Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 17 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Rahmi Zikranovia
"ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah menguji sebuah model tentang merk jasa. Model tersebut diuji dengan sebuah survey yang menggunakan bank ritel sebagai stimuli merk jasa. Data terkumpul dalam penelitian ini sebanyak 275 kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi merk (al., iklan dan promosi) mempengaruhi dimensi merk (a.l., jasa inti, services cape, karyawan jasa, nama merk, harga/nilai, kesesuaian citra dan perasaan) secara signifikan. Selanjutnya, komunikasi merk mempengaruhi sikap dan niat berperilaku namun tidak mempengaruhi kepuasan secara langsung. Sementara itu, dimensi merk mempengaruhi kepuasan, sikap dan niat berperilaku konsumen terhadap merk jasa.

ABSTRAK
The purpose of this study is to test a model of service branding. This model is tested using retail banks as service brand stimuli in a survey. A number of 275 usable self-administered questionnaires were collected. The results indicate that brand communication (e.g. advertising and promotion) significantly influence brand dimensions (e.g., core service, services cape, employee service, brand name, price/value for money, self-image congruence and feelings). Furthermore, brand communication significantly influence brand attitude and behavioral intentions, but it is not directly influencing satisfaction. While brand dimensions influence satisfaction, brand attitude and behavioral intentions toward the chosen service brands.
"
2007
T 17843
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dendy Prihanggo
"ABSTRAK
Personality, kepuasan dan komitmen pelanggan merupakan faktor yang diduga dapat meningkatkan perilaku yang diharapkan. Dalam penelitian ini variable kepuasan tidak mempunyai pengaruh terhadap komitmen. Dan komitmen terbukti tidak mempengaruhi perilaku yang diharapkan. Yang terbukti dalam penelitian ini adalah variable personality mempengaruhi kepuasan pelanggan juga perilaku yang diharapkan. Penelitian ini menlbuktikan bahwa variabel personality mempengaruhi secara langsung terhadap perilaku yang diharapkan. Namun melalui variabel mediasi kepuasan dan komitmen terbukti tidak mempengaruhi secara signifikan terhadap perilaku yang diharapkan. Sehingga apabila berdasarkan pada penelitian ini, pelayanan jasa penata rambut perlu memperhatikan variable personality yang diduga dapat meningkatkan behavioural intention. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh personality terhadap perilaku yang diharapkan secara langsung dan yang dimediasikan oleh kepuasan dan kohnitmen. Penelitian ini dilakukan di perusahaan jasa penata rambut di Depok dengan metode penentuan sample adalah non-probability sampling. Teknik pengumpulan data menggurlakan convenience sampling. Dari hasil penelitian dan analisis ditemukan bahwa personality pelanggan mempengaruhi terhadap perilaku yang diharapkan dan personality pelanggan mempengaruhi secara positif terhadap kepuasan pelanggan. Kemudian kepuasan pelanggan tidak mempengaruhi terhadap komitmen, begitu pula dengan komitmen tidak mempengaruhi perilaku yang diharapkan.

ABSTRAK
Personality, satisfaction and commitment are the factors which hypotheses to increase behavioral intention In these research the results shows that there is no relationship between satisfaction and commitment, between commitment to behavioral intention. But the research proof there is direct relationship between personality and customer satisfaction and between personality to behavioral intention. This research shows that there is no indirect relationship between satisfaction and commitment to behavioral intention, but there is direct relationship between personality to behavioral intention. Rely on this research, should be focus on personality variables to increase behavioral intention. The purpose of this research are to analyze direct and indirect relationship between personality and behavioral intention. This The research has been done in the service company in Depok which main service are hairdressers. This research using non probability sampling methods and the data are collected using convenience sampling technique. The field result shows that personality has effect to customer satisfaction and also behavioral intention. Commitment does not effect behavioral intention and customer satisfaction does not effect commitment.
