Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 53 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dian Rezky Catur Pitaloka
"Sementara kuantitas partisipasi perempuan Indonesia pada sektor produktif terus meningkat, kualitas partisipasinya masih jauh dari cukup. Perempuan lebih banyak menempati posisi manajerial bawah, sedangkan angkanya terus berkurang seiring dengan kenaikan level manajerial. Hal ini mengakibatkan hanya terdapat sedikit perempuan di posisi manajerial atas jika dibandingkan dengan laki-laki. Fenomena ini kemudian dikenal sebagai Female Leadership Deficit. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena Female Leadership Deficit di Indonesia. Penyebab dari sedikitnya pemimpin perempuan, faktor yang berkontribusi pada fenomena ini, serta bagaimana solusi untuk mengatasinya. Pendekatan pada Penelitian Kualitatif ini menggunakan metode Fenomenologi dengan mengumpulkan data melalui wawancara semi-structured dari 24 responden. Responden terdiri dari perempuan di posisi manajerial atas serta pihak SDM di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan reduksi data lewat coding dan interpretasi peneliti. Hasil temuan pertama menunjukan penyebab terjadinya fenomena Female Leadership Deficit adalah karena terdapat sedikitnya tenaga kerja perempuan pada industri tertentu sebagai akibat dari stereotip gender pada industri/pekerjaan, stagnasi karier perempuan, dan keluarnya perempuan dari dunia kerja. Hasil temuan kedua adalah faktor yang berkontribusi pada fenomena ini terbagi menjadi faktor internal dari diri perempuan sendiri dan faktor eksternal dari lingkungan perusahaan dan masyarakat. Hasil temuan ketiga penelitian adalah solusi untuk mengatasi fenomena ini, diantaranya dengan perubahan mindset perempuan Indonesia, sosial budaya yang suportif dan mendorong partisipasi perempuan, dan lingkungan dan budaya perusahaan yang suportif serta mengedepankan keragaman gender.

While the quantity of Indonesian female's participation in the productive sector continues to increase, the quality of participation is still far from enough. More females occupy lower managerial positions, while the numbers continue to decrease with the increasing of managerial levels. This results in fewer females in top managerial positions compared to males. This phenomenon became known as the Female Leadership Deficit. This study aims to explore the phenomenon of Female Leadership Deficit in Indonesia. What are the causes, what factors contribute to this phenomenon, as well as how the solution to overcome it? The approach used in this qualitative study is the method of phenomenology by collecting data through semi-structured interviews from 24 respondents. Respondents consisted of females in top managerial positions as well as the HR Department in the company in Indonesia. Data analysis was performed by data reduction through coding and interpretation of researchers. The first findings show the cause of the phenomenon of Female Leadership Deficit is because there are a small number of female workers in certain industries as a result of gender stereotypes in the industry/job, career stagnation of females, and the exit of females from the professional world. The second finding is that the factors contributing to this phenomenon are divided into internal factors originating from females themselves and external factors originating from the corporate and community environment. The last findings of this study are solutions to overcome this phenomenon, including by changing the mindset of Indonesian females, a supportive social culture that encourages female's participation, and a supportive corporate environment and culture that prioritizes gender diversity"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ivan Setiawan
"Skripsi ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis minat melamar kerja mahasiswa sarjana rumpun ilmu sosial dan humaniora Universitas Indonesia pada perusahaan event organizer menggunakan teori perilaku yang direncanakan yang terdiri dari tiga indikator yaitu sikap, norma subyektif dan persepsi kontrol perilaku. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberi rekomendasi kepada perusahaan EO dalam menarik minat para pelamar kerja. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif serta pengujian hipotesis menggunakan metode regresi linear berganda. Secara keseluruhan, hasil penelitian memperlihatkan bahwa faktor sikap dan persepsi kontrol perilaku mahasiswa sarjana rumpun sosial dan humaniora Universitas Indonesia berpengaruh positif terhadap minat melamar pekerjaan pada perusahaan event organizer, serta faktor norma subyektif tidak berpengaruh positif terhadap minat melamar pekerjaan pada perusahaan event organizer.

