumusan dan pelaksanaan strategi adalah kuncinya. Kesuksesan jangka panjang adalah meraih kentungan yang berkelanjutan. Balanced scorecard terbukti mampu menterjemahkan tujuan jangka panjang yang dinyatakan dalam visi dan misi perusahaan kedalam empat perspektif yaitu: finansial, pelanggan, proses bisnis internal dan pembelajaran dan pertumbuhan.
Hoshin kanri adalah metodologi implementasi strategi jangka pendek untuk memperjelas pelaksanaan aktivitas-aktivitas yang diperlukan. Perusahaan agen alat berat adalah perusahaan pemberi jasa pelayanan yang menjual produk alat berat, jasa perbaikan dan perawatan serta suku cadang. Sistem manajemen strategi yang terintegrasi yang mampu menyelaraskan tujuan jangka panjang dan tujuan jangka pendek diperlukan untuk menjaga kinerja perusahaan secara menyeluruh.
Balanced scorecard generik untuk perusahaan agen alat berat dengan memberikan 14 KPI yang pembobotan kepentingannya menggunakan metode Analytic Network Process (ANP), kemudian diintegrasikan dengan hoshin kanri sehingga menghasilkan rencana jangka pendek yang komprehensif, pada tiga departemen di setiap Strategic Business Unit (SBU) yang selaras dengan strategi jangka panjang perusahaan.

Strategic management is all about gaining and maintaining competitive advantage that is anything makes a difference from others. Getting and keeping competitive advantage is essential for long term success in a organization. And both excellence strategy formulation and execution is the key. Long term success is gaining sustain profitable growth. Balanced scorecard is proven capability to translate long term objective that stated in company vision and mission into four perspectives i.e. financial, customer, internal process, learning and growth.
Hoshin kanri in a short term strategy implementation methodology to clarify strategy into required actions. Heavy duty dealer company is a customer service company that deliver service for heavy duty machine selling, repair and maintenance service, spare part. Integrated strategy management system is required to clarify long term objective and short term objective to maintain entire company performance.
Generic balanced scorecard for heavy equipment dealer company with 14 KPIs given that weighted using Analytic Network Process (ANP) than integrated with hoshin kanri resulting comprehensive short term plan in three departments of Strategic Business Unit (SBU), align with the company long term strategy.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
T26145
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Wulan Maulidiah
"Indonesia sedang mempersiapkan untuk menerapkan teknologi FLNG. Namun, instalasi teknologi ini membutuhkan infrastruktur yang memadai serta peralatan dan bahan baku dalam jumlah yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kesiapan Indonesia dalam hal infrastruktur dan industri yang akan mendukung pelaksanaan FLNG. Selain itu, potensi pengembangan topside FLNG di Indonesia juga dianalisis sebagai upaya untuk memenuhi pertumbuhan kebutuhan gas bumi di tahun-tahun mendatang. Dengan pemahaman yang tepat dari pengembangan industri yang diperlukan, penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi strategi bagi pemerintah untuk mendukung pengembangan FLNG di Indonesia. Penelitian ini mengusulkan integrasi technology roadmapping dan hoshin kanri sebagai alat pengembangan strategi agar diperoleh perencanaan yang kuat untuk persiapan pembangunan FLNG. Selain itu, penelitian ini juga menyajikan bagaimana technology roadmapping dan hoshin kanri dapat menjadi metode yang efektif dalam perumusan strategi dan kebijakan, bahkan untuk tingkat nasional atau kegiatan pemerintah serta menawarkan gambaran pembangunan industri yang potensial di Indonesia untuk meningkatkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri dan mendukung kemajuan sektor maritim nasional.