"
2007
T17845
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Endy Subiantoro
"Tesis ini menganalisis Customer-Based Brand Equity (CBBE) melalui pengukuran elemen-elemen pembentuk brand equity (brand loyalty, perceived quality, dan brand image) di industri surat kabar yaitu Harian ekonomi dan bisnis, Bisnis Indonesia. Penelitian juga menganalisis korelasi antara Unique Selling Proposition di surat kabar dan loyalitas pembaca serta seberapa signifikan kontribusi komunikasi pemasaran terhadap penciptaan Top of Mind. Tesis ini adalah penelitan eksploratif dan deskriptif. Karya akhir ini menyarankan perlunya upaya membangun brand equity secara terintegrasi melalui program Integrated Marketing Communication (IMC).

This thesis is emphasized on CBBE through the measurement of the configuration elements of brand equity (brand loyalty, perceived quality and brand image) in newspaper industry involved Bisnis Indonesia, the economic and business newspaper as case study. The research also conceives correlation between unique selling proposition at the newspaper and readers' loyalty moreover how significant marketing communication influence in creating the top of mind. This thesis is conducted in explorative and descriptive research. Hence it suggests strong endeavors to improve the integrated brand equity through the integrated marketing communication (IMC) program."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T25400
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yuniar Rosusana
"Internet pada saat ini semakin marak perkembangannya. Pengaksesan internet semakin mudah digunakan, khususnya pada masyarakat kota. Dengan adanya perkembangan tersebut, serta situasi kota-kota besar di Indonesia yang serba sibuk dan macet, maka terdapat peluang bisnis bagi perusahaan dalam electronic commerce (e-Commerce) untuk kemudahan dan kecepatan dalam akses dan pemilihan produk/jasa bagi pelanggan. Studi ini mempelajari peluang pemasaran pada produk korek api di Indonesia, yang mempunyai potensi pasar yang cukup besar. Produk ini masih jarang diperdagangkan, serta korek api tidak hanya berfungsi sebagai pematik api saja namun dapat digunakan sebagai hiasan, koleksi dan gift.
Studi ini membahas tentang perencanaan pemasaran bisnis baru penjualan korek api melalui e-Commerce. Dalam bisnis ini, perencanaan pemasaran diperlukan agar dapat memprediksi kebutuhan dan keinginan dari bisnis usaha yang dibangun, seperti menganalisis pasar untuk mengetahui pasar dari bisnis ini. Perencanaan pemasaran ini menyangkut segmentasi, targeting, positioning untuk membidik calon pembeli yang memiliki potensi untuk membeli produk yang akan ditawarkan sehingga pemosisian produk dengan benar untuk pemasaran tersebut, sehingga diharapkan bisnis dengan pola distribusi baru ini dapat menerobos pasar yang menjanjikan, melalui tampilan website. Promosi juga dilakukan agar dapat memperkenalkan website dan produk yang akan ditawarkan.
Pada perencanaan pemasaran bisnis ini, sebaiknya yang perlu dipersiapkan adalah pebisnis mengetahui tentang dunia internet, memilih penyedia jasa hosting yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya, menyiapkan gambar produk dan warna banner dari website yang akan dibuat agar tampilan website sesuai dengan target pasar yang dituju. Pebisnis juga dapat memberikan pilihan dan kemudahan layanan transaksi pembelian kepada pembeli yaitu transaksi keseluruhan online bagi pembeli yang memiliki kartu kredit ataupun semi online bagi pembeli yang tidak memiliki kartu kredit, mendaftarkan alamat website pada mesin pencari seperti google atau yahoo, mengiklankan produk beserta alamat website dan email pada forum terkenal seperti www.kaskus.us agar website terkenal dan didatangi oleh pengunjung.

Nowdays, internet's user increasing significantly. In the urban community people can access the internet easily. Unfortunately the number of busy people and traffic grow rapidly. By seeing this phenomena, business opportunity can be create by applying e-Commerce to accommodate the busy people and sticking which they can still easy and quick to choose the product that they need. The thesis discusses about potential market opportunity of lighter in Indonesia, which has large potential opportunity. Lighter be sold rarely and this product has another function such as decoration, collection and gift.
