Artikel Jurnal :: Kembali

Artikel Jurnal :: Kembali

Determinan kepatuhan bidan di desa terhadap standar antenatal care./ Guspianto Guspianto

Nomor Panggil PDF
Pengarang
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: Bidang Perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi, 2012
 Abstrak
Upaya menurunkan kematian ibu menjadi prioritas utama program pem-
bangunan kesehatan nasional. Pelayanan antenatal care (ANC) menjadi

bagian dari ?Empat Pilar Safe Motherhood? sebagai kebijakan Kementerian

Kesehatan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI).

Kualitas layanan ANC dari aspek kinerja bidan di desa diukur antara lain

dengan parameter tingkat kepatuhan terhadap standar ANC dalam mem-
berikan kepuasan kepada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menge-
tahui berbagai faktor yang berhubungan dengan kepatuhan bidan di desa

terhadap standar ANC. Desain penelitian cross sectional ini menggunakan

data sekunder Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dengan sampel

165 bidan di desa. Penelitian ini menemukan tingkat kepatuhan bidan di de-
sa terhadap standar ANC masih di bawah standar minimal sekitar 74,28%.

Berbagai faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan bidan di desa ter-
hadap standar ANC adalah supervisi, pengetahuan, dan komitmen organi-
sasi. Supervisi merupakan faktor yang paling dominan dan faktor penge-
tahuan merupakan perancu hubungan faktor supervisi dan komitmen or-
ganisasi dengan tingkat kepatuhan terhadap standar ANC. Disarankan un-
tuk melaksanakan upaya supervisi secara kontinu dan komprehensif di-
awali dari pengukuran tingkat kepatuhan, mengidentifikasi permasalahan,

melakukan upaya perbaikan, dan memberikan umpan balik sehingga mutu

pelayanan kesehatan khususnya ANC dapat terus ditingkatkan.

Efforts to reduce maternal mortality is national health development program

priority. Antenatal care (ANC) became part of the ?Four Pillars of Safe

Motherhood? as a policy of the Ministry of Health to accelerate the reducing

of maternal mortality rate (MMR). The quality of ANC in terms of perfor-
mance of services are measured by village midwives compliance towards

the ANC standards in giving satisfaction to pregnant women. This study

aimed at identifyng factors that influenced compliance rate of village mid- wifes towards ANC standards. This is a cross sectional study using se-
condary data from District Health Office Muaro Jambi, using 165 village mid-
wifes as sample. This study found that compliance rate of village midwifes

is still below the minimum ANC standard, 74,28%. This study proved that

factors that influence compliance of village midwifes to ANC standards are

supervision, knowledge, and organizational commitment. Supervision is the

most dominant factor and knowledge is the confounder factor in the rela-
tionship between supervision and organizational commitment to compli-
ance towards ANC standards. It is recommended to carry out continuously

and comprehensive supervision by measuring compliance, identify prob-
lems, make improvements, and provide feedback so that quality of health

care especially ANC could continously improved.
 Info Lainnya
Sumber PengataloganLibUI ind rda
ISSN24600601
Majalah/JurnalJurnal Kesmas
VolumeVol. 7, No. 2 September 2012: Hal. 69-75
Tipe Konten text
Tipe Media computer
Tipe Carrier online resource (carrierrda)
Akses Elektronik http://journal.fkm.ui.ac.id/kesmas/article/view/65
Institusi Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi
  • Ketersediaan
  • Ulasan
  • Sampul
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
PDF 03-17-664457184 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20450493
Upaya menurunkan kematian ibu menjadi prioritas utama program pem-
bangunan kesehatan nasional. Pelayanan antenatal care (ANC) menjadi

bagian dari ?Empat Pilar Safe Motherhood? sebagai kebijakan Kementerian

Kesehatan untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu (AKI).

Kualitas layanan ANC dari aspek kinerja bidan di desa diukur antara lain

dengan parameter tingkat kepatuhan terhadap standar ANC dalam mem-
berikan kepuasan kepada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk menge-
tahui berbagai faktor yang berhubungan dengan kepatuhan bidan di desa

terhadap standar ANC. Desain penelitian cross sectional ini menggunakan

data sekunder Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi dengan sampel

165 bidan di desa. Penelitian ini menemukan tingkat kepatuhan bidan di de-
sa terhadap standar ANC masih di bawah standar minimal sekitar 74,28%.

Berbagai faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan bidan di desa ter-
hadap standar ANC adalah supervisi, pengetahuan, dan komitmen organi-
sasi. Supervisi merupakan faktor yang paling dominan dan faktor penge-
tahuan merupakan perancu hubungan faktor supervisi dan komitmen or-
ganisasi dengan tingkat kepatuhan terhadap standar ANC. Disarankan un-
tuk melaksanakan upaya supervisi secara kontinu dan komprehensif di-
awali dari pengukuran tingkat kepatuhan, mengidentifikasi permasalahan,

melakukan upaya perbaikan, dan memberikan umpan balik sehingga mutu

pelayanan kesehatan khususnya ANC dapat terus ditingkatkan.

Efforts to reduce maternal mortality is national health development program

priority. Antenatal care (ANC) became part of the ?Four Pillars of Safe

Motherhood? as a policy of the Ministry of Health to accelerate the reducing

of maternal mortality rate (MMR). The quality of ANC in terms of perfor-
mance of services are measured by village midwives compliance towards

the ANC standards in giving satisfaction to pregnant women. This study

aimed at identifyng factors that influenced compliance rate of village mid- wifes towards ANC standards. This is a cross sectional study using se-
condary data from District Health Office Muaro Jambi, using 165 village mid-
wifes as sample. This study found that compliance rate of village midwifes

is still below the minimum ANC standard, 74,28%. This study proved that

factors that influence compliance of village midwifes to ANC standards are

supervision, knowledge, and organizational commitment. Supervision is the

most dominant factor and knowledge is the confounder factor in the rela-
tionship between supervision and organizational commitment to compli-
ance towards ANC standards. It is recommended to carry out continuously

and comprehensive supervision by measuring compliance, identify prob-
lems, make improvements, and provide feedback so that quality of health

care especially ANC could continously improved.