Ditemukan 19 dokumen yang sesuai dengan query
Hadi Susilo Arifin
Jakarta: Penebar Swadaya, 1996
712.5 HAD p
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Erlis Nur Mujiningsih
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1996
899.232 ERL a
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Nila Fitri
"Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui faktor yang sangat berpengaruh terhadap gangguan tidur yang dialami lansia selama di rawat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskritif eksploratif. Sampel yang diambil adalah lansia berumur diatas 60 tahun sebauyak 42 orang (89,4%) yang dirawat di gedung A RSUPN CM.
Hasil penelitian ini menunjukkan 92,7 % lansia yang di rawat mengalami gangguan tidur. Faktor penyebab gangguan tidur yang berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas tidur lansia selama di rawat adalah keluhan nyeri yang dirasakan lansia. faktor-faktor yang mempengaruhi tidur seperti jenis kelamin, perubahaan situasi, kebisingan dan pencahayaan tetap dikeluhkan oleh beberapa responden namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap gangguan tidur lansia.
Rekomendasi dari penelitian ini adalah di Iakukan penelitian lebih mendalam tentang hubungan nyeri dengan gangguan tidur pada lansia.
This Research purpose to know factors that have an effect on to sleep disturbance that experienced elderly during experience treatment in hospital. Research Method that used is deskriptif-eksploratif. Population is elderly have an age above 60 years olds that taken care of in Gedung A RSUPN CM with sampel 42 people (89,4%). Research result indicates that existed 92,7% elderly that take care of experience of sleep disturbance. Significant factor causes sleep disturbance at elderly during taken care of is bone pain sigh that felt elderly. Other factors, like: gender, the change of situation, noise and illumination are fixed griped by some responders nevertheless not have an effect on in signilicant to sleep disturbance elderly. This recommendation from research is the need of conducted research more circumstantial about pain in bone relation with sleep disturbance at elderly."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
TA5779
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library
Hafiz Rahman
"
ABSTRACTThis paper examines the presence of emotive factor that mediates the variables of voluntaristic, deterministic and opportunistic behaviour that impact entrepreneurial failure. The study is a quantitative study and uses causal analysis as its research approach. It relates the constructs of voluntaristic factor, deterministic factor, and opportunistic behaviour with the mediation of emotive factor to entrepreneurial failure. Sample of the study is 1541 nascent entrepreneurs in West Sumatra Province, Indonesia, who have experienced business failures. Analysis was undertaken by using causal step analysis in which the statistical protocol and rule were operated. The study found and argue that emotive factor of entrepreneurs is identified as individual psychological construct that partially mediates voluntaristic, deterministic and opportunistic behaviour in causing entrepreneurial failure experienced by nascent entrepreneurs. Originality and value of the study lies in the framework used - which considers the construct of opportunistic behaviour of entrepreneurs as an independent variable that can cause entrepreneurial failure. Other is related to the consideration that emotive factor that mediates the voluntaristic, deterministic and opportunistic behaviour in causing entrepreneurial failure.
"
Tangerang: Business School Universitas Pelita Harapan, 2019
338 DEREMA 14:1 (2019)
Artikel Jurnal Universitas Indonesia Library
Donna Monica
"
ABSTRAKKeberadaan awan pada citra satelit optis dapat mengganggu proses pengolahan dan analisis interpretasi citra, terutama bagi Indonesia yang merupakan negara tropis yang sering tertutup awan sepanjang tahun. Oieh karena itu, perlu dilakukan klasifikasi awan sebelum pengolahan citra lebih lanjut. Artikel ini menawarkan metode lain untuk mengklasifikasi awan, yaitu Genetic algorithm initializing K--means (GAIK). GAIK merupakan metode pengelompokan data yang mengombinasikan metode K-means dengan algoritma genetika, dimana centroid-centroid yang digunakan pada metode K-means diperoleh dari hasil optimisasi algoritma genetika. Hash eksperimen pada citra Landsat-8 menunjukkan bahwa GAIK dapat digunakan untuk mengklasifikasi awan dengan hasil yang cukup baik."
Jakarta: Bidang Diseminasi Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh LAPAN, 2018
520 IND 9:11 (2018)
Artikel Jurnal Universitas Indonesia Library
Erlis Nur Mujiningsih
Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Depdikbud, 1996
899.221 09 ERL a
Buku Teks Universitas Indonesia Library
Bambang Suharno
"Die soldering merupakan salah satu cacat proses pengecoran logam dimana cairan logam melekat pada permukaan baja cetakan. Proses ini merupakan hasil reaksi antar muka antara aluminium cair dengan permukaan cetakan. Aluminium dengan kandungan silikon 7 dan 11% serta baja cetakan SDK 61 merupakan hal yang umum digunakan sebagai cairan logam dan material cetakan pada proses pengecoran tekan (die casting) paduan aluminium. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari morfologi dan karakteristik lapisan intermetalik AlxFeySiz yang terbentuk selama proses reaksi antar muka pada saat pencelupan. Sampel uji yang digunakan yaitu baja perkakas jenis SKD 61 hasil annealing, yang dicelup pada Al-7%Si dengan temperatur tahan 680oC dan dicelup pada Al-11%Si dengan temperatur tahan 710oC pada waktu kontak yang berbeda-beda, yaitu 10 menit; 30 menit dan 50 menit.