The thesis discusses about the new model marketing planning of lighter through e-Commerce. Marketing planning is needed to predict customer need before we setup the business. Segmentation, targeting and position method to get potential customer, and accurately to position our product in the website. Hopefully with this distribution channel, can also penetrate potential market trough website. Promotions can introduce our website and product to the customer.
In marketing business planning, the entrepreneur should be familiar with internet, choose appropriate website hosting, prepare product profile and banner of website so the layout of website can represent target market. The entrepreneur can facilitate the full online internet transaction by credit card and semi online without credit card, registering the website address to the famous search engine such as google and yahoo, to advertise the product, website and email address in famous forum in the internet such as www.kaskus.us to invite our potential customer.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T25409
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
I gede Made Wibwa Jati Kusuma
" Tesis ini membahas kondisi PT XYZ Indonesia dalam tiga tahun terakhir (2005-2007) dengan mengukur nilai Total Value Addition (TVA)-nya. TVA merupakan metode yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kekayaan, yang mengacu pada konsep Economic Value Addition (EVA).
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kondisi PT XYZ Indonesia, serta faktor-faktor yang terkait mempengaruhi TVA-nya. Dengan mengetahui hal tersebut, perusahaan dapat mengembangkan strategi kompetitif yang diperlukan untuk meningkatkan nilai TVA-nya.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif. Data-data diperoleh langsung dari perusahaan. Hasil penelitian menyarankan bahwa perusahaan harus mengembangkan strategi kompetitif berbasis kompetensi intinya. Nilai TVA dapat ditingkatkan dengan meningkatkan penjualan melalui strategi fokus pada diferensiasi.

The focus of this study is to analyze the condition of PT XYZ Indonesia during this past three years (2005-2007) by measuring its Total Value Addition (TVA). TVA is a method to measure company ability for generating wealth, based on Economic Value Added (EVA) concept.
The purpose of this study is to understand condition of the company, and evaluate every possible factor that has direct impact to company?s TVA. Knowing this will allow the company to identify changes should be made and competitive strategy should be developed to improve TVA.
This research is quantitative descriptive interpretative. The data were collected from PT XYZ Indonesia. The researcher suggests that PT XYZ Indonesia should develop its competitive strategy based on its core competence. TVA could be improved by increasing sales using focus and differentiation strategy."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T25619
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
A. Antoni Reswanto
"Tesis ini membahas tentang waktu puncak (peak time) judul buku untuk mencapai penjualan tertinggi melalui analisis siklus hidup yang ternyata membutuhkan waktu 3-4 bulan dan apakah Market Maven dapat dijadikan alat untuk meningkatkan penjualan judul buku baru dan bestseller selama rentang waktu sejak diperkenalkan sampai waktu puncak penjualannya. Dengan menggunakan data dari 120 pengunjung TB. Gramedia Mal Taman Anggrek, ada individu yang mempunyai sikap sebagai MarketMaven, hanya saja mereka belum dapat dijadikan alat optimal untuk meningkatkan penjualan buku bestseller dikarenakan belum diketahui karakteristik Market Maven tersebut, sehingga aktivitas pemasaran yang selama ini dilakukan Manajemen TB. Gramedia MTA masih dapat dijadikan altematif yang baik untuk meningkatkan penjualan buku bestseller.

