Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 68 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Muhammad Kharisma Ramadhan
"ABSTRAK
Seiring dengan laju perkembangan zaman, tingkat kerentanan dari keamanan jaringan komputer akan selalu meningkat. Oleh karena itu, berbagai macam perusahaan penyedia jasa keamanan jaringan komputer berlomba-lomba untuk menciptakan inovasi-inovasi baru. Salah satu inovasi baru dalam dunia keamanan jaringan komputer adalah Unified Threat Management (UTM). UTM adalah suatu perangkat jaringan yang mampu mengamankan jaringan dari berbagai ancaman dengan menyediakan berbagai skema pencegahan ancaman, seperti firewall, gateway antivirus dan intrusion detection.
Seiring dengan perkembangan UTM, diperlukan suatu metode analisis untuk menilai kemampuan dari UTM dalam mencegah ancaman keamanan jaringan komputer. Analisis yang dilakukan akan meninjau beberapa aspek untuk mendapatkan skema penggunaan UTM yang paling sesuai dalam berbagai macam kasus. Tujuan dari analisis ini agar pengguna dapat mengimplementasikan penggunaan UTM yang tepat sesuai dengan skema jaringan yang pengguna gunakan.
Hasil dari analisis menunjukkan bahwa skema penggunaan UTM yang tepat adalah sesuai dengan penggunaan jaringan. Jika jaringan komputer menyimpan berbagai macam data krusial, pengguna perlu menggunakan hardware UTM dari beberapa penyedia jasa keamanan jaringan terkemuka dengan mengimplementasikan skema backbone, karena dapat menjadi cadangan jika salah satu UTM mengalami kendala. Jika pengguna menggunakan jaringan komputer secara normal, maka dapat menggunakan UTM berbasis cloud maupun perangkat keras, karena memiliki nilai resiko yang rendah.
Dengan hasil analisis tersebut, diharapkan pengguna dapat mempertimbangkan penggunaan UTM dalam jaringan komputer. Dengan berbagai macam fitur dan skema keamanan jaringan yang digunakan, diharapkan berbagai kalangan pengguna dapat menggunakan UTM sesuai dengan kebutuhan yang ada.

ABSTRACT
As time goes on, the level of vulnerability of computer network security will always increase. Therefore, various computer network security service providers are competing to create new innovations. One of the new innovations in the world of computer network security is Unified Threat Management (UTM). UTM is a network device that is able to secure networks from various threats by providing various threat prevention schemes, such as firewalls, antivirus gateways and intrusion detection.
Along with the development of UTM, we need an analytical method to assess the ability of UTM in preventing threats. The analysis will review several aspects to get the most suitable UTM usage scheme in a variety of cases. The purpose of this analysis is so that users can implement the use of UTM in accordance with the network scheme that the user is using.
The results of the analysis show that the right UTM usage scheme is in accordance with network usage. If a computer network stores a variety of crucial data, users need to use UTM hardware from several leading network security service providers by implementing a backbone scheme, because it can become a backup if one of the UTM experiences problems. If the user uses a computer network normally, then it can use cloud-based UTM or hardware, because it has a low risk value.
With the results of the analysis, it is expected that users can consider the use of UTM in computer networks. With a variety of features and network security schemes that are used, it is expected that various users can use UTM according to existing needs."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jihad Rafsanjani
"ABSTRAK
Tanda tangan (signature) merupakan sistem biometricyang masuk ke dalam kategori behaviometrickarena dalam pembuatannya sangat berpengaruh dengan kebiasaan seseorang dalam menggoreskan pena. Selain itu untuk pengaplikasian yang lebih luas, tanda tangan tersebut juga dapat digunakan sebagai tanda kehadiran, pelimpahan wewenang, pengajuan anggaran, perizinan dan hampir seluruh kegiatan kesekretariatan lainnya. Untuk membedakan tanda tangan yang asli dengan yang palsu secara komputerisasi dibutuhkan penggunaan metode yang tepat. Convolutional Siamese Networkmampu dan cocok untuk mendeteksi tanda tangan yang bersifat inkonsisten dengan cepat dan memiliki ketahanan (invarian) terhadap penskalaan, transisi, dan rotasi.Pada penelitian ini menggunakan dua macam dataset sebagai bahan uji yaitu dataset CEDAR dan datasetpartisipan yang penulis buat sendiri berdasarkan tanda tangan dari para partisipan yang penulis kenal, kemudian dilakukan beberapa skenario uji coba terhadap kedua jenis dataset citra tersebut. Skenario uji coba pertama dilakukan dengan mencari nilai False Acceptance Rate (FAR)dan False Rejection Rate (FRR)yang bertujuan untuk mengetahui tingkat akurasi program. Skenario uji coba kedua dilakukan dengan mencari nilai Standar deviasi dari kedua datasetyang digunakan yang dimaksudkan untuk mengetahui tingkat konsistensi kerja dari program ini. Skenario uji coba ketiga dilakukan dengan menggunakan Uji Pearson Product Moment (r)yang bertujuan mencari nilai runtuk mengetahui korelasi dua variabel.
Dari beberapa skenario uji coba yang dilakukan didapatkan hasil False Acceptance Rate (FAR)sebesar 42% untuk dataset CEDAR dan 15% untuk dataset yang berasal dari partisipan, sementara False Rejection Rate (FRR)sebesarsebesar 38% untuk dataset CEDAR dan 77% untuk dataset yang berasal dari partisipan. Kemudian didapatkan nilai standar deviasi terbesar dengan nilai 1,28 pada penutur G. Terakhir untuk uji Pearson Product Momentdidapatkan nilai rsebesar 0,131466492