ABSTRACT
Indonesia is preparing to implement Floating LNG (FLNG) technology. However, the installation of this technology requires adequate infrastructure as well as large quantities of equipment and raw materials. This study intends to measure the readiness of Indonesia in terms of infrastructure and industries which will support the implementation of FLNG. Furthermore, the potential FLNG topside development in Indonesia is also analyzed as an effort to meet the growing natural gas demand in the coming years. With the proper understanding of the required industrial development, this study aims to provide strategy recommendations for the government to support the development of FLNG in Indonesia. This study proposes the integration of technology roadmapping and hoshin kanri as strategy development tools to create a robust planning for FLNG construction. Moreover, it also presents how technology roadmapping and hoshin kanri could be an effective method to formulate strategies and policies, even for the national level or governmental activities as well as offering the picture of potential industrial development in Indonesia to improve local content and support the national maritime sector."
Depok: 2015
T44591
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lukman Arhami
"Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi keinginan dan kebutuhan konsumen, tingkat pelayanan JTM FT UNJ menurut persepsi pelanggan; mengidentifikasi isu-isu strategis tentang kualitas pelayanan JTM FT UNJ berdasarkan keinginan dan kebutuhan konsumen dan membuat usulan strategi peningkatan kualitas layanan dengan mengintegrasikan Metode QFD dengan Hoshin-Kanri. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah: (1) Harapan terhadap terhadap layanan di JTM FT UNJ adalah sebagai berikut: (a) Kualitas SDM yang menunjang (dosen dan karyawan) sehingga mampu memberikan layanan pendidikan dan administrasi yang baik: 14,28%; (b) Pembelajaran berlangsung dengan interaktif didukung dengan kurikulum yang sesuai dengan perkembangan IPTEKs dan tuntutan kerja: 26,19 %; (c) Efektifitas pengelolaan dan keramahan dalam melayani mahasiswa: 9,52%; (d) Lulus dengan tepat waktu dengan kualitas penelitian yang baik: 9,52%; (e) Ketersediaan sarana dan prasarana perkuliahan:35,72%;(f) Pencitraan publik dengan memanfaatkan/membuat media informasi:4,77%; (2) Kinerja JTM FT UNJ dalam memberikan pelayanan pendidikan dinilai kurang memuaskan. Hal ini dapat terlihat dari tingginya gap antara ekspektasi dan persepsi terhadap kualitas layanan. Gap terbesar adalah 4 sebanyak 1 item (2,08%) pada kritera nomor K6, gap 3 sebanyak 20 item (41,67%) dan (3) Relevansi dan daya saing dapat memenuhi kebutuhan pelanggan sebesar 33,687%. Penguatan tatakelola dan akuntabilitas 28,291%. Pencitraan publik memiliki konstribusi dalam memenuhi kebutuhan pelanggan adalah 16,435% dan pengembangan sumber daya manusia memiliki porsi sebesar 21,832%.. (4) Proses perencanaan strategi mengintegrasikan QFD dengan Hoshin Kanri dibuat usulan strategi dan penyebarannya samapi level 2 dalam struktur organisasi Jurusan Teknik Mesin. Usulan tersebut terdiri dari 13 strategi pada level pertama dan 57 strategi pada level kedua.

The focus of this study is to recognize the needs and requirements of customers, to dicover the level of services quality in Mechanical Engineering Departement based on customers views, to identify the strategies issues the services quality in Mechanical Engineering Department based on the needs and requirements of customers, to develop the planning strategic for improvement the quality services by integrated QFD and Hoshin Kanri. The methodology research is survey.