This study is about the peak time for reaching the highest book sale through a 3-4 month life cycle, and whether Market Mavens can be used as a tool to increase the sale of new and/or bestselling titles from the time when they are thrown into the market until the sales peak. Based on our data of 120 visitors of the Gramedia Mal Taman Anggrek Bookstore, several persons are marked as Market Mavens, yet they had not been brought optimally to increase the sales of bestselling titles because their characteristics are still unidentified. Consequently, the marketing activities applied so far in the Gramedia Mal Taman Anggrek Bookstore is still reliable to increase the sales of bestselling titles."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T26366
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Dewinta,a uthor
"Industri telekomunikasi seluler berbasis GSM yang terlebih dahulu telah berkembang pesat di Indonesia, semakin diramaikan dengan masuknya telekomunikasi berbasis CDMA (Code Division Multiple Access). Perkembangan CDMA dimulai ketika Telkom memperkenalkan Flexi pada Desember 2002 dan secara komersial diluncurkan Mei 2003. Flexi merupakan layanan telepon tetap nirkabel alias FWA (Fixed Wireless Access). Dua pesaing utama Flexi yang juga memiliki izin FWA adalah Esia dari Bakrie Telecom dan StarOne dari Indosat. CDMA semakin disukai oleh masyarakat disebabkan karena beberapa keunggulannya dibandingkan dengan GSM, yaitu selain karena tarif yang lebih murah, CDMA juga memiliki kelebihan dalam kejernihan suara, peningkatan call security, dan kecepatan transfer data.
Semakin disadari, bahwa industri ini sangat menjanjikan dan menarik banyak operator baru untuk terjun didalamnya. Selain itu pula terjadi persaingan yang ketat antara operator CDMA yang telah ada sebelumnya dalam memperebutkan pangsa pasar. Untuk itulah Telkom Flexi harus lebih memperhatikan strategi perusahaan dalam pengelolaan aset, menangkap peluang yang ada, dan meminimalkan dampak ancaman, sehingga dapat mempertahankan keunggulan bersaing di tengah-tengah iklim persaingan yang semakin ketat.
Demi mencapai tujuan tersebut, dilakukan analisis eksternal dan analisis kompetitif industri telekomunikasi CDMA di Indonesia. Analisis sumber daya dan kemampuan internal perusahaan yang dimiliki Telkom Flexi juga dilakukan, sehingga didapat kapabilitas dan kompetensi yang dimiliki Flexi sebagai keunggulan kompetitifnya di tengah-tengah kompetisi antar operator CDMA.
Dengan informasi yang di dapat, Telkom Flexi dapat menyusun strategi yang dapat memanfaatkan peluang, mengantisipasi ancaman dari industri, dan sesuai dengan keunggulan kompetitif dalam industri dengan mempertimbangkan kekuatan dan kelemahan Flexi yang ada. Sehingga, Flexi dapat lebih mengoptimalkan potensi yang ada untuk mempertahankan posisinya sebagai markel leader di antara para operator CDMA di Indonesia.
Kekuatan Fiexi yang di dapat dari hasil analisis internal terutama adalah kemudahan untuk mendapatkan pinjaman modal, memiliki ragam fitur layanan yang lebih banyak, memiliki pangsa pasar terbesar di industri CDMA, serta memiliki cakupan jaringan CDMA terluas di Indonesia. Sedangkan kelemahan Flexi adalah ketergantungan terhadap basis pelanggan pra bayar, tren penurunan average revenue per user (ARPU), dan pangsa pasar yang rendah di Divre II dan Divre III.
Hasil analisis industri telekomunikasi CDMA di Indonesia di antaranya memperlihatkan beberapa peluang bagi Flexi, yaitu adanya potensi pangsa pasar yang potensial di kawasan timur Indonesia, tren pengguna layanan telekomunikasi CDMA yang masih meningkat, dan pertumbuhan bisnis konten. Ancaman yang ada bagi Flexi diantaranya adalah ancaman krisis ekonomi dan pertumbuhan jumlah pelanggan yang lebih renah dibanding operator CDMA lain.
Berdasarkan informasi dari temuan yang ada, tampaknya strategi yang perlu dilakukan oleh Telkom Flexi adalah memaksimalkan potensi pasar di kawasan timur Indonesia, memberikan fitur layanan yang disukai dan murah bagi pelanggan, memaksimalkan jumlah pemakaian akses internet, meningkatkan kualitas layanan, dan melakukan strategi promosi khusus untuk menarik pelanggan pasca bayar.

