Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 14 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ahmad Farid
"ABSTRAK
Indonesia merupakan negara kaya akan sumber daya energi. Kekayaan alam Indonesia sudah keharusan untuk kesejahteraan bangsanya. Namun, saat ini Indonesia belum termaksimalkan dalam pemanfaatan gas alam. Indonesia masuk dalam 11 besar negara terbesar penghasil gas alam. Cadangan gas alam Indonesia adalah per Januari 2017 mencapai 142.72 Triliun Standard Cubic Feet (TSCF), sebesar 100.36 TSCF merupakan cadangan terbukti dan 42.36 TSCF merupakan cadangan potensial. Program peningkatan elektrifikasi, mendorong pertumbuhan penggunaan gas alam. Distribusi LNG dari Kilang Badak menuju FSRU PLMTG Maumere akan menaikkan elektrifikasi wilayah NTT. Small LNG Carrier digunakan untuk mendistribusikan LNG ke FSRU. Pengadaan armada kapal dihasilkan kecepatan kapal 10 knot, frekuensi pengapalan 50 kali, PL 2479,8 ton, dan jumlah armada yang dibutuhkan 1 kapal. estimasi harga LNG Carrier US$20000000. Analisis keekonomian bisnis Small LNG Carrier menghasilkan output yaitu estimasi Capex dan Opex sebesar US$20000000 dan US$1656007 /tahun. PP sebesar 6,66 tahun, NPV sebesar  US$11794522 , dan IRR sebesar 13,9%. Hasil analisis investasi dapat dinyatakan bahwa investasi Small LNG Carrier 3000 layak untuk direkomendasikan dan diaplikasikan.

ABSTRACT
Indonesia is a rich country in energy resources. Indonesias natural gas is a must for the welfare of Indonesia people. However, currently Indonesia has not been maximized in the utilization of natural gas. Indonesia is one of the 11 largest producers of natural gas. Indonesia's natural gas reserves are as of January 2017 reaching 142.72 Trillion Standard Cubic Feet (TSCF), amounting to 100.36 TSCF as proven reserves and 42.36 TSCF as potential reserves. The program to increase electrification, encourages the growth of natural gas use. Distribution of LNG from the Badak Refinery to the PLMTG FSRU Maumere will increase the electrification of the NTT region. Small LNG Carrier is used to distribute LNG to the FSRU. The procurement of the fleet produced ship speeds of 10 knots, shipping frequency 50 times, PL 2479.8 tons, and the number of fleets needed by one ship. estimated LNG Carrier price of US $ 20000000. The economic analysis of the Small LNG Carrier business produces output, namely the estimation of Capex and Opex of US $ 20000000 and US $ 165,6007 / year. PP of 6.66 years, NPV of US $ 11794522, and IRR of 13.9%. The results of the investment analysis can be stated that the investment of Small LNG Carrier 3000 is feasible to be recommended and applied. "
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Enrico Michael
"ABSTRACT
Manusia sampai kapanpun akan tetap membutuhkan energi dalam kehidupannya. Dengan energi, cita-cita bangsa Indonesia untuk maju pun dapat tercapai. Semua lapisan masyarakat berhak untuk terjamin perolehan energi khususnya energi listrik sebagai kebutuhan vital dalam beraktivitas. Mini FSRU menjadi solusi hilir untuk kontinuitas suplai listrik di daerah pesisir yang jauh dari sumber ladang gas. Mini FSRU juga menjadi bagian dari solusi penggunaan sumber energi primer yang lebih bersih dan ekonomis. Tugas akhir ini membahas analisis investasi mini FSRU untuk PLTMG Maumere agar dapat secara penuh menggantikan peran BBM sekaligus menghasilkan keuntungan dari segi bisnis dan berdampak positif untuk kemajuan negeri.

