Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 175 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yudithia Lisnanditha
"Skripsi ini membahas hubungan antara kepemimpinan, budaya keselamatan kerja, iklim keselamatan kerja terhadap perilaku keselamatan kerja dalam studi kasus PT. Krama Yudha Ratu Motor (KRM). Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa budaya keselamatan kerja dapat memoderasi kepemimpinan dengan iklim keselamatan kerja, namum tidak dapat mempengaruhi iklim keselamatan kerja dan perilaku keselamatan kerja. Di sisi lain, kepemimpinan tidak dapat mempengaruhi iklim keselamatan kerja. Sedangkan iklim keselamatan kerja dapat mempengaruhi perilaku keselamatan kerja.

The focus of this study is the relationship between leadership, safety culture and safety climate on safety behavior at PT. Krama Yudha Ratu Motor. The study was a quantitative study.
The results showed that the safety culture may moderate the leadership of the safety climate, yet can not affect neither the safety climate nor safety behavior. On the other hand, leadership can not affect the safety climate. While the safety climate may affect the safety behavior.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Rudiyana
"Penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh transformational leadership dan workplace spirituality sebagai faktor pendorong organizational citizenship behavior melalui mediasi work engagement dan affective commitment pada pegawai di bidang pelayanan publik. Responden penelitian adalah pegawai pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bogor yang menjalankan tugas di bidang kepabeanan dan cukai di kota Bogor. Total responden dalam penelitian ini berjumlah 153 orang dan structural equation modelling digunakan sebagai metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformational leadership berpengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior, sementara itu workplace spirituality berpengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior dengan mediasi work engagement dan affective commitment.

The study aims to determine the impact of transformational leadership and workplace spirituality as antecedant of organizational citizenship behavior through mediation of work engagement and affective commitment on employees in the field of public service. Research respondents were employees at the Medium Customs and Excise Office type A Bogor. Total respondents in this study were 153 people and structural equation modeling was used as a data analysis method. The results showed that transformational leadership had a positive effect on organizational citizenship behavior, while workplace spirituality had a positive effect on organizational citizenship behavior by being mediated by work engagement and affective commitment."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Radhite Handayanie
"Keuntungan bisnis di seluruh industri minyak dan gas nilai telah terpengaruh oleh fluktuasi harga minyak dan gas akibat dari penurunan harga minyak pada tahun 2014 serta pandemi COVID 19 yang terjadi secara global mengakibatkan banyak perubahan termasuk juga pada sektor minyak dan gas bumi. Perusahaan jasa ladang minyak harus mengatur ulang bisnis mereka, membuat strategi, dan mengadopsi model operasi baru untuk menjamin profitabilitas jangka panjang dengan memprioritaskan transformasi digital. .Untuk mendukung keberhasikan transformasi digital dibutuhkan dukungan dari sumber daya manusia yang handal serta penyebaran pengetahuan yang tepat melalui perilaku kerja yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh High Involvement Human Resoures Management (HIHRM) dan Knowledge Sharing (KS) dalam implementasi Digital Transformation (DT) yang dimediasi oleh variabel Innovative Work Behavior (IWB) pada perusahaan yang bergerak di sektor industri minyak dan gas bumi melalui kuesioner secara daring lalu diolah dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian memberikan hasil bahwa HIHRM berpengaruh terhadap DT, sedangkan KS tidak memiliki pengaruh terhadap DT. Namun IWB mampu menjadi variabel mediasi yang memiliki efek yang signifikan pada hubungan antara variabel KS dan DT, dan juga mampu memperkuat hubungan antara HIHRM dan DT.