The purpose of this research is to analyze university of indonesia rsquo s social and humanity department students intention to apply to a job vacancy towards event organizer enterprise using theory of planned behavior which consists three indicators attitude, subjective norm and perceived behavioral control. Besides that, this research also gives recommendations for event organizer enterprise to attract more job applicant. This research uses quantitative method and using multiple linear regression analysis for hypothesis testing. The result of this research shows that university of indonesia rsquo s social and humanity department students attitude and perceived behavioral control have positive impact towards intention to apply to a job vacancy towards event organizer enterprise. Then, subjective norm factor dosen rsquo t have positive impact towards intention to apply to a job vacancy towards event organizer enterprise."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
S68884
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Rahmah Muthia
"Internal Brand Management IBM bagian dari Employer Branding, untuk membangun value proposition yang bertujuan untuk mempertahankan karyawan potensial bagi perusahaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui dampak IBM terhadap brand commitment, employee job satisfaction, dan intention to stay pada maskapai penerbangan X. Hipotesis diuji dengan menggunakan data yang dihimpun dari 131 karyawan maskapai penerbangan X dan diolah menggunakan metode Structural Equation Modelling SEM . Hasil penelitian menunjukkan IBM berpengaruh positif terhadap brand commitment, employee job satisfaction, dan intention to stay. Job satisfaction berpengaruh positif terhadap brand commitment. Job satisfaction dan brand commitment berpengaruh positif terhadap intention to stay.

Internal Brand Management IBM is a part of Employer Branding, to develop a value proposition for retaining potential employees for the Company. The aims of this study is to find out the impact of IBM to brand commitment, employee job satisfaction and intention to stay on an X Airlines Company. Hypotheses were tested using collected data from 131 employees of an X Airlines Company and were analyzed using Structural Equation Modelling SEM method. The result of this study reveals that IBM has a positive effect towards brand commitment, employee job satisfaction and intention to stay. Job satisfaction has a positive effect on brand commitment. Job satisfaction and brand commitment have a positive effect on intention to stay."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
S68940
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Puji Hestiningsih
"Penelitian ini menganalisis pengaruh total rewards terhadap turnover intention yang dimediasi oleh work engagement serta dimoderasi oleh organizational justice pada sektor bank digital. Hasil menunjukkan total rewards berpengaruh signifikan terhadap work engagement (t-value 34.34). Work engagement memediasi hubungan antara total rewards dan turnover intention secara parsial dengan indirect effect sebesar -0.5194 dan t-value -2.50. Moderasi oleh organizational justice menunjukkan quasi-moderation dengan t-value 2.17 (SLF 0.02) untuk work engagement, dan memperlemah hubungan total rewards terhadap turnover intention meskipun tidak signifikan (t-value -0.69). Jalur mediasi melalui work engagement menunjukkan efek yang lebih kuat dalam mengurangi turnover intention dibandingkan dengan pengaruh langsung (t-value -2.00).

This study analyzes the effect of total rewards on turnover intention mediated by work engagement and moderated by organizational justice in the digital banking sector. The results show that total rewards significantly influence work engagement (t-value 34.34). Work engagement partially mediates the relationship between total rewards and turnover intention with an indirect effect of -0.5194 and t-value -2.50. Moderation by organizational justice shows quasi-moderation with a t-value of 2.17 (SLF 0.02) for work engagement and weakens the relationship between total rewards and turnover intention, although not significantly (t-value -0.69). The mediation path through work engagement shows a stronger effect in reducing turnover intention compared to the direct effect (t-value -2.00)."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rizki Rahmadani
"Penelitian ini dilakukan pada divisi after sales di PT XYZ, penyebaran distibusi gender sebanyak 82% laki-laki dan perilaku bullying menjadi hal yang sering dilakukan dan menjadi suatu keakraban. Penelitian ini membahas perilaku bullying di tempat kerja terhadap mental health dan kepuasan kerja. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitiatif dengan metode regresi sederhana. Hasil penelitian ini adalah perilaku bullying berpengaruh negatif terhadap mental health dan tidak berpengaruh pada kepuasan kerja. Selain itu, penelitian ini menunjukkan perbedaan persepsi pada gender korban. Korban bullying adalah mayoritas laki-laki karena sesuai dengan jumlah populasi. Korban perempuan jumlahnya lebih sedikit tetapi memiliki persepsi yang lebih tinggi dari pada laki-laki dikarenakan kelompok minoritas lebih tinggi terhadap risiko bullying.