ABSTRACT
Human Beings will always need energy in their life. By energy, the aspirations of the Indonesian people to advance can be achieved. All levels of society have the right to secure the acquisition of energy, especially electricity, as a vital requirement for their activities. Mini FSRU is a downstream solution for the continuity of electricity supply in coastal areas far from the gas field sources. The Mini FSRU is also part of the solution to using cleaner and more economical primary energy sources. This final project discusses the analysis of Mini FSRU investment for PLTMG Maumere in order to fully replace the role of BBM while generating profits and having a positive impact on the progress of the country."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Naufal Luthfi
"ABSTRAK
Pesawat amfibi merupakan pesawat yang dapat melakukan lepas landas dan mendarat di atas permukaan air. Dikarenakan kemampuannya untuk melakukan lepas landas dan mendarat di atas permukaan air, maka pesawat amfibi membutuhkan sepasang ponton dengan bentuk lambung katamaran pada bagian bawah pesawat agar pesawat tersebut dapat mengapung di atas permukaan air. Penelitian pada model lambung katamaran dilakukan untuk menguji pengaruh dari variasi rasio jarak antara lambung dibagi dengan panjang lambung (clearance) terhadap hambatan total model lambung katamaran dengan cara eksperimen dan simulasi cfd. Variasi clearance (S/L) yang digunakan adalah 0,15; 0.2; 0.25 dengan konfigurasi S/L yang paling optimal dapat ditentukan dengan menggunakan konfigurasi S/L yang memiliki hambatan total terendah. Hasil penelitian secara eksperimen dan simulasi menunjukkan bahwa variasi jarak antar lambung memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap hambatan total model lambung katamaran. Konfigurasi lambung secara clearanced yang optimal akan menyebabkan interferensi gelombang yang dihasilkan menjadi kecil sehingga hambatan yang dihasilkan akan menjadi kecil juga.

ABSTRACT
Seaplanes are planes that can take off and land on the surface of water. Due to its ability to take off and land on the surface of water, the seaplane needs a pair of pontoon in the form of a catamaran hull at the bottom of the plane so that the seaplanes can float above the surface of water. Research on the catamaran hull model was conducted to examine the effect of distance between the hulls divided by hull length ratio (clearance) variation on total resistance of the catamaran hull model by conducting experiments and cfd simulations. The variation of clearance (S/L) used is 0.15; 0.2; 0.25 with the most optimal S/L configuration can be determined using the S/L configuration which has the lowest total resistance. The results of experiments and simulations show that the variation of the distance between the hulls has considerable effect on total resistance of the catamaran hull model. Catamaran hull with optimal clearance configuration will cause the resulting wave interference and hull resistance to be small."
2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Ihsan Masykur
"Energi pasang surut adalah sumber daya energi yang bersih dan dapat diprediksi yang umumnya dimanfaatkan dengan menggunakan turbin pasang surut sumbu horizontal. Proses pembangkit listrik dari turbin pasang surut dipengaruhi oleh berbagai elemen, salah satunya adalah kinerja hydrofoil. Ini termasuk lift coefficient, drag coefficient, dan lift-to-drag ratio. Studi ini memperkenalkan penggunaan hidrofoil Orcinus Orca untuk turbin pasang surut sumbu horizontal. Geometri Orca Original Hydrofoil diperoleh dengan memodifikasi airfoil NACA0021. Selanjutnya, parameterisasi kurva Bezier digunakan untuk membuat profil hydrofoil yang halus. Studi ini juga menggunakan Artificial Neural Network yang dikombinasikan dengan Multi Objective Genetic Algorithm, khususnya untuk mengoptimalkan bentuk hydrofoil pada kecepatan aliran rendah, yaitu pada kecepatan fluida 0.5 m/s. Tujuan dari optimasi ini adalah untuk meningkatkan lift coefficient dan mengurangi drag coefficient untuk meningkatkan lift to drag ratio. Temuan menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan, karena hydrofoil Orcinus Orca yang dioptimalkan menunjukkan peningkatan yang luar biasa sebesar 42.78% dan 27.93% dibandingkan dengan Orca Original dan hydrofoil Orccinus Orca yang dimodifikasi dengan Bezier. Dalam simulasi lain, ditunjukkan bahwa Orca Optimized Hydrofoil memiliki potensi untuk dapat berfungsi sebagai turbin pasang surut, dengan Power Coefficient sebesar 0.323, yang meningkat menjadi 0.666 dengan penambahan Lobed Ejector V10. Lobed Ejector sendiri memberikan peningkatan Power Coefficient sebesar 106.2% dibandingkan dengan turbin yang beroperasi tanpanya.