ABSTRACT
Signature is a biometric system that falls into the category of behavior because it is very influential in the making of a person's habit of writing a pen. Besides that for wider application, the signature can also be used as a sign of attendance, delegation of authority, budget submission, licensing and almost all other secretarial activities. To distinguish the original signature with a computerized fake one requires the use of appropriate methods. ConvolutionalSiamese Network is able and suitable to detect inconsistent signatures quickly and has resistance (invariant) to scaling, transitioning, and rotating.In this study, using two types of datasets as test material, namely the CEDAR dataset and the participant dataset that the authors made themselves based on the signatures of the participants who the authors were familiar with, then conducted several test scenarios on the two types of image datasets. The first trial scenario is done by finding the False Acceptance Rate (FAR) and False Rejection Rate (FRR) which aims to determine the level of accuracy of the program. The second trial scenario is done by finding the standard deviation values of the two datasets used which are intended to determine the level ofwork consistency of this program. The third trial scenario is done using the Pearson Product Moment Test (r) which aims to find the value of r to determine the correlation of two variables.From a number of trial scenarios, the False Acceptance Rate (FAR)was 42% for the CEDAR dataset and 15% for the dataset from participants, while the False Rejection Rate (FRR) was 38% for the CEDAR dataset and 77% for the
dataset. from participants. Then the largest standard deviation is obtained with a value of 1.28 inspeakers G. Finally for the Pearson Product Moment test obtained r value of 0.131466492."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Randy Wibiseno
"ABSTRAK
Wajah adalah bagian tubuh dari manusia yang mempunyai peranan penting dalam memberikan sebuah ciri khas untuk membedakan satu dengan yang lainnya. Di wajah terdapat 4 indera, dimana itu dapat menjadikan sebuah informasi terkait dengan identitas dari setiap pemilik wajah untuk membedakannya. Pengenalan wajah pada saat ini sangatlah penting untuk melakukan berbagai hal dalam kepentingan yang berbeda-beda. Teknologi pengenalan wajah memiliki sifat yang lebih fleksibel, otomatis, dan mudah dilakukan dibanding dengan teknologi biometrik pengenalan sidik jari atau retina. Oleh karenanya saya merancang sebuah sistem deteksi kehadiran berbasis pengenalan wajah yang bisa digunakan sebagai alternatif dari sistem kehadiran yang sudah ada, seperti finger print, kartu rfid, pemindahan retina, dan sebagainya. Pada sistem ini dirancang sebuah teknologi pemindahan Face Recognition untuk sistem deteksi kehadiran berbasis Raspberry Pi sehingga lebih praktis dalam penerapannya. Dengan menerapkan algoritma dari Haar cascade dan berbagai metode yaitu Histogram of Oriented Gradients (HOG) dan Support Vector Machine (SVM) untuk face detection. Dalam penerapan face recognition menggunakan perbandingan dari deep metric network 128 vector dengan citra wajah sample. Sistem ini menghasilkan nilai Accuracy sebesar 86,67%