This research was conducted at division after sales PT XYZ, distribution gender has 82% men and bullying behavior become frequent and become a process of socialization. This study discusses bullying behavior in the workplace on mental health and job satisfaction. The method used in this research is quantitative research with a simple regression method. The results of this study is bullying negatively affects on mental health and has no effect on job satisfaction. In addition, this study showed differences perception on the gender of the victim. The overrepresentation of men among victims is due to the overrepresentation of men in the respective populations. Women victims fewer in sample but have a higher perception of men due to minority in group have a higher risk of bullying."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S63608
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kanya Kanti Kalyana
"[Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi pertumbuhan
karier terhadap komitmen organisasi. Dimensi pertumbuhan karier yang
dibahas di dalam penelitian ini adalah kemajuan tujuan karier,
pengembangan kemampuan profesional, kecepatan promosi, dan
peningkatan remunerasi. Data kuantitatif diperoleh dari 106 responden Bank
X yang terletak di Kantor Pusat Bank X, Kantor Area Sudirman Bank X,
dan Learning Center Bank X. Data yang diterima kemudian diolah dengan
metode regresi menggunakan program SPSS 20 for Windows. Hasil
penelitian ini adalah dimensi kemajuan tujuan karier, dimensi peningkatan
remunerasi, serta variabel pertumbuhan karier berpengaruh positif terhadap
komitmen organisasi. Temuan ini dapat menjadi panduan bagi perusahaan
apabila ingin mempertahankan atau meningkatkan komitmen organisasi
melalui pertumbuhan karier., The objective of this research is to analyze perception of career growth on
organizational commitment. Dimension of career growth are career goal
progress, professional ability development, promotion speed, and
remuneration growth. Quantitative information obtained from 106
respondents of Bank “X” which is located in Head Office, Sudirman Office,
and Learning Center Office. Furthermore, data is processed by regression
method using SPSS 20 for Windows. The results of this study are career
goal progress dimension, remuneration growth dimension, and career
growth variable are positively affect organizational commitment. These
findings can be used for company to maintain or increase its organizational
commitment through career growth.]"
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S59912
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pratiwi Dian Ekowati
"Penelitian ini membahas tentang pengaruh Worklife Balance terhadap Kepuasan Kerja kepuasan hidup turnover intention dan kesehatan mental studi kasus pada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Penelitian ini adalah penelitian kuantitiatif dengan metode regresi sederhana Hasil penelitian ini menemukan bahwa pada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terbukti teori bahwa terdapat pengaruh positif worklife balance terhadap kepuasan kerja kepuasan hidup dan kesehatan mental sedangkan pengaruh negatif terhadap turnoverr intention Berdasarkan olah data dengan metode regresi linear untuk masing masing variabel dependen kepuasan kerja kepuasan hidup turnover intention dan kesehatan mental terhadap variabel independen worklife balance diperoleh hasil bahwa berdasarkan besarnya nilai pengaruh variabel worklife balance terhadap kepuasan kerja job satisfaction kepuasan hidup life satisfaction turnover intention dan kesehatan mental mental health nilai yang paling besar adalah nilai pengaruh variabel worklife balance terhadap kesehatan mental dengan nilai 9 968 urutan kedua adalah variabel kepuasan kerja job satisfaction dengan nilai 0 757 Urutan ketiga adalah variabel kepuasan hidup life satisfaction dengan nilai 0 460 dan urutan terakhir adalah variabel turnover intention dengan nilai 0 275 sehingga bagi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian jika menginginkan kondisi lingkungan kerja yang lebih seimbang antara pekerjaan dengan kepentingan lain di luar pekerjaan worklife balance maka yang sebaiknya dijadikan fokus perhatian adalah pada kesehatan mental para pegawainya.

The focus of this study is to examine the effect of the worklife balance to job satisfaction life satisfaction turnover intention and mental health This is quantitative research using linear regression This study finds that at Coordinating Ministry of Economic Affair proven the theory that worklife balance positivelly effect to job satisfaction life satisfaction and mental health but negativelly effect to turnover intention Based on the method used by the linear regression For each dependent variables job satisfaction life satisfaction turnover intention and mental health the result of this study based on the significancy for each dependent variable to worklife balance the value of most is the value of the influence of variables mental health to balance worklife with score 9 968"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
S61344
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rischa Raisa Pricilia
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh job crafting terhadap organizational citizenship behavior pada pegawai non medis di RS Kanker Dharmais Pusat Kanker Nasional Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif yang dilakukan satu kali dalam satu periode Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner Responden penelitian ini berjumlah 236 orang pegawai non medis Model penelitian dengan lima hipotesis diolah menggunakan analisis regresi sederhana dengan SPSS Statistical Program for Social Science 22 for Windows Dari hasil penelitian diketahui bahwa job crafting berpengaruh terhadap dimensi organizational citizenship behavior altruism courtesy sportmanship conscientiousness dan civic virtue