Tidal energy is a clean and predictable power source that is commonly harnessed by using horizontal axis tidal turbines. The power generating process of tidal turbines is influenced by various elements, one of which is the hydrofoil performance. This includes the lift coefficient, drag coefficient, and lift-to-drag ratio. This study introduces the utilization of the Orcinus Orca hydrofoil for horizontal axis tidal turbines. Orca Original Hydrofoil geometry is obtained by modified the NACA0021 airfoil. Subsequently, Bezier curve parameterization is employed to make a smooth hydrofoil profile. The study further deploy an Artificial Neural Network coupled with a Multi-Objective Genetic Algorithm, specifically targeting optimization of the hydrofoil shape optimization at a low flow velocity, specifically at an inlet velocity of 0.5 m/s. The aim of this optimization is to augment the lift coefficient and diminish the drag coefficient to amplify the lift to drag ratio. The findings reveal a significant enhancement in performance, as the optimized Orcinus Orca hydrofoil exhibits a remarkable increase of 42.78% and 27.93% compared to the original Orcinus Orca and the Bezier-modified Orcinus Orca hydrofoils, respectively. In another simulation, it was demonstrated that the Orca Optimized Hydrofoil has the potential to function as a tidal turbine, exhibiting a Power Coefficient of 0.323, which increases to 0.666 with the addition of the Lobed Ejector V10. The Lobed Ejector alone accounts for a 106.2% increase in Power Coefficient compared to the turbine blade operating without it."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2024
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Angga Arianda
"ABSTRAK
Pertumbuhan minat akan produksi biofuel dari minyak nabati telah memicu peningkatan permintaan crude palm oil (CPO) yang merupakan sumber potensial untuk pembuatan biofuel. Namun, terdapat masalah yang dihadapi dalam proses transportasi fluida dengan memanfaatkan sistem perpipaan untuk berbagai aplikasi industri. Masalah tersebut termasuk konsumsi daya pompa yang tinggi karena adanya hambatan aliran yang tinggi dan sedimentasi oleh kristal yang terbentuk dari proses pengkeruhan dalam aliran CPO. Surfaktan nonionik umumnya digunakan sebagai penurun titik keruh (cloud point) dan juga dikenal sebagai drag reducing agent yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penyelidikan tentang efektivitas surfaktan nonionik sebagai drag reducing agent dalam menciptakan pengurangan hambatan pada aliran CPO yang melalui pipa spiral segilima. Metodologi penelitian ini menggunakan metode eksperimental dan analisis numerik. Metode eksperimental dilakukan menggunakan pipa spiral pentagon dengan rasio pitch (P/Di) 10.8 dan pipa bulat dengan diameter dalam 4 mm sebagai pembanding. Analisis numerik dilakukan menggunakan computational fluid dynamics untuk membuat analisis lebih lanjut tentang penelitian ini. Efektivitas pengurangan drag dianalisis melaui faktor gesekan dan profil distribusi kecepatan. Berdasarkan hasil penelitian ini, konsentrasi surfaktan nonionik memberikan pengaruh signifikan pada pengurangan hambatan, sementara pipa spiral segilima dapat meningkatkan pengurangan hambatan yang lebih tinggi dibanding pipa bulat.

ABSTRACT
The growing interests to produce biofuels from vegetable oil have been triggering increases in demands for crude palm oil (CPO) as a potential source for biofuel production. However, there are problems encountered in the fluid transportation process utilizing piping systems for various industrial applications. Those problems include high consumption of fluid pumping power due to high drag resistance and sedimentation by crystallization results in the formation of cloud in CPO flows. Nonionic surfactant has commonly been used as a cloud points reducer and also known as a good drag reducing agent. This study aimed at conducting an investigation on the effectiveness of nonionic surfactant as a drag reducing agent to create drag reduction of CPO flow through pentagon spiral pipe. This research methodology ware experimental and numerical analysis. The experimental research uses a pentagon spiral pipe with pitch ratio (P/Di) 10.8 and a circular pipe with 4 mm inner diameter as a comparison. The numerical analysis uses computational fluid dynamics to create more investigation about this research. The effectiveness of the drag reduction was analyzed by friction factor and velocity profile distribution. Looking at the results of this study, nonionic surfactant concentrations deliver a significant influence on drag reduction, while pentagon spiral pipe promote higher drag reduction than circular pipes.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indra Gunawan Wibisono
"Persamaan Euler merupakan salah satu penyederhanaan persamaan Navier-Stokes dengan asumsi inviscid, adiabatik serta menghilangkan efek dari body force. Pada aliran kompresibel, persamaan Euler merupakan sistem pesamaan hiperbolik non-linear untuk hukum konservasi. Pada aliran kompresibel, munculnya fenomena diskontinuitas berupa gelombang kejut sering menimbulkan masalah dalam simulasi, terutama dalam hal akurasi. Pada skema Godunov, akurasi interpolasi untuk memperoleh fluks pada batas antar sel dapat ditingkatkan dengan penggunaan limiter. Salah satu limiter orde tinggi yang dapat digunakan dalam penyelesaian persamaan Euler adalah skema weighted essentially non-oscillatory (WENO).
