Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 685 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yanuar Khoirun Nashikin
"

Praktik Kerja Profesi di Apotek Atrika Periode Bulan September Tahun 2018 dilaksanakan dengan tujuan untuk memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam mengelola apotek dan pelayanan kefarmasian sesuai undang-undang dan etika, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktik kefarmasian di Apotek, dan memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam pengembangan praktik kefarmasian. Praktik kerja profesi dilaksanakan selama satu bulan. Selama praktik kerja profesi diberikan tugas khusus mengenai perancangan klinik pratama dengan jatah pengobatan rujuk balik dan tugas lainnya seperti pelayanan informasi obat, pelayanan swamedikasi, pelayanan home care, dan analisis pengadaan sediaan menggunakan metode analisis ABC-VEN. Penugasan-penugasan ini dilakukan agar mahasiswa memahami cara perencanaan pembuatan klinik dengan jatah pengobatan rujuk balik, dan juga agar lebih memahami tugas dan peranan apoteker dalam kegiatan pengelolaan sediaan dan pelayanan farmasi klinis di Apotek.


Internship at Atrika Pharmacy Period September 2018 aims to understands the duty and responsibilities of pharmacists in managerial of  Pharmacy and clinical pharmacy services in accordance with the laws and ethics, own the insights, knowledge, skill, and practical experiences to do pharmacy practices in the Pharmacy, understand every problem that appear in pharmacy practice and to learn the strategies and acts that could improve the pharmacy practice.The internship is carried out for a month. Duirng the internship, the student was given a special assignment about pratama clinic planning with reconciliate treatment program and the other duties, namely drug information service, self-medication service, hom care, and analyse the procurement of dosage forms in Pharmacy by using ABC-VEN analysis method. The aims of the assignments is to make the student understand about how to make a pratama clinic planning with reconciliate treatment program and to better understand the roles and duties of pharmacists in managerial of  Pharmacy and clinical pharmacy services in the Pharmacy.

"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Puspita Kusuma Putri
"ABSTRAK
Industri farmasi wajib menerapkan Cara Pembuatan Obat yang Baik. CPOB mengatur berbagai aspek penting yang berperan dalam menjamin mutu obat. Salah satu aspek yang diatur dalam CPOB adalah personalia. Apoteker merupakan personil kunci dalam industri farmasi yang berperan sebagai kepala bagian produksi, kepala bagian pemastian mutu, dan kepala bagian pengawasan mutu. Calon apoteker dituntut untuk memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menerapkan CPOB. PT. Kalbe Farma, Tbk. memberikan kesempatan pada calon apoteker untuk melaksanakan praktik kerja profesi guna mendapat pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis di industri farmasi."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Angela Gracia Gozal
Depok: Universitas Indonesia, 2003
S32386
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fajar Mulyadi
"Metamfetamin digunakan secara ilegal sebagai stimulan karena efek sampingnya dapat meningkatkan kepercayaan diri dan meningkatkan suasana hati menjadi jauh lebih gembira serta euforia. Produksi, peredaran serta penggunaan metamfetamin dilarang di Indonesia sesuai dengan undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pelarut yang terbaik untuk ekstraksi metamfetamin, dengan cara membandingkan heksana dalam kondisi netral dan basa pH 10, etil asetat dan pelarut terstandar (Toxitube® Varian).
Penelitian dilakukan pada 5 sampel tablet metamfetamin sitaan. Kadar metamfetamin dianalisis menggunakan kromatografi gas dengan kolom RTX-5MS, (panjang 30 meter, diameter 0,25 mm), fase gerak gas helium dengan laju alir 1,0 mL/menit dideteksi dengan detektor massa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa etil asetat memiliki area yang lebih besar jika dibandingkan dengan heksana pada kondisi basa pH 10, pelarut terstandar (Toxitube® Varian) dan heksana pada kondisi netral. Berdasarkan data penelitian dapat disimpulkan pelarut ekstraksi dengan hasil optimum untuk analisis tablet metamfetamin secara berturut-turut yaitu etil asetat, heksana pada kondisi pH 10, pelarut terstandar (Toxitube® Varian) dan heksana pada kondisi netral.

