Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 4 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ade Winata Zaimardi
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2009
S29435
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Hartoyo Yudhawardana
"Telah dilakukan penyusunan dan pengujian sistem magnet yang memiliki medan magnet sebesar 1.3 Tesla pada jarak antar pole berkisar 25 milimeter. Penyusun dan pengujian ini sebagai langkah pendahuluan untuk sistem selanjutnya. Sistem ini akan digunakan dalam sistem pengukuran bahan semikonduktor dengan metoda efek Hall. Dari hasil pengujian sistem ini didapatkan hasil sebagai berikut, semakin besar imbas medan magnet yang dihasilkan, maka semakin besar daya (watt) yang dikonsumsi seiring dengan arus input yang masuk kerangkaian. Imbas medan magnet yang besar memerlukan arus input yang besar, hal ini berakibat adanya efek kalor yang berpengaruh terhadap kestabilan medan magnet, sehingga timbul drift medan magnet. Untuk mengurangi hal tersebut diperlukan sistem pendingin dengan menggunakan air distilat/aquades yang memiliki hambatan yang sangat besar guna mengindari hubungan singkat. Hasil akhir dari pengujian adalah bahwa sistem memilki ripple dibawah 10% untuk harga medan magnet dibawah 1,2 Tesla. Semakin besar imbas medan magnet yang dihasilkan semakin besar drift medan magnetnya."
Depok: Universitas Indonesia, 2000
T10329
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mohamad Aman
"ABSTRAK
Minyak nabati merupakan komoditas bahan alam sangat penting karena produksinya sangat besar dan manfaatannya luas untuk bahan pangan, kosmetik, dan energi terbarukan biodiesel. Karakterisasi minyak nabati saat ini lebih banyak ditujukan untuk mengetahui komposisi bahan penyusunnya. Pengukuran koefisien difusi dengan metode pembelokan sinar laser oleh gradien indeks bias dua cairan yang sedang berdifusi (Metode Wiener) dipandang sebagai metode yang elegan, efektif, dan tidak mahal untuk bahan cair transparan, dan penelitian sebelum ini lebih banyak untuk bahan molekul kecil sederhana. Dalam penelitian tesis ini dilakukan pengukuran koefisien difusi berdasarkan Metode Wiener terhadap empat jenis minyak nabati yaitu minyak sawit, minyak kelapa, minyak jagung, minyak bunga matahari dan minyak sawit yang sudah dipanaskan berulang 1x, 3x, 5x, dan 10x. Sistem pengukuran dimodifikasi dengan penggunaan kamera untuk menangkap citra dan penggunaan software untuk pengolahan citra, digitasi otomatis, dan penghitungan koefisien difusi secara cepat. Dilakukan juga pengujian komposisi dengan Gas Chromatography untuk mengetahui efek pemanasan terhadap komposisi asam lemak yang terkandung. Koefisien difusi minyak sawit terukur 2,16x10-4 ± 0,05x10-4 cm2/menit, minyak kelapa 3,95x10-4 ± 0,05x10-4 cm2/menit, minyak jagung 2,48x10-4 ± 0,03x10-4 cm2/menit, dan minyak bunga matahari 2,67x10-4 ± 0,04x10-4 cm2/menit pada tekanan dan suhu ruang. Pemanasan minyak menyebabkan berubahnya komposisi minyak. Dari penelitian didapatkan bahwa pengukuran koefisien difusi minyak nabati dengan metode Wiener menunjukkan akurasi kurang dari 10% dari nilai di literatur, meskipun cukup presisi dengan rentang error nilai maksimal 10,6% dari nilai terukur, namun belum dapat membedakan perlakuan pemanasan minyak nabati karena ada koefisien difusi terukur yang hampir sama untuk perlakuan pemanasan yang berbeda.


Vegetable oil is a very important natural material commodity because its production is very large and its use is widely used for food, cosmetics and biodiesel renewable energy. The characterization of vegetable oils at this time is more intended to determine the composition of the constituent materials. Measurement of diffusion coefficients by the laser beam deflection method by the refractive index gradient of two liquids that are diffusing (the Wiener Method) is seen as an elegant, effective, and inexpensive method for transparent liquid materials, and prior research is more for simple small molecule materials. This thesis studied diffusion coefficient measurements based on the Wiener Method on four types of vegetable oils, namely palm oil, coconut oil, corn oil, sunflower oil and palm oil that has been heated repeatedly 1x, 3x, 5x, and 10x. The measurement system is modified by the use of cameras to capture images and use software for image processing, automatic digitization, and rapid calculation of diffusion coefficients. Composition testing was also carried out with Gas Chromatography to determine the effect of heating on the composition of the fatty acids contained. The diffusion coefficient of palm oil is measured 2.16x10-4 ± 0.05x10-4 cm2/minute, coconut oil 3.95x10-4 ± 0.05x10-4 cm2/minute, corn oil 2.48 x10- 4 ± 0.03 x10-4 cm2/minute, and sunflower oil 2.67x10-4 ± 0.04x10-4 cm2/minute at room pressure and temperature. Oil heating causes changes in oil composition. From the research it was found that the measurement of the diffusion coefficient of vegetable oil with the Wiener method showed the accuracy was less than 10% from the literature, although have sufficient precision with maximum error range of measured value is 10.6%, but could not distinguish the vegetable oil treatment because there was a measured diffusion coefficient almost the same for different heating treatments.

"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2019
T52441
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Riefda Novikarany
"Skripsi ini membahas tentang sebuah perangkat sistem pengukur gelombang bunyi yang dibuat otomatis dengan menggunakan media tabung yang berfungsi sebagai pipa organa yang dilengkapi dengan motor DC dan sensor microphone yang bergerak secara otomatis mengikutinya arah panjang tabung. Gelombang bunyi yang beresonansi akan dideteksi oleh microphone. Microphone tersebut telah dilengkapi dengan pengkondisi sinyal (signal conditioning) dan amplifier yang akan memonitor titik simpul/amplitudo minimum dari tegangan minimum yang diperoleh, menentukan posisi—posisi minimum yang diukur oleh rotary encoder dan menghitung panjang gelombang serta kecepatan rambat gelombang. Sistem ini dibuat secara automatisasi dengan melakukan uji performance sebagai pembuktian bahwa kecepatan bunyi diudara sebesar 340m/s [Halliday, David 1989]. Semua data yang diperoleh diolah dengan menggunakan mikrokontroller dan hasilnya akan ditampilkan pada LCD. Nilai kecepatan gelombang, bunyi di udara dalam medium pipa organa dengan nilai frekuensi yang bervariasi diperoleh 326,99 m/s dengankesalahan literatur sebesar 2,18% pada frekuensi resonansi ±300‾¹ (nada dasar 1) dan ±500‾¹(nada dasar 2)."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2010
S29452
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library