ABSTRACT
The face is a part of the human body that has an important role in providing a characteristic to distinguish one from another. On the face there are 4 senses, which can make an information related to the identity of each face owner to distinguish them. Face recognition at this time is very important to do various things in different interests. Face recognition technology has properties that are more flexible, automatic, and easy to do compared to biometric fingerprint or retina recognition technology. Therefore I designed a face recognition system based on face recognition that can be used as an alternative to an existing attendance system, such as finger print, rfid cards, retinal removal, and so on. In this system a Face Recognition removal technology is designed for Raspberry Pi based presence detection systems so that it is more practical in its application. By applying the algorithm of the Haar cascade and various methods namely Histogram of Oriented Gradients (HOG) and Support Vector Machine (SVM) for face detection. The application of face recognition uses a comparison of a 128 vector deep metric network with a sample face image. This system produces an Accuracy value of 86.67%."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Livia Ellen
"Dalam era digital ini, pembelajaran dengan metode e-learning menjadi solusi yang umum diimplementasikan pada pendidikan jarak jauh. Kekurangan dari metode e- learning ini yaitu minimnya informasi pengajar mengenai antusiasme dan tingkat partisipasi siswa dalam pembelajaran. Masalah tersebut dapat diselesaikan dengan sistem yang mampu mendeteksi engagement siswa. Tingkat engagement siswa pada e-learning dapat ditentukan dari pandangan siswa dan ekspresi wajah siswa dalam pembelajaran. Sistem pendeteksi engagement siswa bekerja dengan cara mendeteksi arah mata siswa dan ekspresi wajah siswa menggunakan teknologi OpenCV dengan metode CNN (convolutional neural network) pada input file berupa video atau webcam secara real-time. Sistem akan memberikan output berupa nilai engagement siswa “engaged” berdasarkan durasi mata siswa menatap layar dan ekspresi wajah siswa berupa ekspresi netral atau positif. Sistem akan memberikan output berupa nilai kehadiran siswa “disengaged” berdasarkan durasi mata siswa tidak menatap layar dan ekspresi wajah siswa menunjukkan ekspresi negatif. Sistem menganalisis reaksi emosi siswa yang direpresentasikan dalam parameter nilai persentase reaksi netral, positif, dan negatif menggunakan dataset FER-2013. Sistem pendeteksi engagement siswa dapat mengukur presensi, status attendance siswa memperhatikan layar, emosi, impresi dan status engagement siswa dengan tingkat akurasi sebesar 83,33%, presisi sebesar 100%, recall sebesar 66,67% dan f1 score sebesar 80,00%.

In this digital era, the e-learning method is a common solution implemented on distance learning. The disadvantage of the e-learning process is the facilitator has no idea about students' enthusiasm and participation rate during a lecture. This problem could be solved by a student engagement detection system. Student engagement can be determined by capturing the student's eye-gazing focus rate and student's facial expression during an online lecture. The student engagement detection system works by detecting student eye gaze and facial expression using OpenCV technology and CNN (convolutional neural network) method, receiving input through video file input or real-time webcam feed. The system will report on the student engagement level “engaged” if the student's eyes are staring at the screen and student facial expression showing a neutral or positive impression. The system will report on the student engagement level “disengaged” if the student's eye gaze were away from the screen and student facial expression showing a negative impression. This system will analyze student's emotional reactions which represented by neutral, positive, or negative reaction percentage value using the FER-2013 dataset. Student Engagement Detection System could calculate student presence, attendance rate calculated through eye gaze focus rate, emotional reaction, impression and engagement status with an accuracy of 83,33%, a precision of 100%, recall of 66,67%, and f1 score 80,00%.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dheavira Hadina Putri
"

Tingginya angka kunjungan pariwisata Indonesia di berbagai provinsi merupakan alasan utama pentingnya akomodasi sebagai penunjang kebutuhan wisatawan selama kunjungan ke tempat wisata. Untuk itu, banyak masyarakat lokal menyewakan kendaraan mereka, khususnya sepeda motor guna memfasilitasi wisatawan. Untuk meningkatkan pelayanan, sistem keamanan sepeda motor dapat ditambahkan pengamanan tambahan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Tugas akhir ini mengembangkan rekayasa sistem keamanan sepeda motor dengan menerapkan Generic Access Profile (GAP) pada Bluetooth Low Energy untuk menghubungkan pengguna (Advertiser) dan sepeda motor (Scanner) tanpa perlu melakukan pairing. Sistem juga dilengkapi dengan data pengiriman yang terenkripsi algoritma Advanced Encryption Standard (AES) 128 Bit, serta pendataan pemesanan sepeda motor secara real time yang dapat diakses melalui database. Fitur-fitur tersebut dapat diakses dengan melakukan registrasi pada aplikasi. Hasil percobaan membuktikan bahwa sistem berhasil memperbaiki sistem peminjaman motor melalui peningkatan sistem keamanan dengan cara melakukan koneksi tanpa pairing dengan jarak maksimal sekitar 35 meter, penambahan sistem enkode dan enkripsi, meminimalkan waktu pindai pada saat pengiriman data sebesar 2 detik. Untuk konsumsi daya pada sistem ini memerlukan tegangan sebesar 0,04 V untuk setiap jamnya dan dapat beroperasi sekitar 20 jam saat sepeda motor dalam keadaan mati.


