"Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang serius dan menurut survei PAPDI (1993) menempati urutan nomor lima sebagai penyebab ra\'vat inap1. Berdasarkan surYei epidemiologis, kekerapan diabetes melitus di Indonesia berkisar 1,4%-2,3% 2. Sejak ditemukannya insulin oleh Banting dan Best pada tahun 1921, komplikasi diabetes melitus berangsur-angsur bergeser ke komplikasi menahun. lmpotensi merupak.an salah sa tu komplikasi menahun diabetes melitus. lmpotensi adalah suatu keadaan ketidakmampuan penis untuk ereksi baik parsial maupun menyeluruh dan atau mem.pertahankannya agar dapat penetrasi ke dalam vagina 3. Penelitian yang dilal.-ukan The h1assachussets h1ale Aging Study (MMAS) pada tahun 1987-1989 yang melibatkan 1290 orang, mendapatkan angka kejadian impotensi 5% - 15% pada pria sehat usia 40 - 70 tahun. Angka ini menjadi 3 kali lipat apabila menderita diabetes melitus4. Penelitian di Indonesia yang melibatkan subyek dalam jumlah besar belum ada. Ian Effendi dkk5, mendapatkan angka kejadia11 impotensi pada pasien diabetes melitus sebesar 43% sedangkan Nasution AW dkk6, mendapatkan angka sebesar 46%. Angka yang tepat sukar ditentukan karena kelainan ini, apabila ti.dak ditanyakan, tidak selalu dikemukak.an pasien karena malu. Meskipun demikian, tidak jarang bahwa in1potensi merupakan keluhan utama yang membawa pasien maupun istrinya mengunjungi dokter.
......Diabetes mellitus is a serious health problem and according to the PAPDI survey (1993) ranks number five as a cause of hospitalization1. Based on epidemiological surveys, the frequency of diabetes mellitus in Indonesia is around 1.4% -2.3% 2. Since the discovery of insulin by Banting and Best in 1921, diabetes mellitus complications have gradually shifted to chronic complications. Impotence is one of the chronic complications of diabetes mellitus. Impotence is a condition of the inability of the penis to erect either partially or completely and/or maintain it so that it can penetrate into the vagina. 3. Research carried out by The Massachusetts Age Aging Study (MMAS) in 1987-1989 involving 1290 people, found an incidence of impotence of 5% - 15% in healthy men aged 40 - 70 years. This figure triples if you suffer from diabetes mellitus4. There is no research in Indonesia involving large numbers of subjects. Ian Effendi et al5, found that the incidence rate of impotence in diabetes mellitus patients was 43%, while Nasution AW et al6, obtained a figure of 46%. The exact figure is difficult to determine because this disorder, if not asked, is not always brought up by the patient because of embarrassment. However, it is not uncommon for in1potency to be the main complaint that brings the patient and his wife to visit the doctor."