ABSTRACT
The purpose of this study is to identify the effect job crafting against organizational citizenship behavior on non medical officer at Dharmais Cancer Hospital National Cancer Center This research uses descriptive design research conducted in one time period single cross sectional design Data collection method used in this research is by using a questionnaire Respondents of this study are 236 non medical employees The five hypotheses research model in this study are processed by using simple regression analysis with SPSS Statistical Program for Social Science 22 for Windows In this study it was revealed that job crafting effect on the dimensions of organizational citizenship behavior altruism courtesy sportmanship conscientiousness and civic virtue "
2015
S61329
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anggi Prawitasari
"ABSTRAK
Inovasi merupakan elemen dalam keberhasilan organisasi, namun jika budaya organisasi tidak mendukung inovasi maka hal tersebut tidak akan tercapai. Hal ini menyebabkan inovasi menjadi faktor penting bagi perusahaan. Salah satu faktor yang dapat memunculkan inovasi adalah budaya adhocracy. Dalam hal ini, tujuan dari penelitian adalah untuk menguji pengaruh budaya adhocracy terhadap innovative work behavior karyawan. Penelitian ini melibatkan 132 karyawan bagian operasional PT Asuransi Jiwa X. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi dari innovative work behavior, yaitu opportunity exploration, idea generation, championing, dan application dipengaruhi oleh budaya adhocracy.

ABSTRACT
Innovation is a critical element for the success of an organization, hence organization needs to create culture that can support innovation it is unlikely to occur. This causes the innovation become important factors for organization.One of the factors that can bring the innovation is adhocracy culture. In this context, the study aims to see the impact of adhocracy culture to innovative work behavior. The study involved 132 employees of operation divison at PT Asuransi Jiwa X. The results of this study showed that dimension of innovative work behavior such as opportunity exploration, idea generation, championing, and application is significantly affected by adhocracy culture. "
2016
S66604
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Annisa Putri Lestari Merdekawati
"Perilaku politik di tempat kerja merupakan suatu hal yang wajar dan tidak bisa dihindari dalam berorganisasi. Perilaku politik dapat menjadi positif maupun negatif bagi organisasi tergantung pada cara dan tujuannya. Kurangnya perhatian manajemen terhadap perilaku politik menyimpang melatar belakangi peneliti untuk menjawab pertanyaan penelitian. Organisasi publik sebagai organisasi yang didirikan untuk melakukan pelayanan kepada masyarakat, diharapkan dapat memberikan pelayanan terbaik yang tercermin salah satunya dari perilaku karyawan. Selain itu Auditor internal sebagai tipe pekerjaan yang dilakukan secara tim mendorong karyawan untuk melakukan perilaku politik.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai jenis, penyebab, dampak dan solusi atas perilaku politik auditor internal di organisasi publik. Dengan menggunakan metode fenomenologi dan pendekatan kualitatif, peneliti mewawancarai 10 orang auditor dari berbagai latar belakang, kemudian menganalisisnya dengan analisis coding.
Hasil penelitian menunjukkan auditor internal melakukan perilaku politik bertahan dan perilaku politik manajemen kesan. Penyebab yang mendorong perilaku politik auditor internal berasal dari individu karyawan dan organisasi. Perilaku politik dapat berdampak pada intrapersonal auditor, hubungan interpersonal maupun organisasi secara keseluruhan. Adapun solusi dalam mengatasi perilaku politik menyimpang dapat dilakukan dengan perbaikan dalam sistem SDM dan sistem budaya di organisasi.

Political behavior at a work place is common and inevitable, It is like a double edged sword, in which one side this behavior would support the management, yet on the other side it could also turn into negative side and generate some drawbacks for organization. on the other side, Lack of management attention to political deviance is a factor that motivates the researcher to conduct a research on this topic. Public organization is expected to give the best service to its stakeholders, which excellence could be reflected by its employee`s behavior. Beside that, working as an internal auditor requires the employee to work as a team, therefore, getting involved in political behavior become inevitable.
This research focuses on types, causes, impacts and solutions for internal auditor`s political deviance. Using the phenomenological methodology and qualitative approach, the researcher has interviewed 10 ten auditors from various backgrounds in order to collect the data. Furthermore, those data has been analysed by using coding analysis method.
This research has come into 4 four main conclusions to aim the research focuses. The researcher has discovered 2 two types of negative political behavior, which are defensive political behavior and impresive management. The causes of negative political behavior are employee`s individual and organization. Negative political behavior could impact intrapersonal auditor, interpersonal relationship and organization as a whole. The researcher indicates solution to encounter the problem which management could possibly work by improving the human resource and organizational culture system."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
S66140
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6   >>