Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Widya Nugraha
"Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis gagasan Sukarno yang mempengaruhi kebijakan politik luar negeri Indonesia pada 1955-1962. Fokus pembahasan adalah terhadap bentuk dukungan Indonesia dalam proses perjuangan kemerdekaan Palestina. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang terdiri dari heuristik atau pengumpulan data dari dokumen-dokumen kenegaraan sezaman; buku-buku yang berkaitan dengan topik penelitian; dan dokumen-dokumen internasional yang diterbitkan. Dalam hasil penelitian, didapati hubungan Indonesia dengan Palestina telah terjalin sejak Indonesia belum merdeka. Dalam pengakuan kedaulatan kemerdekaan Indonesia, masyarakat Palestina juga ikut berkontribusi dalam mendukung kemerdekaan Indonesia. Dimasa pemerintahan Sukarno, dukungan bagi perjuangan kemerdekaan Palestina dilakukan dalam berbagai bentuk, salah satunya adalah dengan bentuk perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme. Melalui gagasan anti-kolonialisme dan imperialisme, Sukarno bertujuan untuk mempersatukan semua pihak melalui sebuah jalan tengah.
This thesis aims to analyze Sukarno's ideas that influenced Indonesia's foreign policy in 1955-1962. The focus of the discussion was on the form of Indonesian support in the process of the struggle for Palestinian independence. This study uses historical methods consisting of heuristics or data collection from contemporary state documents; books related to research topics; and international documents published. In the results of the study, it was found that the relationship between Indonesia and Palestine had been established since Indonesia was not yet independent. In recognition of the sovereignty of Indonesian independence, the Palestinian community also contributed to supporting Indonesia's independence. In the Sukarno era, support for the struggle for Palestinian independence was carried out in various forms, one of which was the form of resistance to colonialism and imperialism. Through the ideas of anti-colonialism and imperialism, Sukarno aims to unite all parties through a middle ground."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Fauziah Ambarrini
"
ABSTRACTSkripsi ini membahas mengenai Tren pada dunia fesyen wanita di Indonesia. Tren Mix Up merupakan sebutan untuk tren fesyen pada dekade 1990-an karena banyaknya gaya berpakaian yang muncul. Perubahannya tema fesyen yang begitu cepat karena adanya perkembangan teknologi yang mempercapat arus informasi. Mulai dari tema fesyen yang gelap hingga tema fesyen yang glamor memiliki peminatnya masing-masing pada era tersebut. Salah satu tema fesyen pada tren Mix Up adalah street fashion yang dibawakan oleh perancang busana ke ranah high fashion. Tren Mix Up membuat keeksklusifan fesyen bukan lagi dilihat dari produksi haute couture tapi dilihat dari merek yang digunakan. Selain itu, tren Mix Up juga membuat fesyen dapat dinikmati tidak hanya dari kalangan atas tetapi juga menengah kebawah. Studi-studi penelitian sebelumnya lebih banyak membahas mengenai fesyen secara umum Terdapat studi yang membahas fesyen Indonesia namun lebih kepada membangkitkan rasa nasionalisme. Skripsi ini menggunakan metode sejarah dengan mengumpulkan sumber literature, data-data dari surat kabar maupun majalah sezaman, dan narasumber yang pernah meliput dan penikmat fesyen.
ABSTRACTThis thesis discusses about Mix Up trend on womens fashion in Indonesia. Mix Up trend is the designation for fashion trends in the 1990s because of many styles of clothing that emerged. The change in fashion themes was so fast because of technology developments which gained information flow. Ranging from dark fashion themes to glamorous fashion themes that have their respective interests in that era. One of the fashion themes in the Mix Up trend is street fashion that was brought by fashion designers to the realm of high fashion. The Mix Up trend makes the exclusivity of fashion no longer seen from haute couture production but seen from the brand used. Besides that, the Mix Up trend also makes fashion can be enjoyed not only from the upper class but also from the middle to lower classes. Previous research studies discussed more about fashion in general and there were studies that discussed Indonesian fashion more to arouse a sense of nationalism. This thesis uses historical methods by collecting literature sources, data from contemporary newspapers and magazines, fashion expert and fashion lovers."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library