Business profits across the oil and gas industry have been affected by fluctuations in oil and gas prices due to the decline in oil prices in 2014 and the global COVID 19 pandemic resulting in many changes including in the oil and gas sector. Oilfield service companies must reorganize their business, create strategies, and adopt new operating models to ensure long-term profitability by prioritizing digital transformation. To support the success of digital transformation, it requires support from reliable human resources and the dissemination of appropriate knowledge through innovative work behavior. This study aims to examine the effect of High Involvement Human Resources Management (HIHRM) and Knowledge Sharing (KS) in the implementation of Digital Transformation (DT) mediated by Innovative Work Behavior (IWB) variables in companies engaged in the oil and gas industry sector through online questionnaires and then processed and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results of the study provide results that HIHRM has an effect on DT, while KS has no effect on DT. However, IWB is able to become a mediating variable that has a significant effect on the relationship between KS and DT variables, and is also able to strengthen the relationship between HIHRM and DT."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Khairunnisa Sugi Fatma
"ABSTRAK
Penelitian ini meneliti mengenai pengaruh Leader Member Exchange Terhadap Innovative Behavior Dengan Job Engagement dan Organization Engagement Sebagai Mediasi. Penelitian ini meneliti pada industri pertambangan menggunakan kuesioner yang didapatkan dari 290 responden yang bekerja di kantor pusat PT XYZ sebagai salah satu perusahaan pertambangan BUMN. Hipotesis penelitian dirumuskan dari penelitian sebelumnya dengan mengalami sedikit modifikasi dan diuji menggunakan structural equation model (SEM). Hasil menunjukkan bahwa Kualitas Leader Member Exchange memiliki efek positif pada Job Engagement, Kualitas Leader Member Exchange memiliki efek negatif pada Organization Engagement, Kualitas Leader Member Exchange memiliki efek positif pada Innovative Behavior, Job engagement memiliki efek positif pada Organization engagement, Job engagement memiliki efek positif pada Innovative Behavior, Organization engagement memiliki efek positif pada Innovative behavior. Job Engagement terbukti memediasi antara Leader Member Exchange dan Innovative Behavior, Organizational Engagement terbukti memediasi antara Leader Member Exchange dan Innovative Behavior di kantor pusat PT XYZ.

ABSTRACT
This study examined the effect of Leader Member Exchange on Innovative Behavior on which is influenced by the role of Job Engagement and Organizational Engagement as a mediator. This research examined the mining industry using a questionnaire obtained from 290 respondents working at Headquarter office of PT XYZ. The research hypothesis was formulated from previous studies and added hypothesis and tested using structural equation model (SEM). The result showed that quality of Leader Member Exchange has positive effect on Job Engagement, quality of Leader Member Exchange has negative effect on Organization Engagement, quality of Leader Member Exchange has positive effect on Innovative Behavior, Job engagement has positive effect on Organization engagement, Job engagement has positive effect on Innovative Behavior, Organization engagement has positive effect on Innovative behavior. While Job Engagement directly influence Leader Member Exchange and Innovative Behavior, Organizational Engagement directly influence Leader Member Exchange and Innovative Behavior of employee at Headquarters office of PT XYZ."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eka Destika Sandakila
"Banyak organisasi menerapkan kode etik sebagai panduan secara eksplisit untuk membantu karyawan mengetahui standar etika dari sudut pandang manajemen, dengan tujuan untuk mendapatkan produktivitas guna mencapai tujuan organisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh institutionalization of ethics terhadap organizational citizenship behavior dan untuk menganalisis peran organizational commitment dalam memediasi dampak institutionalization of ethics pada organizational citizenship behavior dengan psychological empowerment sebagai moderator di salah satu lembaga negara di indonesia. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei online kepada 784 responden yang ditentukan dengan metode purposive sampling. Responden berasal dari karyawan lembaga jaminan sosial XYZ yang sudah bekerja di institusi selama minimal 3 tahun. Hasil menunjukkan bahwa institutionalization of ethics baik eksplisit maupun implisit memiliki pengaruh positif terhadap organizational commitment; juga organizational commitment memiliki pengaruh positif terhadap organizational citizenship behavior. Organizational commitment mampu memediasi dan psychological empowerment mampu memoderasi hubungan positif tersebut.