Masalah yang timbul dari penggunaan skema WENO sebagai limiter adalah beban komputasi yang sangat tinggi, terlebih jika sistem persamaan dan domain komputasi yang kompleks. Pengurangan beban komputasi dapat dilakukan dengan cara simplifikasi skema WENO itu sendiri atau dengan menggunakan skema hibrid dimana skema WENO akan digunakan pada kondisi tertentu.
Pada penelitian ini dikembangkan skema hibrid orde tinggi yang mengadopsi WENO pada daerah diskontinu dengan deteksi diskontinuitas secara lokal. Metode cell-centered finite volume digunakan untuk diskretisasi ruang. Penyelesaian masalah Riemann pada batas sel digunakan skema Harten-Lax-van Leer contact (HLLC) dan Lax-Friedrichs, serta untuk integrasi waktu digunakan skema strong stability preserving Runge-Kutta orde ketiga untuk memberikan kestabilan yang baik pada skema numerik.
Berdasarkan hasil yang diperoleh, skema hibrid yang dikembangkan cukup efektif digunakan dalam penyelesaian masalah aliran kompresibel. Pengurangan waktu komputasi yang signifikan dan akurasi yang baik menjadikan skema hibrid yang dikembangkan menjadi salah satu pilihan skema numerik orde tinggi yang baik untuk dapat diterapkan dalam simulasi aliran kompresibel.

Euler equation is a simplification of Navier-Stokes equation which assume the flows are inviscid, adiabatic, and eliminating the effects of body forces. In the compressible flow, the Euler equation is a non-linear hyperbolic conservation laws. The presence of the discontinuities phenomenon in the form of shock wave in the compressible flow often arise the problem in the simulation, mainly in the terms of accuracy. In the Godunovs scheme, the accuracy of interpolation to obtain flux at the intercell boundary can be improved by using a high order limiter. One of the high order limiter that can be used to solve the Euler equation is weighted essentially non-oscillatory (WENO) scheme.
The problem that arises from the use of WENO scheme is high computational loads, moreover the system of equations or the domain are very complex. To reduce the computational cost, it can be done by simplify the WENO reconstruction or implement the hybrid scheme where the WENO scheme only applied in certain conditions.
In this study, hybrid high order scheme are developed which adopt the WENO schem in the discontinuous region by detecting the local discontinuities. The cell-centered finite volume are used in the spatial discretization. Harten-Lax-van Leer contact (HLLC) and Lax-Friedrichs scheme are used to solve Riemann problem in the cell boundary, and third order strong stability preserving Runge-Kutta (SSP-RK) scheme is used for time integration to ensure the positivity and provide good stability in the numerical scheme.
The results shows that the hybrid scheme developed in this work are effective for solving compressible flow problem. The significant reduction of the computational cost and the satisfactory accuracy results are make this hibrid scheme become one of the good choices of high order numerical scheme to be applied in the compressible flow simulation.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2018
T52348
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ali Aufa Fakhri
"ABSTRAK
Keselamatan kapal sangat bergantung pada kekuatan akhir struktur dari kapal. Hal ini berkaitan dengan pembebanan yang terjadi pada kapal. Pembebanan yang melebihi batas kekuatan kapal dapat menyebabkan kegagalan struktur. Selain itu lingkungan yang korosif juga menjadi pertimbangan dalam analisa kekuatan struktur kapal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki secara numerik pengaruh dari serangan korosi merata terhadap kekuatan akhir penegar dengan profil T, L, I dan Y. Metode yang digunakan adalah metode elemen hingga menggunakan perangkat lunak ANSYS. Parameter yang digunakan adalah Penurunan ketebalan pelat profil akibat korosi dan kurva Load Displacement. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan berkurangnya volume dan massa dari profil, karakteristuk kekuatan akhir akan berkurang.

ABSTRACT
The safety of the ship depends on the ultimate strength of the ships structure. This is related to the loads that occurs on the ship. Loads that exceeds the ships strngth limit can cause structural failure. In addition, a corrosive environment is also a consideration in analyzing the strength of the ships structure. The purpose of this study is to investigate numerically the effect of uniform corrosion on the ultimate strength of stiffener with profiles T, L, I and Y. The method used is the finite element method using ANSYS software. The parameter used is a decrease in the profile plate thickness due to corrosion and load-displacement curves. The results of the study show that by reducing the volume and mass of the profile, the final strength characteristics will decrease.