The results of this research are: (1) Costumers? expectation are: (a) Human resources (lecturer and employer) so it present good quality in education and administration: 14,28%, (b) the interactive learning process supported by appropiate curriculum and scientific development: 26,19%; (c) the efectivity and friendly management to support students: 9,52%, (d) finish study at the certain time and better quality in research: 9,52%; (e) the preparation of equipments for learning process: 35, 72%; (f) Public image through formulate information media: 4,77%; (2) Quality services in Mechanical Engineering Departement in provide educational process is low satisfied. It is because the high discrepancy between expectetion and perception to quality services. The most discrepancy are: 1 item (2,08%) in criterion number K6, discrepancy 3 include 20 items (41, 67%) and (3) The significance and competitiveness accomplish the costumer needs: 33, 687%. The supported of management and accountability: 28, 29%. The contribution of public image in services the costumers is 16,435% and empowering the human resources is 21,832%. (4) Planning process of strategy by integrated QFD and Hoshin Kanri is construct the proposal of strategy and the dissemination until second level in organization structure of Mechanical Engineering Departement. The proposal include 13 of strategies in fisrt level and 57 of strategies in second level."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2008
T24682
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Katili, Putiri Bhuana
"Dalam pelaksanaan otonomi daerah kesiapan sumber daya Iokal termasuk sumber daya manusia (SDM) merupakan suatu prasyarat yang harus dipenuhi. Perguruan tinggi merupakan salah satu lembaga yang berperan penting dalam penyiapan SDM Sejalan dengan hai tersebut, Fakultas Teknik - Universitas Tirtayasa (FT-Untirta) sebagai sebuah lembaga pcndidikan tinggi teknik di protinsi Banten mendapat tantangan yang lebih berat di masa mendatang. Untuk itu diperlukan perbaikan yang terus menerus dalam pengelolaannya terutama dalam sistem manajemen. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji sistem manajemen yang diterapkan di FT-Untirta. Acuan yang digunakan dalam kajian tersebut adalah kriteria-kriteria pada Malcolm Baldrige National Quality Award (MBQNA) dan Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT). Di dalam penelitian ini, data dan informasi yang berkaitan dengan pengelolaan FT-Umirta diperoleh dari dokumentasi yang tersedia. Selain itu, sebagai pelengkap, juga disusun kuesioner. Dari penelitian diperoleh beberapa kesesuaian antara kriteria MBQNA dan BAN-PT daiam hal : Faculty and Staff Focus; Educational and Support Process Management; dan Organizational Pedormance Result _ MBQNA mempunyai cakupan yang lebih Iuas. Kriteria yang tidal: terdapat pada BAN-PT adalah : Leadership dan Strategic Planning. Kekurangan BAN- PT untuk kedua hal tersebut diatasi dengan metoda Hoshin Kanri. Dalam penyusunan strategic planning diaunnkan metoda Hoshin Kanri. Keunggulan Hoshin Kanri terletak pads penentuan fokus dalam rencana jangka panjaun dan menengah serta penjabarannya (deployment) di dalam program kerja.

One of the conditions for the implementation of 'Region Autonomy' concept is the readiness of local resources. Human resources is one of the resources should be prepared. University has an important role for human resources development In regard of the region autonomy, Engineering Faculty of Tirtayasa University (FT-Untirta) as engineering education institution in Province of Banten will get more challenge in the fixture. For that reason, a continuous improvement in the management system of the faculty is needed. The aim of the study is to elucidate the application of the management system in FT-Untirta. Criteria from Malcolm Baldrige National Quality Award (MBQNA) and National Accreditation Board for Universities (BAN-PT) is applied as reference for evaluation. Data and information for the study are obtained from the existing faculty documents. In addition of that, to get more comprehensive information a set of questioner are prepared and distributed. From the study can be concluded that there are good agreement between MBQNA and BAN-PT in some aspect especially in the following criteria : Faculty and Staff Focus; Educational and Support Process Management; and Organizational Performance Result. But, it is also found that Leadership and Strategic Planning criteria are not exist in the criteria's of BAN-PT. The lack of these criteria for BAN-PT has been overcome by application of Hoshin Kanri method. Hoshin Kanri method has been applied for strategic planning development Hoshin Kanri method has advantages in determining focus for long-term and medium-term planning and its deployment for current activity."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2001
T3659
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Armand Omar Moeis
"Sistem adalah kumpulan entitas yang bekerja sama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Organisasi dapat clikatakan sebagai sebuah sistem, dimana orang-orang berkumpul untuk tujuan tertentu. Pencapaian tujuan tersebut membutuhkan proses perencanaan dan pelaksanaan. Dibutuhkan pengendalian agar bagian-bagian yang berada dalam sebuah organisasi agar tujuan tersebut tercapai. Dalam proses perencanaan dan pelaksanaan, pengendalian tetap dibutuhkan, hal tersebut dilakukan untuk menjamin agar rencana yang dibuat telah sesuai dengan kebutuhan organisasi. Sedangkan dalam proses pelaksanaan, pengendalian dibutuhkan untuk menjamin bahwa apa yang dilakukan telah sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dan bila terjadi perubahan Iingkungan yang menyebabkan rencana yang ada tidak sesuai, organisasi dapat segera dilakukan penyesuaian agar tujuan organisasi tetap tercapai.
