Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 113 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Bambang Sutikno
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2001
S33720
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muharam Bayu Tri Nugroho
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2005
S33910
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mataburu, Ilham B.
Depok: Universitas Indonesia, 2008
T39433
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dicky Arvianza
"Hutan rakyat tidak hanya memberikan keuntungan ekonomis bagi pemiliknya. Hutan rakyat juga berkontribusi dalam meningkatkan daya fungsi ekologis bagi lingkungan sekitarnya. Salah satu potensi dari hutan rakyat adalah biomassa. Biomassa memiliki peranan dalam perencanaan hutan dan informasi karbon. Hutan rakyat dianggap potensial bagi pengembangan biomassa karena areal dan pemiliknya yang jelas. Kecamatan Cibingbin merupakan wilayah pengembangan hutan rakyat di Kabupaten Kuningan. Penelitian ini memanfaatkan data survei lapang dan data citra ALOS AVNIR-2, serta menggunakan persamaan allometrik dan uji regresi untuk mengetahui sebaran hutan rakyat dan biomassanya di Kecamatan Cibingbin. Hutan rakyat tersebar di setiap desa di Kecamatan Cibingbin dengan jenis tanaman jati, sengon, dan mahoni dengan lebih dari 60% berumur kurang dari 5 tahun. Biomassa hutan rakyat di Kecamatan Cibingbin memiliki hubungan dengan NDVI dengan nilai R2 sebesar 0,339. Biomassa hutan rakyat berkisar 0-70 ton/ha yang banyak tersebar di bagian utara dan selatan Kecamatan Cibingbin. Ketinggian lokasi tidak berpengaruh besar terhadap nilai biomassa sedangkan semakin terjal lereng menunjukan nilai biomassa yang semakin rendah.

Public forests not only provide economic benefits for the owner. Public forests also contribute in enhancing the ecological function to the surrounding environment. One of the potential of public forests is biomass. Biomass has a role in the planning of forest and carbon information. Public forests are reputed a potential for the development of biomass because it has a clear area and their owners. Kecamatan Cibingbin is a development area of public forests in Kabupaten Kuningan. This study utilizing field survey data and image data ALOS AVNIR-2, and using equations allometrik and regression test to determine the distribution of forests and biomass in the Kecamatan Cibingbin. Public forests are spread in every village in the Kecamatan Cibingbin with plants teak, sengon, and mahogany with more than 60% younger than 5 years. Forest biomass in the Kecamatan Cibingbin have a relationship with NDVI with the value of R2 is 0,339. Forest biomass is about 0-70 tons/ha are widely spread in northern and southern sub Cibingbin. Altitude greatly affects the value of biomass, whereas increasingly the steep slope shows the lower value of biomass."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2011
S348
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Wahyu Hidayat
"Selama ini eksplorasi mineral bijih besi dilakukan dengan mencari singkapan batuan mineral bijih besi, pemetaan lapangan, dan pengeboran, untuk mengetahui potensi mineral bijih besi pada suatu daerah. Namun kegiatan ini membutuhkan waktu yang lama dan biaya besar, terutama untuk daerah yang luas, sehingga seringkali sulit untuk dilakukan. Pemetaan sebaran potensi mineral selama ini menggunakan pengembangan aplikasi Sistem Informasi Geografis (SIG) dan penginderaan jauh, pada penelitian ini akan dilakukan dengan mengintegrasikan beberapa jenis data spasial, untuk mendapatkan wilayah yang memiliki potensi mineral bijih besi, dimana pada penelitian ini akan menggunakan pendekatan rasio komposit untuk klasifikasi awal dan analisis PCA (Principal Components Analysis) atau "Crosta Technique", dengan sensor Citra Landsat 7 ETM+ yang digunakan untuk interpretasi dan klasifikasi dalam menggambarkan daerah potensi mineral bijih besi dan kemudian diintegrasikan dengan data-data spasial lainnya, seperti; geologi, topografi, data pengamatan lapangan/sampling dan sebagainya dengan menggunakan model Weight of Evidence. Dalam rangka upaya untuk mendapatkan hasil analisa yang akurat.
ABSTRACT
During the exploration for iron ore minerals is done by looking for iron ore mineral outcrop, field mapping, and drilling, to determine the mineral potential of the iron ore in the area. However, this activity takes a long time and huge cost, especially for large area, so it is often difficult to do. Mapping the distribution of mineral potential for the development of applications using Geographic Information Systems (GIS) and remote sensing, in this study will be done by integrating several types of spatial data, to get the areas with high potential iron ore mineral, which in this study will use a composite ratio approach for initial classification and analysis of PCA (Principal Components Analysis) or "Crosta Technique", with sensor Landsat 7 ETM+ were used for interpretation and classification in describing areas of potential mineral ores and then integrated with spatial data, such as; geology, topography , field observation data / sampling and so on by using the model "Weight of Evidence". In an effort to obtain an accurate analysis results."
Depok: Universitas Indonesia, 2013
T35956
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rycky Kusmana
"Tanaman Akar wangi (Vetiveria zizaniodes) termasuk famili Gramineae, merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang cukup potensial di Indonesia. Tanaman Akarwangi ini pula hanya terdapat di Kabupaten Garut propinsi Jawa Barat. Hingga saat ini, produktifitas dari tanaman Akarwangi masih perlu ditingkatkan agar dapat bersaing dengan Negara lain dalam penentuan nilai jualnya. Dari hal ini, perlu adanya peningkatan produktifitas yaitu dengan adanya perluasan luasan tanaman Akarwangi. Di dalam penentuan perluasan luasan tanaman Akarwangi maka perlu dilakukan penentuan wilayah kesesuaian, wilayah potensial lalu prioritas pengembangan lahan untuk tanaman Akarwangi. Kecamatan yang merupakan wilayah prioritas pengembangan dengan kriteria tinggi terdapat pada kecamatan Tarogong kaler dengan luas 657 Ha dan Kecamatan Cilawu dengan luas 178 Ha.