Many of organization implement code of conduct as an explicit guidance to help employees knowing the standard of ethics from management's viewpoints, with the aim to gain productivity achieving organization's goal. The purpose of this paper is to examine the influence of ethics institutionalization on organizational citizenship behavior and to analyze the role of organizational commitment in mediating the impact of ethics institutionalization on organizational citizenship behavior with psychological empowerment as a moderator in one of State Institution in Indonesia. This research will use a quantitative approach with online survey method to 784 respondents which were determined by purposive sampling method. Respondents come from employees of XYZ State Institution who already work at the institution for minimum three years. The results show that ethic institutionalization both explicit and implisit has a positive effect on organizational commitment; and organizational commitment has a positive effect on organizational citizenship behavior. Organizational commitment could mediate and Psychological Empowerment could moderate their positive linkage."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Riyan Fajri
"Pekerja Migran Indonesia (PMI) memiliki potensi yang besar untuk perekonomian Indonesia. Bank Indonesia menyatakan bahwa pada tahun 2019, jumlah dana remitansi yang masuk dari PMI sekitar US$11,345 miliar. Selain itu, Pekerja Migran Indonesia juga memiliki peran dinamis dalam mendorong tumbuhnya wirausaha baru. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba untuk menganalisis lebih dalam terkait dengan penggunaan dana remitansi yang dihasilkan oleh Purna PMI. Peneliti juga melakukan eksplorasi terkait dengan faktor-faktor pembentuk intensi kewirausahaan dari Purna PMI ketika mereka melakukan usaha. Lebih lanjut, penelitian ini juga mencoba untuk menggali bagaimana intensi kewirausahaan dan penggunaan dana remitansi dapat mendorong tumbuhnya perilaku wirausaha Purna PMI. Setelah melakukan wawancara dan FGD kepada Purna PMI, ada beberapa faktor pembentuk intensi kewirausahaan yang ditemukan pada Purna PMI seperti Attitudes, Subjective Norms, Perceived Behavioral Control dan faktor Pendidikan. Selain itu, dana remitansi yang dihasilkan oleh pekerja migran Indonesia cenderung digunakan untuk membeli aset, tabungan, membantu keluarga, biaya pendidikan dan wirausaha. Temuan lebih lanjut disimpulkan bahwa intensi kewirausahaan dan pemanfaatan dana remitansi berkontribusi dalam mendukung kegiatan wirausaha Purna PMI. Dalam merumuskan temuan-temuan ini, sebuah studi kasus dilakukan pada 44 Purna PMI di 3 provinsi di Pulau Jawa seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Indonesian Return Migrant has significant economic potential for the country. Bank Indonesia said in 2019, the amount of remittance from the Indonesian Return Migrant reach around US$11,345 billion. Besides, the Indonesian Return Migrant has a dynamic role in supporting a new entrepreneur. In this study, the researchers try to have an in-depth analysis of remittance benefits from the Indonesian Return Migrant. The researchers do exploration about how the entrepreneurial intention of the Indonesian Return Migrant formed when they build a business. Next, this study wants to find how the entrepreneurial intention and the remittance beneficial can support the entrepreneurship behavior of Indonesian Return Migrants. After having an interview and focus group discussion (FGD) to the Indonesian Return Migrant, there are some entrepreneurial intention factors found. They are Attitudes, Subjective Norms, Perceived Behavioral Control, and Educational factors. Then, remittance beneficial earned by the Indonesian Return Migrant used for asset, saving, helping families, education expense and making business. Another finding shows that entrepreneurship intention and remittance beneficial have a contribution in supporting entrepreneurship behavior of the Indonesian Return Migrant. In conducting the results, a case study was held to 44 Indonesian Return Migrants from 3 provinces in Java; East Java, Central Java, and West Java."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Desi Dwi Rahayu
"Para pekerja migran yang kembali ke Indonesia memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Pekerja migran dianggap menyediakan remitansi uang selama di luar negeri sehingga pemerintah berharap agar uang tersebut nantinya akan diinvestasikan dalam kegiatan ekonomi ketika kembali ke daerah asalnya untuk menstimulasi pertumbuhan ekonomi melalui kegiatan kewirausahaan mereka. Penelitian ini berfokus pada potensi kewirausahaan pada pekerja migran Indonesia (PMI). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi potensi kewirausahaan pada purna pekerja migran Indonesia (PMI) dan bagaimana peran remitansi sosial yang diperoleh selama bermigrasi ke luar negeri terhadap kewirausahaan purna PMI setelah kembali ke daerah asalnya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan focus group discussion (FGD) pada purna pekerja migran di daerah Karawang (Jawa Barat), Blitar (Jawa Timur), Kendal (Jawa Tengah), dan Banyumas (Jawa Tengah). Penelitian ini akan menyajikan data deskriptif tentang faktor-faktor yang mendorong pekerja migran untuk berwirausaha dan bagaimana purna pekerja migran tersebut memanfaatkan remitansi sosialnya untuk berwirausaha. Hasil menunjukkan bahwa remitansi sosial yang dibawa pekerja migran ke daerah asalnya berperan dalam mendorong kewirausahaan para purna pekerja migran di daerah Karawang, Blitar, Kendal, dan Banyumas. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan usulan kebijakan pengembangan kewirausahaan bagi para pekerja migran, terutama yang telah kembali ke Indonesia. Potensi serta sumber daya purna PMI ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menurunkan pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan, serta dalam jangka panjang diharapkan dapat menurunkan tingkat kemiskinan.