Sistem Pengendalian Manajemen adalah bentuk terstruktur dari proses pengendalian yang dilakukan oleh manajemen terhadap organisasi. Sistem ini terdiri dari proses perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Umumnya sistem ini didasarkan pada close-Ioop system, dimana hasil evaluasi yang ada menjadi dasar dari proses perencanaan untuk waktu berikutnya.
Walaupun Sistem Pengendalian Manajemen selama ini lebih diperhatikan oleh akademisi bidang ilmu Ekonomi/Manajemen/Bisnis, tetapi bukan berarti topik ini tidak berkaitan dengan bidang ilmu Teknik, khususnya Teknik Industri. Teknik Industri berkaitan dengan analisis dan disain sebuah sistem produktif. Sistem produktif adalah sistem yang menghasilkan jasa atau barang. Manajemen, harus diakui, adalah topik yang bersifat multi disiplin. Dalam sebuah sistem produktif, masalah tidak hanya terjadi pada mesin, material, informasi, atau modal saja, tetapi juga pada manusia. Untuk itulah, seorang Sarjana Teknik Industri, membutuhkan pengetahuan yang cukup memadai mengenai manajemen. Dan agar hal-hal yang bersifat manajerial dapat dikendalikan, maka dibutuhkan Sistem Pengendalian Manajemen. Hal tersebut dilakukan agar sistem produktif yang didisain olehnya dapat berjalan dengan baik.
Sistem Pengendalian Manajemen yang baik dapat membantu perusahaan untuk melakukan proses peningkatan yang berkelanjutan (commuous improvement). Bagi sebuah korporat yang memiliki anak-anak perusahaan, kinerja anak-anak perusahaan tersebut sangat berpengaruh pada kinerja korporat secara keseluruhan. Sistem Pengendalian Manajemen dapat digunakan untuk mengendalikan proses peningkatan kinerja."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2001
S50415
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
David G. Tjahja
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1979
S16432
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dani Arthanta
"Persaingan bisnis jasa operator seluler CDMA sangat ketat. Tuntutan konsumen akan kualitas layanan yang bagus dan bervariasi meningkat, sehingga sangat diperlukan strategi yang jitu menghadapi persaingan dan perubahan yang dinamis untuk meningkatkan kinerja pelayanan PT Telkom Kandatel Bandung. Dengan perencanaan strategi yang tepat, terukur, dan terarah membantu perusahaan meningkatkan kinerjanya. Metode QFD salah satu cara untuk megidentifikasi kebutuhan pelanggan saat ini dengan tepat untuk pengembangan strategi. Selanjutnya hasil dari QFD di jadikan dasar untuk perencanaan strategi yang diintegrasikan dengan metode Hoshin Kanri untuk melakukan Continous Improvement dan mencapai Breakthrough Objectives.
Identifikasi kebutuhan dan keinginan serta penilaian terhadap ekspektasi dan persepsi pelanggan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Hasilnya digunakan untuk menyusun Matrik HOQ 1, dan melakukan prioritas bentuk layanan secara teknis (Technical Response). Hasil dari Matrik HOQ I digunakan untuk menyusun Hoshin Objectives berdsarkan visi dan misi Kandatel Bandung dan pembentukan usulan strategi peningkatan layanan, proses kontrol operasional, dan langkah peninjauan terhadap perencanaan strategi yang dibuat dengan metode Hoshin Kanri.