The GSM based telecommunication industry which has been developing quite greatly in Indonesia, is generally being growing with the introduction of the CDMA based telecommunication. The growth of CDMA based telecommunication was started by Telkom, by the introduction of Telkom Flexi on the December of 2002 which then commercially launched on May of 2003. Telkom Flexi is one of Telkom’s subsidiaries, which works on developing an FWA (Fixed Wireless Access) cellular based telecommunication for Telkom. There are two main competitors for Telkom Flexi’s Service, Esia from Bakrie Telecom and StarOne from Indosat, which also have the license to develop FWA telecommunication. Right now, CDMA is getting known to the public due to several of its advantages compared to GSM based telecommunication, which included low tariffs, clear reception of voice, heightened call security, and also increase in data transfer speed.
Nowadays, many companies realized the opportunities in investing on telecommunication industry, because of that many new companies enters this promising new industry. But nevertheless, there’s already a tight competition to get the biggest share of the pie among the CDMA operator Services which already has entered the market That is why Telkom Flexi should pay more attention to the corporate strategy they already set in maintaining their assets, in capturing the opportunities that exists, and also in minimizing the upcoming threat from the new competitors, so that Telkom Flexi could maintain their competitive advantage amidst the growing competition of telecommunication industry.
In order to achieve it, Telkom Flexi should do an analysis of external and internal factors that builds up the CDMA based telecommunication and also an industry-wide competitive analysis of CDMA telecommunication. The point of this analysis is for Telkom Flexi to realize their capabilities and competency they had amongst the competition with other CDMA service providers.
With the attained information, Telkom Flexi could develop a strategy that will provide a better solution to help achieve better opportunities, anticipate the new Corning threat from the industry, and also to realize the strength and weakness of their company. This will help Telkom Flexi to have an increased competitive advantage in the industry while optimizing the potential that it had, to retain the position as the market leader in the CDMA based telecommunication industry in Indonesia.
From the internal analysis that had been done, the strengths that Telkom Flexi had mainly are the easiness to attain Capital loan, have a large option of features in their service, currently had the biggest market share in the industry, and have the biggest network of CDMA in Indonesia. On the contrary, their weaknesses are their dependency on the prepaid-based customers, a down-trend of average revenue per user (ARPU), and a low market share in Divre II and Divre m in Indonesia.
The result of the industry-wide analysis of CDMA based telecommunication indicated several opportunities that could be captured by FIexi, which are large potential of market in the eastern region of Indonesia, the country-wide increase in the usage of CDMA based telecommunication, and also the growth of CDMA based content provider business. Besides the opportunity, there are also threats that should be looked out for by Telkom Flexi, which are the oncoming threat of economy crisis and the low growth of customer compared to other CDMA Service provider.
Based on all above information, it looks like the strategy that Telkom Flexi should do is to maximize the potential market in the eastern region of Indonesia, give more features which is cheap and could attract customers, maximize usage of internet access, increase their service quality, and prepare a promotion plan to attract more postpaid customers.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T26365
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Adek Adisujono Wiratmoko
"Obyek penelitian karya ilmiah ini adalah PermataBank KENCANA, yaitu layanan khusus yang diberikan kepada nasabah PermataBank guna meningkatkan dana kelolaan bank. Dengan visi menjadi pemberi layanan perbankan prioritas terbaik, PermataBank KENCANA menyediakan berbagai produk seperti produk liabilities, consumer loan, investment, dan bancassurance, serta layanan eksklusif yang memberi kemudahan dan kenyamanan bertransaksi.
Karya ilmiah ini membahas kepuasan nasabah terhadap kualitas jasa layanan PermataBank KENCANA. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dengan metode judgemental sampling dan setiap pertanyaan merupakan pengembangan dari 10 dimensi SERVQUAL.