Return migrant workers in Indonesia have great potential to be developed. Migrant workers may provide financial remittance to Indonesia, which can be invested in economic activities when returning to the home country to stimulate economic growth through entrepreneurial activities. This research focuses on the entrepreneurial potential of Indonesian return migrant workers. The purpose of this study is to explore the potential of entrepreneurship in Indonesian return migrant workers and how the role of social remittances obtained during migrating abroad to the entrepreneurship of Indonesian return migrant workers after returning to their home regions. The study was conducted using a qualitative approach with interviews and focus group discussion (FGD) methods for Indonesian return migrant workers in Karawang (West Java), Blitar (East Java), Kendal (Central Java), and Banyumas (Central Java). This research will present descriptive data on the factors that encourage migrant workers to become entrepreneurs and how these migrant workers utilize their social remittances for entrepreneurship. The results show that the social remittances brought by migrant workers to their home regions play a role in encouraging the entrepreneurship of Indonesian return migrant workers in the Blitar, Kendal, Banyumas, and Karawang areas. We expect the results of the study can be the basis for developing entrepreneurship development policy proposals for migrant workers, especially those who have returned to Indonesia. We finally hope that the potential and resources of Indonesian return migrant workers can help to reduce unemployment and improve welfare, and to reduce poverty in the long run."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Elvira Budi Irena
"ABSTRAK
Penelitian ini menyelidiki bagaimana pengaruh perubahan organisasi khususnya Workload Change dan Career Prospect Change terhadap turnover intention karyawan sebagai akibat dari proses merger-akuisisi yang dimediasi oleh organizational commitment. Penelitian ini menggunakan metode single cross sectional, yaitu pengumpulan data atau informasi hanya satu kali di setiap sampel elemen populasi dan kuesioner disebar secara online ke 102 karyawan Bank XYZ yang mengalami proses akuisisi secara langsung, baik itu karyawan yang berasal dari Bank XYZ, maupun karyawan yang berasal dari Bank ABC. Skripsi ini menggunakan analisis structural equation modelling (SEM). Variabel yang mempengaruhi turnover intention pada Bank XYZ adalah karena adanya workload change, yaitu peningkatan pada workload change (workload semakin berkurang) maka akan menurunkan turnover intention. Workload change dapat mempengaruhi turnover intention secara langsung tanpa harus melalui organizational commitment sebagai mediasi, dan workload change juga berpengaruh terhadap organizational commitment. namun organizational commitment tidak berpengaruh terhadap turnover intention. Sehingga organizational commitment tidak dapat memediasi pengaruh antara workload change terhadap turnover intention. Untuk peran mediasi organizational commitment dalam pengaruh career prospect change terhadap turnover intention juga tidak terbukti, karena meskipun career prospect change memiliki pengaruh yang bersifat negatif terhadap organizational commitment, namun organizational commitment tidak berpengaruh terhadappturnover.intention.. Memahami variabel apa yang dapat memengaruhi turnover intention pada Bank XYZ karena merger-akuisisi dapat membantu manajer untuk memprediksi perilaku karyawan dan rencana manajerial ke depannya, oleh karena itu penelitian ini juga terdapat implikasi manajerial yang dapat dilakukan manajer serta sara pada penelitian selanjutnya.

ABSTRACT
This study investigates how the influence of organizational change in particular Workload Change and Career Prospect Change on employee turnover intention as a result of the merger processes mediated by organizational commitment. This study uses a single cross sectional method, which is collecting data or information only once in each population element sample and questionnaires distributed online to 102 XYZ Bank employees who experience the acquisition process directly, both employees from Bank XYZ, and employees who comes from Bank ABC. This thesis uses structural equation modeling (SEM) analysis. The variable that influences turnover intention at Bank XYZ is because of the workload change, which is an increase in workload change (the workload decreases), which will reduce turnover intention. Workload change can affect turnover intention directly without having to go through organizational commitment as mediation, and workload change also affects organizational commitment. but organizational commitment does not affect turnover intention. So that organizational commitment cannot mediate the influence between workload change on turnover intention. The mediating role of organizational commitment in the influence of career prospect change on turnover intention is also not proven, because even though the career prospect change has a negative effect on organizational commitment, organizational commitment has no effect on turnover intention. Understanding what variables can influence turnover intention at Bank XYZ because mergers can help managers to predict employee behavior and managerial plans in the future, therefore this study also has managerial implications that managers and staff can do in future research."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ryana Andari
"Berbagai studi terdahulu mengemukakan faktor pembentuk perilaku inovatif pegawai adalah gaya kepemimpinan. Namun, riset yang meneliti pengaruh gaya kepemimimpinan terhadap perilaku inovatif pegawai dalam konteks budaya yang beragam masih jarang ditemui. Berbagai studi mengatakan bahwa Kepemimpinan Paternalistik merupakan gaya kepemimpinan yang paling efektif untuk diterapkan di negara dengan budaya kolektivis seperti Indonesia. Di sisi lain, beberapa studi dari budaya Barat mengkritik bahwa Kepemimpinan Paternalistik merupakan bentuk kediktatoran yang dibalut dengan kebaikan hati dan akan membuat pegawai merasa tertekan. Akan tetapi, berbagai studi dari negara Asia telah membantah hal tersebut dengan mengatakan bahwa kepemimpinan dengan gaya ini justru akan berpengaruh secara positif terhadap kondisi psikologis pegawai dan mendorong pegawai untuk berinovasi.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pengaruh Kepemimpinan Paternalistik terhadap Perilaku Inovatif di perusahaan berbasis digital di Indonesia dengan dimediasi oleh Workplace Happiness. Dalam penelitian ini terdapat 332 responden yang bekerja di perusahaan berbasis digital di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 25 menggunakan regresi linear dan General Linear Model (GLM). Hasil penelitian menunjukan pengaruh positif dari Kepemimpinan Paternalistik terhadap Perilaku Inovatif dengan dimediasi olehWorkplace Happiness.