Adapun hasil dari penelitian ini adalah:
1. Harapan pelanggan terhadap pelayanan Flexi dengan kriteria: kualitas jaringan telekomunikasi 41,18%, ketersediaan handset dan asesoris dan pelayanan pengaduan pelanggan 35,29%, penyesuaian tarif penggunaan jasa Telkomflexi 11,76%, peningkatan layanan pelanggan 11,76%
2. Gap ekspektasi dan persepsi VOC dari peringkat terbesar untuk kriteria layanan fitur-fitur flexi 45,71.%, layanan purna jual 20%, dan Keakuratan informasi produk 17,l4%, Handset dan asesoris penunjang 8,57%, dan Promosi produk 8,57%
3. Dengan mengimplementasikan usulan strategi yang dibuat Kandatel Bandung dapat memenuhi kriteria VOC untuk meningkatkan kepuasan pelanggan Flexi sampai 90,42% dari total pencapaian yang diharapkan pelanggan.
4. Usulan perencanaan strategi yang dibuat terdiri atas 13 strategi untuk level pertama dan 29 strategi untuk level kedua. dalam memenuhi lima tujuan berdasarkan visi Kandatel Bandung.

Competitiveness of operator service business of CDMA's cellular is very tight and raising Consumer demand about good service quality and variously services, so that very need strategy facing dynamic change and competitiveness business to improve performance service of PT Telkom Kandatel Bandung. With correct strategy planning, measured, and directional assist company improve the performance. QFD Method is one of the way for identify requirement of customer in this time correctly for the development of strategy. Hereinafter result of QFD making basis for strategy planning, integrated with method of Hoshin Kanri to conduct continous improvement and reach breakthrough objectives.
Identify desire and requirement and also assessment to expectation and perception of customer conducted with propagated quesioner. The result used to compile Matrik HOQ 1, and conduct priority form service technically (Technical Response). Result of Matrix HOQ 1 used to compile Hoshin Objectives according to vision and mission of Kandatel Bandung and forming of strategy proposal service, process control operational, and sighting step to Hoshin Kanri's strategy planning.
As for result of this research is:
1. Customer expectation to service of Flexi with criterion: quality of telecommunications network 41,18%, availability of accessories and handset and service of denunciating of customer 35,29%, adjustment of tariff usage T elkomilexi services l1,76%, improvement of customer service 11,76 2.
2. Gap of importance and satisfaction needs of VOC. The biggest ranking for the criterion of flexi service Etur 45,71%, alter sell service 20%, and accuracy of product information 17,1 4%, handset and supporter accessories 8,57%, and product promotion 8,57.
3. By implementation strategy proposal, Kandatel Bandung can fulfill criterion of VOC to improve customer satisfaction of Flexi until 90,42 % from totalizing expected customer attainment.
4. Strategy planning which proposed consist of 13 strategy for first level and 29 strategy for second level in fulfilling tive target pursuant to vision of Kandatel Bandung.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2006
T16909
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Heksa Galuh Wicaksono
"Dengan semakin meningkatnya tuntutan kepada perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan untuk mampu mencetak sarjana-sarjana yang andal dalam bidangnya serta kompetisi antar perguruan tinggi untuk selalu memberikan servis yang baik kepada peserta didiknya dalam menghadapi gbbalisasi, makin banyak kegiatan yang sifatnya untuk merumuskan kembali visi misi dan pencapaian target dalam bisnis ini.
Pada kasus Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang. tercapai sebuah kesepakatan dalam perumusan Misi dan Visi serta Tujuan yang bekah melibatkan segenap elemen level manajamen untuk yang pertama kali dalam sejarahnya. Akan tetapi meskipun hal ini telah dilakukan, pelaksanaan kegiatan manajemen sehari-hari masih belum mampu secara optimal untuk mencerminkan aktualisasinya sebagai sebuah prioritas yang runut dan rinci dalam pengambilan kebijakan.