Plant Vetiver (Vetiveria zizaniodes) included in the family Gramineae, that's one of the essential oil-producing plants enough potential in Indonesia. This is just a Akarwangi plant in Garut, West Java province. Until now, the productivity of the crop Akarwangi still needs to be improved in order to compete with other countries in the determination of the value of price. From this, it is necessary an increase in productivity, with the expansion of the Akarwangi plants expressing. In the determination of Akarwangi plants expressing the expansion needs to be done then the determination of the suitability of potential priority areas, and the development of land for the plant Akarwangi. Kecamatan development priority area with high criteria contained on sub Tarogong kaler's stars with an area of 657 Ha and Sub Cilawu with an area of 179 Ha."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S57397
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fauziah
"DAS Ngrowo Ngasinan merupakan sebagian wilayah dari Kabupaten Trenggalek. Wilayah tengah DAS berupa dataran rendah dan cekungan, sehingga sering terjadi banjir. Penelitian ini mengkaji tentang wilayah sebaran genangan banjir beserta faktor penyebabnya dari tahun 1992-2008. Analisis yang dilakukan yaitu secara deksriptif tentang wilayah sebaran banjir yang terdapat di daerah yang memiliki bentang alam dataran dan landai terutama pada penggunaan tanah berupa sawah dan pemukiman. Hasil asosiasi semua faktor, didapatkan faktor curah hujan yang cukup berpengaruh terhadap kejadian banjir di Trenggalek. Selain itu, faktor topografi wilayah yang relatif datar dan landai serta adanya perubahan fungsi lahan dari kawasan hutan menjadi wilayah pemukiman, tegalan atau kebun campuran dan lahan terbuka juga ikut berpengaruh terhadap kejadian banjir di DAS Ngrowo Ngasinan.

Catchments area of Ngrowo Ngasinan is still part of Trenggalek Regency. The middle region of this catchments area is plain and dip, thus flood is often occurred. This research is to study about distribution region for ponds of flood as well as their cause factors from 1992 - 2008. The analysis which is used is descriptive to allocation of precipitation zone along catchments in order to locate in flatland area and plain, particularly mountain. From association of all factors are obtained that rainfall influences flood up on flood occurrence. Besides topography, which is relatively flat, plain, and the existence of function cause of forest zone to settlement and opened land also influences up on flood occurrence in Ngrowo Ngasinan catchments area."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2008
S34178
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rio Arfando
"Mangrove memiliki peranan yang sangat besar, terutama bagi pulau kecil seperti Pulau Panjang yang rentan akan pengaruh arus dan gelombang. Penelitian mengenai perubahan mangrove di Pulau Panjang dilakukan untuk mengetahui perubahan distribusi area dan kerapatan tajuk mangrove selama kurun waktu 17 tahun (1991-2008) melalui interpretasi citra Landsat yang dikaitkan dengan variabel perkembangan jumlah penduduk, perubahan penutup lahan dan kondisi fisik perairan Pulau Panjang. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif secara keruangan, terungkap bahwa mangrove di Pulau Panjang terus mengalami degradasi, baik dari segi luas area maupun kerapatan tajuknya, akibat dari peningkatan abrasi pantai, pertambahan jumlah penduduk dan konversi area mangrove, yang terutama terjadi di bagian luar area mangrove yang berbatasan dengan lahan terbangun maupun lahan terbuka.

Mangroves has very important function, especially for isle like Panjang Island which susceptable from wave and current influence. The research about mangroves change at Panjang Island is done to detect distribution change area and coronet closeness mangrove during range of time 17 year (1991-2008) pass image landsat interpretation relating with citizen total development variable, land cover change and waters physical condition in Panjang Island. By using qualitative descriptive analysis method according to spatial, revealed that is mangrove at long island then experiences degradation, either from vast aspect area also the coronet closeness, effect of enhanced abrasi coast, citizen total increase and conversion area mangrove, most off all happen at exterior area mangrove that abut on tune awaken also opened tune.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2008
S34107
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Heri Prasetyo
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2009
S34051
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Jamal H.
Universitas Indonesia, 2009
T39423
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>