The high number of Indonesian tourism visits in various provinces is the main reason for the importance of accommodation to support the needs of tourists during visits to tourist attractions. For this reason, many local people rent out their vehicles, especially motorbikes, to facilitate tourists. To improve services, motorcycle security systems can be added to additional security to avoid unwanted things. This final project develops a motorcycle safety system engineering by implementing Generic Access Profile (GAP) on Bluetooth Low Energy to connect users (Advertisers) and motorbikes (Scanners) without the need for pairing. The system is also equipped with data transmission encrypted 128 Bit Advanced Encryption Standard (AES) algorithm, as well as data collection on motorcycle orders in real-time that can be accessed through a database. These features can be accessed by registering on the application. The experimental results prove that the system succeeded in improving the motor lending system by enhancing the security system by connecting without pairing with a maximum distance of about 35 meters. The result of experiments prove that system successfully improved the motor lending system by enhancing the security system by connecting without pairing with a maximum distance of about 35 meters, adding encoding and encryption systems, minimizing the scan time when ending data by 2 seconds. For power consumption in this system requires a voltage of 0.04 V for each hour and can operate for about 20 hours when the motorcycle is off.

"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Reja Aji Saputra
"

Kemacetan merupakan salah satu masalah yang belum bisa terselesaikan di kota-kota besar di Indonesia. Salah satu cara untuk mengatasi masalah ini, yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang dapat memantau lalu lintas secara otomatis, agar dapat dimonitor dan dianalisis untuk pengembangan fasilitas serta kebijakan guna menyelesaikan masalah ini. Teknologi yang dapat diterapkan untuk masalah ini, yaitu teknologi image processing yang dikolaborasikan dengan machine learning dan dengan bantuan library OpenCV. Pendeteksian objek menggunakan MobileNet-SSD dan Caffe model, objek yang dideteksi merupakan kendaraan yang melintas di jalan, pengambilan input menggunakan kamera CCTV yang diakses oleh publik. Kecepatan, performa, akurasi, dan kepadatan jalanan merupakan variabel yang dianalisis pada penulisan ini. Hasil dari pendeteksian memiliki akurasi yang tidak cukup baik sekitar 43% untuk keseluruhan, dan 68% untuk pendeteksian mobil. Terdapat penambahan fitur pada penelitian ini, yaitu pendeteksian motor yang memiliki akurasi 51%


Traffic jam is one of many problems that cannot be solved in various cities in Indonesia. One way to overcome this problem is to use technology that can monitor traffic automatically, so that traffic conditions can be monitored, and analyzed for the development of facilities and policies to solve this problem. One of the technologies that can be applied to this problem is image processing technology in collaboration with machine learning, and OpenCV. This research use Mobilenet-SSD and Caffe models for objects detection, objects detected are vehicles that cross the road, input is taken from CCTV cameras that can accessed by public. Speed, performance, accuracy, and road density are the variables analyzed in this paper. The results of the detection have an accuracy that is not good enough only about 43% for the whole detection, and 68% for the detection of the car, and 51% for the detection of the motorcycle