Pada penelitian ini difokuskan untuk membuat sruktui organisasi sebagai landasan awal yang menentukan dalam proses system otorisasi manajamen yang rapi, mendeskripsikan prioritas strategi yang berorientasi terhadap masalah kualitas dengan kontrol yang menggunakan Metode Hoshin Kanri dan Hoshin Planning.

Follow with progressing to desire college as institution for successful in good scholarship and competition between college to give best service for student in global incline and so many works business to get vision, mission and objective.
At ITN Malang case, not to long have formulation of Mission, Vision and Objective with participation all management level for the first time. Although that, Implementation of daily management still haven't optimal to realize actuality as systemic priority for policy.
This research focused to make organization structure as based in best management information system, description strategic priority as oriented quality topic by control with Hoshin Kanri methode and Hoshin Planning software to accommodate database."
2000
T10132
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wahyuni Lestari
"Tesis ini membahas Peranan Work Program & Budget sebagai Alat Perencanaan dan Pengendalian pada Production Sharing Contract. Fungsi dari anggaran merupakan alat pengendali dalam melaksanakan rencana yang telah disusun dan memperbaiki kegiatan mendatang agar hasilnya sesuai dengan rencana/standar. Namun pada prakteknya anggaran (WP&B) yang diusulkan oleh Kontraktor PSC belum dapat disetujui BPMIGAS sesuai waktu yang ditentukan dikarenakan beberapa kendala, sedangkan operasi harus terus berjalan dan pelaporan harus tetap dilaporkan oleh Kontraktor PSC sesuai dengan waktu yang ditentukan walaupun anggaran belum disetujui. Hal ini menyebabkan kurang maksimalnya fungsi BPMIGAS dalam mengendalikan cost recovery. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah melakukan analisis terhadap efektivitas prosedur WP&B dan melakukan analisis terhadap efektivitas WP&B sebagai alat perencana dan pengendali cost recovery.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian penelitian menyarankan bahwa BPMIGAS merevisi Financial Budget & Reporting Procedure Manual, Revision 1993, melakukan penyederhanaan prosedur persetujuan WP&B dan Debirokratisasi, memberi sanksi terkait kelalaian kontraktor PSC dalam menyampaikan usulan WP&B beserta klarifikasinya, menyatukan bagian Struktur Organisasi terkait dengan evaluasi WP&B, membangun sistem yang terintegrasi, menyusunan perencanaan strategi bersama antara BPMIGAS dengan Kontraktor PSC, memonitoring realisasi pengeluaran biaya dan anggaran, dan melakukan Benchmarking sesama kontraktor.

The focus of this study is the role of Work Program & Budget as a planning and controlling tool in the Production Sharing Contract. The function of the budget is to control the implementation of the plan and improving the future activities in order to achieve the standard. In practice, the PSC Contractors propose the WP&B in accordance to the time schedule but BPMIGAS has yet to issue approval due to several factors, whereas at the same time the PSC Contractors must report on time even though the WP&B hasn`t been approved. In line with this matter, BPMIGAS cannot maximize the function of cost recovery control. The purpose of this study is to analyze the effectiveness of the WP&B procedures and the effectiveness of WP&B as a tool for planning and controlling of cost recovery. This research is conducted through qualitative descriptive interpretive. The researcher suggests that BPMIGAS should revise the Financial Budget & Reporting Procedure Manual, simplify the WP&B approval procedures, minimize bureaucracy, sanction to the PSC Contractors who disobey the role, merge the organization structure that related to WP&B evaluation, build an integrated system, organize strategic planning between BPMIGAS & PSC contractors, monitor the realization of expenditure compare to budget, and benchmarking between the PSC Contractor."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T26540
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>