Methamphetamine is used illegally as a stimulant because the side effects can increase confidence and improve mood became much more excited and euphoric. Production, distribution and use of methamphetamine is banned in Indonesia in accordance with law No. 35 of 2009 on narcotics. The purpose of this study is to obtain the best solvents for the extraction of methamphetamine by comparing the hexane in neutral and alkaline conditions pH 10, ethyl acetate and solvent standardized (Toxitube ® Varian).
The study was conducted on five samples of methamphetamine tablets seized. Methamphetamine levels were analyzed using gas chromatography with RTX-5MS column, (length 30 meters, diameter 0.25 mm), mobile phase helium gas with a flow rate of 1 mL / min and was detected with a mass detector.
The results showed that the ethyl acetate has a larger area when compared with the hexane at alkaline condition pH 10, the solvent standardized (Toxitube ® Varian) and hexane at neutral condition. Based on data from this study concluded that the solvent extraction with optimum results for the analysis of methamphetamine tablets respectively is ethyl acetate, hexane at alkaline condition pH 10, the solvent standardized (Toxitube ® Varian) and hexane at neutral condition.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
S45980
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Reza Hermawan Sulistomo
"Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur bertujuan untuk memahami tugas dan fungsi Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara dan juga memahami tugas pokok dan fungsi dari bagian tenaga kesehatan, bagian standarisasi mutu kesehatan dan bagian farmasi, makanan dan minuman yang termasuk di dalam seksi sumber daya kesehatan (SDK). Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah untuk mengetahui dan menganalisis penyebaran serta jumlah tenaga kesehatan dan tenaga non-kesehatan di lima kecamatan wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur, yaitu kecamatan Ciracas, Duren Sawit, Makasar, Matraman dan Pulo Gadung.

Pharmacists Professional Practice (PKPA) in Health Agency of North Jakarta Administration aims to understand the duties and functions of parts of East Jakarta Health Office and also to understand the duties and functions of the parts of health personnel, parts of standardization and parts of quality health pharmacy, food and beverage included in the resources in the health section (SDK). While the purpose of the special assignment is to investigate and analyze the spread and the number of health and non-health workers in five districts in East Jakarta Administration City area, ie Subdistrict Ciracas, Duren Sawit, Makasar, Matraman and Pulogadung.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Tambunan, Lidia Romito, supervisor
"Kesehatan merupakan hak asasi manusia dan sekaligus merupakan investasi sumber daya manusia, serta memiliki kontribusi yang besar untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Dalam Sistem Kesehatan Nasional (SKN) tahun 2004 ditegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan bagian dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Arah kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia antara lain meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan yang saling mendukung dengan pendekatan paradigma sehat serta memelihara mutu lembaga dan pelayanan kesehatan melalui pemberdayaan sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Dengan bergesernya kepemerintahan dari sistem sentralisasi menjadi desentralisasi atau otonomi daerah, maka sebagian kewenangan dan tugas pemerintah pusat dilimpahkan ke pemerintah daerah, termasuk kewenangan dalam mengelola bidang kesehatan. Oleh karena itu, Pemerintah DKI Jakarta melalui Peraturan Gubernur No.10 Tahun 2008 yang menggabungkan Suku Dinas Pelayanan Kesehatan dan Suku Dinas Kesehatan Masyarakat menjadi Suku Dinas Kesehatan (Sudin Kesehatan) di setiap kota administrasi yang berada di DKI Jakarta. Suku Dinas Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan pelayanan perizinan, perencanaan, pengendalian, dan penilaian efektivitas pelayanan kesehatan. Suku Dinas Kesehatan merupakan perpanjangan tangan dari Dinas Kesehatan Provinsi dimana secara teknis administratif bertanggung jawab kepada Kepala Dinas Kesehatan dan secara teknis operasional bertanggung jawab kepada Walikota madya yang bersangkutan.
Oleh sebab itu, tugas pemerintah pusat di bidang kesehatan didelegasikan kepada pemerintah daerah dengan membentuk badan berwenang di masingmasing daerah yang mengurus bidang kesehatan. Badan berwenang yang dibentuk di tingkat provinsi adalah Dinas Kesehatan Provinsi. Badan berwenang yang dibentuk di tingkat Kabupaten / Kota adalah Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota di provinsi non DKI Jakarta atau Suku Dinas Kesehatan di Provinsi DKI Jakarta.
Salah satu tugas Suku Dinas Kesehatan adalah memberikan perizinan untuk sarana dan tenaga kesehatan yang telah memenuhi syarat. Kualitas sarana dan tenaga kesehatan yang telah mendapat izin dianggap telah terjamin sehingga akan memberikan kepercayaan bagi masyarakat. Selain itu, dengan adanya izin maka sarana dan tenaga kesehatan akan mendapat perlindungan hukum ketika menjalankan tugas pelayanannya. Suku Dinas Kesehatan juga bertugas melakukan pembinaan, pengawasan dan pengendalian terhadap sarana pelayanan kesehatan.
Pentingnya tugas Suku Dinas ini yaitu untuk menjamin bahwa kualitas sarana dan tenaga kesehatan telah dan tetap memenuhi syarat. Salah satu sumber daya manusia yang berperan dalam pelayanan kesehatan adalah Apoteker. Dalam melakukan pelayanan kesehatan apoteker membutuhkan pengetahuan, pemahaman dan aplikasi tentang cara perizinan serta pembinaan, pengawasan dan pengendalian dari pelayanan kesehatan pada sarana dan tenaga kesehatannya.
Oleh karena itu mahasiswa Apoteker penting untuk terjun langsung ke lapangan dan melakukan praktik kerja agar mengetahui dan memahami tugas dan fungsi Suku Dinas Kesehatan. Berdasarkan latar belakang tersebut, Program Profesi Apoteker Fakultas Farmasi UI bekerja sama dengan Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Barat menyelenggarakan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA)."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Gebriela Tasya
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di bagian Seksi Sumber Daya Kesehatan Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur. Kegiatan PKPA ini bertujuan memahami tugas pokok dan fungsi Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur dan Seksi Sumber Daya Kesehatan. Tugas khusus yang diberikan berjudul Analisis Distribusi dan Pemetaan Tenaga Kesehatan Puskesmas di Kecamatan Cakung, Cipayung, Jatinegara, Kramat Jati dan Pasar Rebo. Tugas khusus ini bertujuan untuk mengetahui jumlah dan distribusi serta memudahkan pemetaan tenaga kesehatan yang ada di puskesmas-puskesmas dari lima kecamatan yang terletak di wilayah kota administrasi Jakarta Timur.