"
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bayukarsa Ramadhan Arif Tjokroadiredjo
"ABSTRACT
Salak Pondoh merupakan salak yang cukup populer di Indonesia. Nama Pondoh diambil dari pondoh (umbut kelapa) karena memiliki kemiripan yaitu dagingnya berwarna putih serta rasanya manis seperti pondoh tersebut. Salak pondoh yang telah dipanen dan dijual di toko-toko buah pada umumnya tidak memiliki usia penyimpanan yang panjang karena mengalami kerusakan mekanis, fisiologis, dan mikrobiologis. Penelitian ini berfokus pada mengembangkan metode untuk mendeteksi usia penyimpanan sebagai indikator kerusakan dari salak pondoh yang dijual di toko buah dengan hipotesis bahwa salak yang usia penyimpanannya lebih lama akan memiliki impact force response yang berbeda dengan salak yang baru dibeli dari toko. Pada penelitian kali ini delapan buah salak pondoh dijatuhkan masing-masing empat salak dari ketinggian 0,5 meter dan empat salak lainnya dari 1 meter ke sebuah sensor gaya yang akan merekam gaya dan waktu. Gaya maksimum pertama dan impuls puncak pertama dari pengujian yang dilakukan cenderung menurun sering dengan bertambahnya usia penyimpanan. Gaya maksimum rata-rata dibagi dengan massa dan gravitasi agar didapatkan suatu bilangan nondimensional agar bisa menjadi perbandingan dan diplot kedalam grafik. Sedangkan impuls dari puncak pertama dibagi dengan massa, gravitasi, dan contact time puncak pertama. Setelah itu dilakukan uji akurasi dengan menggunakan lima belas salak dengan tiga salak dijatuhkan setiap harinya. Saat dilakukan uji akurasi, hasil menunjukkan akurasi persamaan sebesar 60% untuk parameter gaya maksimum dan 33,33% untuk parameter impuls puncak pertama. Hal ini diakibatkan oleh beberapa kesalahan seperti kerusakan mekanis akibat salak dijatuhkan berkali-kali dan posisi jatuh salak yang tidak sempurna.

ABSTRACT
Pondoh snakefruit is a type of fruit that is quite popular in Indonesia. The name Pondoh comes from the base of coconut shoots, called pondoh in Indonesian, which shares similarities with the snakefruit type in terms of the white colour and sweet taste of both flesh. Pondoh snakefruit that has been harvested and sold in fruit stores often does not have long storage time because of mechanical, physiological, and microbiological damages. This research focuses on developing methods to detect storage time as a damage indicator of Pondoh snakefruit sold in fruit stores with the hypothesis that a snakefruit with longer storage time with have different impact force response to a snakefruit newly bought from a store. In this research, 4 (four) Pondoh snakefruits from a height of 0.5 meter and another 4 (four) Pondoh snakefruits from a height of 1 meter were all dropped to a force sensor which records force and time. The first maximum forces and first pulse impulses from the testings tend to decline as the storage time increases. The mean maximum force was then divided by mass and gravity so that a nondimensional number was obtained as a comparison and to be plotted into graphs. The impulse from the first pulse divided by mass, gravity, and contact time of the first pulse. Afterwards, an accuracy test was done using 15 (fifteen) snakefruits with 3 (three) snakefruits dropped everyday. When the accuracy test was done, the result showed a resemblance accuracy of 60% for maximum force parameter and 33.33% for first pulse impulse parameter. This is due to a couple of errors including mechanical damages caused by the snakefruits being dropped many times and the imperfect drop positions of the snakefruits.
"
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gilang Novrizal Wibowo
"Penambahan larutan aditif pada aliran di dalam pipa dapat mengurangi hambatan gesek. Pada penelitian ini fluida yang dicampur dengan Nata de Coco dialirkan dalam pipa bulat D=3mm dan pipa spiral segi lima P/Di=10.8 mm. Perbedaan tekanan yang terjadi pada fluida kerja dapat dilihat dari kedua pressure tap yang dipasang di pipa dengan jarak 900 mm. Perubahan friction factor diprediksi akan berpengaruh terhadap pengurangan hambatan. Serat ini akan berpengaruh terhadap pengurangan hambatan baik di pipa bulat maupun pipa spiral segi lima.