Hasil penelitian menunjukkan dua lapisan intermetalik terbentuk pada permukaan baja perkakas SKD 61 yakni compact intermetallic layer dengan fasa intermetalik AlxFey dan broken intermetallic layer dengan fasa intermetalik AlxFeySiz. Peningkatan waktu kontak pada proses pencelupan baja perkakas SKD 61 baik pada paduan Al-7%Si maupun Al-11%Si akan meningkatkan ketebalan lapisan intermetalik yang terbentuk sampai titik optimum kemudian menurun kembali. Sedangkan nilai kekerasan mikro dalam setiap lapisan intermetalik AlxFeySiz tergantung dari kadar Fe di dalamnya. Semakin meningkat kadar Fe maka kekerasan intermetallik akan semakin meningkat. Hal ini terjadi karena peningkatan kadar Fe akan berakibat pembentukan partikel fasa intermetalik AlxFeySiz mejadi lebih cepat.
Effect of Contact Time on Interface Reaction between Aluminum Silicon (7% and 11%) Alloy and Steel Dies SKD 61. Die soldering (die sticking) is a defect of metal casting in which molten metal ?welds? to the metallic die mold surface during casting process. Die soldering is the result of an interface reaction between the molten aluminum and the die material. Aluminum alloy with 7 and 11% silicon and SKD 61 die steel are the most common melt and die material used in aluminum die casting. This research is done to study the morphology and the characteristics of the formed AlxFeySiz intermetallic layer during interface reaction at dipping test. The samples of as-anneal SKD 61 tool steel was dipped into the molten of Al-7%Si held at temperature 680oC and into molten Al-11%Si held at temperature 710oC with the different contact time of 10 minutes; 30 minutes; and 50 minutes.The research results showed that the interface reaction can form a compact intermetallic layer with AlxFey phase and a broken intermetallic layer with AlxFeySiz phase on the surface of SKD 61 tool steel. The increasing of the contact time by the immersion of material SKD 61 tool steel in both of molten Al-7%Si and Al-11%Si will increase the thickness of the AlxFeySiz intermetallic layer until an optimum point and then decreasing. The micro hardness of the AlxFeySiz intermetallic layer depends on the content of the iron. Increasing of the iron content in intermetallic layer will increase the micro hardness of the AlxFeySiz. This condition happened because the increasing of Fe content will cause forming of intermetallic AlxFeySiz phase becomes quicker."
Depok: Lembaga Penelitian Universitas Indonesia, 2007
AJ-Pdf
Artikel Jurnal Universitas Indonesia Library
Bambang Suharno
"Die soldering merupakan salah satu cacat proses pengecoran logam dimana cairan logam melekat pada permukaan baja cetakan. Proses ini merupakan hasil reaksi antar muka antara aluminium cair dengan permukaan cetakan. Aluminium dengan kandungan silikon 7 dan 11% serta baja cetakan SDK 61 merupakan hal yang umum digunakan sebagai cairan logam dan material cetakan pada proses pengecoran tekan (die casting) paduan aluminium. Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari morfologi dan karakteristik lapisan intermetalik AlxFeySiz yang terbentuk selama proses reaksi antar muka pada saat pencelupan. Sampel uji yang digunakan yaitu baja perkakas jenis SKD 61 hasil annealing, yang dicelup pada Al-7%Si dengan temperatur tahan 680°C dan dicelup pada Al-11%Si dengan temperatur tahan 710°C pada waktu kontak yang berbeda-beda, yaitu 10 menit; 30 menit dan 50 menit.
Hasil penelitian menunjukkan dua lapisan intermetalik terbentuk pada permukaan baja perkakas SKD 61 yakni compact intermetallic layer dengan fasa intermetalik AlxFey dan broken intermetallic layer dengan fasa intermetalik AlxFeySiz. Peningkatan waktu kontak pada proses pencelupan baja perkakas SKD 61 baik pada paduan Al-7%Si maupun Al-11%Si akan meningkatkan ketebalan lapisan intermetalik yang terbentuk sampai titik optimum kemudian menurun kembali. Sedangkan nilai kekerasan mikro dalam setiap lapisan intermetalik AlxFeySiz tergantung dari kadar Fe di dalamnya. Semakin meningkat kadar Fe maka kekerasan intermetallik akan semakin meningkat. Hal ini terjadi karena peningkatan kadar Fe akan berakibat pembentukan partikel fasa intermetalik AlxFeySiz mejadi lebih cepat.
Effect of Contact Time on Interface Reaction between Aluminum Silicon (7% and 11%) Alloy and Steel Dies SKD 61. Die soldering (die sticking) is a defect of metal casting in which molten metal "welds" to the metallic die mold surface during casting process. Die soldering is the result of an interface reaction between the molten aluminum and the die material. Aluminum alloy with 7 and 11% silicon and SKD 61 die steel are the most common melt and die material used in aluminum die casting. This research is done to study the morphology and the characteristics of the formed AlxFeySiz intermetallic layer during interface reaction at dipping test. The samples of as-anneal SKD 61 tool steel was dipped into the molten of Al-7%Si held at temperature 680°C and into molten Al-11%Si held at temperature 710°C with the different contact time of 10 minutes; 30 minutes; and 50 minutes.The research results showed that the interface reaction can form a compact intermetallic layer with AlxFey phase and a broken intermetallic layer with AlxFeySiz phase on the surface of SKD 61 tool steel. The increasing of the contact time by the immersion of material SKD 61 tool steel in both of molten Al-7%Si and Al-11%Si will increase the thickness of the AlxFeySiz intermetallic layer until an optimum point and then decreasing. The micro hardness of the AlxFeySiz intermetallic layer depends on the content of the iron. Increasing of the iron content in intermetallic layer will increase the micro hardness of the AlxFeySiz. This condition happened because the increasing of Fe content will cause forming of intermetallic AlxFeySiz phase becomes quicker."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2007
AJ-Pdf
Artikel Jurnal Universitas Indonesia Library
Depok: Rajawali Press, 2022
155.4 PER
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1984
499.27 GEO
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library