Hasil penelitian menyatakan bahwa jasa layanan PermataBank KENCANA belum dapat memberikan kepuasan optimal bagi nasabah, terutama pada dimensi reliability dan underslanding the customers. Sehingga disarankan untuk melakukan beberapa perbaikan kualitas jasa layanan seperti pemilihan produk secara selektif dan memberi pelatihan kepada para petugas bank.

The main object of this theses is PermataBank KENCANA, which provides special Services lo their priority customers in order to rise up their third party fund PermataBank KENCANA’s vision is to be the best priority banking Service provider. In order to support their Vision, PermataBank KENCANA provides many products such as liabilities products, consumer loan products, investment products, and bancassurance products. Besides their variative products, they also providing an exclusive Services-which give their customer a convenience banking environtment.
This theses made by analizing the customer satisfaction of PermataBank KENCANA 's product and Service quality. Data were collect by questionnaire with a non-probability sampling and each question were based on 10 dimension of SERVQUAL method.
The result of this theses shows that PermataBank KENCANA must improve their product and Services, and their mosi priority improvement are in reliability and understanding the customer‘s dimension. Suggestion for the above condition are by improving their product’s quality and also improving their banking staffs skills.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2008
T26368
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Budi Prasetyo Perwiranto
"Tesis ini membahas Produk Sedan Mini Compact Hatchback yang diproduksi oleh PT. Indomobil Tbk sebagai produsen Suzuki Swift. Kebijakan perusahaan untuk menggunakan rakitan lokal untuk menurunkan harga jual tidak terlalu mempengaruhi penjualan Swift dibandingkan dengan pesaingnya Honda maupun Toyota. Sehubungan dengan hal tersebut, kemudian dilakukan penelitian yang bertujuan, untuk mengetahui awareness konsumen, kemudian untuk mengetahui atribut-atribut yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memilih sedan tipe ini dan tingkat kepentingan masing-masing atribut. Terakhir mengumpulkan informasi mengenai persepsi konsumen terhadap Suzuki Swift. Riset pemasaran diawali dengan exploratory research, kemudian dilanjutkan dengan descriptive research Metoda pengumpulan data primer dilakukan dengan cara self administered survey Jumlah sampel ditetapkan sebanyak 120 responden dengan metoda Convenience Sampling. Hasil dari penelitian ini antara lain; merek Honda Jazz menjadi Top of mind awareness. Namun terdapat merek-merek yang tidak termasuk kategori sedan tipe ini Dalam pengujian aided awareness lebih dari 100% responden mengetahui merek Suzuki Swift. Atribut hemat BBM, keawetan mesin, harga, ketersediaan sparepart, layanan purna jual, harga jual kembali merupakan atribut yang sangat penting, sedang atribut bentuk atau model, peralatan keselamatan, kelegaan interior, dianggap agak penting mengarah ke penting oleh responden. Penilaian responden atas atribut-atribut Suzuki Swift yang menjadi obyek penelitian ini sebagian besar belum dapat memenuhi harapan responden.

The focus of this study is to discuss the reduced price policy made by PT. Indomobil Tbk for Suzuki Swift Mini Compact Hatchback Sedan. Did not meet its goals, its market share still below the two competitors Honda and Toyota. In connection with the situation mentioned above, a research was conducted to understand the consumer awareness, later this research like to find which attributes are considered important. Last this research also likes to gather information about the consumer perception toward Suzuki Swift. This research begins with exploratory research, and then continues with descriptive research. A self administered survey is used to gather primary data. Sample size is fixed to 120 respondents with Convenience Sampling method. The result of this research; that Honda Jazz has the Top of mind awareness on consumer?s minds. However there are several brands that not included as Mini Compact Hatchback Sedan, such as; Nissan Grand Livina, Renault, Volvo, Mitsubishi. An aided awareness test proof that 100% respondent know Suzuki Swift brand. The economical fuel attribute, machine duration, price, spare part availability, after sales service, resale value are an important attributes, while design, safety equipment, interior space, are considered less important attributes. The appraisal on the attributes for Suzuki Swift cannot fulfill the respondent expectation."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2009
T26516
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>