Dalam penelitian ini juga dilihat hubungan antara mekanisme pengurangan hambatan dengan degradasi dari fluida kerja. Berdasarkan data yang didapat dari penelitian ini Nata de Coco dengan konsentrasi 60 ppm yang dialirkan pada pipa spiral segi lima Pi/D=10.8 dapat menghasilkan drag reduction sebesar 26.27%. Nata de Coco juga dapat tahan terhadap degradasi, setelah dialirkan selama 6 jam drag reduction hanya berkurang sebesar 2.86%.

Addition of additive solutions to the flow in the pipe can reduce friction loss. In this study the fluids mixed with Nata de Coco flowed in round pipe D = 3mm and pentagon spiral pipe P / Di = 10.8 mm. The difference in pressure that occurs in the working fluids can be seen from both pressure taps installed in the pipe with a distance of 900 mm. Changes in friction factors are predicted to have an effect on drag reduction. This biopolymer will affect the drag reduction both pentagon spiral pipes and round pipes. This biopolymer will affect drag reduction in both pentagon spiral pipes and round pipes.
In this study also seen the relationship between drag reduction and degradation of fluids. Based on the data obtained from this study, the Nata de Coco with a concentration of 60 ppm flowed in the pentagon spiral pipe Pi/D = 10.8 can produce 26.27% drag reduction. Nata de Coco also resistant to degradation, after being flowed for 6 hours drag reduction only decreased by 2.86%.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhamad Fachreza
"Semburan lumpur pada berbagai daerah di Indonesia telah mendapatkan perhatian sebab bertambahnya titik semburan. Bencana tersebut berdampak negatif pada kelangsungan ekosistem sekitar. Penggunaan pipa untuk mengalirkan lumpur menuju penampungan atau lahan kosong bisa dilakukan sebagai salah satu cara penanggulangan bencana, tetapi permasalahan-permasalahan dalam pengaliran slurry seperti munculnya pengendapan masih dapat terjadi. Study terkini tentang pengaliran slurry menggunakan pipa spiral menunjukkan hasil yang lebih efisien dibandingkan pipa bulat biasa. Namun penggunaan pipa spiral mampu meminimalisir pengendapan pada bagian dasar pipa, disebabkan oleh bentuk geometri pipa yang membentuk pola aliran tangential mengikuti bentuk dinding pipa. Maka dari itu paper ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik aliran mud slurry secara reological pada pipa spiral dengan beberapa konsentrasi berat, yaitu 20 CW, 30 CW, dan 40 CW. Lalu membandingkannya dengan perubahan massa hasil pengukuran. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan aliran mud slurry dalam pipa spiral ber-ratio P/Do = 7.3 dan 3.1 serta sebuah pipa bulat berdiameter 40 mm. Pengambilan data dilakukan dengan memvariasikan kecepatan aliran dengan mengatur besar sudut bukaan valve dari sudut 0o hingga 90o sebanyak 20 titik. Agar didapatkan ragam nilai Pressure drop, flow rate, serta perubahan jumlah massa padatan. Selanjutnya data hasil uji diolah menggunakan dasar ilmu Rheology dan memplotnya pada grafik.

A mud eruption in various regions in Indonesia has received attention because of the increase in burst points. The disaster had a negative impact on the sustainability of the surrounding ecosystem. The use of pipes for flowing mud into a reservoir or vacant land can be done as a method of disaster management, but problems in slurry flow such as the appearance of precipitation can still occur. Recent studies on slurry drainage using spiral pipes show more efficient results than ordinary round pipes. The use of spiral pipes can minimize deposition at the bottom of the pipe, caused by the geometry of the pipe which forms a tangential flow pattern following the shape of the pipe wall. Therefore the present study aims to examine the characteristics of reological mud slurry flow in spiral pipes with several heavy concentrations, namely 20 CW, 30 CW, and 40 CW. Then compare it with the change in mass of the measurement results. The method used is to compare the flow of mud slurry in the spiral pipe ratio P / Do = 7.3 and 3.1 and a round pipe with a diameter of 40 mm. Data retrieval is done by varying the flow speed by adjusting the valve opening angle from 0o to 90o from 20 points. In order to obtain a variety of pressure drop, flow rates, and changes in the amount of solid mass. Then the test results data are processed using the basis of Rheology and plot it on the graph."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>