"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abdurohman
"Dalam laporan skripsi ini penulis akan memaparkan proses dan hasil pengembangan aplikasi indoor positioning system IPS berbasis iOS dengan menggunakan teknologi Small Cell sebagai alat pendeteksi lokasi objek di dalam gedung. Dan secara spesifik pengembangan ini akan menggunakan bandara sebagai skenarionya, dikarenakan kebutuhan akan IPS sangat tinggi di area ini serta banyak layanan tambahan yang dapat diimplementasikan sebagai komplementer seperti navigasi, jadwal penerbangan, pusat informasi, media komunikasi, dan sistem pengawasan. Secara spesifik dalam pengembangan ini akan dilakukan pengujian atau simulasi untuk mengukur kinerja dan kecepatan komunikasi realtime yang didukung oleh Socket.IO serta pengujian 3D graphic rendering oleh SceneKit."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2017
S67937
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Taufiq Bahruddin
"dengan perkembangan teknologi pada segala bidang terutama teknologi informasi dan komunikasi, ruang lingkup pelayanan kesehatan via telemedicine yang dapat direalisasikan menggunakan teknologi yang ada saat ini meningkat drastis. Di negara maju seperti Amerika, penerapan sistem telemedicine sudah mulai terlihat, namun di Indonesia yang merupakan negara berkembang, sistem telemedicine belum cukup populer dan belum diterapkan. OTS Open Telemedicine System berperan sebagai infrastruktur yang dapat menampung berbagai produk telemedicine yang sudah ada atau akan di kembangkan di Indonesia untuk bekerja sama, menargetkan suatu basis pasien yang besar, dengan tujuan untuk memberi wadah dan memicu pengembang produk telemedicine. Dengan meningkatnya popularitas telemedicine, akan mempercepat penerapan telemedicine sehingga dapat meningkatkan efisiensi tenaga medis di Indonesia.

With the constant improvement of technologies from every aspect especially information and communication technology, a wider range of services that can be applied via telemedicine is getting significantly larger. In developed countries, such as USA, telemedicine applications are popular around the country and is commonly applied. Unfortunately, in Indonesia with current conventional health care custom, telemedicine is not quite popular and is not commonly applied. Open telemedicine System OTS has a role as main infrastructure which can support many telemedicine products and services that are existing or being developed to work together aiming a one big base of patients. With the main purpose to increase the popularity of telemedicine, which can lead to its application and increase healthcare workers rsquo efficiency in Indonesia."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2017
S67927
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Steven Susanto
"ABSTRAK
Alat ataupun aplikasi navigasi yang ada umumnya menggunakan fitur GPS. Keterbatasan GPS adalah hanya dapat digunakan bila alat menerima sinyal GPS. Kondisi tersebut lazimnya terpenuhi hanya saat alat berada di luar ruangan. Layanan service anchor memberikan titik akses ke pengguna untuk mendapatkan layanan internet dan layananan seluler bila ada operator . Service anchor dapat mendeteksi posisi pengguna. Dengan menggabungkan web server dengan location API Service Anchor, dibuatlah aplikasi yang dapat memberikan layanan navigasi di dalam ruangan indoor . Pengguna atau klien perlu informasi lokasi terbaru sesering mungkin, sehingga data yang diperoleh adalah terbaru. Tetapi masih dalam batas wajar, yaitu tidak melampaui frekuensi sampling alat SVA. Kenyataan lain yang dihadapi adalah pada klien dan server terjadi referensi waktu yang tidak sama akibat adanya pergeseran waktu time offset . Selain itu akses jaringan memiliki latency atau waktu tunda yang berubah-ubah. Tulisan ini mecoba membahas dan memberikan pemecahan masalah tersebut dengan melakukan yang tersinkronisasi antara klien dan server.

ABSTRACT
Equipment for navigation that exist generally uses GPS technology. The limitation of GPS is only usable when the device receives GPS signals. The condition is usually met only when the device is at outdoors location. The anchor service service provides access point to the user to get internet service and cellular service of any operator . Service anchor can detect the user 39 s position. By combining the web server with the location of the Service Anchor API, an application is created that can provide indoor navigation services. Users or clients need to acquire their location information frequently, so the data obtained is as real as possible. But within the reasonable limitation of the service anchor sampling frequency. Another fact is that the client and server time reference is not the same due to a time shift time offset . In addition, network access has a variable latency or delay time. This paper seeks to discuss and provide solutions to these problems by performing a synchronized updating schedule of user position between the client and server."
2017
S67444
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Erithiana Sisijoan Koesnadi
"Skripsi ini membahas mengenai rancangan dan implementasi dari sistem translasi koordinat Indoor Positioning pada sistem absensi mahasiswa berbasiskan posisi. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan metode pengujian simulasi.
Hasil penelitian menyarankan bahwa untuk mengimplementasikan sistem absensi tersebut, dibutuhkan kekuatan processing seratus kali lipat dari kekuatan processing sistem dimana penulis mengembangkan sistem tersebut, dan juga penekanan sistem translasi pada translasi koordinat lokal kepada koordinat global.

This research deals with the design and implementation of Indoor Positioning coordinates translation system on position based student attendance system. This research is research development with simulated testing methods.
Research results suggest that to implement the absentee system, it takes the power of processing a hundredfold of power processing system where the author developed the system, and also the emphasis on translational translational system of lokal coordinates to global coordinates.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2017
S67235
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7   >>