Various studies have suggested that the most common factor forming employee innovative behavior is leadership style. However, studies that examine the influence of leadership styles on employee innovative behavior in diverse cultural contexts are still rarely discussed. Various studies suggested that Paternalistic Leadership is the most effective leadership style applied in countries with collectivist culture such as Indonesia. On the other hand, studies from Western culture criticize Paternalistic Leadership as a form of dictatorship wrapped in kindness and is believed to make employees depressed. Nevertheless, various studies from Asian countries have also denied this by suggesting that this kind of leadership will have a positive impact on the employees psychological condition and thus encourage them to innovate.
This study aims to examine the influence of Paternalistic Leadership on Innovative Behavior in Indonesia`s digital-based companies, mediated by Workplace Happiness. Research data taken from 332 people who work in digital-based companies in Indonesia. Data analysis was performed using Linear Regression and General Linear Model (GLM). The results of the study indicate that Paternalistic Leadership has a significant impact on Innovative Behavior, mediated by Workplace Happiness.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
T53707
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rikda Rindiantika
"Organisasi layanan publik dituntut untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat. Tingkat kepuasan pelanggan telah menjadi salah satu indikator penting bagi keberhasilan organisasi. Dalam organisasi layanan publik di mana layanan adalah produk yang ditawarkan, interaksi antara penyedia layanan dan pelanggan menjadi titik penting dalam proses memenuhi kebutuhan pelanggan. Kemampuan organisasi untuk menjalankan praktik manajemen sumber daya manusia yang dapat menciptakan perilaku layanan yang diharapkan, sangat penting dalam strategi organisasi untuk mencapai tujuan organisasi. Penelitian ini menguji pengaruh human resource management practices terhadap service behaviors melalui work engagement. Penelitian ini juga menguji peran moderasi dari HRM system strength dan public service motivation terhadap hubungan antara human resource management practices dan work engagement. Penelitian ini menggunakan survei sebagai metode pengumpulan data dan melibatkan 282 responden dari BPJS Kesehatan. Menggunakan smartPLS 3.0 sebagai perangkat lunak analisis data, peneliti menemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara human resource management practices terhadap work engagement, dan  juga menemukan peran mediasi work engagement terhadap hubungan antara human resource management practices dengan in-role performance dan organizational citizenship behavior. Namun, tidak ada efek moderasi signifikan yang ditemukan dalam penelitian ini.

Public service organizations are required to provide the best service to the community. The level of customer satisfaction has become one of the important indicators for the success of the organization. In public service organizations where services are the products offered, the interaction between service providers and customers becomes an important point in the process of meeting customer needs. The ability of the organization to run human resource management practices that can create expected service behaviors is very important to the organization’s strategy to achieve its organizational goals. This study examined the impact of human resource management practices to the service oriented behaviors through work engagement. The study also tested the moderating role of HR system strength and public service motivation between human resource management practices and work engagement. This research employed surveys as the data collection method and involved 282 respondents from BPJS Kesehatan. Using smartPLS 3.0 as the data analysis software, the researcher found that there was a significant impact of human resource management practices to work engagement, and also found the role of mediating work engagement on the relationship between human resource management practices with in-role performance and organizational citizenship behavior. However, there was no significant moderating effect found in this study.
"
2019
T54650
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>