Pharmacists Professional Practice implemented in health resources section, Health Agency of East Jakarta. This internship aims to understand the duties and functions of Health Agency of East Jakarta and health resources section. Given special assignment titled Distribution Analysis and Mapping of PHC Medical Personnel in the District Cakung, Cipayung, Jatinegara, Kramat Jati and Pasar Rebo. This particular assignment aims to determine the number and distribution as well as facilitate the mapping of existing health workers in health centers in five districts located in the area of East Jakarta city administration.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Wisnu Ajeng Rakhmaningtyas
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Apotek Mitrasana Kelapa Gading bertujuan untuk memahami tugas dan fungsi apoteker pengelola apotek (APA) di apotek dan memahami kegiatan di apotek baik secara teknis kefarmasian maupun non teknis kefarmasian. Tugas khusus yang diberikan berjudul Analisis Cara Meningkatkan Debit Customer di Apotek Mitrasana Kelapa Gading. Tujuan dari tugas khusus ini adalah untuk mengetahui cara-cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan debit customer di apotek Mitrasana Kelapa Gading.

Pharmacists Professional Practice at Apotek Mitrasana Kelapa Gading aims to understand the duties and functions of pharmacists pharmacy manager (APA) in pharmacies and pharmacist understand the activities in both technical and non-technical pharmacy activity. Given a special assignment titled How to Increase Debit Customer Analysis in Pharmacy Mitrasana Kelapa Gading. The purpose of this special task is to find ways that can be used to improve the customer at the pharmacy debit."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Bethalia Metyarani
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Apotek bertujuan untuk mengetahui dan memahami peran dan tanggung jawab seorang apoteker di Apotek. Kegiatan ini dilakukan di Apotek Kimia Farma No. 78 Tangerang. Dalam hal ini, diharapkan apoteker dapat mengetahui dan memahami cara pengelolaan apotek dalam kegiatan administrasi, manajemen keuangan, pengadaan, penyimpanan, dan penjualan perbekalan farmasi serta mempraktekkan pelayanan kefarmasian di apotek sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan etika yang berlaku dalam sistem pelayanan kefarmasian di Indonesia. Tugas khusus yang diberikan berjudul Kajian Penatalaksanaan Terapi Tuberkulosis di Apotek Kimia Farma No. 78. Tugas khusus ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami tentang gambaran umum penyakit tuberkulosis, mengkaji penatalaksanaan dan pengobatan tuberkulosis yang tepat melalui resep yang diterima di Apotek Kimia Farma No. 78 Tangerang.

Apothecary Internship in the pharmacy aims to know and understand the roles and responsibilities of a pharmacist in the pharmacy. This activity is done in Kimia Farma pharmacy No. 78 Tangerang. In this case, pharmacists are expected to know and understand how to manage a pharmacy in the administration, financial management, procurement, storage, and sale of pharmaceuticals and pharmacy practice in accordance with the laws and ethics that apply to pharmacy services system in Indonesia . Special task given study titled was Kajian Penatalaksanaan Terapi Tuberkulosis di Apotek Kimia Farma No. 78. The aim of this special duty to know and understand about the overview of tuberculosis disease, reviewing the management and treatment of tuberculosis right through prescriptions received in Kimia Farma pharmacy No. 78 Tangerang.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>